11 April 2026
Beranda blog Halaman 40209

Mendikbud Bakal Evaluasi Kurikulum 2013

Jakarta, Aktual.co —  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan kompetensi inti dan kompetensi dasar dalam Kurikulum 2013 banyak yang tidak selaras. Untuk itu pihaknya berencana akan mengevaluasi menyeluruh mengenai kurikulum tersebut.

“Awalnya yang ingin dievaluasi hanya dokumen saja. Tapi ternyata kompetensi inti dan kompetensi dasar banyak yang tidak pas,” ujarnya  di Jakarta, Senin (5/1).

Dia memberi salah satu contoh perpaduan dua kompetensi itu untuk tingkat SMP, yakni “menunjukkan sifat disiplin dan bertanggung jawab melalui ekspor impor yang menggunakan Bahasa Indonesia yang baik”.

“Ini tidak nyambung. Seharusnya dibuat selaras,” katanya.

Selain dalam penerapan kurikulum itu juga ada sekolah yang menerapkan pelajaran matematika selama empat jam.

Anies berpendapat hal itu terjadi karena tak ada perbaikan dalam penyusunan kurikukum itu. Kurikulum 2013 seakan dipaksakan.

“Ini semua bukan kesalahan guru, tetapi pemerintah yang tidak menyiapkannya dengan baik,” ujar dia.

Mendikbud menjelaskan bahwa pihaknya butuh waktu untuk menyelesaikan persoalan kurikulum itu.

“Kita perbaiki sampai selesai,” ujar dia.

Disinggung mengenai penerapan kurikulum ganda, Anies membantah dan mengatakan bahwa sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 hanya tiga persen dari jumlah sekolah di Tanah Air.

“Jadi tidak benar kalau disebut menggunakan kurikulum ganda. Kalau yang menerapkan Kurikulum 2013 itu separuh jumlah sekolah baru bisa disebut sebagai penerapan ganda,” kata dia.

Sebelumnya, pada awal Desember 2014, Mendikbud Anies memutuskan penerapan terbatas Kurikulum 2013. Hanya sekolah yang sebelumnya dijadikan proyek percontohan yang melanjutkan kurikulum yang menelan biaya fantastis itu.

Padahal kurikulum itu baru diterapkan di semua sekolah pada pertengahan 2014 atau awal tahun ajaran 2014/2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Asprov PSSI Minta Menpora Fokus Bangun Infrastruktur Olahraga

Jakarta, Aktual.co — Asosiasi Provinsi PSSI, meminta pemerintah dalam hal ini kementerian Pemuda dan Olahraga, fokus membangun infrastruktur olahraga daripada membentuk tim khusus yang hanya fokus melakukan pembenahan persepakbolaan nasional.

“Lebih baik pemerintah membangun infrastruktur. Jika ingin bangun sepak bola, mari kita diskusi bersama-sama,” kata wakil Asprov untuk wilayah Indonesia Tengah Yunus Nusi di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Senin (5/1).

Kebijakan pemerintah membentuk Tim Sembilan, kata dia, menyinggung perasaan Asprov maupun PSSI. Apalagi pihaknya menilai selama ini induk organisasi sepak bola Indonesia itu tidak melanggar konstitusi maupun statuta.

“Harapan kami kepada menteri (Menpora Imam Nahrawi), jangan ikut latah. Sepak bola itu memiliki karakteristik tersendiri,” kata pria yang juga Ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur itu.

Pernyataan yang sama disampaikan wakil Asprov Indonesia Timur, Sofyan Lestaluhu.

Menurut dia, selama ini terjadi ketimpangan pembangunan infrastruktur pembinaan olahraga terutama diwilayah Indonesia Timur. Untuk itu pihaknya meminta Menpora Imam Nahrawi fokus dalam pembangunan.

“Kami berharap Menpora meninjau kembali pembentukan Tim Sembilan. Kami baru saja mulai. Jangan diganggu lagi. Kalau ingin bantu, tugas pemerintah bangun infrastruktur. Itu lebih pantas,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menaker Hanif “Blusukan” ke Rusun Marunda

Jakarta, Aktual.co — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri melakukan peninjauan ke Rusun Marunda, Jakarta Utara untuk berdialog langsung dan mengetahui pengeluaran dan kebutuhan para buruh.

“Kita ke sini untuk mengecek keadaan pekerja buruh di Rusun Marunda ini. Bagaimana fasilitas mereka. Bagaimana Beban-beban mereka seperti sewa rumah, kebersihan, air, transportasi, dan pengeluaran real berapa,” ujar Menaker usai berdialog dengan para buruh tersebut, Senin malam (5/1).

Peninjauan ke rusun itu juga dilakukan dalam rangka mengumpulkan data untuk perencanaan percepatan penyediaan perumahan yang terjangkau untuk pekerja.

Hanif memaparkan para pekerja di Rusunawa itu mengeluhkan berbagai hal baik yang berhubungan dengan masalah ketenagakerjaan maupun tidak.

“Salah satunya soal kebocoran, soal lantai yang minta diperbaiki terutama yang memiliki bayi serta transportasi yang sulit karena para buruh atau pekerja yang ada di Marunda ini banyak yang bekerja di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung dan KBN Marunda,” kata Hanif.

Sementara itu, Hanif menyebut perumahan buruh yang berada di KBN belum selesai dibangun dan masih dalam tahap persiapan.

Menaker juga menampung keluhan dari anggota keluarga pekerja misalnya kebutuhan transportasi bagi anak-anak buruh untuk pergi ke sekolah yang dikeluhkan para ibu.

Selain itu, para ibu yang kebanyakan menganggur itu juga meminta agar Menaker ikut membantu dalam memberdayakan mereka sehingga dapat membantu penghasilan keluarga.

Terhadap hal itu, Hanif mengatakan akan mencatat seluruh masukan untuk dijadikan pembahasan dalam penentuan kebijakan ketenagakerjaan kedepannya.

“Hasil sidak ini nantinya menjadi salah satu rekomendasi Kemnaker yang kaitannya dengan penyediaan perumahan pekerja. Sehingga, ketika kita membuat kebijakan mengenai perumahan buruh kita sudah tahu kondisi lapangannya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Hindari Tabrakan, Taksi Masuk Kolam

Jakarta, Aktual.co — Sebuah taksi Ekspress bernomor polisi B 1011 VTA, masuk ke kolam Bundaran Hotel Indonesia, Senin (5/1) malam.

Hal ini karena, taksi naas tersebut menghindari tabrakan dengan sepeda motor. Akibatnya, lebih dari separuh badan mobil masuk ke kolam.

Untung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Pasalnya, taksi tersebut sedang tidak membawa penumpang dan sopir taksi juga tidak mengalami luka-luka.

Selang beberapa lama, kepolisian dari Polda Metro Jaya, mencari tau akibat taksi tersebut masuk ke kolam bundaran HI.

Artikel ini ditulis oleh:

Pecinta Otomotif Berdecak Kagum, Ini Daftar Lengkap Mobil Terbaru yang Canggih

Jakarta, Aktual.co — Pecinta otomotif  harus bersiap-siap dengan hadirnya kembali generasi mobil terbaru yang akan diluncurkan oleh produsen-produsen mobil ternama pada tahun 2015. Berikut daftar lengkapnya, demikian Autoexpress melaporkan, Senin (5/1) malam.

Alfa Romeo Giulia
Alfa akan kembali hadir, dimulai dengan peluncuran 4C, kembali dilanjutkan dengan generasi baru Giulia. Dirancang sebagai saingan BMW Seri 3 dan Jaguar XE. Sedan mewah asal Italia ini akan mengusung teknologi terkini serta didukung oleh varian mesin MultiAir. Rencana, Alfa Romeo Giulia akan meluncur pada Juli 2015 mendatang.

Aston Martin Lagonda
Produsen mobil Aston menghidupkan kembali nama ‘Lagonda’, berupa sedan generasi terbarunya yang mewah serta menakjubkan. Terinspirasi dari 1976, dengan mengusung lampu LED dan carbon-fibre bodywork. Namun sayang, mobil ini hanya akan dijual di kawasan Timur Tengah dengan batasan cakupan 100 mobil saja. Berpedoman pada ‘DB9’, mobil tersebut menyematkan aluminium berarsitektur mutakhir VH Vanquish. Mobil ini menggunakan mesin 565bhp 5,9-liter V12 yang sama

Mobil Audi R8
Mobil ini hanya diperuntukkan di wilayah Amerika Serikat saja. Mobil berbahan ringan 20bhp ekstra, kisaran melampaui V10 Plus. Selain itu, juga ada rem karbon ‘keramik’ futuristik dan mengusung tujuh percepatan mesin S Tronic Gearbox.

BMW M2
Menyusul kesuksesan M235i,  kembali produsen mobil BMW mengeluarkan generasi lebih ekstrim di M2 terbaru. ‘The rear-wheel-drive coupe’ akan menampilkan kapasitas 3,0 liter, dengan lebih dari 350bhp dan pilihan manual enam-speed serta DCT kotak auto tujuh kecepatan dari M3 saat ini.

Ferrari 458M
Ferrari kembali akan meluncurkan mobil terbarunya untuk setiap tahun. Dan, penggantian 458 Italia pertama pada daftar yang harus dilakukan. Rumor terbaru yaitu, kemungkinan dirampingkannya V8 turbo 3.8-liter. Mobil ini pertama kali terlihat di kawasan California, AS.  

Artikel ini ditulis oleh:

Balita yang Terjatuh di Rumah Sakit Meninggal Dunia

Semarang, Aktual.co — Fani Aprilia, balita berusia empat tahun yang jatuh dari lantai lima rumah sakit Keluarga Sehat Hospital, Pati, Jawa Tengah, akhirnya meninggal dunia, Senin (5/1) malam, setelah menjalani perawatan selama 12 jam.

Kabar tersebut membuat kaget para tetangga dan kerabatnya di Desa Barti, Kayen, Kabupaten Pati.

Mereka berdatangan ke rumah sakit setempat di jalan Sudirman Kabupaten Pati. Meski begitu, pihak rumah sakit tidak memperbolehkan pengunjung masuk ke dalam ruangan. Sebagian warga, yang ingin melihat korban, diminta menunggu di pintu luar ruangan.

Kepala Desa Brati, Nyono yang mewakili pihak kelurga meminta pertanggungjawaban dari pihak rumah sakit.

Menurutnya, jatuhnya korban dari lantai lima, bukan semata-mata karena kelalaian orang tuanya, melainkan sistem pengamanan gedung yang tidak memadai.

“Pagar pembatas tangga tidak aman bagi anak-anak, karena bentuknya yang berlubang, sehingga anak-anak dapat menerobos,” kata dia.

Sebelumnya, anak dari pasangan Mukhid dan Rismawati dirawat intensif di ruang ICU selama 12 jam, setelah terjatuh dari lantai lima rumah sakit tersebut pada, Senin dini hari.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Brati, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Sementara, Bagian Humas RS setempat, Nuri Darsanti mengatakan pihaknya rumah sakit belum dapat berkomunikasi dengan keluarga korban. Hal itu mengingat situasi masih berduka.

“Kami akan bertanggungjawab penuh atas insiden yang menimpa korban,” terang dia.

Pihak Kepolisian Polres Pati masih terus menyelidiki kejadian ini. Petugas pun belum menetapkan tersangka. Namun, petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain