18 April 2026
Beranda blog Halaman 40249

Presiden ‘Blusukan” di Ruang Wartawan Istana

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo meninjau ruang wartawan yang sehari-hari bertugas di lingkungan Istana Presiden di Jakarta, Senin (5/1) sore. Kedatangan Presiden tentu saja mengejutkan wartawan yang tengah berada di ruang wartawan yang kerap disebut “bioskop” tersebut.

“Ini makanannya, kalau minum yang mana?” tanya Presiden. “Oh ada dispenser ya,” katanya setelah mendengar jawaban para wartawan. “Kalau ini apa?” katanya, sambil menunjuk deretan lemari tempat penyimpanan tas wartawan. Selama sekitar lima menit, Presiden Joko Widodo berkeliling ruangan, termasuk mencek kondisi kamar kecil. “Kasih waktu seminggu ya nanti dibereskan,” kata Presiden.

KESDM Turunkan Tarif Listrik Golongan Atas

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Energi Sumber Daya Mineral menetapkan tarif listrik empat golongan pelanggan PT PLN (Persero) pada Desember 2014 mengalami penurunan dibandingkan November 2014.

“Kalau dibandingkan November 2014, penerapan ‘adjustment tariff’ (tarif penyesuaian) bagi empat golongan pada Desember 2014 mengalami penurunan,” kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman di Jakarta, Senin (5/1).

Menurut dia, penurunan tersebut dikarenakan perubahan indikator tarif listrik yakni harga minyak, kurs, dan inflasi.

“Atas variasi perhitungan ketiga indikator tersebut, maka tarif listrik mengalami penurunan,” katanya.

Namun, Jarman tidak menyebutkan besaran penurunan tarifnya.

Sesuai Permen ESDM No 9 Tahun 2014, pemerintah menerapkan tarif penyesuaian (adjustment) secara otomatis kepada empat golongan pelanggan listrik nonsubsidi mulai 1 Mei 2014.

Keempat golongan tersebut adalah rumah tangga besar R3 dengan daya 6.600 VA ke atas, bisnis menengah B2 (6.600-200.000 VA), bisnis besar B3 (di atas 200 kVA), dan kantor pemerintah P1 (6.600-200.000 VA).

Mulai 1 Januari 2015, sesuai Permen ESDM No 31 Tahun 2014, pemerintah menambah delapan golongan lagi yang dikenakan skema “adjustment tariff”.

Ke-8 golongan tersebut adalah rumah tangga R1 (1.300 VA), rumah tangga R1 (2.200 VA), rumah tangga R2 (3.500-5.500 VA), industri menengah I3 (di atas 200 kVA), penerangan jalan umum P3, pemerintah P2 (di atas 200 kVA), industri besar I4 (di atas 30.000 kVA), dan pelanggan layanan khusus.

Sebelum dikenakan tarif penyesuaian, pemerintah menaikkan tarif ke-12 golongan terlebih dahulu secara bertahap hingga ke harga keekonomian.

Dengan demikian, per 1 Januari 2015, hanya pelanggan rumah tangga R1 450 dan R1 900 VA, lalu sosial, bisnis kecil, dan industri kecil yang belum dikenakan tarif penyesuaian dan masih diberikan subsidi. 

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Investor Aksi Ambil Untung, IHSG Lanjutkan Pelemahan

Jakarta, Aktual.co —  Pada perdagangan hari ini (5/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah. IHSG berakhir turun 22,77 poin atau 0,4 persen ke level 5.220. Serta Indeks LQ45 turun 4,86 poin atau 0,5 poin ke 898,27.

Sebanyak 114 saham naik, 187 saham melemah, dan 102 saham stagnan. Sepanjang perdagangan tahun ini, tercatat telah terjadi transaksi sebesar Rp3,86 triliun dengan 4,51 miliar saham diperdagangkan.

“Wajar jika IHSG melemah, karena para pelaku pasar memanfaatkan kurang baiknya data-data yang dirilis setelah IHSG mengalami kenaikan akhir-akhir ini di tengah bursa saham global yang cenderung turun. Jadi sekarang mereka (investor) tinggal take profit setelah akhir pekan lalu merespon positif kado akhir tahun Pemerintah yang mencabut subsidi,” kata Reza kepada Aktual.co melalui pesan singkatnya, Jakarta, Senin (5/1).

Sementara itu, di Asia, indeks Nikkei 225 melemah 42,06 poin atau 0,24 persen ke 17.408, indeks Hang Seng turun 136,5 atau 0,57 persen ke 23.721 dan indeks Straits Times turun 1,28 persen ke 3.327.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) naik Rp1.000 atau 19,6 persen ke Rp6.100, saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp625 atau 2,9 persen ke Rp21.925, dan saham PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) naik Rp315 atau 24,7 persen ke Rp1.590.

Sedangkan saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.050 atau 1,7 persen ke Rp60.750, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp475 atau 0,7 persen ke Rp67.525, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp400 atau 2,5 persen ke Rp15.500.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hari Ini, Empat Jenazah Sudah Teridentifikasi

Surabaya, Aktual.co — Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan bahwa Tim DVI sudah menyelesaikan proses identifikasi terhadap empat jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501, Senin (5/1).
Proses identifikasi ini dilakukan oleh tim gabungan, termasuk bantuan dari negara asing.
Berikut identitas keempat korban yang sudah diidentifikasi: 
1. Jenasah  berlabel  B005, diketahui bernama Shiane Josal, wanita berusia 45 tahun asal Makassar. Berhasil diketahu dengan metode primer menggunakan DNA dengan pembanding ibu dan bapak korban identik serta diperkuat data menggunakan kaos hitam, celana jins biru saat terekam  cctv bandara.
2.  Jenazah berlabel 022 atas nama Tony Linaksita, laki-laki berusia 42 tahun asal Surabaya yang diketahui dari metode primer sidik jare serta identik antara ‘post mortem’ dan ‘antemortem.’ Tony Linaksita merupakan ayah dari grayson Linaksita (11), yang sebelumnya sudah teridentifikasi dua hari lalu.
3.  Jenazah berlabel B021 atas nama Lim Yan Koen, laki-laki asal Surabaya berusia 61 tahun yang diketahui berdasarkan data primer identik antara ‘postmortem’ dan ‘ante mortem’ dan  diperkuat dengan properti di badan korban, antara lain kartu identitas, KTP dan SIM A.
4.  Jenazah ke empat atas nama Yongki Jou berlabel B029, seorang laki-laki berusia 53 tahun asal Surabaya. Diketahui berdasarkan  Metode primer yakni sidik jari dan identik ‘postmortem’ dengan ‘ante mortem.’
Hingga hari kesembilan,  total sudah 13 jenazah yang sudah diidentifikasi dan diserahkan ke pihak keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

Pansel CHK Ajukan Dua Nama ke Presiden Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Panitia seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi mengajukan dua nama calon Hakim Konstitusi ke Presiden Joko Widodo.
“Kami panitia seleksi calon hakim konstitusi yang diusulkan pemerintah, tadi malam mengajukan nama-nama yang diajukan ke presiden tadi jam 13.05 WIB menyerahkan nama itu,” kata Ketua Panitia Seleksi Saldi Isra dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/1).
Dua nama yang diajukan, kata Saldi, masing-masing Dr. I Dewa Gede Palguna dan Prof Dr. Yuliandri.
“Kami dari pansel bersepakat bersama, nama yang diajukan ke presiden adalah dua orang, sebagaimana yang pernah disampaikan, pansel akan memberikan minimal dua nama dan maksimal tiga nama pada Presiden,” katanya.
Nantinya, Presiden akan memilih satu nama yang akan dilantik menjadi Hakim Konstitusi menggantikan Hamdan Zoelva. Pelantikan diharapkan dapar dilakukan pada Rabu (7/1) mendatang setelah Presiden mengeluarkan Keppres.
“Nama yang kita sepakati tadi malam setelah melewati tahapan baik wawancara tahap pertama dan kedua, verifikasi KPK dan PPATK dan cek kesehatan di RSPAD, termasuk masukan dari masyarakat,” papar Saldi Isra Ia menambahkan,”soal laporan dan hasil pelacakan PPATK, nama yang ada tidak ada masalah, dari segi kesehatan pun nama-nama itu pun dianggap memenuhi syarat kesehatan dan tidak terindikasi (menggunakan-red) narkoba.” Panitia seleksi yang beranggotakan tujuh orang terdiri dari Saldi Isra, Refly Harun, Satya Ariananto, Harjono, Maruarar Siahaan, Todung Mulya Lubis dan Widodo pada Minggu (4/1) malam berdiskusi mengenai sosok kriteria yang dibutuhkan oleh Mahkamah Konstitusi dan juga berdasarkan kriteria pansel yaitu integritas kapabilitas dan independensi.
Saldi mengatakan setelah dua nama calon tersebut disampaikan ke Presiden, diharapkan dapat diproses oleh Presiden hingga kemudian dilantik.Budi Suyanto

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pimpinan DPR: Pemerintah Jangan Cari Kambing Hitam Tragedi AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengingatkan agar semua pihak untuk fokus terhadap peyelesaian evakuasi yang sedang dilakukan oleh tim SAR gabungan terkait jatuhnya pasawat AiraAsia rute Surabaya-Singapura beberapa waktu lalu.
Sehingga, saat ini dirasa belum tepat  mencari siapa yang salah terkait kecelakaan itu.
“Ketika kita lakukan proses evakuasi korban airasia ini, lebih baik konsen di evakuasi korban. Ini akan pengaruhi keluarga korban apalagi kalau sampai saling menyalahkan,” kata dia kepada wartawan, di Komplek Parlemen, di Jakarta, Senin (5/1).
Ia berpendapat bahwa penanganan dalam perbaikan sistem penerbangan terhadap maskapai di Indonesia, tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.
“Tuntaskan dulu masalah evakuasi, baru penataan sistem penerbangan. Sekarang keliatan grasa-grusu, tambal sulam. Kalau mau menata, secara sistemik harus dalam kondisi tenang,  evaluasi sampai sejauh mana aturan-aturan, kalau pelanggaran sejauh apa.”
“Harus bisa memprioritaskan mana yang didahulukan sekarang. Menata tidak bisa sehari dua hari. Lalu lintas pesawat-pesawat asing di Indnesia seperti apa. Waktu MH370 juga tidak terdeteksi radar kita. Undang ahli, duduk bersama tenang, jangan tambal sulam, apalagi cari-cari kesalahan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain