17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41140

Prabowo Tertawa Soal Putusan Munas Golkar Tandingan Bubarkan KMP

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto hanya menertawakan soal wacana keputusan musyawarah nasional (Munas) tandingan ke IX Partai Golkar oleh kubu Agung Laksono yang akan menghapus koalisi merah putih (KMP).

Saat datang dengan mengenakan kemeja putih dalam acara rapat kerja nasional (Rakernas) Tunas Indonesia Raya (Tidar) di kantor DPP Partai Gerindra, di Jakarta Selatan, Minggu (7/12). Dia tidak memberikan jawaban apapun selain tertawa.

“Hahahahaha,” respon Prabowo kepada awak media ketika ditanya soal Munas tandingan Partai Golkar yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Masih dengan wajah yang terlihat sumringah, calon presiden pada pemilu 2014 kemarin itu, kembali hanya tertawa soal keputusan Munas yang membubarkan KMP.

“Hahahahaha,” kata Letjend (purn) TNI itu sembari kembali tertawa lepas.

Sebelumnya sempat diberitakan, calon Ketua Umum Partai Golkar pada Munas IX Golkar di Hotel Mercure Ancol, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, salah satu keputusan Munas Ancol adalah membubarkan Koalisi Merah Putih (KMP).

“Hasil Munas ini salah satu keputusannya membubarkan KMP. Karena jika Golkar keluar, maka sudah tidak ada lagi kekuatan dari KMP. Munas ini akan mendukung rencana pemerintah,” kata Agus Gumiwang di Ancol, Sabtu (6/12).

Agus menambahkan, bentuk dukungan kepada pemerintah adalah dengan menerima Perppu Pilkada yang diajukan Presiden keenam Soesilo Bambang Yudhoyono.

“Program akan dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan keinginan mereka (DPD I dan II). DPP Golkar peka terhadap perkembangan di masyarakat dan itu kemudian hari diejawantahkan oleh partai. Seperti Pilkada langsung, Perppu diterima,” kata Agus.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Prabowo Tertawa Soal Putusan Munas Golkar Tandingan Bubarkan KMP

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto hanya menertawakan soal wacana keputusan musyawarah nasional (Munas) tandingan ke IX Partai Golkar oleh kubu Agung Laksono yang akan menghapus koalisi merah putih (KMP).

Saat datang dengan mengenakan kemeja putih dalam acara rapat kerja nasional (Rakernas) Tunas Indonesia Raya (Tidar) di kantor DPP Partai Gerindra, di Jakarta Selatan, Minggu (7/12). Dia tidak memberikan jawaban apapun selain tertawa.

“Hahahahaha,” respon Prabowo kepada awak media ketika ditanya soal Munas tandingan Partai Golkar yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Masih dengan wajah yang terlihat sumringah, calon presiden pada pemilu 2014 kemarin itu, kembali hanya tertawa soal keputusan Munas yang membubarkan KMP.

“Hahahahaha,” kata Letjend (purn) TNI itu sembari kembali tertawa lepas.

Sebelumnya sempat diberitakan, calon Ketua Umum Partai Golkar pada Munas IX Golkar di Hotel Mercure Ancol, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, salah satu keputusan Munas Ancol adalah membubarkan Koalisi Merah Putih (KMP).

“Hasil Munas ini salah satu keputusannya membubarkan KMP. Karena jika Golkar keluar, maka sudah tidak ada lagi kekuatan dari KMP. Munas ini akan mendukung rencana pemerintah,” kata Agus Gumiwang di Ancol, Sabtu (6/12).

Agus menambahkan, bentuk dukungan kepada pemerintah adalah dengan menerima Perppu Pilkada yang diajukan Presiden keenam Soesilo Bambang Yudhoyono.

“Program akan dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan keinginan mereka (DPD I dan II). DPP Golkar peka terhadap perkembangan di masyarakat dan itu kemudian hari diejawantahkan oleh partai. Seperti Pilkada langsung, Perppu diterima,” kata Agus.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Indra Piliang Pimpin Munas Golkar Ancol

Jakarta, Aktual.co — Musyawarah Partai Golkar versi Presidium Penyelamat PG, Minggu (7/12), tengah berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Anggota poros muda Partai Golkar Indra J Piliang memimpin rapat Komisi B Munas IX Golkar di Jakarta. 
Dalam hal ini, Indra mengatur jalannya rapat yang membahas tentang program umum. Rapat komisi itu berlangsung di Krakatau Hall, Hotel Mercure, Ancol. 
Ada pula Komisi A yang dipimpin oleh Jauharudin Armain membahas Organisasi dan AD/ART. Sementara itu, Komisi C yang membahas rekomendasi dipimpin oleh Yan Ichsas.
Indra mengatakan, draft program umum yang telah disusun, namun tetap membuka kesempatan bagi para peserta yang ingin menyumbang pendapat tentang program. Salah satunya tentang Perpu Pilkada.
“Apakah tentang Perpu Pilkada perlu kita masukkan ke dalam program umum? Silakan siapa yang ingin menyampaikan,” kata Indra.
Perwakilan DPD Maluku Sangaji menyampaikan, sebaiknya hal itu biar saja dibahas di Komisi C yang membidangi rekomendasi dan pernyataan politik. Hal itu disetujui peserta lainnya.
“Kalau begitu, kita sampaikan ke Komisi C ya agar menerima Perpu Pilkada dimasukkan ke rekomendasi. Setuju?” kata Indra.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Indra Piliang Pimpin Munas Golkar Ancol

Jakarta, Aktual.co — Musyawarah Partai Golkar versi Presidium Penyelamat PG, Minggu (7/12), tengah berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Anggota poros muda Partai Golkar Indra J Piliang memimpin rapat Komisi B Munas IX Golkar di Jakarta. 
Dalam hal ini, Indra mengatur jalannya rapat yang membahas tentang program umum. Rapat komisi itu berlangsung di Krakatau Hall, Hotel Mercure, Ancol. 
Ada pula Komisi A yang dipimpin oleh Jauharudin Armain membahas Organisasi dan AD/ART. Sementara itu, Komisi C yang membahas rekomendasi dipimpin oleh Yan Ichsas.
Indra mengatakan, draft program umum yang telah disusun, namun tetap membuka kesempatan bagi para peserta yang ingin menyumbang pendapat tentang program. Salah satunya tentang Perpu Pilkada.
“Apakah tentang Perpu Pilkada perlu kita masukkan ke dalam program umum? Silakan siapa yang ingin menyampaikan,” kata Indra.
Perwakilan DPD Maluku Sangaji menyampaikan, sebaiknya hal itu biar saja dibahas di Komisi C yang membidangi rekomendasi dan pernyataan politik. Hal itu disetujui peserta lainnya.
“Kalau begitu, kita sampaikan ke Komisi C ya agar menerima Perpu Pilkada dimasukkan ke rekomendasi. Setuju?” kata Indra.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

JK Tidak Hadiri Munas Golkar di Ancol, Kubu Ical: Kami Lega

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla diundang untuk menghadiri Musyawarah Nasional Partai Golkar ke IX versi Presidium Penyelamat Partai Golkar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, namun hingga kini JK belum juga datang.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi PG Bambang Soesatyo mengaku gembira dengan kabar tersebut. Menurut Bambang apa yang telah dilakukan oleh JK merupakan bukti bahwa JK masih memiliki komitmen untuk menjaga partai berlambang pohon beringin itu.
“Penghargaan setinggi-tingginya kepada mantan ketua umum JK yang tidak hadir di Ancol itu artinya pak JK masih menjaga PG karena suka atau tidak suka mahkota PG ada di jk sebagai mantan ketum,” kata Bambang kepada wartawan di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/12).
Diketahui Jusuf Kalla diundang untuk menghadiri Munas PG besutan Agung Laksono Cs di Ancol, Jakarta Utara yang digelar pada 6-7 November 2014, menurut Agung JK sengaja diundang karena bakal diberi posisi penting, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan.
Bukan hanya kepada JK, Menteri Luar Negeri Tjahjo Kumolo pun turut diundang, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda Tjahjo akan datang.
“Tidak kehadiran JK dan Tjahjo hati kami lega karena itu menandakan mereka tidak bisa ditunggangi oleh kelompok yang ingin memecah belah partai,” lanjut Bambang.
Sementara Ketua Fraksi PG Ade Komarudin merasa yakin, Tjahjo tidak akan menghadiri Munas Ancol menurut Ade, Tjahjo merupakan sahabat karibnya sewaktu masih di Komite Nasional Pemuda Indonesia.
“Mendagri walaupun diisukan untuk membuka munas tapi itu hanya isapan jempol, Mendagri sahabat kami sewaktu di KNPI, tidak mungkin tokoh sekaliber pak Tjahjo melakukan hal yang bertentangan saya percaya pak Tjahjo tidak akan campur tangan,” tandas Ade.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

JK Tidak Hadiri Munas Golkar di Ancol, Kubu Ical: Kami Lega

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla diundang untuk menghadiri Musyawarah Nasional Partai Golkar ke IX versi Presidium Penyelamat Partai Golkar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, namun hingga kini JK belum juga datang.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi PG Bambang Soesatyo mengaku gembira dengan kabar tersebut. Menurut Bambang apa yang telah dilakukan oleh JK merupakan bukti bahwa JK masih memiliki komitmen untuk menjaga partai berlambang pohon beringin itu.
“Penghargaan setinggi-tingginya kepada mantan ketua umum JK yang tidak hadir di Ancol itu artinya pak JK masih menjaga PG karena suka atau tidak suka mahkota PG ada di jk sebagai mantan ketum,” kata Bambang kepada wartawan di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/12).
Diketahui Jusuf Kalla diundang untuk menghadiri Munas PG besutan Agung Laksono Cs di Ancol, Jakarta Utara yang digelar pada 6-7 November 2014, menurut Agung JK sengaja diundang karena bakal diberi posisi penting, yaitu Ketua Dewan Pertimbangan.
Bukan hanya kepada JK, Menteri Luar Negeri Tjahjo Kumolo pun turut diundang, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda Tjahjo akan datang.
“Tidak kehadiran JK dan Tjahjo hati kami lega karena itu menandakan mereka tidak bisa ditunggangi oleh kelompok yang ingin memecah belah partai,” lanjut Bambang.
Sementara Ketua Fraksi PG Ade Komarudin merasa yakin, Tjahjo tidak akan menghadiri Munas Ancol menurut Ade, Tjahjo merupakan sahabat karibnya sewaktu masih di Komite Nasional Pemuda Indonesia.
“Mendagri walaupun diisukan untuk membuka munas tapi itu hanya isapan jempol, Mendagri sahabat kami sewaktu di KNPI, tidak mungkin tokoh sekaliber pak Tjahjo melakukan hal yang bertentangan saya percaya pak Tjahjo tidak akan campur tangan,” tandas Ade.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain