6 April 2026
Beranda blog Halaman 40598

Pagi Ini, Sidang Korupsi Farmasi USU Digelar di Pengadilan Tipikor Medan

Jakarta, Aktual.co — Sidang perkara tersangka ‘AH’, dugaan korupsi pengadaan peralatan farmasi lanjutan di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2010 senilai Rp14 miliar akan digelar di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (22/12).

Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, Nelson J Marbun, Minggu mengatakan sidang kasus tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan di institusi hukum itu.

Menurut dia, sidang tersangka AH, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek peralatan di Fakultas Farmasi USU, mendapat pengawalan dan diharapkan berlangsung tertib, aman lancar, serta tidak ada kendala.

“Berkas perkara kasus korupsi itu, diterima dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Jumat (12/12) siang,” ujar Nelson.

Dia menyebutkan, berkas korupsi tersebut diserahkan kepada Ketua PN Medan untuk diteliti dan ditunjuk majelis hakim yang mengadili perkara itu.

“Kasus perkara korupsi tersebut akan dihadiri para pengunjung dan masyarakat di Kota Medan,” kata Nelson.

Tersangka ‘AH’, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I A Tanjung Gusta Medan, sejak Senin (10/11).

Tersangka ‘AH’ dijerat dengan Pasal 1, 2 ayat 1 jo Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Kasus korupsi ini ditangani oleh Kejagung sebagai penyidik awal.

Sebelum ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan, tersangka AH telah menjalani penahanan di Rutan Salemba, Jakarta oleh Kejagung.

Proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010, dengan pagu anggaran Rp25 miliar. Pelaksana proyek itu adalah PT Exatech Technologi Utama, dengan nilai kontrak Rp24.357.000.000.

Waktu pelaksanaan 120 hari, terhitung 1 April hingga 30 Juli 2010. Akibat perbuatan tersangka, negara diduga mengalami kerugian hingga Rp7.116.436.425.

Tersangka ‘AH’, diduga juga terlibat kasus korupsi pengadaan peralatan farmasi lanjutan di Fakultas Farmasi USU tahun 2010. Di mana proyek ini dikerjakan oleh PT Sean Hulbert Jaya, dengan nilai anggaran Rp14.770.184.000.

Artikel ini ditulis oleh:

Pagi Ini, Sidang Korupsi Farmasi USU Digelar di Pengadilan Tipikor Medan

Jakarta, Aktual.co — Sidang perkara tersangka ‘AH’, dugaan korupsi pengadaan peralatan farmasi lanjutan di Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) tahun 2010 senilai Rp14 miliar akan digelar di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (22/12).

Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, Nelson J Marbun, Minggu mengatakan sidang kasus tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan di institusi hukum itu.

Menurut dia, sidang tersangka AH, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek peralatan di Fakultas Farmasi USU, mendapat pengawalan dan diharapkan berlangsung tertib, aman lancar, serta tidak ada kendala.

“Berkas perkara kasus korupsi itu, diterima dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, Jumat (12/12) siang,” ujar Nelson.

Dia menyebutkan, berkas korupsi tersebut diserahkan kepada Ketua PN Medan untuk diteliti dan ditunjuk majelis hakim yang mengadili perkara itu.

“Kasus perkara korupsi tersebut akan dihadiri para pengunjung dan masyarakat di Kota Medan,” kata Nelson.

Tersangka ‘AH’, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I A Tanjung Gusta Medan, sejak Senin (10/11).

Tersangka ‘AH’ dijerat dengan Pasal 1, 2 ayat 1 jo Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Kasus korupsi ini ditangani oleh Kejagung sebagai penyidik awal.

Sebelum ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan, tersangka AH telah menjalani penahanan di Rutan Salemba, Jakarta oleh Kejagung.

Proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2010, dengan pagu anggaran Rp25 miliar. Pelaksana proyek itu adalah PT Exatech Technologi Utama, dengan nilai kontrak Rp24.357.000.000.

Waktu pelaksanaan 120 hari, terhitung 1 April hingga 30 Juli 2010. Akibat perbuatan tersangka, negara diduga mengalami kerugian hingga Rp7.116.436.425.

Tersangka ‘AH’, diduga juga terlibat kasus korupsi pengadaan peralatan farmasi lanjutan di Fakultas Farmasi USU tahun 2010. Di mana proyek ini dikerjakan oleh PT Sean Hulbert Jaya, dengan nilai anggaran Rp14.770.184.000.

Artikel ini ditulis oleh:

Cyrus: Parpol Pendukung Jokowi-JK akan Obok-obok Pemerintahan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintahan Jokowi-JK miskin dukungan politik di parlemen, meskipun dukungan publik masih tinggi. Demikian disampaikan CEO Cyrus Network Hasan Nasbi saat rilis survei di Jakarta Selatan, Minggu (21/12).
Dengan demikian, kata Hasbi, pemerintahan Jokowi-JK rentan diobok-obok oleh parlemen, sekalipun dengan partai pendukungnya dalam beberapa tahun ke depan.
“Bulan madu pemerintahan Jokowi-JK tak sampai dua tahun, sebab tahun berikutnya sudah memikirkan pemilu,” ungkapnya. 
Oleh sebab itu, akan menyulitkan pemerintahan Jokowi ke depannya, terutama saat harus berhadapan dengan DPR RI. “Di negara manapun, pemerintahan yang tak mendapat support mayoritas akan jadi pemerintahan yang terisolasi,” sergahnya.
Sementara itu, Jokowi-JK juga dianggap tidak mempunyai kontrol yang efektif terhadap partai politik (parpol) yang ada di Indonesia, “PDIP dikontrol Megawati, Pak JK tidak punya kontrol efektif juga terhadap Golkar,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Cyrus: Parpol Pendukung Jokowi-JK akan Obok-obok Pemerintahan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintahan Jokowi-JK miskin dukungan politik di parlemen, meskipun dukungan publik masih tinggi. Demikian disampaikan CEO Cyrus Network Hasan Nasbi saat rilis survei di Jakarta Selatan, Minggu (21/12).
Dengan demikian, kata Hasbi, pemerintahan Jokowi-JK rentan diobok-obok oleh parlemen, sekalipun dengan partai pendukungnya dalam beberapa tahun ke depan.
“Bulan madu pemerintahan Jokowi-JK tak sampai dua tahun, sebab tahun berikutnya sudah memikirkan pemilu,” ungkapnya. 
Oleh sebab itu, akan menyulitkan pemerintahan Jokowi ke depannya, terutama saat harus berhadapan dengan DPR RI. “Di negara manapun, pemerintahan yang tak mendapat support mayoritas akan jadi pemerintahan yang terisolasi,” sergahnya.
Sementara itu, Jokowi-JK juga dianggap tidak mempunyai kontrol yang efektif terhadap partai politik (parpol) yang ada di Indonesia, “PDIP dikontrol Megawati, Pak JK tidak punya kontrol efektif juga terhadap Golkar,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Hasil Temuan Arkeolog Terbaru dari Situs Warisan Dunia Stonehenge

Jakarta, Aktual.co — Para Arkeolog mempelajari peninggalan reruntuhan Stonehenge dan sekitarnya. Mereka mengatakan, sudah menggali sisa-sisa rerentuhan tersebut yang merupakan tempat tinggal (perkemahan) kuno pada 6.000 tahun silam, dimana temuan tersebut merupakan kajian ulang tentang prasejarah Inggris.

“Ini adalah penemuan paling penting dan berharga di Stonehenge, dari sejarah lebih dari 60 tahun lalu,” kata Profesor Tim Darvill, seorang arkeolog, dari Bournemouth University dan ahli Stonehenge yang tidak terlibat langsung dalam penemuan baru itu, kepada Telegraph.

Tim kembali mengatakan kepada The Huffington Post dalam surat elektronik-nya, bahwa penemuan tersebut menyangkal teori sebelumnya, bahwa “Stonehenge dibangun dalam lanskap wilayah yang tidak banyak dihuni oleh manusia sebelum sekitar 3000 SM”.

Namun demikian, para ilmuwan beradu pendapat terkait penemuan tersebut. Mereka juga kecewa tentang rencana pemerintah Inggris Raya yang berencana ingin mendirikan terowongan baru di bawah Stonehenge.

Penemuan itu dilakukan dengan menggali terowongan dari Blick Mead, sebuah situs sejauh 1,5 km dari Stonehenge. Peneliti kemudian menemukan reruntuhan bebatuan dari masa lampau 4.000 SM. Dan, bukti “terstruktur”. Berdasarkan pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh Universitas. Mereka juga menggali batu dan tungku bakar beserta sisa abu kayu, serta sisa-sisa alat memasak- ternak kuno yang berfungsi sebagai tempat makanan kuno bagi pemburu dan pengembara

Tetapi, para peneliti berencana akan menganalisa lebih jauh terkait artefak. Mereka (ilmuwan) khawatir pembangunan terowongan bisa merusak situs dan berdampak terhadap pekerjaan mereka.

“Blick Mead bisa menjelaskan tentang pertanyaan arkeolog yang telah mencari selama berabad-abad – jawaban kisah masa lalu Stonehenge,” ujar David Jaques dari University of Buckingham, arkeolog yang menemukan reruntuhan bebatuan tersebut, kepada The Guardian.

“Tapi satu-satunya kesempatan kami untuk mencari tahu tentang awal mula sejarah Inggris bisa rusak jika terowongan tetap berjalan ke depannya.”

Untuk diketahui,  monumen prasejarah, Stonehenge, terdiri dari batu berdiri melingkar, yang terletak delapan km sebelah utara dari Salisbury, Inggris. Situs tersebut terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia sejak tahun 1986 silam.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Hasil Temuan Arkeolog Terbaru dari Situs Warisan Dunia Stonehenge

Jakarta, Aktual.co — Para Arkeolog mempelajari peninggalan reruntuhan Stonehenge dan sekitarnya. Mereka mengatakan, sudah menggali sisa-sisa rerentuhan tersebut yang merupakan tempat tinggal (perkemahan) kuno pada 6.000 tahun silam, dimana temuan tersebut merupakan kajian ulang tentang prasejarah Inggris.

“Ini adalah penemuan paling penting dan berharga di Stonehenge, dari sejarah lebih dari 60 tahun lalu,” kata Profesor Tim Darvill, seorang arkeolog, dari Bournemouth University dan ahli Stonehenge yang tidak terlibat langsung dalam penemuan baru itu, kepada Telegraph.

Tim kembali mengatakan kepada The Huffington Post dalam surat elektronik-nya, bahwa penemuan tersebut menyangkal teori sebelumnya, bahwa “Stonehenge dibangun dalam lanskap wilayah yang tidak banyak dihuni oleh manusia sebelum sekitar 3000 SM”.

Namun demikian, para ilmuwan beradu pendapat terkait penemuan tersebut. Mereka juga kecewa tentang rencana pemerintah Inggris Raya yang berencana ingin mendirikan terowongan baru di bawah Stonehenge.

Penemuan itu dilakukan dengan menggali terowongan dari Blick Mead, sebuah situs sejauh 1,5 km dari Stonehenge. Peneliti kemudian menemukan reruntuhan bebatuan dari masa lampau 4.000 SM. Dan, bukti “terstruktur”. Berdasarkan pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh Universitas. Mereka juga menggali batu dan tungku bakar beserta sisa abu kayu, serta sisa-sisa alat memasak- ternak kuno yang berfungsi sebagai tempat makanan kuno bagi pemburu dan pengembara

Tetapi, para peneliti berencana akan menganalisa lebih jauh terkait artefak. Mereka (ilmuwan) khawatir pembangunan terowongan bisa merusak situs dan berdampak terhadap pekerjaan mereka.

“Blick Mead bisa menjelaskan tentang pertanyaan arkeolog yang telah mencari selama berabad-abad – jawaban kisah masa lalu Stonehenge,” ujar David Jaques dari University of Buckingham, arkeolog yang menemukan reruntuhan bebatuan tersebut, kepada The Guardian.

“Tapi satu-satunya kesempatan kami untuk mencari tahu tentang awal mula sejarah Inggris bisa rusak jika terowongan tetap berjalan ke depannya.”

Untuk diketahui,  monumen prasejarah, Stonehenge, terdiri dari batu berdiri melingkar, yang terletak delapan km sebelah utara dari Salisbury, Inggris. Situs tersebut terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia sejak tahun 1986 silam.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain