1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41034

Pakar Kesehatan: Penderita HIV atau AIDS Miliki Harapan Hidup

Jakarta, Aktual.co — Penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) masih memiliki harap hidup yang sama dengan manusia lainnya, kata pakar HIV/AIDS dr Joni kiswanto MKM.

“Penderita HIV/AIDS masih memiliki harapan hidup lama, jika mengkonsumsi obat untuk mempertahankan kekebalan tubuh pada manusia,” kata Joni yang juga anggota KPA Sumbar ketika menjadi narasumber dalam seminar HIV/AIDS yang dilaksanakan oleh Pemkot Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (08/12).

Dia mengatakan, penderita virus HIV/AIDS bisa berobat secara rutin, sama halnya dengan penyakit yang mematikan lainnya.

“Untuk apa takut, selagi masih mengkonsumsi obat untuk mempertahankan kekebalan tubuh, manusia akan bisa bertahan hidup,” katanya.

Malahan, kata dia, masih ada jenis penyakit yang lebih berbahaya dari HIV/AIDS yang bisa merenggut nyawa manusia lebih cepat dari penderita HIV/AIDS.

“Seperti penyakit jantung dan kanker, penyakit ini lebih berbahaya dari pada HIV/AIDS,” katanya.

Maka dari itu bagi penderita HIV/AIDS, katanya, tidak usah takut dengan jenis penyakit tersebut, karena harapan hidup lebih lama masih ada.

Proses penularan penyakit HIV/AIDS tersebut, katanya, penyebab utamanya adalah melalui hubungan seks bebas dan melalui jarum suntik narkoba yang terpakai secara bersamaan atau bergantian oleh dua orang yang berlainan atau lebih.

Adapun cara mencegah agar tak tertular atau terjangkit penyakit HIV/AIDS tersebut, menurutnya, diantaranya adalah dengan cara menghindari tempat-tempat yang beresiko berjangkitnya HIV/AIDS, seperti lokasi pelacuran dan hindari penyalahgunaan narkoba, seperti pemakaian jarum suntik yang bersamaan.

“Yang paling penting lainya adalah tetap setia dengan pasangan anda masing masing atau “sex save” dan jangan sekali kali terlibat seks bebas,” katanya.

Penyakit HIV/AIDS sendiri, jelasnya, merupakan sebuah infeksi penurunan sistem kekebalan tubuh manusia atau seseorang yang disebabkan oleh virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus (HIV).

HIV, imbuhnya, menyebabkan Acquired Immuno Deficiency Syndrome atau AIDS yang merusak sistem sel-sel jaringan kekebalan tubuh manusia hingga membuat tubuhnya rentan dan dengan mudah terkena penyakit. Walau itu penyakit ringan sekalipun, seperti flu, batuk dan pilek.

Salah seorang peserta seminar Erni menyebutkan, kegiatan yang dilakukan oleh Pemkot Padang Panjang tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Meski kami sudah ada belajar dibidang kesehatan, namun ilmu cara penanggulangan HIV/AIDS perlu diketahui, sehingga bisa terbebas dari penyakit yang mematikan tersebut,” katanya.

Seminar yang berlangsung di Hall lantai tiga bali Kota Padang Panjang tersebut diikuti sekitar 150 orang yang terdiri mahasiswa dari enam perguruan tinggi yakni Akademi Perawat (Akper) Nabila, Akademi Kebidanan (Akbid), Institut Seni Indonesia, Sekolah Tinggi Agama Islam Imam Bonjol, STIKP Muhammadiyah dan Diniyyah Putri.

Artikel ini ditulis oleh:

Pakar Kesehatan: Penderita HIV atau AIDS Miliki Harapan Hidup

Jakarta, Aktual.co — Penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) masih memiliki harap hidup yang sama dengan manusia lainnya, kata pakar HIV/AIDS dr Joni kiswanto MKM.

“Penderita HIV/AIDS masih memiliki harapan hidup lama, jika mengkonsumsi obat untuk mempertahankan kekebalan tubuh pada manusia,” kata Joni yang juga anggota KPA Sumbar ketika menjadi narasumber dalam seminar HIV/AIDS yang dilaksanakan oleh Pemkot Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (08/12).

Dia mengatakan, penderita virus HIV/AIDS bisa berobat secara rutin, sama halnya dengan penyakit yang mematikan lainnya.

“Untuk apa takut, selagi masih mengkonsumsi obat untuk mempertahankan kekebalan tubuh, manusia akan bisa bertahan hidup,” katanya.

Malahan, kata dia, masih ada jenis penyakit yang lebih berbahaya dari HIV/AIDS yang bisa merenggut nyawa manusia lebih cepat dari penderita HIV/AIDS.

“Seperti penyakit jantung dan kanker, penyakit ini lebih berbahaya dari pada HIV/AIDS,” katanya.

Maka dari itu bagi penderita HIV/AIDS, katanya, tidak usah takut dengan jenis penyakit tersebut, karena harapan hidup lebih lama masih ada.

Proses penularan penyakit HIV/AIDS tersebut, katanya, penyebab utamanya adalah melalui hubungan seks bebas dan melalui jarum suntik narkoba yang terpakai secara bersamaan atau bergantian oleh dua orang yang berlainan atau lebih.

Adapun cara mencegah agar tak tertular atau terjangkit penyakit HIV/AIDS tersebut, menurutnya, diantaranya adalah dengan cara menghindari tempat-tempat yang beresiko berjangkitnya HIV/AIDS, seperti lokasi pelacuran dan hindari penyalahgunaan narkoba, seperti pemakaian jarum suntik yang bersamaan.

“Yang paling penting lainya adalah tetap setia dengan pasangan anda masing masing atau “sex save” dan jangan sekali kali terlibat seks bebas,” katanya.

Penyakit HIV/AIDS sendiri, jelasnya, merupakan sebuah infeksi penurunan sistem kekebalan tubuh manusia atau seseorang yang disebabkan oleh virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus (HIV).

HIV, imbuhnya, menyebabkan Acquired Immuno Deficiency Syndrome atau AIDS yang merusak sistem sel-sel jaringan kekebalan tubuh manusia hingga membuat tubuhnya rentan dan dengan mudah terkena penyakit. Walau itu penyakit ringan sekalipun, seperti flu, batuk dan pilek.

Salah seorang peserta seminar Erni menyebutkan, kegiatan yang dilakukan oleh Pemkot Padang Panjang tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Meski kami sudah ada belajar dibidang kesehatan, namun ilmu cara penanggulangan HIV/AIDS perlu diketahui, sehingga bisa terbebas dari penyakit yang mematikan tersebut,” katanya.

Seminar yang berlangsung di Hall lantai tiga bali Kota Padang Panjang tersebut diikuti sekitar 150 orang yang terdiri mahasiswa dari enam perguruan tinggi yakni Akademi Perawat (Akper) Nabila, Akademi Kebidanan (Akbid), Institut Seni Indonesia, Sekolah Tinggi Agama Islam Imam Bonjol, STIKP Muhammadiyah dan Diniyyah Putri.

Artikel ini ditulis oleh:

Puskamnas Dibangun Guna Memetakan Isu Nasional

Jakarta, Aktual.co — Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Hermawan Sulistyo mengatakan tujuan utama dari dibentuknya Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) yakni untuk memetakan isu-isu nasional terkait keamanan nasional.
“Puskamnas kita desain untuk jadi database keamanan nasional,” kata Hermawan dalam diskusi publik bertajuk ‘Launching Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta dan Seminar Keamanan Nasional’, di Graha Purna wira Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/12).
Dia menngungkapkan, pihaknya akan mulai melakukan kajian dan belanja isu-isu keamanan nasional sesegera mungkin. Dalam bulan Januari mendatang, lanjut dia, rencananya Puskamnas akan buat kajian dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait per dua minggu.
“Semua isu akan kita kumpulkan. Termasuk apakah keamanan milik polisi dan pertahanan milik tentara. Semua itu kita bahas,” tegasnya.
Lebih lanjut alumnus Ohio University itu menuturkan, ada banyak isu yang akan dibahas dalam Puskamnas, mulai dari isu teroris, aksi demontrasi mahasiswa, kerusakan hutan dan lingkungan serta berbagai isu nasional lain yang terkait dan relevan.
“Jadi semua stake holder akan mencari kami dan tanyakan soal isu-isu kemanan strategis. Semua isu yang kita bahas buat pertahanan bangsa dan negara,” demilian Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Puskamnas Dibangun Guna Memetakan Isu Nasional

Jakarta, Aktual.co — Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Hermawan Sulistyo mengatakan tujuan utama dari dibentuknya Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) yakni untuk memetakan isu-isu nasional terkait keamanan nasional.
“Puskamnas kita desain untuk jadi database keamanan nasional,” kata Hermawan dalam diskusi publik bertajuk ‘Launching Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta dan Seminar Keamanan Nasional’, di Graha Purna wira Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/12).
Dia menngungkapkan, pihaknya akan mulai melakukan kajian dan belanja isu-isu keamanan nasional sesegera mungkin. Dalam bulan Januari mendatang, lanjut dia, rencananya Puskamnas akan buat kajian dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait per dua minggu.
“Semua isu akan kita kumpulkan. Termasuk apakah keamanan milik polisi dan pertahanan milik tentara. Semua itu kita bahas,” tegasnya.
Lebih lanjut alumnus Ohio University itu menuturkan, ada banyak isu yang akan dibahas dalam Puskamnas, mulai dari isu teroris, aksi demontrasi mahasiswa, kerusakan hutan dan lingkungan serta berbagai isu nasional lain yang terkait dan relevan.
“Jadi semua stake holder akan mencari kami dan tanyakan soal isu-isu kemanan strategis. Semua isu yang kita bahas buat pertahanan bangsa dan negara,” demilian Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Agun: Hasil Munas Golkar Ancol Diserahkan ke Kemenkuham

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP Partai Golkar versi Presidium Penyelamat Partai Agun Gunanjar Sudarsa memastikan jika hasil Musyawarah Nasional PG di Ancol akan dilaporkan ke Kementrian Hukum dan HAM sore ini.
Hal tersebut dibuktikan dengan kedatangannya ke Gedung KemenkumHAM, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan Senin (8/12) sekitar pukul 15.10 WIB. Agun datang seorang diri tanpa ditemani oleh sejumlah elit PG termasuk Ketua Umum versi Munas Ancol, Agung Laksono.
“Saya mendahului kesini tapi nanti ada rombongan hasil Munas Ancol menyusul, rencananya sekitar jam 4 berangkat kesini,” kata Agun kepada wartawan di KemenkumHAM, Senin (8/12).
Agun mengatakan, belum bisa dipastikan apakah Agung Laksono akan turut serta menyerahkan laporan hasil Munas tersebut bersama rombongan yang akan dipimpin oleh Priyo Budi Santoso.
“Semalam saat penutupan kurang enak badan, tapi masih tetap pak Agung mengusahakan datang,” jelas Agun.
Namun sayangnya Agun enggan untuk menanggapi mengenai laporan Munas Bali yang telah lebih dulu dilaporkan oleh Aburizal Bakrie pagi hari tadi sekitar pukul 08.00 WIB.
“Nanti tunggu rombongan yang lain dulu,” tandasnya.
Diketahui Sejumlah politisi Golkar yakni Aburizal Bakrie, MS Hidayat, Nurdin Halid serta Idrus Marham dan turut serta Rizal Malarangeng telah menyerahkan hasil Munas PG di Bali dan telah diterima secara resmi oleh MenkumHAM Yasonna Laoly.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Agun: Hasil Munas Golkar Ancol Diserahkan ke Kemenkuham

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP Partai Golkar versi Presidium Penyelamat Partai Agun Gunanjar Sudarsa memastikan jika hasil Musyawarah Nasional PG di Ancol akan dilaporkan ke Kementrian Hukum dan HAM sore ini.
Hal tersebut dibuktikan dengan kedatangannya ke Gedung KemenkumHAM, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan Senin (8/12) sekitar pukul 15.10 WIB. Agun datang seorang diri tanpa ditemani oleh sejumlah elit PG termasuk Ketua Umum versi Munas Ancol, Agung Laksono.
“Saya mendahului kesini tapi nanti ada rombongan hasil Munas Ancol menyusul, rencananya sekitar jam 4 berangkat kesini,” kata Agun kepada wartawan di KemenkumHAM, Senin (8/12).
Agun mengatakan, belum bisa dipastikan apakah Agung Laksono akan turut serta menyerahkan laporan hasil Munas tersebut bersama rombongan yang akan dipimpin oleh Priyo Budi Santoso.
“Semalam saat penutupan kurang enak badan, tapi masih tetap pak Agung mengusahakan datang,” jelas Agun.
Namun sayangnya Agun enggan untuk menanggapi mengenai laporan Munas Bali yang telah lebih dulu dilaporkan oleh Aburizal Bakrie pagi hari tadi sekitar pukul 08.00 WIB.
“Nanti tunggu rombongan yang lain dulu,” tandasnya.
Diketahui Sejumlah politisi Golkar yakni Aburizal Bakrie, MS Hidayat, Nurdin Halid serta Idrus Marham dan turut serta Rizal Malarangeng telah menyerahkan hasil Munas PG di Bali dan telah diterima secara resmi oleh MenkumHAM Yasonna Laoly.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain