16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41136

Sukses Gaet Pasar Asia, Xiaomi Bidik Dunia Barat

Jakarta, Aktual.co — Setelah sukses menggaet pasar Asia, Xiaomi kini diberitakan bersiap-siap untuk berekspansi ke dunia Barat. 
Awal perjuangan vendor asal Tiongkok tersebut dikabarkan akan dimulai pada awal tahun 2015 mendatang.
Berdasarkan media asal Tiongkok Economic Daily News, seperti dikutip dari Trusted Reviews, Minggu (7/12), Xiaomi akan mulai memperkenalkan diri secara resmi di dunia Barat pada ajang Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 6 Januari.
Pada ajang tersebut, Xiaomi disebutkan akan merilis penerus dari seri ponsel andalannya, Xiaomi Mi 5. Perangkat ini dikabarkan akan hadir dengan spesifikasi yang sangat tinggi. 
Xiaomi dirumorkan akan memiliki layar dengan bentang 5,7 inci dengan dukungan terhadap resolusi QHD. Xiaomi Mi 5 akan ditenagai dengan prosesor 64-bit Snapdragon 810 dari Qualcomm, kamera 20,7 megapiksel, dan sensor pemindai sidik jari. 
Seperti kebiasaan selama ini, Mi generasi kelima tersebut tetap berjalan di sistem operasi Android yang dipercantik dengan tampilan antarmuka MIUI.
Xiaomi pun tidak akan memberikan banderol harga yang terlalu tinggi. Para peminat dikatakan hanya perlu menebus Mi 5 dengan harga 325 dollar AS atau sekitar Rp 4 juta.
Hingga berita ini dinaikkan, Xiaomi masih belum memberikan konfirmasinya mengenai kemungkinan dirilisnya Mi 5 di ajang CES mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Tiongkok Kirim Kapal Perang Kirim Air Minum ke Maladewa

Jakarta, Aktual.co — Tiongkok mengirim kapal perang berisi air minum ke Maladewa yang saat ini mengalami krisis air bersih.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Maladewa mengumumkan dalam kondisi darurat karena krisis air bersih, setelah pusat pengolahan air di Male, ibu kota negara itu terbakar. Akibatnya lebih dari 100.000 warga tidak bisa memeroleh air bersih.
Maladewa sudah meminta bantuan dari India, Sri Lanka, Amerika Serikat, dan Cina. Kapal perang Tiongkok itu akan membawa 960 ton air bersih, demikian kata Kementerian Pertahanan Cina. 

Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan bahwa 20 ton air bersih dalam botol sudah dikirim menggunakan pesawat sipil pada Sabtu (6/12).
Sebelumnya India mengatakan akan mengirim lima pesawat berisi air bersih dan dua kapal berisi peralatan untuk memperbaiki pusat pengolahan air di Male.
Maladewa, negara yang terdiri dari 1.190 pulau karang, mengandalkan sektor pariwisata untuk membangun perekonomiannya. Setiap tahun dekitar 750.000 turis mengunjungi negara itu yang berpopulasi 400.000 jiwa itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Tiongkok Kirim Kapal Perang Kirim Air Minum ke Maladewa

Jakarta, Aktual.co — Tiongkok mengirim kapal perang berisi air minum ke Maladewa yang saat ini mengalami krisis air bersih.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Maladewa mengumumkan dalam kondisi darurat karena krisis air bersih, setelah pusat pengolahan air di Male, ibu kota negara itu terbakar. Akibatnya lebih dari 100.000 warga tidak bisa memeroleh air bersih.
Maladewa sudah meminta bantuan dari India, Sri Lanka, Amerika Serikat, dan Cina. Kapal perang Tiongkok itu akan membawa 960 ton air bersih, demikian kata Kementerian Pertahanan Cina. 

Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan bahwa 20 ton air bersih dalam botol sudah dikirim menggunakan pesawat sipil pada Sabtu (6/12).
Sebelumnya India mengatakan akan mengirim lima pesawat berisi air bersih dan dua kapal berisi peralatan untuk memperbaiki pusat pengolahan air di Male.
Maladewa, negara yang terdiri dari 1.190 pulau karang, mengandalkan sektor pariwisata untuk membangun perekonomiannya. Setiap tahun dekitar 750.000 turis mengunjungi negara itu yang berpopulasi 400.000 jiwa itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Aher: Objek Wisata di Jawa Barat Kelas Dunia

Jakarta, Aktual.co — Potensi objek wisata di Jawa Barat merupakan kelas dunia yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan disela-sela kunjungannya ke sejumlah objek wisata di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (7/12).
“Potensi wisata di Jabar ‘world class’, potensi wisata kelas dunia,” kata Aher sapaan akrabnya. 
Dia menuturkan, Jabar memiliki banyak objek wisata yang menarik, terutama wisata alamnya seperti kawah Tangkuban Parahu atau wisata perkebunan. Hal tersebut sebagai upaya mendorong potensi pariwisata di Jabar.
“Kita akan terus memperbaiki infrastruktur,” katanya.
Dia mengungkapkan, pemerintah tentu akan memikirkan masalah akses jalan ke objek wisata, seperti yang harus dipikirkan jalan dari Soreang-Ciwidey hingga Patenggang.
Terkait alokasi anggaran untuk intrastruktur itu, lanjut dia, dapat dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota. “Urusan koordinasi dengan kabupaten/kota saya rasa sangat bisa dan gampang, namun anggarannya yang paling penting,” katanya.
Provinsi Jabar juga, kata Aher sudah merencanakan membuka dan mempeluas jalan seperti jalan di Bogor, Purwakarta, Karawang, dan Ciamis untuk mendorong pariwisata.
Dia berharap, setiap tahun berikutnya dana dari provinsi untuk rencana perbaikan, perluasan dan pembukaan jalan baru dapat lebih besar dan cukup. “Mudah-mudahan tahun-tahun kedepan bisa lebih besar anggarannya,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Aher: Objek Wisata di Jawa Barat Kelas Dunia

Jakarta, Aktual.co — Potensi objek wisata di Jawa Barat merupakan kelas dunia yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan disela-sela kunjungannya ke sejumlah objek wisata di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Minggu (7/12).
“Potensi wisata di Jabar ‘world class’, potensi wisata kelas dunia,” kata Aher sapaan akrabnya. 
Dia menuturkan, Jabar memiliki banyak objek wisata yang menarik, terutama wisata alamnya seperti kawah Tangkuban Parahu atau wisata perkebunan. Hal tersebut sebagai upaya mendorong potensi pariwisata di Jabar.
“Kita akan terus memperbaiki infrastruktur,” katanya.
Dia mengungkapkan, pemerintah tentu akan memikirkan masalah akses jalan ke objek wisata, seperti yang harus dipikirkan jalan dari Soreang-Ciwidey hingga Patenggang.
Terkait alokasi anggaran untuk intrastruktur itu, lanjut dia, dapat dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota. “Urusan koordinasi dengan kabupaten/kota saya rasa sangat bisa dan gampang, namun anggarannya yang paling penting,” katanya.
Provinsi Jabar juga, kata Aher sudah merencanakan membuka dan mempeluas jalan seperti jalan di Bogor, Purwakarta, Karawang, dan Ciamis untuk mendorong pariwisata.
Dia berharap, setiap tahun berikutnya dana dari provinsi untuk rencana perbaikan, perluasan dan pembukaan jalan baru dapat lebih besar dan cukup. “Mudah-mudahan tahun-tahun kedepan bisa lebih besar anggarannya,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Penerbitan Obligasi Pertamina Tidak Menyelesaikan Masalah

Jakarta, Aktual.co — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra mengingatkan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto tidak gegabah menerbitkan hutang baru. Pasalnya, hutang Pertamina saat ini sudah mencapai lebih dari Rp280 triliun.
KSPMI mengingatkan demikian sehubungan dengan rencana penerbitan obligasi rupiah di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam diskusi terbuka ‘Pertamina Dibawah Ancaman Privatisasi dan Utang Luar Negeri’ di Jakarta, Minggu (7/12). 
“Seharusnya ini menjadi warning bagi direksi baru bahwa sebelum melangkah lebih jauh terhadap proses-proses pembentukan hutang baru yang semakin membuat Pertamina semakin tidak berdaulat karena banyak dipengaruhi asing,” ucap Faizal.
Dwi Soetjipto, kata dia, seharusnya menjelaskan dulu kemana alokasi hutang sebelumnya, karena kita tahu sebelumnya hutang itu dikatakan akan digunakan untuk membiayai akusisi dan merger di beberapa negara. Akan tetapi, hasilnya nihil.
“Seperti di Australia, itu fail. Di Vietnam, Libya, Venezuela itu gagal semua. Di Malaysia, bagaimana produksinya tidak memenuhi target. Artinya, jelaskan dulu itu semua sebelum mengambil langkah lebih lanjut proses pembentukan hutang baru,” ujarnya.
Ia menegaskan, jangan sampai jika nanti Pertamina menerbitkan Bond baru lalu untuk membayarnya justru Pertamina malah menggerus keuntungannya setiap tahun.
“Yang dikhawatirkan, jangan sampai untuk membayar kupon bond-nya hingga melunasi bond itu justru Pertamina malah menggerus keuntungannya sendiri. Seharusnya lebih dipikirkan lagi hal itu,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain