17 April 2026
Beranda blog Halaman 40479

Malam Tahun Baru, Polisi Tutup Empat Jalan di Banjarmasin

Jakarta, Aktual.co — Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin AKBP Wahyu Dwi Ariwibowo menyatakan, pihaknya akan menutup empat jalan di kota tersebut pada malam tahun baru 2015.
“Empat jalan yang bebas dari kendaraan pada malam pergantian tahun 2014-22015 tersebut Jalan Sudirman, Lambung Mangkurat, RE Martadinata dan Jalan P Tendean,” ujarnya, di Mapolresta Banjarmasin, Sabtu (27/12).
Keempat jalan tersebut ditutup bagi kendaraan mulai Rabu (31/12) pukul 19.00 Wita sampai Kamis, 1 Januari 2015 pukul 02.00 Wita.
Menurut dia, kebijakan menutup empat jalan tersebut karena Polresta dan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat akan menyelenggarakan ‘Banjarmasin Car Free Night (BCFN)’.
“BCFN itu dipusatkan di daerah jantung kota. Juga bertujuan untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di daerah jantung kota tersebut,” kata dia.
Atas penutupan tersebut, kepolisian menyediankan kantong-kantong parkir sebnyak sembilan titik bagi warga yang ingin menonton atau bermalam tutup tahun di daerah empat jalan tersebut.
Tempat parkir yang disediakan di Jalan AS Mussafa dekat Hotel Batung Batulis, Jalan Merdeka, Jalan Pangeran Samudra, Jalan RE Marthadinata, Jalan Tendean, Jalan Tembus RM Bahari, dan Jalan Pasar Baru. Selain itu, di Jalan Katamso (dekat Pasar Baru), dan Jalan Pangeran Samudra. 
Bagi pengendara yang ingin menuju keluar kota Banjarmasin bisa menempuh jalan-jalan alternatif yang tidak melewati empat jalan yang ditutup tersebut.
Seperti ke Banjarbaru bisa melewati jalan alternatif Jalan Brigjen Hasan Basri – Kayu Tangi dengan belok ke Jalan Adhiyaksa lalu ke Jalan Sultan Adam, terus ke Jalan Pangeran Hidayatullah, seterusnya Gatot Subroto atau Jalan Pramuka dan menembus ke Jalan A Yani.
Begitu pula arah sebaliknya, kalau pengendara ingin menuju luar kota ke Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) bisa menempuh jalan alternatif tersebut dari jalan A Yani yang tembus ke Jalan Brigjen Hasan Basri, Kayu Tangi.

Artikel ini ditulis oleh:

Haul Gus Dur, Yenny Wahid: Pemimpin Mengacu pada Kepentingan Masyarakat

Jakarta, Aktual.co — Putri Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid mengatakan bahwa acara peringatan wafatnya Gus Dur tahun ini bertema Pemimpin yang mengacu pada kepentingan masyarakat.
Hal ini dikatakan di sela-sela haul Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (27/12).
“Jangan menjabat hanya sekedar untuk berkuasa,” kata Yenny.
Pada tahun lalu di acara yang sama tema yang diusung adalah keikhlasan. Tema ini tepat dengan suasana waktu itu menjelang pilpres.
Sama seperti tahun sebelumnya, haul kali ini juga dihadiri oleh ribuan masyarakat dan tokoh nasional, yang diantaranya Akbar Tandjung dan Mensos Khofifah Indarparawansa.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Kunjungi Papua, Kapolri: Insya Allah Kondusif

Jakarta, Aktual.co — Kapolri Jenderal Pol Sutarman menjamin kunjungan Presiden Joko Widodo di Papua akan berlangsung aman.
“Insya Allah kondusif,” kata dia, di Papua, Sabtu (27/12).
Sutarman mengatakan bahwa kunjungan Jokowi beserta istri ke Papua dalam niat yang ingin membangun Provinsi Papua. Bahkan, kedatangan Jokowi diyakini disambut gembira oleh warga.
Jokowi dan rombongan tiba di Papua siang tadi, rencananya Jokowi akan menghadiri perayaan Natal di Bumi Cendrawasih.
Sebelumnya, sejumlah pimpinan gereja di Papua menolak kedatangan Jokowi menghadiri perayaan natal di wilayah tersebut. Hal ini dikarenakan saat ini warga Papua, khususnya Paniai, sedang berduka terkait kasus penembakan warga. 
“Rakyat Papua sedang berduka karena pembantaian di Paniai, sedangkan Jokowi ingin merayakan Natal di Jayapura dengan habiskan dana puluhan miliar. Damai apa yang Jokowi mau bawa? Kami dengan tegas menolak kedatangan Jokowi di Papua,” kata Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Papua, Pdt. Dr. Benny Giay.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir Makin Parah, Warga Bengkalis Resah

Jakarta, Aktual.co — Masyarakat Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mulai terancam kehidupan sehari-harinya akibat bencana banjir yang melanda di daerah setempat.
“Sejumlah kecamatan terendam banjir, khususnya Kecamatan Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, yang kondisinya parah tergenang air, dan membuat beberapa jalan utama terputus,” kata Kepala Dusun simpang tiga, Desa Ketamputih, Bengkalis, Muhammad Nur di Bengkalis, Sabtu (27/12).
Jalan utama Desa Pematang Duku menuju Desa Ketamputih terendam banjir dengan ketinggian melebihi satu meter. Banjir yang terjadi sejak Selasa (23/12) juga merendam rumah, sekolah, posyandu dan kantor desa setempat.
Banjir mengakibatkan sebagian warga yang tinggal di Dusun Desa ketamputih terpaksa mengungsi di rumah keluarga yang tidak terkena banjir, hingga sejumlah barang berharga ditinggalkan.
“Penduduk setempat mengungsi di rumah keluarganya dan ada yang membuat panggung di rumahnya menunggu air surut, kondisi seperti ini membuat sejumlah warga merasa sedih,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kampung Pulo Terendam Banjir

Tim SAR mengevakuasi warga korban banjir luapan kali Ciliwung di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (27/12/2014). Kampung Pulo kembali terendam banjir setinggi 2,5 meter. Banjir tersebut merendam 8 rukun warga yang terdiri atas 55 rukun tetangga, 2.899 keluarga dengan 7.809 jiwa terkena dampak banjir ini. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Naik, Permukaan Air Sungai Ciberang-Ciujung

Jakarta, Aktual.co — Permukaan Sungai Ciberang-Ciujung di Kabupaten Lebak, Banten, naik, setelah diguyur hujan,Sabtu (27/12), sejak pukul 06.10 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
“Meskipun terjadi kenaikan permukaan air Sungai Ciberang-Ciujung, tetapi masih normal (siaga II) dengan ketinggian 190 sentimeter dan debit air 188 m3 per detik,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi, di Lebak.
Menurut dia, sebelumnya permukaan air Sungai Ciberang-Ciujung dengan ketinggian 145 sentimeter dan debit air 165 m3. Selama ini, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan ancaman banjir dan longsor.
Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi berpotensi banjir dan longsor. Untuk antisipasi bencana ini, pihaknya menjalin koordinasi dengan BMKG sehingga frekuensi curah hujan bisa tepantau.
Selain itu juga menjalin kerja sama dengan TNI, Polri, Dinkes, PMI, Relawan dan Disnakersos. Dengan demikian, penanggulangan bencana banjir dan longsor dapat ditangani sebaik mungkin untuk menekan resiko korban jiwa.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain