19 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40223

Pertamina Janji Tindaklanjuti Rekomendasi Tim Faisal Basri

Jakarta, Aktual.co — Direktur Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang diketuai Faisal Basri, untuk menghapus bahan bakar minyak berjenis premium dengan research octane number 88.
“Jadi, kalau itu demi kebaikan nasional sudah barang tentu Pertamina akan menindaklanjuti sesuai kebijakan pemerintah terhadap bagaimana pengamanan pasokan BBM bagi masyarakat,” kata Dwi usai bertemu Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejaksaan Agung, Selasa (23/12).
Menurut Dwi, jika harga BBM bersubsidi dan non subsidi selisih harganya tak terlalu jauh maka masyarakat pasti akan memilih bahan bakar yang kualitasnya lebih baik.
“Kalau antara subsidi dan non subsidi tidak terlalu jauh, pasti orang akan bergeser yang lebih baik kualitasnya,” katanya.
Saat disinggung apabila subsidi BBM berjenis premium dihapus dan dialihkan, Dwi meminta agar hal tersebut ditanyakan ke pemerintah.
“Itu yang harus ditanya ke pemerintah, bagaimana kebijakan pemerintah. Tapi, pertamina siap saja apapun yang dilakukan pemerintah untuk mengamankan pasokan BBM ke masyarakat,” ungkapnya.
Dia mengatakan, kalau nanti terealisasi maka itu akan membutuhkan waktu untuk sosialisasi. “Nanti tentu akan butuh waktu bagaimana Pertamina siapkan fasilitasnya dan sosialisasi ke masyarakat,” tuntasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Duduk Bareng, Jaksa Agung dan Dirut Pertamina Tak Bahas Pemberantasan Mafia Migas

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung HM Prasetyo dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menggelar pertemuan tertutup di Kejaksaan Agung, Selasa (23/12).
Namun, saat dikonfirmasi prihal pertemuan tersebut membahas mafia migas yang menggerogoti sektor migas Indonesia keduanya kompak membantah.
“Tidak, tidak. Kita silaturahmi saja. Jadi, ke depan kalau ada masalah kita bahas bersama-sama,” timpal Prasetyo didampingi Dwi usai pertemuan yang berlangsung secara tertutup di Kejaksaan Agung.
Tak sampai disitu, awak media pun kembali menanyakan apakah pertemuan tersebut membahas soal kasus-kasus atau adanya dugaan penyelewengan atau di lingkungan Pertamina, Prasetyo kembali membantah.
“Kita tidak bahas itu. Saya katakan tadi beliau pejabat baru, saya juga baru,” kata bekas anak buah Surya Paloh di Partai NasDem itu.
Dia menegaskan bahwa kalau memang ada yang perlu dicermati, tentu pihaknya akan mencermati. Namun, Prasetyo tak ingin mencari-cari kesalahan. “Kita tidak mau cari-cari kesalahan saja ya kan?” sambungnya.
Sementara, saat dikonfirmasi prihal maksud dan tujuan Dwi menyambangi markas korps Adhiyaksa, dia mengaku hanya untuk bersilaturahmi. Ia membantah dalam kesempatan itu memberikan data-data terkait persoalan di perminyakan yang perlu ditindaklanjuti Kejaksaan.
“Tidak, tidak (memberikan data). Silaturahmi,” ungkap Dwi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kemensos Pulangkan Ribuan TKI dari Malaysia

Malang, Aktual.co — Ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) Non Prosuderal dan ilegal, dipulangkan dari Malaysia dengan menggunakan lima pesawat Hercules, pada Selasa (23/12) dan Rabu (24/12).
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut  sebanyak 122 TKI yang rencananya pulang hari ini berasal dari Jawa Timur.
“Sekitar 1,8 juta TKI illegal dan nonporsedural yang saat ini tersebar di sejumlah Negara di Asia dan Timur Tengah yang akan segera ditarik pulang,” kata Khofifah saat berkunjung ke Universitas Brawijaya (UB) Malang, Selasa (23/12).
Proses pemulangan TKI dari Malaysia tergolong cepat, tak sampai satu minggu setelah rapat koordinasi dengan seluruh kementerian yang berlangsung pada pekan lalu.
“follow up dan koordinasi dengan pemerintah Malaysia berjalan baik, sehingga dalam waktu singkat tidak sampai satu minggu sudah ada pemulangan TKI illegal,” kata dia.
Hari ini terdapat 497 TKI Ilegal yang dipulangkan dengan menumpang lima pesawat Hercules milik TNI AU. Disusul pemulangan 734 TKI illegal dari Malaysia pada Rabu besok.
Diantara 497 TKI yang pulang hari ini, 122 diantaranya adalah warga Jawa Timur. Lantaran jumlahnya cukup banyak, pesawat Hercules yang ditumpangi TKI asal Jawa Timur akan langsung turun di Bandara Juanda, Surabaya sore ini. 
“Kalau jadi turun di Juanda saya siap menerima mereka, karena ini harus ada serah terimanya dari Kementrian Luar Negeri ke kementrian lain,” ujarnya.
Setiba di tanah air, Kemensos menyediakan Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) untuk tempat transit bagi TKI yang pulang tanpa membawa bekal dan modal apapun. TKI bisa tinggal maksimal selama 14 hari di RPTC dengan mendapatkan fasilitas baju, daster dan uang jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 20 ribu per hari untuk makan dan minum TKI di RPTC.

Artikel ini ditulis oleh:

BI: Uang Palsu Banyak Beredar di Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia mengungkapkan bahawa peredaran uang palsu di Indonesia menurun. Penurunan tersebut mencapai 4 lembar uang palsu per 1 juta lembar uang asli dari tahun sebelumnya.

“Tahun lalu itu uang palsu ada 11 lembar per 1 juta lembar. Tahun ini hanya 7 lembar per 1 juta lembar,” ujar Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Dian Karnila di kantor BI Jakarta, Selasa (23/12).

Lebih lanjut dikatakan Dian, keberadaan uang palsu tersebut paling banyak di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara.

“Kami menghimbau masyarakat agar memperhatikan uang yang didapatkan itu adalah uang asli,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Indonesia masuk dalam peringkat 10 negara dengan peredaran uang palsu terbesar di dunia. Peredaran uang palsu Dolar AS mencapai 100 lembar per 1 juta lembar uang asli, Poundsterling 143 lembar per 1 juta lembar uang asli, dan Euro mencapai 43 lembar per 1 juta lembar uang asli

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Poin Kerjasam MK dengan KPK

Jakarta, Aktual.co — Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kesepakatan kerja sama dalam memberantas korupsi yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Gedung mahkamah Konstitusi Jakarta, Selasa.
Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M. Gafar dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi Himawan Adinegoro kemudian menadatangani nota kesepahaman tersebut.
“MoU antara KPK dengan MK ini menjadi momentum penting kerja sama formal dalam pengungkapan kasus korupsi di MK, itu komitmen MK untuk cepat menyelesaikan masalah,” ujar Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva dalam memberikan sambutannya.
Secara rinci nota kesepahaman ini meliputi kerja sama dalam hal data dan atau informasi, sistem integritas nasional, narasumber, sosialisasi, pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan.
Terkait data dan atau informasi, MK dan KPK dapat saling meminta juga memberikan data atau informasi yang terkait dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan kedua belah pihak dengan tetap menjaga independensi masing-masing lembaga.
Sementara dalam hal penerapan Program Sistem Integritas Nasional kerjasama meliputi peningkatan kepatuhan Laporan Harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan pemetaan titik rawan gratifikasi serta penerapan program pengendalian gratifikasi.
Dalam hal narasumber, sosialisasi, pendidikan, dan pelatihan, nota kesepahaman ini mengatur kedua belah pihak untuk dapat saling membantu sebagai narasumber.
“Ke depan tentu banyak hal yang bisa kita lakukan bersama antara lain melakukan sosialisasi bersama, misalnya ada pendidikan MK, di mana KPK bisa kita ajak untuk berikan materi,” kata Hamdan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Penyelamatan Cagar Budaya, MPPM Timur Tagih Janji Pemkab Lumajang

Lumajang, Aktual.co — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Peduli Peninggalan Majapahit (MPPM) Timur menagih janji Pemkab Lumajang soal tindak lanjut Peraturan Daerah (Perda Cagar) Budaya. Pasalnya, sampai sekarang upaya penyelamatan peninggalan benda bersejarah di Lumajang tidak ada juntrungannya lagi.

Ketua LSM MPPM Timur, Mansur Hidayat menilai, Pemerintah Daerah telah mati suri,

“Pemerintah sekarang ini seolah tidak peduli dengan keberadaan cagar budaya di Lumajang. Padahal sebelumnya, Februari lalu telah disahkan Peraturan Derah (Perda) Cagar Budaya yang dilakukan secara aklamasi oleh Pemerintah dan DPRD kabupaten Lumajang dan  hari ini kami menagih janji dari pemerintah,” ujar dia, kepada Aktual, Selasa (23/12).

Terkait tuntutan itu, kata  Mansur, pihaknya terpaksa menggelar aksi unjuk rasa  di depan kantor Pemkab Lumajang, kemarin. Mereka melakukan orasi dan membawa banner serta spanduk yang bertuliskan ‘Perda Cagar Budaya jangan Mandul’ dan ‘Rakyat Menagih Janji Pemerintah’.

Selain itu, mereka juga membawa keranda sambil duduk bersilah dan berzikir memutari keranda seolah menggambarkan fakta tersebut

Untuk diketahui, pada Oktober 2013 lalu, masyarakat Lumajang dikejutkan dengan penemuan situs di Desa Kedungmoro, Kecamatan Kunir yang mempunyai keunikan dengan keindahan motif yang luar biasa. Selanjutnya, beragam penemuan benda purbakala berbagai motif itu disimpan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lumajang.

“Namun kenyataanya, lebih dari satu tahun ternyata janji penyelamatan benda purbakala itu tidak pernah ditepati,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain