14 April 2026
Beranda blog Halaman 40488

Polres Tangerang Tingkatkan Razia Minuman Keras Jaleng Tahun Baru

Jakarta, Aktual.co — Polres Metro Tangerang meningkatkan operasi ke sejumlah tempat terhadap peredaran minuman keras jelang pergantian tahun baru 2015.
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kompol Juang Andi Prianto mengatakan, operasi rutin tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi gangguan keamanan akibat adanya minuman keras di kalangan masyarakat.
Apalagi, akibat pesta minuman keras telah menyebabkan korban jiwa di beberapa daerah dan menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kita akan terus melakukan operasi rutin terhadap peredaran minuman keras. Apalagi jelang pergantian tahun baru ini,” kata dia di Tangerang, Jumat (26/12). 
Polres Metro Tangerang sebelumnya telah memusnahkan sebanyak tiga ribu botol minuman keras yang diperoleh dari berbagai hasil razia.
Ribuan botol minuman keras tersebut merupakan hasil razia yang dilakukan petugas selama kurun waktu satu bulan jelang Natal dan Tahun Baru.
Bahkan, dari beberapa miras yang disita petugas, ada yang dioplos dan sangat berbahaya bila dikonsumsi. “Minuman keras oplosan sangat berbahaya karena telah menelan jiwa di beberapa daerah.”
Selain itu, pemusnahan minuman keras pun sebagai dukungan terhadap aturan Pemerintah Kota Tangerang yakni Perda No 7/2005 tentang larangan peredaran minuman keras.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Aksi Dua Pemerkosa WN Tingkok Sempat Terekam CCTV Hotel

Jakarta, Aktual.co — Terungkapnya pelaku pemerkosaan terhadap Warga Negara Tiongkok SY alias ZZ di Bandara Internasional Cengkareng lantaran terekam dalam CCTV hotel dimana menjadi lokasi pemerkosaan itu.
“Wanita ini dibawa oleh dua petugas Avsec (Aviation Security) ke Hotel Pop di sekitar kawasan Bandara, di CCTV resepsionis hotel memang tampak satu dan dua petugas Avsec,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/12).
Rikwanto mengatakan, dalam rekaman CCTV tersebut, kedua pelaku yang berinisial R dan B, tampak memesankan kamar untuk korban yang memang tidak bisa berbahasa Indonesia.
“Saat reservasi itu tidak terlihat ada tanda kekerasan terhadap wanita tersebut ataupun intimidasi dan ajakan dengan kekerasan.”
Dalam CCTV tersebut terlihat jelas kamar hotel yang dipesan, dibayar oleh R, setelah melakukan pembayaran, kata Rikwanto, lantas ketiganya naik ke lantai 6, ruang 617.
“Selanjutnya di dalam kamar terjadi persetubuhan tersebut.”
Diketahui sebelumnya korban ditemukan oleh petugas bandara dalam keadaan linglung dan mengaku telah diperkosa. Mendapat laporan tersebut, petugas lantas mengantarkan korban ke Polresta Bandara Soetta.
Pihak Polresta Bandara Cengkareng kini telah berhasil membekuk kedua pelaku yang merupakan petugas Avsec,dua pelaku tersebut berinisial R (26) dan B (32).
“Benar bahwa Polresta Bandara Soekarno-Hatta telah mengamankan 2 orang oknum petugas Avsec (Aviation Security) BSH,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandara Cengkareng, AKP Azhari Kurniawan saat dihubungi, Jumat (26/12).
“Kedua tersangka dikenakan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mabes Polri Telusuri Video Ancaman ISIS

Jakarta, Aktual.co — Kelompok Islam State of Iraq and Syria (ISIS) kini telah menebar ancaman dengan mengunggah video melalui situs Youtube. Kali ini yang diancam adalah Polri, TNI dan Banser Nadhlatul Ulama.
Video yang di unggah pada 24 Desember 2014 itu diberi judul Ancaman Wahabi terhadap Polisi, TNI, Densus 88 dan Banser dengan durasi 4.10 menit.
Mabes Polri pun tak tinggal diam. Video itu tengah ditelusuri untuk mengetahui siapa pembuat dan motifnya membuat.
“Yang di video itu bisa siapa saja yang buat. Kita lakukan upaya penelusuran untuk bisa menuntaskan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jumat (26/12).
Agus mengatakan, dengan adanya vidoe itu Polri akan terus meningkatkan kewaspadaan. “Kapolri Jenderal Sutarman dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan kepada jajaran agar selalu waspada.”
Dia menegaskan, jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan. Setiap informasi apapun yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat sudah diantisipasi Polri. 
“Jangan terpengaruh isu-isu ini. Kita waspada amankan diri. Mudah-mudahan itu tidak terwujud.”
Antisipasi yang dilakukan antara lain dengan mengimbau anggota yang bertugas di pos jaga lebih aktif mengawasi lingkungan. Agus pun meminta masyarakat tak segan-segan memberi informasi kepada Polri. 
“Info yang berkembang disampaikan pada kita. Termasuk diarahkan kepada aparat kepolisian,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kepolisian Bantah Hambat Kinerja Menteri Susi

Jakarta, Aktual.co — Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengadu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lantaran adanya beberapa institusi yang tidak mendukung kinerjanya dalam memberantas pencurian ikan di perairan Indonesia. 
Salah satu institusi yang dianggap tidak mendukung adalah Kepolisian. Menanggapi hal tersebut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Inspektur Jenderal Ronny Frankie Sompie membantah hal tersebut.
“Indikatornya apa yang menyebut kami menghambat, justru kami sering membantu nelayan dan melindungi dari aksi pencurian ikan oleh asing,” kata Ronny saat dihubungi.
Ronny menyebut, apa yang disampaikan oleh Ketua KPK Araham Samad tidaklah benar, apalagi terkait komitmen terhadap penandatanganan deklarasi bersama KPK soal perlindungan terhadap sumber daya laut Indonesia.
“Bu Susi , juga sudah tau bagaimana kinerja Polair, kami sudah banyak menindak pelaku pencurian juga bersama TNI, dan Bakamla,”  kata dia.
Sebelumnya, pada Rabu (24/12) Susi mendatangi Gedung KPK, disampaikan oleh Samad, tujuan kedatangan Susi adalah melakukan koordinasi bersama KPK soal pencurian ikan, dalam kesempatan tersebut, kata Samad, Susi juga menyampaikan soal minimnya dukungan dari beberapa pihak dalam mengatasi pencurian ikan.
Kepolisian dan TNI merupakan dua institusi yang disebut oleh Samad tidak mendukung kinerja Susi, padahal sebelumnya kedua institusi tersebut telah menandatangani deklarasi bersama untuk melindungi sumber daya laut bersama KPK.
“Saya ingin menegaskan bahwa pihak yang terkait dalam komitmen bersama untuk segera merealisasikan penyelamatan sumber daya alam, konkritnya pihak-pihak terkait, TNI, Kepolisian harus mendukung memberikan dukungan kuat, memberikan support kuat kepada Kementrian Kelautan dan Perikanan,” kata Samad.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mabes Polri Catat Korban Tewas 51 Orang Dua Hari Operasi Lilin

Jakarta, Aktual.co — Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, sebanyak 51 orang meninggal dunia hingga hari kedua pelaksanaan Operasi Lilin 2014. 
“Korban meninggal hari pertama 24 orang, hari kedua 27 orang,” kata Kombes Pol Agus Rianto, di Jakarta, Jumat (26/12).
Sementara korban luka berat tercatat sebanyak 53 orang dan korban luka ringan sebanyak 291 orang. Menurut Agus, kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas didominasi oleh sepeda motor. Hal ini terlihat dari sebanyak 451 kecelakaan, 288 kasus melibatkan sepeda motor.
Dia pun mengimbau agar para pengendara motor lebih berhati-hati dan waspada agar tidak jatuh korban lebih banyak. “Tingkat keselamatan pengguna motor sangat riskan. Tingkatkan kewaspadaan baik untuk perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh,” kata dia.
Dalam dua hari pertama operasi ini, sebanyak 17.616 pengendara dikenakan tilang, sementara sebanyak 12.870 pengendara hanya mendapatkan teguran. Dalam dua hari operasi, terjadi 237 kasus kriminalitas dengan lima kasus yang menonjol yakni 6 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 15 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 3 kasus curas dengan senjata api, 15 kasus penganiayaan berat dan 12 kasus curanmor.
Sementara beberapa polda dengan tingkat gangguan kriminalitas tertinggi hingga hari kedua Operasi Lilin 2014 yakni Polda Jawa Timur sebanyak 39 kasus, Polda Jawa Tengah 16 kasus, Polda Metro Jaya 14 kasus, Polda Sulawesi Selatan 10 kasus dan Polda Bali 11 kasus.
Meski demikian, hingga hari kedua pelaksanaan Operasi Lilin 2014 secara keseluruhan berlangsung kondusif. “Hari pertama dan hari kedua kami sampaikan secara umum situasi pengamanan Natal masih kondusif.”
Dalam Operasi Lilin 2014 yang digelar sejak 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015, diterjunkan sebanyak 165.337 personel gabungan yang terdiri dari 80.560 anggota Polri, 19.581 anggota TNI serta 65.196 orang dari berbagai instansi dan mitra kamtibmas.
Para petugas tersebut akan ditempatkan pada 1.767 pos pengamanan dan 603 pos pelayanan di berbagai wilayah di Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Nilai Impor Besi dan Baja Alami Penurunan

Jakarta, Aktual.co — Nilai impor besi dan baja Sumatera Utara sampai Oktober 2014 mengalami penurunan hingga 32,66 persen akibat masih lemahnya permintaan, khusus di sektor properti.
“Kalau pada periode Januari-Oktober 2013 nilai impor besi dan baja masih sebesar 240,659 juta dolar AS, pada periode sama tahun ini tinggal 162,055 juta dolar AS,” kata  kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Wien Kusdiatmono.Wien Kusdiatmono di Medan, Jumat (26/12).
Dia menilai, penurunan nilai impor terjadi di beberapa bulan, khususnya awal tahun karena relatif banyak proyek pembangunan yang berjalan. “Jadi, meski pada bulan Oktober sudah ada penaikan hingga 25,52 persen dari September atau 21,793 juta dolar AS, belum bisa mendongkrak impor golongan barang tersebut.”
Penurunan impor besi dan baja yang menurut dia lumayan besar menjadi salah satu penyebab turunnya impor Sumut secara keseluruhan pada tahun ini. Total nilai impor Sumut hingga Oktober turun 2,63 persen atau menjadi 4.246 miliar dolar AS dari periode sama tahun lalu yang sempat sebesar 4,361 miliar dolar AS.
Menurut Tomi Wistan, pengembang di Sumut, nilai impor besi yang mengalami penurunan itu diduga dampak masih lemahnya proyek pembangunan properti pada tahun ini.
“Ada prediksi pertumbuhan properti tahun ini tidak sampai 10 persen dari 2013. Padahal, biasanya rata-rata pertumbuhan properti Sumut sebesar 15-20 persen per tahun.”
Permintaan properti yang melemah, lanjut dia, akibat kemampuan membeli masyarakat berkurang. “Krisis ekonomi jelas memengaruhi jual-beli barang material pembangunan, termasuk besi,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain