15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41117

Belasan Wanita Berpakaian Ketat Terjaring Razia di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Willayatul Hisbah (WH) wilayah timur Aceh Utara, menjaring 15 remaja wanita berpakaian ketat dalam razia di Kota Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Minggu (7/12) siang. 
Turut ditangkap delapan pria yang memakai celana pendek.
“Dalam razia ini terbanyak yang terjaring wanita usia remaja, dibandingkan dengan razia yang kita adakan sebelumya. Sedangkan dalam razia yang kita adakan sepekan sebelumnya wanita yang terjaring sembilan orang,” kata Komandan WH wilayah timur Aceh Utara Tgk Amiruddin kepada Aktual.co.
Razia itu bekerjasama dengan Muspika setempat dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Tanah Jambo Aye. “Mereka yang terjaring dalam razia lalu dibawa dengan mobil patroli ke kantor camat untuk pembinaan, usai mengikuti pembinaan baru dilepaskan kembali,” kata dia.
Bagi pelanggar syariat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi razia diminta untuk mengganti pakaiannya, baru diperbolehkan berkeliling kawasan Kota Pantonlabu. “Kita mengimbau kepada warga untuk menjaga anaknya supaya tidak memakai pekaian yang melanggar syariat islam.”

Artikel ini ditulis oleh:

Belasan Wanita Berpakaian Ketat Terjaring Razia di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Willayatul Hisbah (WH) wilayah timur Aceh Utara, menjaring 15 remaja wanita berpakaian ketat dalam razia di Kota Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Minggu (7/12) siang. 
Turut ditangkap delapan pria yang memakai celana pendek.
“Dalam razia ini terbanyak yang terjaring wanita usia remaja, dibandingkan dengan razia yang kita adakan sebelumya. Sedangkan dalam razia yang kita adakan sepekan sebelumnya wanita yang terjaring sembilan orang,” kata Komandan WH wilayah timur Aceh Utara Tgk Amiruddin kepada Aktual.co.
Razia itu bekerjasama dengan Muspika setempat dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Tanah Jambo Aye. “Mereka yang terjaring dalam razia lalu dibawa dengan mobil patroli ke kantor camat untuk pembinaan, usai mengikuti pembinaan baru dilepaskan kembali,” kata dia.
Bagi pelanggar syariat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi razia diminta untuk mengganti pakaiannya, baru diperbolehkan berkeliling kawasan Kota Pantonlabu. “Kita mengimbau kepada warga untuk menjaga anaknya supaya tidak memakai pekaian yang melanggar syariat islam.”

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Sosial UI: Miras Oplosan Pelarian dari Tekanan Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —Masih banyaknya warga yang mengkonsumsi miras oplosan sebagai hiburan murah meriah, meskipun bahaya sudah terbukti banyak memakan korban.
Devie Rachmawati Pengamat Sosial UI menilai mereka yang mengkonsumsi miras oplosan karena tertekan dengan kondisi ekonomi mereka dan mencari alternatif untuk melepas masalah.
“Berawal dari kesulitan ekonomi sulitnya mendapat pekerjaan, mereka stress dan mencari hiburan yang murah meriah. Mereka memilih meminum miras oplosan,” kata Devie saat dihubungi Aktual.co, Senin (8/12).
Mereka itu, lanjut Devie, terpaksa menenggak miras oplosan karena tidak mampu membeli minuman alkohol yang mahal.
“Akhirnya mereka mencari minuman alkohol yang harganya murah. Inilah yang ditanggapi pasar sehingga mereka mencampur bahan berbahaya tersebut,” lanjutnya.
Kejadian ini, lanjutnya, diduga karena lemahnya pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap warung yang diduga menjual barang berbahaya untuk dikonsumsi.
Untuk di ketahui sebelumnya, ketiga pria bernama Andi (25), Irwan (45) dan Indra (32), meninggal setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo akibat menenggak miras oplosan ‘Cherrybelle’. Fenomena miras oplosan ini tidak hanya terjadi di ibukota. Di Garut, Sumedang dan beberapa wilayah lainnya juga sudah memakan korban.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Sosial UI: Miras Oplosan Pelarian dari Tekanan Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —Masih banyaknya warga yang mengkonsumsi miras oplosan sebagai hiburan murah meriah, meskipun bahaya sudah terbukti banyak memakan korban.
Devie Rachmawati Pengamat Sosial UI menilai mereka yang mengkonsumsi miras oplosan karena tertekan dengan kondisi ekonomi mereka dan mencari alternatif untuk melepas masalah.
“Berawal dari kesulitan ekonomi sulitnya mendapat pekerjaan, mereka stress dan mencari hiburan yang murah meriah. Mereka memilih meminum miras oplosan,” kata Devie saat dihubungi Aktual.co, Senin (8/12).
Mereka itu, lanjut Devie, terpaksa menenggak miras oplosan karena tidak mampu membeli minuman alkohol yang mahal.
“Akhirnya mereka mencari minuman alkohol yang harganya murah. Inilah yang ditanggapi pasar sehingga mereka mencampur bahan berbahaya tersebut,” lanjutnya.
Kejadian ini, lanjutnya, diduga karena lemahnya pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap warung yang diduga menjual barang berbahaya untuk dikonsumsi.
Untuk di ketahui sebelumnya, ketiga pria bernama Andi (25), Irwan (45) dan Indra (32), meninggal setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo akibat menenggak miras oplosan ‘Cherrybelle’. Fenomena miras oplosan ini tidak hanya terjadi di ibukota. Di Garut, Sumedang dan beberapa wilayah lainnya juga sudah memakan korban.

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG Dibuka Menguat 9,89 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat sebesar 9,89 poin atau 0,19 persen menjadi 5.197,89 sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat sebesar 2,49 poin (0,28 persen) ke level 896,27.

“Munculnya optimisme dari pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun depan menjadi salah satu katalis bagi IHSG BEI menguat. Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi, tahun depan dapat tumbuh pada kisaran 5,8 persen,” kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Senin (8/12).

Pertumbuhan ekonomi pada 2015 itu, lanjut dia, didorong oleh dampak positif yang akan timbul dari kebijakan realokasi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke jenis pengeluaran yang lebih produktif.

“Realokasi subsidi BBM itu nantinya akan menjadi stimulus fiskal tahun 2015. Selain itu, pemerintah juga akan merevisi asumsi harga minyak dunia dalam APBN 2015. Sebelumnya pemerintah mematok minyak dunia di level 105 dolar AS, maka dalam revisi APBN yang baru harga asumsinya akan diubah menjadi 90 dolar AS per barel,” paparnya.

Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri menambahkan bahwa penguatan indeks BEI seiring dengan laju bursa saham Asia pagi ini yang bergerak menguat meski tipis di tengah harga minyak dan logam yang kembali menurun.

“Harga minyak jenis brent kembali melemah sebesar 0,8 persen setelah Amerika Serikat dikabarkan menambah jumlah ‘drill rigs’. Sementara harga nikel melemah 1,9 persen dan timah sebesar 1 persen,” katanya.

Ia memproyeksikan bahwa IHSG BEI akan bergerak terbatas mengikuti pergerakan bursa saham di kawasan Asia dengan saham-saham komoditas berpotensi melemah seiring pelemahan harga minyak dan logam.

Bursa regional di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 76,57 poin (0,32 persen) ke 24.079,21, indeks Nikkei naik 10,58 poin (0,06 persen) ke 17.931,03, dan Straits Times menguat 2,83 poin (0,09 persen) ke posisi 3.327,27.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

IHSG Dibuka Menguat 9,89 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat sebesar 9,89 poin atau 0,19 persen menjadi 5.197,89 sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat sebesar 2,49 poin (0,28 persen) ke level 896,27.

“Munculnya optimisme dari pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun depan menjadi salah satu katalis bagi IHSG BEI menguat. Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi, tahun depan dapat tumbuh pada kisaran 5,8 persen,” kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Senin (8/12).

Pertumbuhan ekonomi pada 2015 itu, lanjut dia, didorong oleh dampak positif yang akan timbul dari kebijakan realokasi anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke jenis pengeluaran yang lebih produktif.

“Realokasi subsidi BBM itu nantinya akan menjadi stimulus fiskal tahun 2015. Selain itu, pemerintah juga akan merevisi asumsi harga minyak dunia dalam APBN 2015. Sebelumnya pemerintah mematok minyak dunia di level 105 dolar AS, maka dalam revisi APBN yang baru harga asumsinya akan diubah menjadi 90 dolar AS per barel,” paparnya.

Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri menambahkan bahwa penguatan indeks BEI seiring dengan laju bursa saham Asia pagi ini yang bergerak menguat meski tipis di tengah harga minyak dan logam yang kembali menurun.

“Harga minyak jenis brent kembali melemah sebesar 0,8 persen setelah Amerika Serikat dikabarkan menambah jumlah ‘drill rigs’. Sementara harga nikel melemah 1,9 persen dan timah sebesar 1 persen,” katanya.

Ia memproyeksikan bahwa IHSG BEI akan bergerak terbatas mengikuti pergerakan bursa saham di kawasan Asia dengan saham-saham komoditas berpotensi melemah seiring pelemahan harga minyak dan logam.

Bursa regional di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 76,57 poin (0,32 persen) ke 24.079,21, indeks Nikkei naik 10,58 poin (0,06 persen) ke 17.931,03, dan Straits Times menguat 2,83 poin (0,09 persen) ke posisi 3.327,27.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain