7 April 2026
Beranda blog Halaman 40313

Sebanyak 49 Perwira TNI Di Mutasi

Jakarta, Aktual.co —   TNI telah menetapkan keputusan untuk mutasi jabatan 37 Pati dan 12 Perwira Menengah TNI.

“Hal ini berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/1017/XII/2014 tanggal 30 Desember 2014, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI”.  Demikian pernyataan Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernadus Robert dalam rilis yang diterima Aktual di Jakarta (31/12).

Mutasi itu dilakuikan dalam rangka pembinaan organisasi TNI untuk mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan. TNI saat ini terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat strata Perwira Tinggi (Pati) TNI sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal.

Dalam keputusan mutasi tersebut tercatat beberapa nama sebagai berikut : 
TNI Angkatan Darat :
 Brigjen TNI Adi Sudaryanto, S.I.P., dari Pa Sahli Tk.II Bid. Kawasan Khusus dan LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Yadi Kusmayadi dari Pa Sahli Tk.II Bid. Intekmil Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Pujo Wahyono, S.Sos., dari Athan RI di Washington DC, USA menjadi Pati Mabes TNI, Brigjen TNI Amrid Salas Kembaren dari Irum Itjenad menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Ibnu Darmawan dari Kasdam IV/Dip menjadi Irum Itjenad, Brigjen TNI Hadi Prasojo dari Danpussenarhanud Kodiklat TNI AD menjadi Kasdam IV/Dip, Brigjen TNI Heboh Susanto dari Dirjian Ekonomi Debid. Jian Strat Lemhannas menjadi Danpussenarhanud Kodiklat TNI AD, Kolonel  Arh Muhammad Hasyim, S.Sos., dari Wadanpussenarhanud Kodiklat TNI AD menjadi Dirjian Ekonomi Debid. Jian Strat Lemhannas, Kolonel Arm Hoedi Irianto dari Paban Utama F-3 Dit F Bais TNI menjadi Athan RI di Washington DC, USA, Kolonel Inf Priyo Patmonoyogo dari Paban Utama Jahrit Sahli Bid.Jahrit Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid. Intekmil Panglima TNI, Kolonel Inf Juanda Syaifuddin, M.Si. (Han) dari Ir Kodiklat TNI AD menjadi Pa Sahli Tk.II Bid. Kawasan Khusus dan LH Panglima TNI.
 
TNI Angkatan Laut : Laksamana TNI Dr. Marsetio dari Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (Dlm rangka pensiun), Lakdya TNI Ade Supandi, S.E. dari Kasum TNI menjadi Kasal, Laksda TNI Arief Rudianto, S.E., M.M. dari Asops Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (Dlm rangka pensiun), Laksda TNI Arie Henrycus Sembiring M. dari Pangarmatim menjadi Asops Kasal, Laksda TNI Darwanto, M.AP. dari Pangkolinlamil menjadi Pangarmatim, Laksda TNI Ir. I Putu Yuli Adnyana, M.H dari Aspam Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Laksda TNI Agus Heryana, S.E. dari Staf Khusus Kasal menjadi Aspam Kasal, Laksda TNI Ir. Rachmad Lubis dari Kabaranahan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (Dlm rangka Pensiun), Laksma TNI Aan Kurnia, S.Sos. dari Kasarmatim menjadi Pangkolinlamil, Laksma TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si. dari Danguspurlaarmatim menjadi Kasarmatim, Laksma TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E. dari Dankorsis Sesko TNI menjadi Danguspurlaarmatim, Laksma TNI Albertus B. Pratiknyo, S.E., M.M. dari Asdep Koord. Potensi Pertahanan dan Integritas Nasional Kemenko Polhukam menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Dokstraops, Laksma TNI Ir. Yustinus Eddy Warsito dari Pa Sahli Kasal Bid. Dokstraops menjadi Asdep Koord. Potensi Pertahanan dan Integritas Nasional Kemenko Polhukam, Laksma TNI Heru Kusmanto S.E. dari Danguskamlaarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Tatang Hidayat, S.Pi., M.M dari Irlog Itjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (Dlm rangka pensiun), Laksma TNI Rabbin Astono Widodo, S.E. dari Irbin Itjenal menjadi Irlog Itjen Kemhan, Laksma TNI Yoshaphat Toto Subagyo  dari Penmil pada PTRI PBB di New York menjadi Pati Mabes TNI, Laksma TNI Djoko Prapto Harsono dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (Dlm rangka pensiun), Laksma TNI Anang Widijanto dari Kadisminpersal menjadi Pati Mabes TNI AL (Meninggal dunia), Brigjen TNI (Mar) Purwo Siswoko dari Pa Sahli Kasal Bid Ekojemen menjadi Staf Khusus Kasal, Brigjen TNI (Mar) R.W. Prasojo Ajie, M.B.A., Grad. Dip. SS dari Kabinda Sulawesi Utara BIN menjadi Penmil pada PTRI PBB di New York, Brigjen TNI (Mar) Soedarmien Soedar dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (Dlm rangka pensiun), Kolonel Laut (P) Agung Prasetiawan, M.AP. dari Sahli B Komsos Pangarmabar menjadi Dankorsis Sesko TNI, Kolonel Laut (KH) Ir. Sudirman, M.Kom. dari Sespuspen TNI menjadi Pati Sahli Kasal Bid Ekojemen, Kolonel Laut (P) Roberth Wolter T, S.H dari Sahli C Ops Pangarmatim menjadi Danguskamlaarmatim, Kolonel Laut (S) Djoko Erwan P dari Paban IV/Progar Srenal menjadi Irbin Itjenal, Kolonel Laut (E) Suwarno, S.E. dari Paban I/Ren Sintel TNI menjadi Kabinda Sulawesi Utara BIN.
 
TNI Angkatan Udara : Marsda TNI Agus Supriatna dari Wairjen TNI menjadi Kasum TNI, Marsda TNI Jonny Fritz P. Sitompul dari Irjenau menjadi Pati Mabes TNI AU (Dlm rangka pensiun), Marsda TNI Sumarno dari Dankoharmatau menjadi Irjenau, Marsda TNI Sunarbowo Sandi dari Deputi Bid. Potensi SAR Basarnas menjadi Pati Mabes TNI AU (Dlm rangka pensiun), Marsma TNI Wieko Syofyan dari Athan RI di Canberra, Australia  menjadi Pati Mabes TNI, Marsma TNI B. Wijanarko, M.Si. dari Pati Mabes TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Marsma TNI Hasan Londang, M.SS. dari Kadisaeroau menjadi Dankoharmatau, Marsma TNI Robert Soter Marut, M.Sc. dari Kadismatau menjadi Kadisaeroau, Kolonel Kal Fakhrizal Basyir, S.E, M.M. dari Sesdisadaau menjadi Kadismatau, Kolonel Pnb Binsar Parulian Lumban Tobing dari Ir. Kohanudnas menjadi Kapus Pengembangan dan kerjasama Bainstranas Kemhan, Kolonel Pnb M. Fadjar Sumarijadji dari Paban Utama B-2 Dit B Bais TNI menjadi Athan RI di Camberra, Australia.

Artikel ini ditulis oleh:

Lepas Harga BBM ke Pasar, KAMMI: Jokowi-JK Khianati Rakyat

Jakarta, Aktual.co — Belum genap 100 hari pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berjalan, kembali pemerintah melakukan perubahan kebijakan terkait harga BBM.

“Dengan melempar harga BBM ke pasar, makin kentara posisi Jokowi-JK sebagai antek neolib yang mengkhianati rakyat. Pemerintah jelas tidak pro rakyat, tetapi pro asing. Mereka memilih absen dari kewajiban memenuhi energi rakyatnya,” kata Ketua Umum PP KAMMI Andriyana dalam rilisnya (1/1).

Kebijakan tersebut, tambah Andri, bisa menyebabkan tidak mampunya pemerintah mengontrol harga kebutuhan pokok dan ongkos sarana transportasi umum.

Dengan demikian, lanjut Andri, pemerintah bisa dibilang telah melanggar Pasal 33 UUD 1945 yang intinya menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi harus dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Data menyebutkan, dari jumlah konsumsi BBM sebesar 1,5 juta barel per hari, produksi BBM dalam mencapai 800 ribu barel per hari. Artinya, tidak semua BBM yang kita gunakan merupakan produk impor,” terang Andri.

Adalah tidak wajar jika melepas harga premium ke pasar yang notabene sebagian BBM itu merupakan produk dalam negeri.

Sementara itu, Ketua Humas PP KAMMI, Riyan Fajri, menengarai kebijakan terkini pemerintah tersebut sebagai tindakan untuk mendongkrak kembali citra Jokowi yang sudah mulai turun.

“Perlu diingat, harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi sudah telanjur naik akibat kenaikan harga BBM sebelumnya. Jika Jokowi punya iktikad baik dan bukan semata pencitraan, maka semestinya pemerintah melakukan normalisasi harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi yang sudah naik itu. Menurunkan harga BBM saja tidak cukup,” tukas Riyan.

Artikel ini ditulis oleh:

Salah Satu Korban AirAsia Berulangtahun Hari Ini

Jakarta, Aktual.co —  Seorang korban pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata pada Minggu (28/12) William Wijaya berulang tahun pada hari ini.

“Selamat ulang tahun ke-9 keponakanku tercinta di surga. Saya tahu, kamu dan keluargamu mempunyai pesta (perayaan) yang fantastis di sana bersama Tuhan. Saya akan selalu mengingat senyum manismu dan koleksi mobil-mobilanmu. Kami semua mencintai kalian,” demikian tulis paman korban, Adi Kwok Handojo, dalam Bahasa Inggris di akun Facebooknya, Kamis (1/1).

William Wijaya dan empat anggota keluarganya berangkat ke Singapura untuk liburan akhir tahun.

Empat anggota keluarga lainnya yakni kedua orang tuanya Eko Wijaya dan Susandhini Liman dan dua kakaknya Marilyn Wijaya dan Alfred Wijaya.

William Wijaya duduk di kelas tiga SD Bina Bangsa River Side Malang. Sementara, kedua kakaknya duduk di kelas VIII SMP dan X SMA di sekolah yang sama.

Sejumlah teman Adi di jejaring sosial itu memberikan komentar keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa keluarga tersebut.

Bagi Adi, kakaknya Eko Wijaya merupakan panutan. Eko membimbing Adi untuk mengenal Tuhannya secara lebih dekat. Hal itu tertuang dalam statusnya pada 30 Desember.

Adi juga menyebut Eko merupakan gurunya dan selalu berusaha melindunginya.

Ibu dari Eko Wijaya, Sumargasari, mengatakan Natal 2014 merupakan pertemuan terakhirnya dengan anaknya itu.

“Saya masih berharap anak saya dan keluarganya kembali ke Surabaya dengan selamat,” harap Sumargasari.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Bangkai Kapal Romawi Timur Kuno Ditemukan di Turki, Ini Hasil Penelitiannya

Jakarta, Aktual.co —  Sebuah harta luar biasa dari bangkai kapal kuno ditemukan di wilayah Turki, menjadi informasi terbaru tentang kapal itu sebenarnya, dimana kapal tersebut pernah dipakai berlayar pada seribu tahun yang lalu, di Kerajaan Romawi Timur (atau Bizantium, red).

Sejak tahun 2004, arkeolog dari Museum Arkeologi Istanbul telah menemukan 37 bangkai kapal selama penggalian di distrik Yenikapi, Istanbul, Turki tersebut. Sekarang, delapan dari bangkai kapal – kapal termasuk yang berasal dari abad ke-5 ke akhir abad ke-10 – telah dijelaskan dalam sebuah makalah yang baru.

“Tidak pernah ada sebelumnya seperti sejumlah jenis kapal besar terawat ditemukan di satu lokasi,” kata penulis studi tersebut, Profesor, Dr Cemal Pulak, dari Texas A & M University Institute of Nautical Archaeology, kepada The Huffington Post, dalam surat elektronik-nya, Kamis (01/01).

“Bahkan lebih menarik, adalah kenyataan bahwa kita sekarang dapat melacak bagaimana konstruksi kapal dan desain kapal berubah selama hampir setengah millennium,” katanya lagi.

Delapan bangkai kapal, termasuk enam kapal berbentuk bulat dan dua kapal berukuran panjang, (atau galley) Angkatan Laut. Kapal-kapal lain yang ditemukan di kawasan ini termasuk perahu kecil nelayan kecil hingga bentuk coaster menengah, dan kapal laut dagang yang sangat besar.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mengamati secara hati-hati bagaimana kapal-kapal yang dibangun, yang menghubungkan setiap lubang paku dalam bingkai setiap kapal untuk lubang yang sesuai di papan tersebut.

“Secara teliti dan seksama, memakan waktu ketelitian pekerjaan seperti seorang detektif yang akhirnya mengungkapkan bagaimana kapal ini dirancang, dibangun, serta diubah, dibongkar, dan digunakan dari waktu ke waktu, ” kata Pulak.

“Dengan cara seperti itu kita mencoba untuk memahami pemikiran pembuat kapal dan desain dan konseptualisasi (visualitas), proses mereka dalam rangka untuk lebih memahami sejarah sains dan teknik,” urainya.

Apa tepatnya yang ditemukan para peneliti?

Dua metode yang berbeda yang dipakai untuk membangun kapal. Pertama, dengan metode tradisional serta bahan dasar kapal dari papan, bagaimana dibangun. Dan, metode modern, di mana kerangka kapal (atau frame, red) dibangun pertama.

Temuan menunjukkan bahwa pergeseran dari metode pertama dengan metode kerangka-pertama kali datang- antara abad  ke-5 dan abad ke-11, demikian Live Science melaporkan.

“Dengan kata lain, apa yang membuat Byzantium seorang pedagang maritim dan kekuatan Angkatan Laut yakni memanfaatkan dari berbagai jenis kapal yang berbeda dalam ukuran dan bentuk, dan berdasarkan kriteria desain yang berbeda seperti yang diperlukan untuk tugas dinas khusus mereka,” katanya lagi.

Studi tersebut dipublikasikan secara online pada 8 Desember 2014 dalam International Journal of Nautical Archaeology.

Artikel ini ditulis oleh:

Asik Makan-makan, Bayi Ini Tewas Kelaparan di Dalam Mobil

Jakarta, Aktual.co — Bayi baru berusia 22 hari bernama Betsey Kee Stephens ditemukan meninggal dengan kondisi tubuh terikat dalam mobil di central Florida. Bayi malang itu meninggal setelah ditinggal oleh kedua orang tuanya di dalam mobil.
Ruby Stephens (23 tahun) dan Roy Stephens (48 tahun), mereka adalah orang tua yang tega meninggalkan bayinya sendiri di dalam mobil sementara mereka makan-makan enak di restoran. Bayi malang tersebut diduga meninggal karena kelaparan. 
Mengetahui hal tersebut, orang tuanya Betsey sempat memanggil layanan darurat, namun sayang akhirnya Betsey meninggal di rumah sakit karena sudah terlanjur kritis.
Pasutri yang tega meninggalkan anaknya itu diketahui asik makan–makan di sebuah restoran mewah bernama Golden Corral Restaurant sampai akhirnya tragedi menyedihkan itu terjadi.
Dari hasil pemeriksaan medis kemudian diketahui bahwa kematian Betsey murni karena kelalaian orang tua sehingga mengakibatkan bayinya kelaparan. Hasil otopsi juga menemukan jika berat badan bayi tersebut turun drastis menjadi 2 kg, kehilangan 1,2 kg sejak kelahirannya. Kantor pemeriksa medis mencatat, berat badan normal untuk bayi usianya sekitar 3,6 kg.
Menurut laporan, bayi tersebut mengalami dehidrasi hebat dan tidak diberi makan selama enam sampai tujuh jam sebelum kematiannya.
Ruby Stephens awalnya mengatakan kepada polisi jika dia selalu menyusui bayinya setiap jam. Tapi setelah polisi mengungkapkan temuan otopsinya, akhirnya dia mengakui jika Betsey sama sekali belum makan (disusui) sepanjang hari selama dalam perjalanan. Menurut dia, lalu lintas yang padat membuatnya sulit untuk keluar dan menyusui bayinya.
Polisi lantas menetapkan keduanya sebagai tersangka karena lalai mengawasi bayinya sendiri dan didakwa atas kasus pembunuhan tingkat pertama.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Keluarga Korban AirAsia Apresiasi Kinerja Basarnas

Jakarta, Aktual.co — Keluarga korban penumpang AirAsia QZ8501 mengapresiasi kerja Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Indonesia yang berhasil menemukan puing pesawat dan sejumlah jasad pada hari ketiga pencarian.
“Saya mewakili keluarga korban menghargai kinerja Basarnas yang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, yang sudah menemukan pesawat,” ujar Bambang Andreas, ayah Ratri Sri Indriyani, salah satu penumpang AirAsia, Kamis (1/1).
Menurut dia, kecepatan Tim SAR yang bekerja tanpa henti berusaha mencari puing pesawat tidak lepas dari koordinasi dan perhatian semua pihak, terutama pemerintah, mulai tingkat pusat sampai daerah.
“Saya sangat sedih kehilangan anak. Tapi harapan kami ke Tim SAR sangat besar sehingga jasad penumpang bisa dievakuasi,” katanya.
Kendati peluangnya kecil, lanjut dia, Bambang yakin anaknya masih bertahan hidup karena menganggap tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.
“Mukjizat dari Allah SWT bukan tidak mungkin dan saya masih yakin Ratri hidup. Tapi, kalau tidak sesuai harapan, kami ikhlas dan Tawaqal,” katanya.
Bambang yang tinggal di Rungkut Menanggal Harapan Surabaya mengaku terkejut dan tidak menyangka anaknya menjadi salah satu korban AirAsia yang melakukan perjalanan dari Surabaya ke Singapura.
Sebagai seorang pemandu wisata di salah satu “tour and travel” di Surabaya, Ratri membawa rombongan 24 orang dan keluarga tidak mendapat firasat apapun sebelum keberangkatan.
“Anak saya biasa berangkat ke luar kota maupun luar negeri karena pemandu wisata. Kami sangat kehilangan dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” kata Bambang.
Secara khusus, pihaknya juga mengapresiasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mulai hari pertama hingga saat ini mendampingi keluarga penumpang, serta melakukan pendataan.
“Apa yang dilakukan Bu Risma sangat berharga bagi keluarga. Orang lain yang menyebut beliau hanya pencitraan itu tidak bijak. Kami keluarga korban sangat merasakan pentingnya langkah yang dilakukan beliau. Seharusnya pemkot/pemkab lain menirunya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain