2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41050

Dualisme Golkar, DPR Ingatkan Menkumham Berlaku Objektif

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengingatkan agar Menteri Hukum dan HAM, Yasona Hamonangan Laoly untuk objektif dalam melihat persoalan internal partai Golkar.
Hal itu menyusul terselenggranya Munas resmi Golkar di Bali dengan terpilihnya Aburizal Bakrie (Ical) sebagai ketua umum, sedangkan dalam Munas tandingan Agung Laksono yang terpilih.
“Saya yakin kemenkumham dapat mengeluarkan keputusan yang objektif. Mudah mudahan, jangan sampai ada pelanggaran hukum, jangan sampai menabrak konstitusi, sebab kita tidak ingin pemerintahan ini banyak yang ganggu,” ucap dia, di Nusantara III, Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/12).
Menurut dia, sebagai sebuah organisasi dalam hal ini partai politik harus mengikuti aturan yang berlaku, yakni melaporkan badan kepengurusannya agar dapat berkekuatan hukum tetap.
“Semua orang boleh mendaftarkan organisasinya, CV aja harus didaftarin. Asosiasi ketoprak aja kalau dia berbadan hukum harus didaftarkan. Silakan saja mendaftar dan semoga saja menterinya arif bijaksana,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia pun mengatakan polemik yang terjadi di tumbuh Partai Golkar tidak akan berpengaruh pada soliditas koalisi merah putih (KMP), terlebih khusus di parlemen.”Nggak ada pengaruh dengan kami. Kami akan tetap solid dan tidak akan masalah. Dan akhirnya akan selesai,” tukas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Menkumham Tampung Daftar Dua Kepengurusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan pihaknya masih menampung daftar pengurus yang diajukan oleh kedua kubu di Partai Golkar.
“Kita tampung aja, kita kan pemerintah tidak boleh diskriminatif, mana yang benar mana yang tidak, nanti kita liat,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (8/12).
Dua kubu Partai Golkar menggelar Musyawarah Nasional. Kubu Aburizal Bakrie menggelar Munas Golkar di Bali pada 30 November – 3 Desember 2014 di Bali.
Sedangkan Kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso dan Agus Gumiwang Kartasasmita menggelar Munas pada 6-8 Desember di Jakarta.
Di Bali, Aburizal Bakrie terpilih secara aklamasi, sedangkan di Jakarta, Agung Laksono terpilih menjadi ketua umum melalui pemungutan suara.
Yasonna mengatakan, yang telah masuk ke Kemenkumham saat ini adalah daftar yang dihasilkan Munas Parti Golkar di Bali yang mengesahkan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum.
“Yang sudah masuk dari Pak ARB tadi, saya sudah terima tadi, ada Pak ARB, ada Pak Idrus Marham, Bambang Soesatyo, MS Hidayat, Nurdin Halid. Jadi saya kira, kami terima dululah,” katanya.
Ia menambahkan pihaknya akan membentuk tim yang terdiri dari Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum dan staf khusus guna menganalisis data-data yang telah diserahkan tersebut.
Menurut dia, pihaknya terus membangun komunikasi dengan kedua kubu tersebut. Pihaknya akan menyelesaikan sesuai dengan peraturan atau undang-undang yang berlaku.
“Saya itu berkomunikasi dengan semua pihak, sahabat saya dua-duanya ini, Pak Priyo teman saya, Pak ARB, Pak Idrus Marham teman saya dulu di Komisi II, Pak Bambang Soesatyo teman saya di Badan Anggaran, jadi semua teman-teman, yang penting kita taat azas aja,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkumham Tampung Daftar Dua Kepengurusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan pihaknya masih menampung daftar pengurus yang diajukan oleh kedua kubu di Partai Golkar.
“Kita tampung aja, kita kan pemerintah tidak boleh diskriminatif, mana yang benar mana yang tidak, nanti kita liat,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Senin (8/12).
Dua kubu Partai Golkar menggelar Musyawarah Nasional. Kubu Aburizal Bakrie menggelar Munas Golkar di Bali pada 30 November – 3 Desember 2014 di Bali.
Sedangkan Kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso dan Agus Gumiwang Kartasasmita menggelar Munas pada 6-8 Desember di Jakarta.
Di Bali, Aburizal Bakrie terpilih secara aklamasi, sedangkan di Jakarta, Agung Laksono terpilih menjadi ketua umum melalui pemungutan suara.
Yasonna mengatakan, yang telah masuk ke Kemenkumham saat ini adalah daftar yang dihasilkan Munas Parti Golkar di Bali yang mengesahkan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum.
“Yang sudah masuk dari Pak ARB tadi, saya sudah terima tadi, ada Pak ARB, ada Pak Idrus Marham, Bambang Soesatyo, MS Hidayat, Nurdin Halid. Jadi saya kira, kami terima dululah,” katanya.
Ia menambahkan pihaknya akan membentuk tim yang terdiri dari Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum dan staf khusus guna menganalisis data-data yang telah diserahkan tersebut.
Menurut dia, pihaknya terus membangun komunikasi dengan kedua kubu tersebut. Pihaknya akan menyelesaikan sesuai dengan peraturan atau undang-undang yang berlaku.
“Saya itu berkomunikasi dengan semua pihak, sahabat saya dua-duanya ini, Pak Priyo teman saya, Pak ARB, Pak Idrus Marham teman saya dulu di Komisi II, Pak Bambang Soesatyo teman saya di Badan Anggaran, jadi semua teman-teman, yang penting kita taat azas aja,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Fahri Hamzah: Pemerintah Tak Usah Ikut Campur Urusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah meminta pemerintah, utamanya Menteri Hukum dan HAM untuk tidak melanggar aturan dan UU yang berlaku dalam menetapkan keabsahan partai politik seperti Partai Golkar.
“Saya percaya Menkumham pastilah lebih cermat dalam membaca pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan partai politik yang sah. Mudah-mudahan jangan ada pelanggaran seperti melanggar konstitusi, semoga lancar-lancar saja,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/12).
Ia juga pastikan kisruh yang terjadi di Golkar tidak akan mennyebabkan Koalisi Merah Putih akan pecah.
“Tidak ada akan perpecahan di KMP. Kita saling bantu di KMP. Salah satunya adalah minta pemerintah untuk tidak ikut campur karena kita adalah negara hukum,” kata Fahri.
Hari ini, Golkar Munas Bali mendaftarkan hasil Munas mereka ke Kementerian Hukum dan HAM. Kubu Ancol juga akan segera mendaftakan hasil munas mereka hari ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Fahri Hamzah: Pemerintah Tak Usah Ikut Campur Urusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah meminta pemerintah, utamanya Menteri Hukum dan HAM untuk tidak melanggar aturan dan UU yang berlaku dalam menetapkan keabsahan partai politik seperti Partai Golkar.
“Saya percaya Menkumham pastilah lebih cermat dalam membaca pertimbangan-pertimbangan dalam menentukan partai politik yang sah. Mudah-mudahan jangan ada pelanggaran seperti melanggar konstitusi, semoga lancar-lancar saja,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/12).
Ia juga pastikan kisruh yang terjadi di Golkar tidak akan mennyebabkan Koalisi Merah Putih akan pecah.
“Tidak ada akan perpecahan di KMP. Kita saling bantu di KMP. Salah satunya adalah minta pemerintah untuk tidak ikut campur karena kita adalah negara hukum,” kata Fahri.
Hari ini, Golkar Munas Bali mendaftarkan hasil Munas mereka ke Kementerian Hukum dan HAM. Kubu Ancol juga akan segera mendaftakan hasil munas mereka hari ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Grup Musik Jatim Raih 4 Prestasi dalam ‘Parade Lagu Daerah’ di TMII

Jakarta, Aktual.co — Grup musik asal Sumenep, Madura, yang mewakili Jawa Timur dalam ajang ‘Parade Lagu Daerah’ di Sasana Langen Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, memborong empat prestasi.

Tim Jatim masuk 10 penyaji unggulan bersama dengan Bali, Maluku, DI Yogyakarta, Kalbar, Kaltim, Papua, Banten, Sumut, dan Jateng. Jatim juga masuk lima pencipta lagu unggulan bersama dengan Maluku, Papua, Banten dan Jateng.

“Untuk penata musik unggulan juga masuk lima besar bersama Kalbar, Papua, Banten dan Jateng. Terakhir masuk lima penyanyi unggulan bersama dengan Kalbar, Papua, Banten dan Bengkulu,” kata Henri Nucahyo dari Pusat Informasi Kesenian Jawa Timur “Brang Wetan” di Surabaya, Senin (08/12).

Henri yang ikut mendampingi tim Jatim saat pemberian penghargaan di Jakarta, Minggu (7/12) malam itu mengakui Jatim belum beruntung karena bukan menjadi juara umum atau katagori terbaik. Namun, dengan empat prestasi itu Jatim sudah menampilkan sesuatu yang membanggakan.

“Acara tahunan yang diselenggarakan oleh TMII kali ini diikuti oleh 23 provinsi, masing-masing membawakan lagu daerahnya sendiri,” tutur pria yang dikenal sebagai pengamat seni itu.

Ia menjelaskan dalam acara bertema “Gita Permata Nusantara” itu Provinsi Jawa Timur diwakili oleh grup musik dari Sumenep yang merupakan salah satu dari tiga grup terbaik dalam Festival Lagu Daerah Jatim, Mei 2014.

Lagu yang dibawakan tim Jawa Timur tetap sama, yaitu “Keraton Sumenep”, namun dilakukan perombakan personel dan mendapat bimbingan dari supervisi yang ditunjuk oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur.

Dewan Juri yang terdiri dari Dwiki Darmawan, Trie Utami, Bens Leo, Suryantoro (ISI Surakarta) dan Joko Suryanto (TMII) menetapkan 10 penyaji unggulan nonrangking, lima pencipta lagu unggulan,lima penata musik unggulan dan lima penyanyi unggulan.

“Kemudian dari masing-masing katagori tersebut ditetapkan satu peserta yang dinyatakan terbaik. Untuk penyaji terbaik diraih oleh peserta dari Kalimatan Barat, pencipta lagu terbaik direbut Provinsi Banten, penata musik terbaik didapatkan Provinsi Papua, sedangkan karagori penyanyi terbaik diraih oleh Provinsi Bengkulu,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain