3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40313

Pemimpin Korut Diundang Hadiri Perayaan 70 Tahun PD II

Jakarta, Aktual.co — Presiden Rusia, Vladimir Putin mengundang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un untuk menghadiri perayaan yang menandai 70 tahun kemenangan di Perang Dunia II, tahun depan.

“Ya. Undangan tersebut sudah dikirimkan,” kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov kepada kantor berita TASS, Sabtu (20/12).

Moskow tahun depan akan melangsungkan peringatan penyerahan Nazi Jerman ke Uni Soviet.

Lima tahun sebelumnya pada 2010, Rusia menggelar parade militer terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet dan mengundang sekelompok pemimpin termasuk presiden Tiongkok saat itu, Hu Jintaou, dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Rusia merupakan salah satu dari sedikit sekutu yang dimiliki Korea Utara, bersama Tiongkok. Kedua negara itu menentang desakan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar Pyongyang dibawa ke Pengadilan Kejahatan Internasional terkait catatan hak asasi manusianya.

Mendiang pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il berkunjung ke Rusia pada Agustus 2011 untuk melakukan pertemuan yang jarang terjadi dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Kim Jong-Il meninggal dunia pada Desember tahun itu dan digantikan oleh puteranya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemimpin Korut Diundang Hadiri Perayaan 70 Tahun PD II

Jakarta, Aktual.co — Presiden Rusia, Vladimir Putin mengundang pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un untuk menghadiri perayaan yang menandai 70 tahun kemenangan di Perang Dunia II, tahun depan.

“Ya. Undangan tersebut sudah dikirimkan,” kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov kepada kantor berita TASS, Sabtu (20/12).

Moskow tahun depan akan melangsungkan peringatan penyerahan Nazi Jerman ke Uni Soviet.

Lima tahun sebelumnya pada 2010, Rusia menggelar parade militer terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet dan mengundang sekelompok pemimpin termasuk presiden Tiongkok saat itu, Hu Jintaou, dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Rusia merupakan salah satu dari sedikit sekutu yang dimiliki Korea Utara, bersama Tiongkok. Kedua negara itu menentang desakan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar Pyongyang dibawa ke Pengadilan Kejahatan Internasional terkait catatan hak asasi manusianya.

Mendiang pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il berkunjung ke Rusia pada Agustus 2011 untuk melakukan pertemuan yang jarang terjadi dengan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Kim Jong-Il meninggal dunia pada Desember tahun itu dan digantikan oleh puteranya.

Artikel ini ditulis oleh:

Lima Pesan untuk Kemenpora Bentuk Tim Sembilan

Jakarta, Aktual.co — Rencana Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membentuk sebuah tim yang bertugas untuk memantau dan mengevaluasi kinerja PSSI yang disebut dengan Tim Sembilan, masih sebatas wacana.

Konon, anggota tim tersebut berasal dari kalangan pakar sepakbola, masyarakat, wartawan serta suporter. Meski begitu, sejak wacana tersebut dilontarkan, detail tugas dan nama-nama anggotanya masih menjadi misteri.

Dikatakan Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Achmad Suprijato bahwa, agar tidak terjadi spekulasi-spekulasi aneh di masyarakat, mereka meminta Kemenpora terbuka dalam pembentukkan Tim Sembilan.

“Keterbukaan itu penting. Kemenpora tidak bisa memaksa PSSI untuk terbuka jika mereka sendiri tidak terbuka,” tegas Richard dalam siaran persnya kepada Aktual.co di Jakarta, Jumat (19/12).

Bukan hanya itu, Richard menyarankan Kemenpora agar memperhatikan beberapa poin terkait Tim Sembilan.

Berikut poin-poin pentingnya:

1. Menpora harus terbuka sebelum memaksa PSSI untuk terbuka. Hal ini penting agar tidak hanya sekedar blafing atau berwacana di media
2. Kemenpora harus memfokuskan tugas dan fungsi Tim Sembilan. Hal itu agar, Tim Sembilan mempunyai fokus yang jelas, tepat dan efektif
3. Latar belakang anggota tim tersebut harus jelas. Rekam jejaknya harus bersih dan berintegritas serta lepas dari konflik kepentingan dengan PSSI. Dan yang paling penting adalah bukan politisi dan bagian dari magia sepakbola
4. Kemenpora harus menjelaskan kepada siapa nantinya Tim Sembilan melaporkan hasil kerjanya. Bagaimana tindaklanjut hasil dari tim tersebut juga perlu dijelaskan
5. Tim Sembilan harus diberikan jangka waktu kerja yang jelas. Hal ini agar jelas kecepatan kerja dan hasilnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Lima Pesan untuk Kemenpora Bentuk Tim Sembilan

Jakarta, Aktual.co — Rencana Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membentuk sebuah tim yang bertugas untuk memantau dan mengevaluasi kinerja PSSI yang disebut dengan Tim Sembilan, masih sebatas wacana.

Konon, anggota tim tersebut berasal dari kalangan pakar sepakbola, masyarakat, wartawan serta suporter. Meski begitu, sejak wacana tersebut dilontarkan, detail tugas dan nama-nama anggotanya masih menjadi misteri.

Dikatakan Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Achmad Suprijato bahwa, agar tidak terjadi spekulasi-spekulasi aneh di masyarakat, mereka meminta Kemenpora terbuka dalam pembentukkan Tim Sembilan.

“Keterbukaan itu penting. Kemenpora tidak bisa memaksa PSSI untuk terbuka jika mereka sendiri tidak terbuka,” tegas Richard dalam siaran persnya kepada Aktual.co di Jakarta, Jumat (19/12).

Bukan hanya itu, Richard menyarankan Kemenpora agar memperhatikan beberapa poin terkait Tim Sembilan.

Berikut poin-poin pentingnya:

1. Menpora harus terbuka sebelum memaksa PSSI untuk terbuka. Hal ini penting agar tidak hanya sekedar blafing atau berwacana di media
2. Kemenpora harus memfokuskan tugas dan fungsi Tim Sembilan. Hal itu agar, Tim Sembilan mempunyai fokus yang jelas, tepat dan efektif
3. Latar belakang anggota tim tersebut harus jelas. Rekam jejaknya harus bersih dan berintegritas serta lepas dari konflik kepentingan dengan PSSI. Dan yang paling penting adalah bukan politisi dan bagian dari magia sepakbola
4. Kemenpora harus menjelaskan kepada siapa nantinya Tim Sembilan melaporkan hasil kerjanya. Bagaimana tindaklanjut hasil dari tim tersebut juga perlu dijelaskan
5. Tim Sembilan harus diberikan jangka waktu kerja yang jelas. Hal ini agar jelas kecepatan kerja dan hasilnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang Natal, Harga Daging Sapi Naik Hingga Rp100 Ribu

Jakarta, Aktual.co —Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional merangkak naik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 akibat dari meningkatnya permintaan.
Pedagang di Pasar kramat Jati mengatakan permintaan daging sapi sudah meningkat sejak empat hari lalu. Harga daging yang perkilonya biasa dijual Rp 97 ribu, sekarang dijual Rp 100 ribu. 
“Sementara daging khas dari Rp 110 ribu per kilo menjadi Rp 120 ribu per kilo. Memang ada sedikit kenaikan harga,”  ujar Sugeng (47) pedagang daging sapi di Lantai 2 Blok D Pasar Kramatjati, Jumat (19/12) seperti dilansir dari Beritajakarta.
Omzet pedagang pun mengalami peningkatan hingga 40 persen. Kalau biasanya pedagang hanya mendapat Rp5 juta perharinya, sekarang bisa mencapai Rp8juta perhari. 
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Timur, Jhony Siregar, mengaku sudah menerima laporan adanya kenaikan harga daging sapi.
Dia menilai kenaikan masih wajar mengingat adanya perayaan Natal dan tahun baru.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang Natal, Harga Daging Sapi Naik Hingga Rp100 Ribu

Jakarta, Aktual.co —Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional merangkak naik jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 akibat dari meningkatnya permintaan.
Pedagang di Pasar kramat Jati mengatakan permintaan daging sapi sudah meningkat sejak empat hari lalu. Harga daging yang perkilonya biasa dijual Rp 97 ribu, sekarang dijual Rp 100 ribu. 
“Sementara daging khas dari Rp 110 ribu per kilo menjadi Rp 120 ribu per kilo. Memang ada sedikit kenaikan harga,”  ujar Sugeng (47) pedagang daging sapi di Lantai 2 Blok D Pasar Kramatjati, Jumat (19/12) seperti dilansir dari Beritajakarta.
Omzet pedagang pun mengalami peningkatan hingga 40 persen. Kalau biasanya pedagang hanya mendapat Rp5 juta perharinya, sekarang bisa mencapai Rp8juta perhari. 
Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Timur, Jhony Siregar, mengaku sudah menerima laporan adanya kenaikan harga daging sapi.
Dia menilai kenaikan masih wajar mengingat adanya perayaan Natal dan tahun baru.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain