13 April 2026
Beranda blog Halaman 40198

Menko Polhukam: Belum Ada Penggantian Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengaku belum menerima perintah pergantian Kepala Kepolisian RI yang kini dijabat Jenderal (Pol) Sutarman oleh Presiden Joko Widodo. Tedjo mengatakan, tugas Sutarman masih panjang hingga masa baktinya berakhir pada Oktober mendatang.

“Enggak ada (pembahasan pergantian dipercepat), masih panjang (Sutarman) kok tugas beliau sehingga belum ada perintah penggantian,” kata Tedjo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/1). Meski demikian, menurut Tedjo, terbuka kemungkinan jika Presiden ingin mempercepat pergantian Kapolri. Pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif presiden. “Itu tergantung pimpinan ya, Pak Presiden kalau beliau menghendaki segera, bisa, akan sampai pensiun juga bisa, terserah beliau, penggunanya kan beliau,” sambung Tedjo.

Sebelumnya, Tedjo menyatakan bahwa calon kapolri haruslah bersih dari kasus korupsi, termasuk indikasi kepemilikan rekening gendut yang tidak wajar. Tedjo pun mengisyaratkan jika dalam proses pemilihan calon kapolri mendatang, Presiden membuka kemungkinan untuk meminta masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Pengamat kepolisian, Muhammad Harris, sebelumnya meminta perubahan kepemimpinan di lembaga kepolisian. Menurut dia, Sutarman sudah tidak layak menjabat karena kinerja kepolisian telah mendapat rapor merah dari Indonesian Police Watch.

Miras Oplosan Arenjaya Mengandung Thinner

Jakarta, Aktual.co — Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kota AKP Siswo mengungkapkan adanya campuran thinner pada kandungan minuman keras oplosan yang menewaskan empat warga Kelurahan Arenjaya.
“Miras oplosan itu adalah campuran Brandy, thinner, ginseng, dan Anggur Merah Cap Orang Tua,” katanya di Bekasi, Selasa (6/1).
Menurut dia, kandungan dari campuran itu cukup keras sehingga bisa membunuh siapapun yang mengonsumsinya.
“Campurannya keras, mereka biasa minum bareng sebelum semuanya meninggal dunia pada Jumat (1/1) dan Senin (5/1),” katanya.
Dikatakan Siswo, miras oplosan itu dibeli korban dari salah satu penjual di sebuah warung di kawasan Perumnas III, Bekasi Timur.
“Tapi saat kita gerebek sudah tidak ada yang jualan, termasuk pedagangnya,” katanya.
Menurut Siswo, polisi hanya berhasil menangkap seorang penjual miras oplosan di Kampung Rawakalong, Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur, Senin (5/1).
Namun setelah melalui prosedur pemeriksaan polisi, penjual yang bersinisial JS (51) itu tidak terkait dengan kasus kematian empat warga Arenjaya tersebut.
Sebelumnya, tiga orang yang berprofesi sebagai tukang ojek diketahui tewas setelah menenggak miras oplosan pada Kamis (1/1) hingga malam hari.
Mereka adalah Yanto alias Dewa (39), Eman alias Lebay (34) dan Kibagus Suntara alias Zaki (35).
Korban selnjutnya adalah Sulistyo (33) yang juga tewas pada Senin (1/1) setelah sempat memberikan kesaksian kepada polisi.
“Menurut keterangan bapaknya Sulistyo, korban mengeluh sakit perut, mual, dan pusing pada Minggu (4/1), sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian sempat dirawat di RS Adam Thalib sekitar pukul 20.00 WIB dan tewas pada pukul 03.15 WIB,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kasus Gas Bangkalan, KPK Periksa Dir Media Karya

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi untuk kasus dugaan suap jual beli gas alam untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.  Sejumlah saksi tersebut, akan diperiksa untuk tiga tersangka.
Untuk tersangka Ketua DPRD, Fuad Amin Imron, KPK akan periksa tiga saksi yakni Taufik Hidayat, Abdul Hakim dan Andhiani Rinsia.
“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” ujar Kepala Bagaian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Selasa (6/1).
Sementara untuk tersangka Abdul Rouf, KPK akan memintai keterangan dari Direktur PT Media Karya Sentosa Antonio Bambang Djatmiko. Adapun untuk tersangka Antonio, penyidik akan memeriksa Abdul Rauf.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

CAAS Singapura Sebut Penerbangan AirAsia Legal

Jakarta, Aktual.co — Otoritas penerbangan Singapura (CAAS) menyatakan bahwa status penerbangan AirAsia QZ8501, legal.
Diolah dari berbagai sumber, AirAsia telah mengajukan operasi penerbangan harian antara Surabaya dan Singapura untuk masa musim dingin sejak 26 Oktober 2014 hingga 28 Maret 2015.
Jadwal penerbangan harian ini disetujui berdasarkan adanya hak lalu lintas udara yang tersedia dibawah kesepakatan bilateral ASA dan adanya slot di bandara Changi.
AirAsia Indonesia mengoperasikan penerbangan empat kali seminggu pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Maskapai dapat menyesuaikan frekuensi penerbangan mereka dalam perjalanan musim dalam menanggapi permintaan pasar atau persyaratan operasional.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan RI menyatakan bahwa terjadi pelanggaran izin penerbangan dari pihak AirAsia. Izin penerbangan luar negeri periode winter 2014/2015, rute Surabaya-Singapura yang diberikan adalah hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Artikel ini ditulis oleh:

Kurs Dolar Menguat, Kredit Gadai Emas Merosot Drastis

Semarang, Aktual.co — Menguatnya dollar Amerika Serikat (USD) terhadap mata uang rupiah yang bertengger pada Rp12.000 berdampak pada transaksi logam mulia. Permintaan kredit gadai emas mulia di Pegadaian jalan Depok Semarang dalam satu pekan terakhir merosot hingga hari ini.

Pada 6 Januari, tercatat harga pembelian logam mulia emas Rp530.000/gram. Sementara, pembelian harga bayar konsumen secara langsung Rp543.250. Harga emas terus melonjak mengalami kenaikan dari sebelum melemahnya rupiah terhadap dollar (USD). Bahkan, konsumen lebih memilih emas biasa dibandingkan berinvestasi logam mulia.

Petugas Pegadaian Unit Cabang Semarang, Kartika mengatakan harga logam mulia terus naik sejak pekan lalu. Untuk menunggu harga logam mulia turun, konsumen harus menunggu terlalu lama dan tidak bisa berinvestasi.

“Kalau nunggu harga logam mulia, konsumen tidak bisa berinvestasi. Ke depan pun tetap akan naik terus,” ujar dia saat melayani konsumen di Pegadaian unit jalan Depok Semarang, Selasa (6/1).

Dari pengalamannya menjadi teller, dirinya menegaskan harga logam mulia akan turun sangat sulit. Menurutnya, konsumen lebih baik berinvestasi sekarang dari pada harus menunggu harga turun. Harga logam mulia turun itu tidak bisa diprediksi kapan waktunya.

Sementara, kenaikan harga logam mulia yang dipengaruhi kurs mata uang rupiah dan harga emas dunia berpengaruh pada investasi konsumen, baik kredit, dan cash.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Agung Laksono Mengaku Berupaya Islah dengan Kubu Ical

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Golkar versi Munas di Ancol Agung Laksono menyambangi Kantor PP Muhammadiyah, Selasa (6/1) pagi. Di depan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Agung mengaku mengupayakan islah dengan kubu Aburizal Bakrie (Ical).

“Jadi, kami masih mengupayakan islah, perdamaian. Dan itu pun bersamaan dengan proses pengadilan. Mereka juga menyetujui dan berdamai selama waktu 60 hari. Andai di tengah proses peradilan islah disepakati, bisa jadi pertimbangan di pengadilan,” kata Agung.

Dalam pertemuan itu, Agung juga menyampaikan kisruh internal takkan mengganggu keikutsertaan Golkar dalam proses demokrasi pemilihan kepala daerah pada tahun ini. “Kami sampaikan pada Pak Din bahwa perselisihan ini tak mengganggu pilkada. Reformasi akan kami lanjutkan dalam perbaikan-perbaikan,” terang Agung.

Sementara itu, politikus Golkar Bambang Soesatyo menilai upaya islah kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono hanya basa-basi. Oleh karena itu, perundingan sudah tak ada gunanya. “Aburizal Bakrie agar segera menarik tim juru runding yang ada dan menghentikan perundingan islah yang basa-basi itu. Lebih baik penyelesaian kekisruhan tersebut melalui pengadilan, agar ada kepastian hukum bagi masa depan Golkar,” ujarnya.

Berita Lain