6 April 2026
Beranda blog Halaman 40323

Hapus RON 88, Pertamina Baru Siap Lima Tahun Lagi

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) mengaku membutuhkan waktu sekitar lima tahun agar pihaknya mampu memproduksi BBM jenis RON 92 (Pertamax).

Pasalnya, selama ini Pertamina masih melakukan persiapan dan mematangkan langkah-langkah yang tepat untuk melaksanakan wacana kebijakan tersebut.

“Soal kesiapan produksi RON 92, dalam lima tahun ke depan Premium tidak lagi diproduksi,” ujar Direktur Pengolahan Pertamina, Rahmat Hardadi di Gedung Pertamina Jakarta, Rabu (31/12).

Langkah-langkah yang akan dipersiapkan tersebut antara lain, optimalisasi di sektor internal, konversi minor termasuk mengurangi gap antara RON 88-92. Namun, menurutnya, langkah tersebut bisa dilakukan jika kilang minyak Pertamina sudah jauh lebih baik keadaannya.

“Ini yang akan kami kejar dan akan betul-betul mandiri jika semua kilang memang sudah terbangun,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan telah menerima rekomendasi dari tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) terkait penghapusan RON 88 dan menggantinya dengan RON 92. Namun, Sudirman masih memberikan waktu kepada Pertamina selama dua tahun untuk mempersiapkan diri agar dapat menghasilkan BBM jenis RON 92.

“Mudah-mudahan dalam dua tahun bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bupati Imbau Masyarakat Tak Rayakan Tahun Baru Berlebihan

Jakarta, Aktual.co — Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar, mengaku sudah menghimbau warganya agar tidak malaksanakan pesta malam pergantian tahun 2014 ke 2015 secara berlebihan. Sebab, saat ini seluruh wilayah Indonesia tengah berduka atas peristiwa naas pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang pada Minggu (28/12) lalu.

“Doa bersama nanti malam. Saya sudah instruksikan untuk tiadakan acara hiburan dan kembang api,” kata Ujang di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12).

Kegiatan doa bersama ini rencananya akan digelar bersama di kawasan Bundaran Pancasila. Di lokasi tersebut, kata Ujang, rencananya akan dilangsungkan kegiatan panggung hiburan rakyat untuk menyambut malam pergantian tahun baru.

“Tidak ada hiburan, kembang api dan mercon. Bersama pemuka lintas agama kita akan berkumpul bersama sekitar pukul 22.00 WIB untuk memanjatkan doa,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pangkalan Bun yang merupakan ibu kota Kotawaringin Barat digunakan sebagai posko pencarian dan pengangkutan jenazah penumpang dan awak pesawat, serta serpihan AirAsia QZ8501.

Jenazah akan dibawa ke Pangkalan Bun terlebih dulu dari KRI Bung Tomo yang berada di Selat Karimata, yang kemudian akan diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

AirAsia Tanggung Pemakaman Jenazah

Jakarta, Aktual.co — Maskapai penerbangan AirAsia akan menanggung pemakaman korban jenazah yang diduga merupakan penumpang pesawat QZ8501.
saat ini sebanyak dua jenazah sudah tiba di RS Bayangkara, Surabaya, dan dalam proses identifikasi. 
“Kami menanggung (pemakaman),” kata Perwakilan dari AirAsia, Kapten Pilot Siregar, Rabu (31/12).
Pihaknya, akan terlebih dahulu mendiskusikan dengan pihak keluarga mengenai pelaksanaan pemakaman terkait perbedaan kepercayaan masing-masing korban.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim SAR Ketahui Kedalaman Puing Pesawat AirAsia QZ8501

Jakarta, Aktual.co — Deputi Bidang Potensi SAR, Marsekal Muda TNI Sunarbowo Sandi mengungkapkan, saat ini tim evakuasi gabungan sudah mengetahui kedalaman titik dimana serpihan pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata.

Menurut dia, buruknya cuaca sangat berbahaya bagi helikopter Basarnas dan TNI dalam melakukan evakuasi. Karenanya, pihaknya akan melanjutkan proses pencarian, pada Kamis (1/1/2015).

“Titik yang diduga terdapat serpihan pesawat, cuma 30 sampai 40 meter itu cukup diver (penyelam). Yang jadi masalah, titik itu sekarang masih dicari,” ungkap Sunarbowo di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12).

Dia menjelaskan, serpihan pesawat AirAsia sudah ditemukan, salah satunya adalah pintu darurat pesawat. Menurutnya, dengan ditemukannya serpihan tersebut, dapat memudahkan proses pencarian.

“Sekecil apa pun bukti yang kita dapat, kita ambil. Terdiri dari pintu, emergency slider, barang kecil, tabung oksigen,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Identifikasi Korban, Polda Jabar Kirim Dokter Forensik ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Polda Jabar mengirimkan dokter forensik untuk bergabung dengan tim Disaster Victim Identification (DVI) guna mengidentifikasi jenazah yang diduga penumpang pesawat AirAsia QZ8501.
“Polda Jabar mengirim dokter forensik untuk gabung tim DVI di RS Bhayangkara Polda Jatim. Dokter kami berangkat sejak Selasa kemarin,” kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jabar Kombes Pol dr Pramudjoko SpF di Bandung, Rabu (31/12).
Menurut dia, pihaknya mengutus Kompol dr Aji SpF untuk membantu proses indentifikasi dan bergabung dengan anggota tim DVI lainnya dari Mabes Polri dan Polda Jatim.
“Rencananya kami akan kirim dua dokter forenik, namun dr Ihsan SpF saat ini masih bertugas mengidentifasi korban kapal Oryong di Korea,” katanya.
Dokter forensik itu merupakan Tim DVI yang memiliki pengalaman dalam melakukan proses identifikasi forensik. Namun keberadaan mereka disebar ke sejumlah Polda.
Selain memberangkatkan dokter forensik, Polda Jabar juga menyertakan peralatan lengkap yang dibutuhkan untuk proses identifikasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Alat Berat tenggelam

Jakarta, Aktual.co — Kapal Landing Craft Tank (LCT) Nunukan Jaya I tenggelam di perairan Bunati, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, setelah diterjang ombak setinggi tiga meter.
Pasintel Lanal Kotabaru Kapten Heri, mengatakan bahwa LCT Nunukan I tenggelam pada Selasa (30/12) sekitar pukul 21.15 Wita pada posisi 03 54′ 40′ LS – 115 44 `30′ BT perairan laut Bunati.
“Enam Anak Buah Kapal (ANK), LCT Nunukan Jaya I berhasil dievakuasi dan selamat,” kata Heri, di Kotabaru, Rabu (31/12).
Kronologis bermula pada hari Selasa (30/12), sekitar pukul 12.00 Wita, LCT Nunukan Jaya 1 berangkat dari Jety IDT Satui mengangkut alat berat berupa satu unit Loader dan tujuh unit Dozer, dengan tujuan Bunati, Tanah Bumbu.
Sekitar pukul 18.30 Wita, LCT Nunukan Jaya-1 tiba di perairan Bunati, dan berlindung di buritan MV Crescent Harbour, karena pada saat itu terjadi gelombang tinggi.
Selanjutnya sekitar pukul 20.40 Wita, LCT Nunukan Jaya-1 diterjang ombak laut setinggi tiga meter dari arah lambung kanan, sehingga kapal dalam kondisi tidak stabil dan muatannya, berupa alat berat Loader bergeser ke kiri yang mengakibatkan LCT miring ke kiri.
Sekitar pukul 20.45 Wita, LCT Nunukan Jaya-1 yang sudah dalam keadaan miring kekiri tersebut kembali diterjang gelombang tinggi, dari arah lambung sebelah kanan sehingga LCT terbalik dan mengapung terseret gelombang.
Heri menambahkan, sekitar pukul 20.50 Wita, Anak Buah Kapal (ABK) LCT Nunukan Jaya-1, Kapten M. Yakup Huta Suhud, KKM Hafid, Mualim-1 Faisal, Masinis Irwansyah, Juru minyak Rudiyanto, dan Juru mudi Haruslah, berhasil ditolong oleh Kapal Kayu yang mengangkut TKBM dan dievakuasi ke MV. Crescent Harbord.
“Pada Rabu (31/12) sekitar pukul 06.00 Wita, anggota Posmat Bunati Lanal Kotabaru melaksanakan SAR ke MV Crestcent Harbour,” kata dia.
Pada pukul 07.15 Wita, tim Posmat Bunati tiba di MV Crestcent Harbour, selanjutnya ABK LCT Nunukan Jaya 1 dievakuasi ke Posmat Bunati Lanal Kotabaru dengan menggunakan Patkamla.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain