17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41141

Dua Kali Kalah, Tim Maria Selena Menang Lawan Sritex Dragon Solo

Jakarta, Aktual.co — Tim bola basket yang diperkuat Putri Indonesia 2011 Maria Selena akhirnya merasakan kemenangan, setelah mengalahkan Sritex Dragon Solo pada Speedy WNBL Indonesia di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (7/12).
“Semua pemain memberikan kontribusi yang cukup bagus mulai kuarter pertama hingga tiga. Tapi fisik mereka sedikit menurun pada kuarter empat. Terus terang masih banyak yang harus diperbaiki,” kata pelatih Predators Jacky Ignatius Hatta.
Merah Putih Predators yang sebelumnya mengalami dua kali kekalahan beruntun dari Tomang Sakti dan Sahabat Semarang akhirnya memecah kebuntuhan dengan menang lawan Sritex melalui pertarungan sengit, 80-77.
Pada pertandingan sengit ini kapten Hanum Fasya mampu mengumpulkan 18 poin disusul pemain Predators lainnya, Helena dengan 17. Bahkan ada satu pemain yang membukukan triple-double yaitu Fitriyana Sari dengan 10 poin, 11 assist dan 10 rebound.
Perjuangan Merah Putih Predators untuk meraih kemenangan ini tidaklah mudah. Sejak kuarter pertama pertarungan sengit diperagakan kedua tim yang sama-sama haus dengan kemenangan. Hanya saja, tim Maria Selena lebih beruntung dengan unggul 23-17.
Memasuki kuarter kedua, Merah Putih Predators yang sebelumnya mampu mengusai pertandingan justru melemah dikuarter kedua. Kondisi itu langsung dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Sritex.
Secara pengumpulan poin pada kuarter kedua, Sritex yang dimotori oleh duet Tania dan Lamia Rasidi mampu unggul 17-15. Namun, jika akumulasi dengan hasil kuarter pertama, anak asuh Pek King Dhay ini masih tertinggal 34-38.
Tak ingin melepaskan momentum, anak asuh Jacky Ignatius Hatta kembali bermain taktis pada kuarter tiga. Hanum Fasya dan kawan-kawan kembali bangkit. Hasilnya perolehan poinpun meningkat drastis menjadi 62-45.
Unggul jauh ternyata membuat pemain Merah Putih Predators sedikit lengah. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Pek King Dhay. Bahkan, Sritex mampu mengemas 32 poin. Hanya saja, secara akumulatif harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 77-80.
“Bagi kami kekalahan ini terjadi karena pemain kehilangan momentum. Tapi saya kagum dengan perjuangan mereka. Semoga lebih baik lagi pada seri-seri berikutnya,” kata pelatih Sritex Dragon Solo, Pek King Dhay.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Dua Kali Kalah, Tim Maria Selena Menang Lawan Sritex Dragon Solo

Jakarta, Aktual.co — Tim bola basket yang diperkuat Putri Indonesia 2011 Maria Selena akhirnya merasakan kemenangan, setelah mengalahkan Sritex Dragon Solo pada Speedy WNBL Indonesia di Hall Basket Senayan, Jakarta, Minggu (7/12).
“Semua pemain memberikan kontribusi yang cukup bagus mulai kuarter pertama hingga tiga. Tapi fisik mereka sedikit menurun pada kuarter empat. Terus terang masih banyak yang harus diperbaiki,” kata pelatih Predators Jacky Ignatius Hatta.
Merah Putih Predators yang sebelumnya mengalami dua kali kekalahan beruntun dari Tomang Sakti dan Sahabat Semarang akhirnya memecah kebuntuhan dengan menang lawan Sritex melalui pertarungan sengit, 80-77.
Pada pertandingan sengit ini kapten Hanum Fasya mampu mengumpulkan 18 poin disusul pemain Predators lainnya, Helena dengan 17. Bahkan ada satu pemain yang membukukan triple-double yaitu Fitriyana Sari dengan 10 poin, 11 assist dan 10 rebound.
Perjuangan Merah Putih Predators untuk meraih kemenangan ini tidaklah mudah. Sejak kuarter pertama pertarungan sengit diperagakan kedua tim yang sama-sama haus dengan kemenangan. Hanya saja, tim Maria Selena lebih beruntung dengan unggul 23-17.
Memasuki kuarter kedua, Merah Putih Predators yang sebelumnya mampu mengusai pertandingan justru melemah dikuarter kedua. Kondisi itu langsung dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Sritex.
Secara pengumpulan poin pada kuarter kedua, Sritex yang dimotori oleh duet Tania dan Lamia Rasidi mampu unggul 17-15. Namun, jika akumulasi dengan hasil kuarter pertama, anak asuh Pek King Dhay ini masih tertinggal 34-38.
Tak ingin melepaskan momentum, anak asuh Jacky Ignatius Hatta kembali bermain taktis pada kuarter tiga. Hanum Fasya dan kawan-kawan kembali bangkit. Hasilnya perolehan poinpun meningkat drastis menjadi 62-45.
Unggul jauh ternyata membuat pemain Merah Putih Predators sedikit lengah. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Pek King Dhay. Bahkan, Sritex mampu mengemas 32 poin. Hanya saja, secara akumulatif harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 77-80.
“Bagi kami kekalahan ini terjadi karena pemain kehilangan momentum. Tapi saya kagum dengan perjuangan mereka. Semoga lebih baik lagi pada seri-seri berikutnya,” kata pelatih Sritex Dragon Solo, Pek King Dhay.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bak Oplosan, Kebijakan Pemerintah Mematikan Bila Ditenggak

Jakarta, Aktual.co – Ketua Kordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Masardie mengatakan adanya ancaman privatisasi Pertamina dibawah kepemimpinan Dwi Soetjipto. Hal ini sehubungan dengan rencana pencatatan surat utang di pasar modal oleh Kementerian BUMN dan kerjasama pembelian minyak dengan Angola. 
“Makin kesini, kabinet oplosannya makin jelas sehingga filosofinya itu oplosan-lah, Jadi kalau ditenggak kebijakannya makin mematikan kaya oplosan,” ucapnya dalam diskusi ‘Pertamina Dibawah Ancaman Privatisasi dan Utang Luar Negeri’ di Jakarta, Minggu (7/12). 
Mantan juru bicara Presien Abdurrahman Wahid ini menyatakan, kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sedikit banyak dipengaruhi oleh para mafia migas. Mereka masuk dan melancarkan aksinya di sektor migas. 
Adhie mensinyalir adanya instruksi dari para mafia migas dalam melakukan aksinya tanpa tercium Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan aparat penegak hukum lainnya.
“Secara sistematis kita disuguhkan berita-berita pertamina itu korup, mana koruptornya gak ada juga?,” sindirnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bak Oplosan, Kebijakan Pemerintah Mematikan Bila Ditenggak

Jakarta, Aktual.co – Ketua Kordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Masardie mengatakan adanya ancaman privatisasi Pertamina dibawah kepemimpinan Dwi Soetjipto. Hal ini sehubungan dengan rencana pencatatan surat utang di pasar modal oleh Kementerian BUMN dan kerjasama pembelian minyak dengan Angola. 
“Makin kesini, kabinet oplosannya makin jelas sehingga filosofinya itu oplosan-lah, Jadi kalau ditenggak kebijakannya makin mematikan kaya oplosan,” ucapnya dalam diskusi ‘Pertamina Dibawah Ancaman Privatisasi dan Utang Luar Negeri’ di Jakarta, Minggu (7/12). 
Mantan juru bicara Presien Abdurrahman Wahid ini menyatakan, kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sedikit banyak dipengaruhi oleh para mafia migas. Mereka masuk dan melancarkan aksinya di sektor migas. 
Adhie mensinyalir adanya instruksi dari para mafia migas dalam melakukan aksinya tanpa tercium Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan aparat penegak hukum lainnya.
“Secara sistematis kita disuguhkan berita-berita pertamina itu korup, mana koruptornya gak ada juga?,” sindirnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Utang AIIB, Penjajahan Mutakhir Tiongkok terhadap Pemerintahan Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co — Keputusan Indonesia bergabung dalam bank pembiayaan infrasktuktur asia (Asian Infrastructure Investment Bank/ AIIB) adalah keputusan yang salah. Pasalnya ini menyalahi peraturan pembangunan Indonesia yang tidak membolehkan untuk bergantungkan diri kepada asing.
“Ini akan membuat Indonesia menjadi terlilit utang dan semakin menjadi sapi perah asing. Ini bentuk penjajahan masa kini. Penjajahan paling mutakhir adalah utang,” ungkap Ahli Ekonomi-Politik Yudhie Haryono kepada Aktual.co, Minggu (7/12).
Asing bisa dilibatkan dalam pembangunan di Indonesia hanya sebagai komplementer. Dimana segala kemampuan dan potensi yang ada diberdayakan terlebih dulu secara maksimal. Jika ada kekurangan yang tak bisa ditangani dengan Indonesia, barulah asing masuk sebagai komplementer bukan utama.
“Sangat berpotensi ini akan membuat kita semakin tunduk dengan Tiongkok. Tunduk dari segi kedaulatan,” tuturnya.
Menurut Yudhie, keputusan Indonesia bergabung dengan AIIB karena adanya dua hal. Yang pertama untuk mengontrol dominasi lembaga-lembaga keuangan yang sudah ada dan Indonesia telah mengabungkan diri. Kedua, ini adalah sebuah bentuk hadiah untuk para penyuplai dana saat Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.
“Seharusnya Presiden belum memutuskan pinjaman jangka panjang atau pendek haruslah menjadikan asing sebagai komplementer atau cadangan saja,” tuntasnya.
Indonesia resmi bergabung dalam AIIB, Memorandum of Understanding (MoU) AIIB ditandatangani Menteri Keuangan selaku wakil Pemerintah Indonesia pada tanggal 25 November 2014 lalu. 
Inisiatif pendirian AIIB ini merupakan prakarsa Presiden RRT, Xi Jinping, saat mengikuti pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Bali, Oktober 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Utang AIIB, Penjajahan Mutakhir Tiongkok terhadap Pemerintahan Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co — Keputusan Indonesia bergabung dalam bank pembiayaan infrasktuktur asia (Asian Infrastructure Investment Bank/ AIIB) adalah keputusan yang salah. Pasalnya ini menyalahi peraturan pembangunan Indonesia yang tidak membolehkan untuk bergantungkan diri kepada asing.
“Ini akan membuat Indonesia menjadi terlilit utang dan semakin menjadi sapi perah asing. Ini bentuk penjajahan masa kini. Penjajahan paling mutakhir adalah utang,” ungkap Ahli Ekonomi-Politik Yudhie Haryono kepada Aktual.co, Minggu (7/12).
Asing bisa dilibatkan dalam pembangunan di Indonesia hanya sebagai komplementer. Dimana segala kemampuan dan potensi yang ada diberdayakan terlebih dulu secara maksimal. Jika ada kekurangan yang tak bisa ditangani dengan Indonesia, barulah asing masuk sebagai komplementer bukan utama.
“Sangat berpotensi ini akan membuat kita semakin tunduk dengan Tiongkok. Tunduk dari segi kedaulatan,” tuturnya.
Menurut Yudhie, keputusan Indonesia bergabung dengan AIIB karena adanya dua hal. Yang pertama untuk mengontrol dominasi lembaga-lembaga keuangan yang sudah ada dan Indonesia telah mengabungkan diri. Kedua, ini adalah sebuah bentuk hadiah untuk para penyuplai dana saat Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.
“Seharusnya Presiden belum memutuskan pinjaman jangka panjang atau pendek haruslah menjadikan asing sebagai komplementer atau cadangan saja,” tuntasnya.
Indonesia resmi bergabung dalam AIIB, Memorandum of Understanding (MoU) AIIB ditandatangani Menteri Keuangan selaku wakil Pemerintah Indonesia pada tanggal 25 November 2014 lalu. 
Inisiatif pendirian AIIB ini merupakan prakarsa Presiden RRT, Xi Jinping, saat mengikuti pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Bali, Oktober 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain