11 April 2026
Beranda blog Halaman 41118

DPR RI: Pelegalan Miras, Kebijakan Anomali Ahok

Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama mengenai maraknya minumas keras (miras) oplosan beredar merupakan akibat dari pelarangan produksi miras dan meminta produksi miras berizin dibebaskan menuai kritikan dari berbagai kalangan.
Kali ini kritikan tersebut datang dari anggota komisi IX DPR RI, Okky Asokawati, menurutnya pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama tersebut merupakan kesalahan berpikir yang sangat fatal. 
Dia menilai Pernyataan Ahok tersebut justru menunjukkan sikap yang tidak peka terhadap masalah yang ditimbulkan akibat minuman keras (miras).
“Ini merupakan sikap yang tuna sensitif,” Kata Okky dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (13/12)
Dikatakan politisi partai berlogo kabah ini, Jika ingin menekan miras oplosan, kuncinya ada di penegakan hukum (law enforcement) oleh aparat penegak hukum, dengan melakukan  langkah preventif semestinya lebih dikedepankan oleh aparat penegak hukum. 
“Bukan seperti yang saat ini kerap muncul, bergerak bila ada kejadian,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama (Ahok) menilai maraknya minumas keras (miras) oplosan beredar merupakan akibat dari pelarangan produksi miras, oleh karena itu Ahok meminta produksi miras berizin dibebaskan.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR RI: Pelegalan Miras, Kebijakan Anomali Ahok

Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama mengenai maraknya minumas keras (miras) oplosan beredar merupakan akibat dari pelarangan produksi miras dan meminta produksi miras berizin dibebaskan menuai kritikan dari berbagai kalangan.
Kali ini kritikan tersebut datang dari anggota komisi IX DPR RI, Okky Asokawati, menurutnya pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama tersebut merupakan kesalahan berpikir yang sangat fatal. 
Dia menilai Pernyataan Ahok tersebut justru menunjukkan sikap yang tidak peka terhadap masalah yang ditimbulkan akibat minuman keras (miras).
“Ini merupakan sikap yang tuna sensitif,” Kata Okky dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (13/12)
Dikatakan politisi partai berlogo kabah ini, Jika ingin menekan miras oplosan, kuncinya ada di penegakan hukum (law enforcement) oleh aparat penegak hukum, dengan melakukan  langkah preventif semestinya lebih dikedepankan oleh aparat penegak hukum. 
“Bukan seperti yang saat ini kerap muncul, bergerak bila ada kejadian,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Thaja Purnama (Ahok) menilai maraknya minumas keras (miras) oplosan beredar merupakan akibat dari pelarangan produksi miras, oleh karena itu Ahok meminta produksi miras berizin dibebaskan.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Silat Lidah Menteri Anies Soal K13

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Anies Baswedan membantah akan menyusun Kurikulum Baru setelah menghentikan Kurikulum 2013 gagasan Mendikbud sebelumnya, M Nuh, yang kini tengah berjalan.
Hal itu ditegaskan oleh Anies dalam acara diskusi yang bertajuk “Mencari Kurikulum yang Maksimum” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/12).
Anies membantah terkait seringnya terjadi fenomena ganti menteri maka ganti kebijakan, menurut Moderator diskusi tersebut,  Ichan Loulembah, hal itu dilakukan agar bisa dinilai telah menorehkan ‘tinta emas’ selama menjabat memangku jabatan menteri.
“Tidak, tidak ada seperti itu (susun kurikulum baru),” kata Anies Baswedan menjawab pertanyaan Moderator Ichan Loulembah, Minggu (13/12).
Anie mengatakan, Kemendikbud saat ini hanya sekedar ingin memperbaiki kurikulum, dimana sekitar 6000 sekolah diberikan kesempatan untuk melanjutkan Kurikulum 2013, sambil terus dilakukan evaluasi dan jika berjalan mulus maka 6000 sekolah tersebut akan dijadikan sekolah rintisan untuk Kurikulum 2013.
Sementara sekolah sisanya, menurut Anies diperintahkan untuk kembali pada Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006.
Diketahui Kurikulum 2013  sendiri digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh dan diluncurkan ke sekolah-sekolah pada tanggal 15 Juli 2013. Sementara, implementasinya diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Silat Lidah Menteri Anies Soal K13

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Anies Baswedan membantah akan menyusun Kurikulum Baru setelah menghentikan Kurikulum 2013 gagasan Mendikbud sebelumnya, M Nuh, yang kini tengah berjalan.
Hal itu ditegaskan oleh Anies dalam acara diskusi yang bertajuk “Mencari Kurikulum yang Maksimum” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/12).
Anies membantah terkait seringnya terjadi fenomena ganti menteri maka ganti kebijakan, menurut Moderator diskusi tersebut,  Ichan Loulembah, hal itu dilakukan agar bisa dinilai telah menorehkan ‘tinta emas’ selama menjabat memangku jabatan menteri.
“Tidak, tidak ada seperti itu (susun kurikulum baru),” kata Anies Baswedan menjawab pertanyaan Moderator Ichan Loulembah, Minggu (13/12).
Anie mengatakan, Kemendikbud saat ini hanya sekedar ingin memperbaiki kurikulum, dimana sekitar 6000 sekolah diberikan kesempatan untuk melanjutkan Kurikulum 2013, sambil terus dilakukan evaluasi dan jika berjalan mulus maka 6000 sekolah tersebut akan dijadikan sekolah rintisan untuk Kurikulum 2013.
Sementara sekolah sisanya, menurut Anies diperintahkan untuk kembali pada Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006.
Diketahui Kurikulum 2013  sendiri digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh dan diluncurkan ke sekolah-sekolah pada tanggal 15 Juli 2013. Sementara, implementasinya diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Asyik Bercinta, Puluhan Pasangan Terjaring Razia

Kupang, Aktual.co — Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur, mengamankan sembilan pasangan selingkuh saat digelar operasi Pekat Turangga 2014, menyambut Natal dan Tahun Baru 2015.
Kapolda NTT, Brigjen Polisi Endang Sunjaya melalui Kabid Humas, AKBP Agus Santoso, kepada wartawan di Kupang, Sabtu, (13/12) menjelaskan, sembilan pasangan selingkuh itu ditangkap di lokasi atau tempat berbeda. “ Sembilan pasangan selingkuh itu ditangkap pada hari pertama dan kedua pelaksanaan Operasi Pekat Turangga 2014 yang mulai digelar Jumat (12/12) kemarin,” katanya. Agus menjelaskan, dalam  Operasi Pekat Turangga 2014 hari pertama, tim berhasil mengamanankan tiga pasangan yang diduga selingkuh di sebuah hotel melati di kawasan Penfui, Kupang  Mereka antara lain, pasangan SK- RK, CL – YD dan pasangan K – HV.
Kemudian, katanya, hari kedua tim  mengamankan pasangan YUY- ASB, R- S di sebuah lokasisasi, IMEL – MAD, Dorince- DP dan Maria- AK d isebuah hotel di kawasan Oesapa serta pasangan GW – DKW di sebuah hotel melati di kawasan Penfui.
“Kesembilan pasangan ini sedang menjalani pemeriksaaan  untuk dimintai keterangan, setelah itu diizinkan pulang dengan catatan tidak lagi melakukan perbuatan serupa di kemudian hari ,” ujarnya.
Sedangkan untuk oknum pegawai negeri Sipil (PNS) yang diamankan, paparnya, akan diserahkan kepada pimpinan SKPD masing-masing untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut sehingga tidak mengulangi perbuatannya. Menurutnya, Operasi Pekat Turangga 2014  yang digelar saat ini untuk menertibkan perilaku buruk masyarakat di wilayah NTT, seperti penjualan miras ilegal, penjualan petasan tanpa ijin, tempat hiburan, hotel-hotel melati yang digunakan sebagai tempat mesum dan lokalisasi pekerja seks komersial di daerah ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Asyik Bercinta, Puluhan Pasangan Terjaring Razia

Kupang, Aktual.co — Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur, mengamankan sembilan pasangan selingkuh saat digelar operasi Pekat Turangga 2014, menyambut Natal dan Tahun Baru 2015.
Kapolda NTT, Brigjen Polisi Endang Sunjaya melalui Kabid Humas, AKBP Agus Santoso, kepada wartawan di Kupang, Sabtu, (13/12) menjelaskan, sembilan pasangan selingkuh itu ditangkap di lokasi atau tempat berbeda. “ Sembilan pasangan selingkuh itu ditangkap pada hari pertama dan kedua pelaksanaan Operasi Pekat Turangga 2014 yang mulai digelar Jumat (12/12) kemarin,” katanya. Agus menjelaskan, dalam  Operasi Pekat Turangga 2014 hari pertama, tim berhasil mengamanankan tiga pasangan yang diduga selingkuh di sebuah hotel melati di kawasan Penfui, Kupang  Mereka antara lain, pasangan SK- RK, CL – YD dan pasangan K – HV.
Kemudian, katanya, hari kedua tim  mengamankan pasangan YUY- ASB, R- S di sebuah lokasisasi, IMEL – MAD, Dorince- DP dan Maria- AK d isebuah hotel di kawasan Oesapa serta pasangan GW – DKW di sebuah hotel melati di kawasan Penfui.
“Kesembilan pasangan ini sedang menjalani pemeriksaaan  untuk dimintai keterangan, setelah itu diizinkan pulang dengan catatan tidak lagi melakukan perbuatan serupa di kemudian hari ,” ujarnya.
Sedangkan untuk oknum pegawai negeri Sipil (PNS) yang diamankan, paparnya, akan diserahkan kepada pimpinan SKPD masing-masing untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut sehingga tidak mengulangi perbuatannya. Menurutnya, Operasi Pekat Turangga 2014  yang digelar saat ini untuk menertibkan perilaku buruk masyarakat di wilayah NTT, seperti penjualan miras ilegal, penjualan petasan tanpa ijin, tempat hiburan, hotel-hotel melati yang digunakan sebagai tempat mesum dan lokalisasi pekerja seks komersial di daerah ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain