16 April 2026
Beranda blog Halaman 40224

BNN Bongkar 800 Kg Sabu Yang Dibungkus Karung Berisi Kopi

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Anang Iskandar mengatakan dari hasil penggerebekan yang terjadi di kawasan Lotte Mart Taman Surya, Kalideres,Jakarta Barat, pada Senin (5/1) berhasil  mengamankan  kurang  lebih  800  kg narkotika  jenis  sabu. 
“Sabu dikemas dalam karung  di  dalam bungkus  kopi  untuk  mengelabui petugas,” katanya dalam siaran pers yang diterima aktual.co, Senin (5/1).  
Dikatakan Anang total narkotika yang diamankan oleh pihaknya ada 40  karung. Masing-masing  karung  berisi  20 kemasan kopi dengan berat 1 kemasan kopi sekitar 1 kg.
Selain itu, kata Anang BNN juga menyita dua unit mobil, satu unit motor, dan satu unit kapal yang digunakan untuk  transaksi.  
“Ini  merupakan tangkapan pertama di  awal  tahun 2015 sekaligus  tangkapan terbesar yang pernah diungkap oleh BNN,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menkeu: Upaya Percepatan Anggaran Belanja 2015

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan upaya percepatan penyerapan anggaran belanja pemerintah harus mulai dilakukan pada 2015, agar realisasi tidak lagi menumpuk menjelang berakhirnya tahun.

“DIPA baru (setelah pembahasan APBN-Perubahan) harus mulai pada Maret, dan saat ini juga sedang dilakukan revisi Perpres (70/2012 tentang pengadaan barang dan jasa) agar pencairan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun,” ujarnya di Jakarta, Senin (5/1).

Bambang mengakui masih banyak satuan kerja yang baru melakukan lelang pengadaan barang dan jasa pada pertengahan tahun, padahal peraturan memperbolehkan lelang dilakukan sejak awal tahun sejak penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

“Masih sering terjadi kegiatan lelang dilakukan pada Agustus dan pengadaan pada September, sehingga otomatis baru anggaran baru terserap pada akhir tahun. Ini tidak wajar, karena sebenarnya kegiatan itu bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

Selain itu, salah satu penyebab terjadinya perlambatan penyerapan anggaran adalah karena pemerintah membuat APBN-Perubahan, karena dengan demikian DIPA baru terbentuk setelah parlemen memberikan persetujuan atas APBN-Perubahan tersebut.

“Seharusnya tidak ada APBN-Perubahan, karena biasanya pengadaan baru berjalan setelah adanya APBN-Perubahan. Tapi tahun ini harus lebih cepat, percuma kita mengurangi risiko dengan subsidi tetap dan membuat perencanaan lebih awal, tapi lelang masih di belakang,” ujar Bambang.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono menambahkan pola penyerapan anggaran dalam lima tahun terakhir tidak berubah dan realisasi selalu meningkat menjelang akhir tahun, untuk itu pemerintah membuat sejumlah penyesuaian aturan maupun memperkuat koordinasi.

“Tahun ini arahan Presiden sudah tegas dan sudah di-‘follow up’ dengan revisi aturan pengadaan, ini diharapkan mempercepat proses pengadaan barang. Selain itu, kita melakukan komunikasi dengan kementerian lembaga yang mau melakukan revisi DIPA, karena biasanya itu mempersulit pengadaan,” ujarnya.

Saat ini, pola penyerapan anggaran belanja pemerintah cenderung berkisar hanya sebesar 10 persen-15 persen pada triwulan I hingga triwulan II, sekitar 50 persen-60 persen pada triwulan III dan mencapai 30 persen-40 persen pada triwulan IV.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi belanja pemerintah pusat periode 1 Januari-31 Desember 2014 telah mencapai Rp1.190,8 triliun atau 93 persen dari pagu yang ditetapkan dalam APBN-Perubahan sebesar Rp1.280,4 triliun.

Salah satu realisasi yang masih menjadi kendala pemerintah dalam mendorong penyerapan belanja secara keseluruhan, adalah belanja modal yang selama periode 2014 baru mencapai Rp135,07 triliun atau 84 persen dari pagu Rp160,8 triliun.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menkeu: Indikator Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,1 Persen

Jakarta, Aktual.co —  Sejumlah indikator ekonomi makro pada 2014 tidak sesuai ekspektasi, atau meleset dari asumsi yang ditetapkan oleh pemerintah dalam APBN-Perubahan, kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

“Salah satunya indikator pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai 5,1 persen, meskipun kondisi ekonomi 2014 menunjukkan perkembangan yang cukup baik,” katanya dalam jumpa pers perkembangan ekonomi makro dan realisasi APBN-Perubahan 2014 di Jakarta, Senin (5/1).

Bambang menjelaskan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1 persen jauh dari asumsi dalam APBN-Perubahan 5,5 persen, karena terpengaruh dengan kondisi perekonomian global dan defisit neraca transaksi berjalan yang masih lebar.

“Kondisi global masih mengalami perlemahan, kecuali di Amerika Serikat. Sedangkan, besarnya defisit transaksi berjalan membuat pemerintah harus menetapkan kebijakan moneter dan fiskal yang ketat, sehingga pertumbuhan ekonomi terkendala dan tidak bisa mencapai yang kita inginkan,” ujarnya.

Sementara, tingkat inflasi yang tercatat mencapai 8,36 persen, melampaui asumsi makro sebesar 5,3 persen, karena sewaktu penyusunan APBN-Perubahan, pemerintah belum mempertimbangkan adanya penyesuaian harga BBM bersubsidi pada November 2014 serta dampaknya.

“Penanganan inflasi di masa mendatang memerlukan ekstra ‘effort’, karena ini tidak hanya terkait pergerakan harga, namun juga masalah logistik serta manajemen dan tata niaga perdagangan. Pemerintah akan fokus melakukan pembenahan,” jelas Bambang.

Untuk nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, rata-rata setahun mencapai Rp11.878 atau hampir sesuai asumsi Rp11.600 dan tingkat suku bunga 3 bulan sebesar 5,8 persen atau lebih rendah dari asumsi 6,0 persen di APBN-Perubahan.

“Nilai rupiah rata-rata setahun lebih lemah dari yang diperkirakan di APBN-Perubahan 2014, karena tingginya defisit neraca pembayaran dan perlemahan ini mempengaruhi bunga utang dan subsidi BBM yang telah direncanakan sebelumnya,” ujar Bambang.

Ia menambahkan untuk harga ICP minyak rata-rata setahun mencapai 97 dolar AS per barel, atau lebih rendah dari asumsi 105 dolar AS per barel, lifting minyak rata-rata 794 ribu barel per hari atau lebih rendah dari asumsi 818 ribu barel per hari dan lifting gas sesuai dengan asumsi yaitu 1.224 ribu barel setara minyak per hari.

“Harga minyak rata-rata delapan dolar lebih rendah dari asumsi, karena tingginya pasokan minyak mentah dunia, ini memberikan konsekuensi bagi penerimaan di sektor migas. Sedangkan, hanya realisasi lifting gas yang sesuai dengan target di APBN-Perubahan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Koordinator: Tim Sembilan Harus Transparan

Jakarta, Aktual.co — Koordinator Tim Sembilan, Oegroseno mengungkapkan, tim yang dibentuk oleh Kemenpora itu, akan melakukan transparansi terhadap penemuan ketika menjalani tugasnya.

Ditegaskan mantan Wakapolri itu, saat ini merupakan zaman keterbukaan.

Oegroseno mencontohkan, Presiden Joko Widodo, Ketua KPK Abraham Samad, sudah berani berbicara keterbukaan.

“Presiden saja sudah mulai terbuka, Ketua KPK bicara terbuka, kenapa kita takut? Bukan masalah apa ini sepakbola, jadi transparan saja,” katanya usai melakukan rapat perdana Tim Sembilan di gedung Kemenpora Senayan, Jakarta, Senin (5/1).

Tim Sembila ditargetkan oleh Menpora Imam Nahrawi, akan melakukan pekerjaannya untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja PSSI, selama tiga bulan.

“Makanya, nanti agendanya kita susun. Kita semua di sini, kalau ada yang mau berdialog, silakan. Dengan begitu Menpora bisa ambil kebijakan. Misalnya sepakbola gajah, ini harus diselesaikan. Kalau suporter lempar-lemparan kok jadi ribut, tapi kalau sepakbola gajah orang gak ribut, kenapa?,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bergabung dengan Persipura, Zulham Ingin Rsakan Juara ISL

Jakarta, Aktual.co — Pemain gelandang kanan Persipura Jayapura yang baru, Zulham Malik Zamrun, mengungkapkan lebih memilih bergabung dengan tim finalis Liga Super Indonesia (LSI) 2014 itu, karena ingin merasakan gelar juara.

“Kenapa saya ke Persipura Jayapura, karena saya ingin ada namanya gelar juara,” katanya usai latihan perdana, di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (5/1).

Saudara kembar dari Zulvin Zamrun ini, mengaku optimistis tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua pada musim 2015 bisa merengkuh gelar juara LSI setelah pada musim 2014 diraih oleh Persib Bandung melalui drama adu penalti.

“Nah, tahun 2015 saya bisa yakin Persipura Jayapura juara. Makanya saya ambil kesempatan ini dan kepastian untuk bergabung dengan Persipura,” katanya.

Ketika disinggung mengapa tidak menerima tawaran dari Persib Bandung yang merupakan juara LSI musim lalu dengan kontrak yang menggiurkan, mantan pemain Persigo Gorontalo itu mengemukakan bahwa ada alasan lain.

“Ada sedikit faktor lain yang tidak bisa saya sampaikan, tetapi faktor keluarga juga yang membuat saya untuk sementara tidak bisa bergabung dengan Persib Bandung,” ungkapnya.

Alasan lainnya, kata pemain yang mengawali karir di Persiter Ternate pada 2005-2006 itu yakni Persipura merupakan salah satu tim yang konsisten dalam beberapa musim terakhir ini dalam kancah LSI.

“Persipura mungkin di Indonesia adalah tim yang sangat hebat dibandingkan dengan tim lainnya. Persipura lebih solid timnya, karena semua pemain saling kenal karakternya satu sama lain dan sangat kompak,” katanya memuji.

“Tim terbaik di Indonesia itu Persipura dan semua pemain sudah pasti ingin bermain bersama tim Persipura,” lanjut Zulham yang mengidolakan Christiano Ronaldo, pemain Real Madrid.

Untuk itu, Zulham yang pernah membela Persela Lamongan pada 2009 lalu itu juga menyampaikan jika siap bekerjasama dengan semua pemain Persipura, terutama mendengarkan instruksi pelatih tim.

Apa lagi ada pemain sekelas Lancine Kone, Robertino Pugliara, Gerald Pangkali, Imanuel Wanggai, Ian Louis Kabes dan kapten tim Boaz TE Salossa yang saling membantu dalam tim.

“Saya pikir mungkin tergantung pelatih untuk soal bermain, terus saya dengan beberapa pemain Persipura sudah sangat kenal apa lagi kakak Boaz, dan itu merupakan satu perpaduan yang sangat bagus nantinya didalam tim,” katanya.

“Saya yakin Persipura musim ini bisa juara. Dan itu akan diwujudkan dengan kerjasama tim yang baik dilapangan nanti,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

BNN Berhasil Cokok Sembilan Pengedar Narkoba

Jakarta, Aktual.co — Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggerebek  sembilan orang tersangka saat sedang melaksanakan transaksi narkotika di kawasan Lotte Mart Taman Surya, Kalideres,Jakarta Barat, Senin (5/1). 
Kepala BNN, Komisaris Jenderal Anang Iskandar mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengamankan sembilan tersangka yakni empat orang warga negara Hongkong, satu orang warga negara Malaysia dan empat orang Warga Negara Indonesia.
“Inisial SL, SN,TST, TSL, SEF, CHM, WCP, SJJ, dan ADK,” katanya dalam siaran pers yang diterima aktual.co, Senin (5/1).
Dikatakan Anang narkotika sabu yang diamankan oleh pihaknya berasal dari Guangzhou, Tiongkok.
“Sabu seberat 800 kg tersebut berasal dari Guangzhou, Tiongkok,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain