7 April 2026
Beranda blog Halaman 40527

Sofyan Sebut PLN dan BRI Memiliki Banyak Kesamaan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah telah resmi menunjuk Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sofyan Basri sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) menggantikan Nur Pamudji. Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno yang didampingi oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

Meskipun banyak kalangan menilai langkah Sofyan terbilang nekat dan banting setir. Pasalnya Sofyan berlatar belakang Bankir, kini harus mengemban jabatan tertinggi di PLN dan berkutat di sektor energi.

Kendati demikian, Sofyan justru menganggap ada kesamaan antara BRI dengan PLN. Menurutnya, keduanya memiliki jangkauan layanan yang luas hingga ke pelosok daerah.

“Luas bentang kendali BRI dan PLN itu sama, dari Sabang sampai Merauke,” kata Sofyan dalam konferensi persnya di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12).

Sofyan menambahkan, tidak hanya itu, jumlah pegawai BRI dengan PLN pun dianggap hampir sama.

“Pegawainya ada 125 ribu orang, hampir sama. Jumlah kantor pun hampir sama,” sebutnya.

Maka dari itu, Sofyan berjanji akan memperbaiki segala kekurangan yang ada di kepemimpinan PLN sebelumnya.

“Memang dari direksi sebelumnya ada beberapa kekurangan, dan itu akan kita perbaiki,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mantan Ketua DPRD DKI Belum Kembalikan Mobil Dinas

Jakarta, Aktual.co —Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014, Ferrial Sofyan ternyata belum kembalikan mobil dinas. Padahal masa jabatannya sudah habis per Juni 2014. Meski saat ini dia jadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Sedangkan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dalam waktu dekat akan melelang mobil dinas eks pimpinan dan anggota dewan periode lalu.
“Nah itu ternyata BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah) menyatakan belum. Nah nanti kalau diperintahkan ditarik ya kita akan tarik,” kata Sekretaris Dewan Mangara Pardede, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (23/12).
Mangara mengaku sudah menyurati Ferrial untuk segera mengembalikan mobil dinas. Namun mobil Toyota Land Cruiser itu hingga kini belum juga dikembalikan. 
“Kita sudah lama kok kasih batas waktu pengembaliannya,” ungkapnya.
Dituturkan Mangara, saat ini mobil dinas eks DPRD 2009-2014 yang sudah terkumpul adalah 88 mobil dari total 89 buah. Alhasil tinggal ferial saja yang belum kembalikan.
Mobil-mobil yang saat ini terparkir di halaman dan parkiran basement dua DPRD DKI, selanjutnya akan diserahkan ke BPKD untuk dilelang.
“Sudah semua, hanya yang satu itu saja belum, nanti kalau mau ditarik BPKD ya di kita serahkan,mungkin 50 (mobil ) dulu. Kan kita juga kepenuhan parkirnya,” ucap Mangara.
Saat ini lima mobil dinas untuk lima pimpinan DPRD DKI periode 2014-2019 sudah disiapkan, terparkir di halaman Gedung DPRD DKI.

Artikel ini ditulis oleh:

Tingkatkan Penerimaan Pajak, DPRD DKI Minta Pembayaran Online Dimaksimalkan

Jakarta, Aktual.co —Demi menggenjot pendapatan DKI, DPRD meminta pembayaran pajak lewat sistem online digencarkan di 2015.
Sekretaris Komisi B DPRD DKI, Very Yonnevil menilai belum maksimalnya penerapan pajak online, jadi penyebab defisit pendapatan DKI di 2014 hingga Rp 12 triliun. 
Kata dia, di DKI ada sekitar 6.000 wajib pajak. Yang belum membayar melalui sistem online ada 2.000. “Sebagian adalah hotel dan tempat hiburan,” ujar politisi Hanura itu, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (23/12).
Di tahun 2014, realisasi pemasukan pajak dari hotel, tempat hiburan, dan rumah makan di DKI hanya sebesar Rp500 miliar. Sedangkan target di 2015 harus tembus satu triliun rupiah. Untuk itu, kata Very, agar target tercapai maka di tahun 2015 sistem online sudah harus dipakai. 
Namun, dia tak memungkiri persoalan rendahnya pemasukan pajak  pengusaha hotel dan bisnis hiburan tak hanya disebabkan pembayaran lewat sistem online saja.
“Para pengelola tempat hiburan misalnya mengeluhkan harus mengeluarkan pajak lain, selain pajak yang harus dikeluarkan ke Pemprov DKI. Anda tahu pajak apa yang dimaksud, nah ini yang sedang kami cari solusinya,” ungkapnya.
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya juga sudah mempersoalkan rendahnya penerimaan pajak DKI 2014. Diperkirakan hanya capai 85 persen dengan total target penerimaan sebesar Rp32,5 triliun.
Untuk rendahnya penerimaan pajak di sektor restoran, hiburan dan hotel, Ahok menuding ada oknum yang ‘main’. 
“Yang masalah restoran, hiburan dan hotel nggak tercapai,” ujar dia, November lalu.
Rendahnya penerimaan pajak reklame juga jadi sorotannya. Hingga 5 November, DKI hanya mendapat Rp 668 miliar. Padahal targetnya mencapai Rp 2,5 triliun. 

 

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Resmi Tunjuk Bos Bank BRI Pimpin PLN

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah telah resmi menunjuk Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sofyan Basri sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) menggantikan Nur Pamudji. Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno yang didampingi oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

“Perlu saya sampaikan bahwa tadi malam kami sudah menandatangani pada RUPSLB untuk menunjuk Dirut baru dan beberapa direksi serta presiden komisaris juga beberapa komisaris baru. Sehingga kami menunjuk Sofyan Basir menjadi Dirut dan Chandra Hamzah menjadi Preskom,” kata Rini dalam konferensi persnya di Kemernterian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12) malam.

Rini mengatakan, Pemerintah dituntut melakukan beberapa perbaikan di PLN. Khususnya pada Musrenbangnas kemarin, di mana kepala daerah mengeluhkan krisis listrik di daerahnya masing-masing.

“PLN ini akan menjadi ujung tombak pembangunan, tanpa listrik kita tidak bisa membangun. Listrik menjadi prioritas utama,” ujar Rini.

Jajaran direksi PLN selengkapnya adalah sebagai berikut:

Sofyan Basir (Dirut PLN)
Sarwono Sudarto (Direktur)
Nicke Widyawati (Direktur)
Murtaqi Syamsuddin (Direktur)
Nasri Sebayang (Direktur)
Amir Rosidin (Direktur)

Sedangkan untuk posisi Dewan Komisaris, Pemerintah menunjuk:

Chandra Hamzah (Komisaris Utama)
Budiman (Komisaris)
Hasan Bisri (Komisaris)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

479 TKI Bermasalah di Malaysia Dipulangkan Ke Tanah Air

479 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dari Malaysia tiba di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa (23/12/2014). Pemerintah memulangkan sebanyak 1197 TKI ilegal dari Malaysia menggunakan lima pesawat Hercules milik TNI AU. AKTUAL/MUNZIR

Surat Kaleng Ancaman Bom Saat Natal, Polrestabes Semarang Tingkatkan Keamanan

Semarang, Aktual.co — Surat kaleng berturut-turut sejak 2012 lalu yang pernah dikirimkan seorang pria yang mengaku bernama Badri ke Gereja Katedral di Jalan Dr Soetomo, Semarang, menjadi ancaman pada perayaan Natal.
Surat berisi ancaman peledakan bom di gereja tersebut menjadi antisipasi pihak Kepolisian, seperti halnya pada pengawasan Perayaan Natal tahun sebelumnya.
“Tertulis nama pengirim dalam surat itu bernama Badri, warga Jalan Pamularsih Semarang. Selama dua tahun berturut-turut, yakni 2012 dan 2013, nama pengirimnya sama,” ungkap seorang sumber di Mapolrestabes Semarang, Selasa (23/12).
Pihak Kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait siapa yang mengirim surat ancaman tersebut. 
“Ada nama Badri, warga Pamularsih, tapi setelah diselidiki tidak menunjukkan adanya indikasi ke arah situ. Itu nama fiktif,” terang sumber tersebut.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, apapun bentuk ancaman yang meresahkan, entah melalui surat atau dalam bentuk lain, itu termasuk teror. 
“Dalam catatan kami memang ada (nama Badri) tahun lalu,” kata dia.
Djihartono menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengamanan terkait dimungkinkannya ancaman serupa. 
Sebanyak 291 gereja di Kota Semarang akan mendapatkan pengawasan ketat oleh tim Polrestabes Semarang. Gereja-gereja tersebut akan disterilkan dari ancaman bom yang meresahkan, sehingga para jemaat bisa menjalankan ibadah dengan hikmat. 
“Sterilisasi itu sudah menjadi Protap (prosedur tetap, Red). Nanti melibatkan Jibom (penjinak bom) yang akan diserahterimakan. Besok kami cek,” ujar Djihartono.
Sebagaimana diketahui, sejumlah aksi teror di tahun lalu juga terjadi. Di antaranya teror bom molotov di Pos Polisi Lalu Lintas, di Jalan Kaligawe, Genuk Semarang, Senin (16/9/2013). Seorang laki-laki yang diduga pelaku sempat terekam di CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
Begitupun di tahun 2012 silam, ancaman bom juga sempat terjadi di kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Minggu malam (22/4/2012). Ancaman tersebut berupa penemuan benda mencurigakan yang dicurigai sebagai bom.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain