15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41116

Ridwan Kamil Dukung Pemberhentian Kurikulum 2013

Bandung, Aktual.co — Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan menghentikan kurikulum 2013 bagi sekolah yang baru menerapkan 1 semester.
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan bahwa pemerintah Kota Bandung siap melaksanakan pemberlakuan yang diterapkan oleh pemerintah pusat.
Pria yang akrab disapa Emil ini menilai pemberhentian ini layaknya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Pemerintah memberlakukan kebijakan tersebut karena mempunyai pertimbangan sendiri.
“Saya dukung saja. Itu hak kewenangan pemerintah pusat. Pemkot hanya mendukung dan menyampaikan aspirasi,” katanya di Bandung, Minggu (7/12).
Dikatakan, bukan perkara yang mudah untuk menghentikan sistem ini. Pasalnya ada beberapa konsekuensi yang harus dijalani seperti buku pelajaran yang telah beredar tidak akan terpakai.
“Kalau diberlakukan, tentu harus dipersiapkan. Kalau dicabut juga harus dipersiapkan gimana buku-buku yang sudah keluarkan. Tidak mudah, tidak sesederhana yang dibayangkan,” 
“Kami berharap pemerintah segera mengeluarkan juklak dan junisnya seperti apa untuk follow up di level bawah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Melemah 35 Poin ke Level R12.330

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 35 poin menjadi Rp12.330 dibanding posisi sebelumnya Rp12.295 per dolar AS.

“Mata uang dolar AS kembali mendapatkan momentum untuk kembali bergerak menguat setelah data perubahan non-farm payrolls (data yang melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja) Amerika Serikat naik cukup tinggi,” Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin (8/12).

Menurutnya, Nonfarm Payrolls AS naik menjadi 312.000 dari 243.000. Membaiknya data AS itu menjadi salah satu sentimen pelemahan bagi rupiah hari ini. Cadangan devisa Indonesia yang mengalami penurunan menjadi 111,14 miliar dolar AS per akhir November 2014 dari 111,97 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya menambah sentimen negatif bagi kurs rupiah.

“Penurunan ini dipicu oleh pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan intervensi Bank Indonesia untuk mencegah pelemahan rupiah yang semakin gencar,” katanya.

Meski cadangan rupiah menurun, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan bahwa posisi cadangan devisa per akhir November 2014 tersebut dapat membiayai 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai level cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rupiah Melemah 35 Poin ke Level R12.330

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah 35 poin menjadi Rp12.330 dibanding posisi sebelumnya Rp12.295 per dolar AS.

“Mata uang dolar AS kembali mendapatkan momentum untuk kembali bergerak menguat setelah data perubahan non-farm payrolls (data yang melaporkan jumlah upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja) Amerika Serikat naik cukup tinggi,” Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin (8/12).

Menurutnya, Nonfarm Payrolls AS naik menjadi 312.000 dari 243.000. Membaiknya data AS itu menjadi salah satu sentimen pelemahan bagi rupiah hari ini. Cadangan devisa Indonesia yang mengalami penurunan menjadi 111,14 miliar dolar AS per akhir November 2014 dari 111,97 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya menambah sentimen negatif bagi kurs rupiah.

“Penurunan ini dipicu oleh pengeluaran untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan intervensi Bank Indonesia untuk mencegah pelemahan rupiah yang semakin gencar,” katanya.

Meski cadangan rupiah menurun, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan bahwa posisi cadangan devisa per akhir November 2014 tersebut dapat membiayai 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai level cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Belasan Wanita Berpakaian Ketat Terjaring Razia di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Willayatul Hisbah (WH) wilayah timur Aceh Utara, menjaring 15 remaja wanita berpakaian ketat dalam razia di Kota Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Minggu (7/12) siang. 
Turut ditangkap delapan pria yang memakai celana pendek.
“Dalam razia ini terbanyak yang terjaring wanita usia remaja, dibandingkan dengan razia yang kita adakan sebelumya. Sedangkan dalam razia yang kita adakan sepekan sebelumnya wanita yang terjaring sembilan orang,” kata Komandan WH wilayah timur Aceh Utara Tgk Amiruddin kepada Aktual.co.
Razia itu bekerjasama dengan Muspika setempat dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Tanah Jambo Aye. “Mereka yang terjaring dalam razia lalu dibawa dengan mobil patroli ke kantor camat untuk pembinaan, usai mengikuti pembinaan baru dilepaskan kembali,” kata dia.
Bagi pelanggar syariat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi razia diminta untuk mengganti pakaiannya, baru diperbolehkan berkeliling kawasan Kota Pantonlabu. “Kita mengimbau kepada warga untuk menjaga anaknya supaya tidak memakai pekaian yang melanggar syariat islam.”

Artikel ini ditulis oleh:

Belasan Wanita Berpakaian Ketat Terjaring Razia di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Willayatul Hisbah (WH) wilayah timur Aceh Utara, menjaring 15 remaja wanita berpakaian ketat dalam razia di Kota Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Minggu (7/12) siang. 
Turut ditangkap delapan pria yang memakai celana pendek.
“Dalam razia ini terbanyak yang terjaring wanita usia remaja, dibandingkan dengan razia yang kita adakan sebelumya. Sedangkan dalam razia yang kita adakan sepekan sebelumnya wanita yang terjaring sembilan orang,” kata Komandan WH wilayah timur Aceh Utara Tgk Amiruddin kepada Aktual.co.
Razia itu bekerjasama dengan Muspika setempat dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Tanah Jambo Aye. “Mereka yang terjaring dalam razia lalu dibawa dengan mobil patroli ke kantor camat untuk pembinaan, usai mengikuti pembinaan baru dilepaskan kembali,” kata dia.
Bagi pelanggar syariat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi razia diminta untuk mengganti pakaiannya, baru diperbolehkan berkeliling kawasan Kota Pantonlabu. “Kita mengimbau kepada warga untuk menjaga anaknya supaya tidak memakai pekaian yang melanggar syariat islam.”

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Sosial UI: Miras Oplosan Pelarian dari Tekanan Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —Masih banyaknya warga yang mengkonsumsi miras oplosan sebagai hiburan murah meriah, meskipun bahaya sudah terbukti banyak memakan korban.
Devie Rachmawati Pengamat Sosial UI menilai mereka yang mengkonsumsi miras oplosan karena tertekan dengan kondisi ekonomi mereka dan mencari alternatif untuk melepas masalah.
“Berawal dari kesulitan ekonomi sulitnya mendapat pekerjaan, mereka stress dan mencari hiburan yang murah meriah. Mereka memilih meminum miras oplosan,” kata Devie saat dihubungi Aktual.co, Senin (8/12).
Mereka itu, lanjut Devie, terpaksa menenggak miras oplosan karena tidak mampu membeli minuman alkohol yang mahal.
“Akhirnya mereka mencari minuman alkohol yang harganya murah. Inilah yang ditanggapi pasar sehingga mereka mencampur bahan berbahaya tersebut,” lanjutnya.
Kejadian ini, lanjutnya, diduga karena lemahnya pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap warung yang diduga menjual barang berbahaya untuk dikonsumsi.
Untuk di ketahui sebelumnya, ketiga pria bernama Andi (25), Irwan (45) dan Indra (32), meninggal setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo akibat menenggak miras oplosan ‘Cherrybelle’. Fenomena miras oplosan ini tidak hanya terjadi di ibukota. Di Garut, Sumedang dan beberapa wilayah lainnya juga sudah memakan korban.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain