14 April 2026
Beranda blog Halaman 40387

Kasus Kejahatan di Banten Meningkat 68 Persen di 2014

Jakarta, Aktual.co — Selama 2014, kasus kejahatan di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Banten meningkat 68 persen dari tahun 2013. Lilitan masalah ekonomi dan tingginya pengangguran dianggap jadi penyebab. 
Kapolda Banten Brigjen Zulkarnaen, mengatakan di 2014 tercatat ada 5.662 kasus kejahatan.  “Naik 68 persen dari 2013 sekitar 3.520 kasus,” kata dia, saat siaran pers di Polda Banten, Selasa (30/12).
Dari 5.662 kasus kejahatan, 2.024 kasus dapat diselesaikan. Masyarakat yang terkena korban pidana meningkat jadi 113 orang, dari sebelumnya 69 orang.
Adapun tenggang waktu kejadian kejahatan terjadi satu kasus tiap 1 jam 36 menit. Sementara di 2013, setiap 2 jam 38 menit terjadi satu kasus. “Saya kira tenggang waktu itu mengalami keterlambatan 32 menit dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Peningkatan juga terjadi di kualitas kasus kejahatan. Di 2014, kasus kejahatan adalah pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan motor (curanmor), penipuan, pemerkosaan, dan narkotika.
Ia mengatakan, meningkatnya jumlah kasus kejahatan konvensional maupun transnasional itu tentu menjadikan perhatian kepolisian untuk memberi rasa aman ke masyarakat.
Karena itu, pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi menekan kejahatan. Yakni melalui pengaktifan pos keamanan lingkungan maupun pengamanan swadaya. “Kami ke depan akan bekerja keras untuk mengeliminasi kasus kejahatan dengan melibatkan masyarakat.”

Artikel ini ditulis oleh:

Dongkrak Produk Lokal, Mendag Canangkan 5000 Pasar

Semarang, Aktual.co — Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel mencanangkan pembangunan 5000 pasar guna mendongkrak produk-produk lokal menjadi produk global.
Roadmap itu digagas pada 2010 ketika dirinya menjabat Ketua Ikatan Kamar Dagang Indonesia (IKADIN).
“Saya mencanangkan pasar-pasar seperti ini (pasar Bulu Semarang) untuk mengendalikan harga pasar. Kebetulan saya menerima tugas menjadi Menteri Perdagaan saat ini,” kata dia, disela-sela sambutan peresmian Pasar Bulu Semarang di jalan Sogiyapranata, Selasa (30/12).
Dengan begitu, produk lokal akan menjadi produk global, sehingga dapat mempromosikan produk-produk lokal.
Dia berharap, pasca diresmikannya pasar Bulu Semarang bisa menjadi sentra produk-produk lokal. Artinya menjadi tempat tujuan pariwisata para wisatawan maupun pengunjung.
“Orang mau cari jamu ini di kenal di pasar ini. Orang mau cari batik, ohhh ada di pasar Bulu. Pasar Bulu tidak lagi asing dibenak pengunjung,” tandas Gobel.
Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar Rp10 miliar dalam peremajaan Pasar Bulu. Sisanya, Rp 54,22 milliar dikeluarkan dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. “Dana yang digelontorkan untuk merevitalisasi pasar ini cukup fantastis, yakni Rp 64,22 miliar.”

Artikel ini ditulis oleh:

2014, 75 Persen Pengaduan Kompolnas Soal Buruknya Pelayanan Polisi

Jakarta, Aktual.co —  Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan masyarakat masih mengeluhkan buruknya pelayanan Polri dan juga penyalahgunaan wewenang dan keluhan itu terjadi karena sering terjadinya pengambilan keputusan secara sepihak.
“Pengaduan ke Kompolnas sepanjang tahun 2014 ada 1.036 pengaduan. Sebanyak 785 surat atau 75 persen berisi pengaduan atas pelayanan yang buruk,” kata Komisioner Kompolnas M. Nasser, di Jakarta, Selasa (30/12).
Selain keluhan pelayanan, di posisi kedua, keluhan atas penyalahgunaan wewenang tercatat sebanyak 221 surat atau 21 persen. Selanjutnya surat pengaduan diskriminasi ada 27 surat dan pengaduan dugaan korupsi ada tiga surat.
Dalam surat-surat yang diterimanya, mayoritas warga mengeluhkan pelayanan satuan Reserse. Hal tersebut terlihat dari 949 surat berisi pengaduan Reserse, sementara hanya empat surat yang berisi pengaduan pelayanan Samapta dan sembilan surat pengaduan Lantas.
“Tujuh puluh empat surat berisi pengaduan perorangan, ini di luar satuan fungsi,” katanya.
Banyaknya masyarakat yang mengeluhkan Reserse, menuru dia,hal tersebut karena para personel Reserse sering membuat keputusan sepihak dalam menahan atau menetapkan seseorang sebagai tersangka tanpa dilandasi bukti yang kuat.
“Mungkin mereka (masyarakat) merasa nggak salah, tapi kemudian ditangkap. Atau masyarakat menilai polisi bertindak melebihi prosedur yang seharusnya,” ujar dia.
Nasser menambahkan ada beberapa kewenangan yang dimiliki Reserse yang tidak dimiliki oleh satuan fungsi lainnya, namun hendaknya tidak digunakan secara semena-mena. Hal ini, menurutnya penting agar Polri bisa memberikan keadilan di masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

TNI Siap Bantu Perkuat Basarnas Evakuasi Korban AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, mengkonfirmasi bahwa, pihaknya siap untuk memperkuat bantuan alat dan personel evakuasi korban dan pesawat AirAsia QZ8501 yang kini mulai ditemukan puing-puingnya.

“TNI akan memberikan kekuatan optimal,” kata Moeldoko di kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Selasa (30/12).

Kekuatan optimal itu akan disesuaikan dengan kebutuhan Basarnas.

“Sebagaimana rencana evakuasi saya bicara detil bagaimana unsur TNI bekerja sama. Bagaimana TNI ikut menyiapkan penyelamnya, TNI AU mendukung helikopter dan pesawat untuk evakuasi dan membawa jenazah korban pesawat ke Surabaya,” kata dia.

Dia juga mengatakan telah menginstruksikan Kodim di Pangkalan Bun untuk menyiapkan tempat transit sementara bagi korban insiden pesawat.

“Nanti apabila ditemukan korban di perairan akan kita bawa ke Pangkalan Bun. Kalau tidak cukup, Kodim akan menyiapkan ruangan,” kata dia.

TNI juga menyiapkan pesawat pesawat angkut seperti Hercules untuk membawa jenazah ke Surabaya.

Menurut dia, kapasitas Hercules bisa menampung sekitar 40 peti jenazah, sehingga kebutuhan pesawat tersebut akan fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

“Semua direncanakan sebaik-baiknya,” katanya.

Secara spesifik, dia mengatakan akan menambahkan kapal logistik yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jumlah bisa lima-enam sesuai kebutuhan,” kata dia.

“TNI akan berikan dukungan penuh. Prinsipnya adalah ASAP (secepat mungkin), kalau bisa dua hari kenapa jadi tiga hari,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

TNI dan Basarnas akan Terjunkan Penyelam untuk Pastikan Bayangan Pesawat

Panglima TNI Jenderal Moeldoko didampingi KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia berbincang dengan Kepala Basarnas Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo usai menggelar konferensi pers seputar penemuan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang di kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2014) malam. TNI akan menerjunkan pasukan penyelam bawah air dengan kekuatan 47 orang. Selain itu TNI telah menyiagakan 20 personel Pasukan Katak untuk melakukan penyelaman di sekitar area evakuasi. AKTUAL/MUNZIR

2015, Kapolri Prediksi Kejahatan dengan Bahan Peledak Tetap Marak

Jakarta, Aktual.co — Polri berupaya meningkatkan upaya pencegahan untuk mengantisipasi tindak kejahatan pada 2015 yang diperkirakan meningkat.
“Polri akan tetap melakukan langkah-langkah preventif dan preentif serta langkah penegakan hukum untuk menangani masalah-masalah kriminal,” kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman, di Jakarta, Selasa (30/12).
Kapolri memperkirakan tindak kejahatan konvensional seperti aksi premanisme, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), curanmor dan penganiayaan berat masih akan marak terjadi pada 2015 mendatang.
Selain itu, menurut Sutarman, aksi kejahatan dengan menggunakan bahan peledak juga diperkirakan masih marak di 2015. “Meski kami sudah menangkap beberapa kelompok pembuat dan penggunanya, tapi aksi ini masih akan terjadi tahun depan,” katanya.
Sementara pihaknya juga memerintahkan jajarannya untuk fokus memberantas sejumlah kasus kejahatan berskala besar di antaranya dalam kasus korupsi, penangkapan ikan ilegal, penebangan hutan liar dan kasus pertambangan ilegal.
“Tentunya kami lakukan langkah-langkah tegas untuk menindak kejahatan-kejahatan besar yang berpotensi merugikan negara,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain