3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41058

Hipmi: Tarik Ribuan Triliun DHE Parkir di Luar Negeri ke Bank Lokal BUMN

Jakarta, Aktual.co — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendesak pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla agar dapat merebut devisa hasil ekspor (DHE) dari dana pengusaha kaya yang diparkir di luar negeri.

“Kami mendesak agar ratusan hingga ribuan triliun rupiah DHE komoditas, tambang, serta minyak dan gas yang diparkir di luar negeri ditarik dan disimpan ke bank lokal BUMN di dalam negeri,” kata Ketua Hipmi Bidang Infrastruktur Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (8/12).

Menurutnya, tidak adil bila DHE yang jelas-jelas merupakan hasil eksploitasi dari kekayaan Indonesia malah diparkir dan dinikmati oleh negara tetangga. DHE sebaiknya diparkir di bank pemerintah dan dapat bermanfaat untuk membantu likuiditas bank BUMN dalam melakukan pembiayaan pembangunan infrastruktur. Landasan hukum untuk menarik DHE sudah tersedia, hanya saja implementasinya yang sangat lemah.

“Kalau kita lihat aturannya sudah ada, tapi implementasinya lemah,” tegasnya.

Padahal, lanjutnya, hal ini penting untuk memperkuat devisa kita dan memperkuat likuiditas perbankan pemerintah untuk membiayai infrastruktur.

Sebelumnya, Bank Indonesia merilis aturan DHE melalui Peraturan Bank Indonesia No. 13/20/PBI/2011, yang mana bank sentral mewajibkan eksportir menerima melalui bank nasional.

Dengan kebijakan tersebut, DHE hanya bisa disimpan di bank yang berbadan hukum Perseroan Terbatas. Sebaliknya, bank diluar negeri akan dilarang untuk mengelola devisa hasil ekspor dalam negeri.

Namun, Hipmi menilai aturan itu berjalan tidak efektif karena pihak BI belum menerapkan peraturan tersebut dengan tegas.

“Dari keberanian pak Jokowi, kita optimistis aturan ini akan diimplementasikan. Sayang, banyak devisa kita terbuang di luar negeri, padahal yang diekspor sumber daya alam kita, terus negara lain yang menikmati,” tukas Bahlil.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hipmi: Tarik Ribuan Triliun DHE Parkir di Luar Negeri ke Bank Lokal BUMN

Jakarta, Aktual.co — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendesak pemerintahan Presiden Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla agar dapat merebut devisa hasil ekspor (DHE) dari dana pengusaha kaya yang diparkir di luar negeri.

“Kami mendesak agar ratusan hingga ribuan triliun rupiah DHE komoditas, tambang, serta minyak dan gas yang diparkir di luar negeri ditarik dan disimpan ke bank lokal BUMN di dalam negeri,” kata Ketua Hipmi Bidang Infrastruktur Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (8/12).

Menurutnya, tidak adil bila DHE yang jelas-jelas merupakan hasil eksploitasi dari kekayaan Indonesia malah diparkir dan dinikmati oleh negara tetangga. DHE sebaiknya diparkir di bank pemerintah dan dapat bermanfaat untuk membantu likuiditas bank BUMN dalam melakukan pembiayaan pembangunan infrastruktur. Landasan hukum untuk menarik DHE sudah tersedia, hanya saja implementasinya yang sangat lemah.

“Kalau kita lihat aturannya sudah ada, tapi implementasinya lemah,” tegasnya.

Padahal, lanjutnya, hal ini penting untuk memperkuat devisa kita dan memperkuat likuiditas perbankan pemerintah untuk membiayai infrastruktur.

Sebelumnya, Bank Indonesia merilis aturan DHE melalui Peraturan Bank Indonesia No. 13/20/PBI/2011, yang mana bank sentral mewajibkan eksportir menerima melalui bank nasional.

Dengan kebijakan tersebut, DHE hanya bisa disimpan di bank yang berbadan hukum Perseroan Terbatas. Sebaliknya, bank diluar negeri akan dilarang untuk mengelola devisa hasil ekspor dalam negeri.

Namun, Hipmi menilai aturan itu berjalan tidak efektif karena pihak BI belum menerapkan peraturan tersebut dengan tegas.

“Dari keberanian pak Jokowi, kita optimistis aturan ini akan diimplementasikan. Sayang, banyak devisa kita terbuang di luar negeri, padahal yang diekspor sumber daya alam kita, terus negara lain yang menikmati,” tukas Bahlil.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kejanggalan Kerjasama Sonangol, DPR akan Cecar Sudirman Said

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi VII DPR RI Aryo Djojohadikusumo mengatakan, DPR RI akan melakukan konfirmasi kepada Menteri ESDM Sudirman Said terkait kejanggalan kerjasama impor minyak antara pemerintah dan Sonagol EP. 
Aryo mengatakan proses konfirmasi itu akan dilakukan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi VII selaku mitra.
“Jadi beliau (menteri ESDM) mau bicara apapun di media, kita harus konfirmasi kepada mereka, padahal begitu banyak informasi yang perlu kita konfirmasi kepada pihak-pihak terkait,” tukasnya.
Seperti diketahui, pernyataan pemerintah jika kerjasama dengan Sonangol akan memberikan keuntungan berupa diskon sebesar USD 15/barel, ternyata dibantah oleh Sonangol tidak ada pemberian diskon tersebut yang tercantum dalam surat balasan Sonangol Asia ke pemerintah.
Grup Sonangol adalah kongsi lama Surya Paloh. Sonangol ini dikuasai oleh oleh konglomerasi China yang diketahui bernama Sam Pa. Sam Pa dianggap media-media Barat sebagai pemilik CIF. Di Angola, tangannya melalui China Sonangol. Dan Sam Pa ini memiliki koneksi sangat kuat dengan para kepala negara di Afrika dan Amerika Latin.
Kritikan tajam terkait kerjasama itu muncul dari berbagai kalangan, termasuk dari akademisi.
Seperti pakar energi dari Universitas Indonesia, Prof. Iwa Garniwa menilai pemerintah telah melakukan kebohongan publik terkait kerjasama Goverment to Goverment dengan Sonangol EP. 
Pasalnya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Sudirman Said sebelum kontrak ditandatangani sudah melakukan pencitraan ke publik dengan mengatakan ada diskon USD15bbl atau penghematan Rp30 miliar per hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Kejanggalan Kerjasama Sonangol, DPR akan Cecar Sudirman Said

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi VII DPR RI Aryo Djojohadikusumo mengatakan, DPR RI akan melakukan konfirmasi kepada Menteri ESDM Sudirman Said terkait kejanggalan kerjasama impor minyak antara pemerintah dan Sonagol EP. 
Aryo mengatakan proses konfirmasi itu akan dilakukan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi VII selaku mitra.
“Jadi beliau (menteri ESDM) mau bicara apapun di media, kita harus konfirmasi kepada mereka, padahal begitu banyak informasi yang perlu kita konfirmasi kepada pihak-pihak terkait,” tukasnya.
Seperti diketahui, pernyataan pemerintah jika kerjasama dengan Sonangol akan memberikan keuntungan berupa diskon sebesar USD 15/barel, ternyata dibantah oleh Sonangol tidak ada pemberian diskon tersebut yang tercantum dalam surat balasan Sonangol Asia ke pemerintah.
Grup Sonangol adalah kongsi lama Surya Paloh. Sonangol ini dikuasai oleh oleh konglomerasi China yang diketahui bernama Sam Pa. Sam Pa dianggap media-media Barat sebagai pemilik CIF. Di Angola, tangannya melalui China Sonangol. Dan Sam Pa ini memiliki koneksi sangat kuat dengan para kepala negara di Afrika dan Amerika Latin.
Kritikan tajam terkait kerjasama itu muncul dari berbagai kalangan, termasuk dari akademisi.
Seperti pakar energi dari Universitas Indonesia, Prof. Iwa Garniwa menilai pemerintah telah melakukan kebohongan publik terkait kerjasama Goverment to Goverment dengan Sonangol EP. 
Pasalnya, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Sudirman Said sebelum kontrak ditandatangani sudah melakukan pencitraan ke publik dengan mengatakan ada diskon USD15bbl atau penghematan Rp30 miliar per hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pencarian Hari Ke-6, Korban Pesawat Jatuh di Sulut Belum Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Pencarian korban pesawat Elang Nusantara, yang jatuh di perairan Kema, Sulut, pada Selasa (2/12), belum ditemukan.
Pencarian korban yang sudah memasuki hari keenam belum ada tanda-tanda ditemukannya dua korban yang berada di pesawat tersebut.
Deputi Operasi Badan SAR, Mayjen TNI Tatang Z, mengatakan bahawa pencarian dilakukan pada hari ini, Senin (8/12), berkoordinasi dengan KNKT.
Pencarian dilakukan berdasarkan penyelidikan tim KNKT, yang menemukan serpihan pesawat jatuh.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencarian Hari Ke-6, Korban Pesawat Jatuh di Sulut Belum Ditemukan

Jakarta, Aktual.co — Pencarian korban pesawat Elang Nusantara, yang jatuh di perairan Kema, Sulut, pada Selasa (2/12), belum ditemukan.
Pencarian korban yang sudah memasuki hari keenam belum ada tanda-tanda ditemukannya dua korban yang berada di pesawat tersebut.
Deputi Operasi Badan SAR, Mayjen TNI Tatang Z, mengatakan bahawa pencarian dilakukan pada hari ini, Senin (8/12), berkoordinasi dengan KNKT.
Pencarian dilakukan berdasarkan penyelidikan tim KNKT, yang menemukan serpihan pesawat jatuh.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain