17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41148

Prasetyo Janji Lengkapi Sarana Kejaksaan

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung HM Prasetyo menilai upaya memberantas kejahatan di Indonesia belum maksimal lantaran masih minimnya kelengkapan sarana di lembaga itu. Jaksa Agung yang diusung Partai Nasdem ini pun berjanji untuk segera melengkapi sarana di kejaksaan.
“Sarana yang minim akan segera dilengkapi agar kejaksaan bisa bertugas lebih baik,” ujar Prasetyo usai membuka sepeda santai di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Semarang, Minggu (7/12).
Pada kesempatan itu, Prasetyo juga menyoroti tingginya angka korupsi, segingga membuat Indonesia tidak maju.
“Negara ini makmur, tapi karena dikorupsi jadi tidak maksimal,” ucapnya.
Kejahatan korupsi, lanjut Prasetyo, sepertinya biasa saja karena tidak menimbulkan korban jiwa, padahal akibatnya bisa membuat masyarakat sengsara.
“Korupsi itu tidak dirasakan langsung, tetapi menyengsarakan rakyat. Harus ada peran serta masyarakat dalam memberantasnya,” tukas Prasetyo.
Menurut Prasetyo, peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia pada 9 Desember harus menjadi momentum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang sudah merajalela.

Artikel ini ditulis oleh:

Prasetyo Janji Lengkapi Sarana Kejaksaan

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung HM Prasetyo menilai upaya memberantas kejahatan di Indonesia belum maksimal lantaran masih minimnya kelengkapan sarana di lembaga itu. Jaksa Agung yang diusung Partai Nasdem ini pun berjanji untuk segera melengkapi sarana di kejaksaan.
“Sarana yang minim akan segera dilengkapi agar kejaksaan bisa bertugas lebih baik,” ujar Prasetyo usai membuka sepeda santai di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Semarang, Minggu (7/12).
Pada kesempatan itu, Prasetyo juga menyoroti tingginya angka korupsi, segingga membuat Indonesia tidak maju.
“Negara ini makmur, tapi karena dikorupsi jadi tidak maksimal,” ucapnya.
Kejahatan korupsi, lanjut Prasetyo, sepertinya biasa saja karena tidak menimbulkan korban jiwa, padahal akibatnya bisa membuat masyarakat sengsara.
“Korupsi itu tidak dirasakan langsung, tetapi menyengsarakan rakyat. Harus ada peran serta masyarakat dalam memberantasnya,” tukas Prasetyo.
Menurut Prasetyo, peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia pada 9 Desember harus menjadi momentum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang sudah merajalela.

Artikel ini ditulis oleh:

Sibuk Bertengkar, Tugas Legislasi DPR Terbengkalai

Jakarta, Aktual.co —  Sudah masuk masa reses, DPR tak kunjung bisa menjalankan tugas dengan maksimal. Hal ini terlihat dari terbengkalainya penyusunan rancangan undang-undang (RUU) inisiatif DPR untuk dimasukkan dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2014-2019.
“Kalau dibanding DPR periode yang sebelumnya, DPR saat ini seharusnya telah menghasilkan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015-2019, Program Proritas, dan telah meresmikan dalam keputusan DPR,” ujar Direktur Monitoring, Advokasi dan jaringan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia, Ronald Rofiandi di Jakarta (7/12).
Ronald memprediksi prolegnas ini baru akan disusun dan dibahas DPR bersama pemerintah pada masa sidang yang akan datang. Artinya, banyak waktu yang dibuang-buang DPR sehingga fungsi legislasi mandek.
Menurut Ronald, kisruh politik di internal DPR menjadi penyebab utama, yaitu Konflik antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang belum mencapai titik temu. Ini kemudian berimbas pada belum terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD), terutama Badan Legislatif (Baleg). Baleg yang ada pun baru sebatas menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dalam menyiapkan usulan Prolegnas.
“Di balik kisruhnya DPR ini, ada yang diuntung yaitu Pemerintah dan DPD. Mereka diuntungkan dari segi proses penyiapan Prolegnas. Karena dapat menoptimalkan waktu yang seharusnya dijadwalkan untuk membahas Prolegnas bersama DPR. Tetapi DPRnya masih belum solid.” Ujarnya.
Menurutnya, DPR harus tetap bisa menjadwalkan penyiapan Prolegnas dengan syarat memundurkan masa reses atau menggunakan masa reses untuk bekerja. Berdasarkan pasal 51 ayat (2) Tatib DPR. Terobosan ini sebenarnya menyangkut integritas dan akubillitas DPR sekaligus mengkonfirmasi DPR siap “Move on” dari kisruh politik yang mendera selama ini.
Laporan: Teuku Nyak Meutia

Artikel ini ditulis oleh:

Sibuk Bertengkar, Tugas Legislasi DPR Terbengkalai

Jakarta, Aktual.co —  Sudah masuk masa reses, DPR tak kunjung bisa menjalankan tugas dengan maksimal. Hal ini terlihat dari terbengkalainya penyusunan rancangan undang-undang (RUU) inisiatif DPR untuk dimasukkan dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2014-2019.
“Kalau dibanding DPR periode yang sebelumnya, DPR saat ini seharusnya telah menghasilkan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015-2019, Program Proritas, dan telah meresmikan dalam keputusan DPR,” ujar Direktur Monitoring, Advokasi dan jaringan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia, Ronald Rofiandi di Jakarta (7/12).
Ronald memprediksi prolegnas ini baru akan disusun dan dibahas DPR bersama pemerintah pada masa sidang yang akan datang. Artinya, banyak waktu yang dibuang-buang DPR sehingga fungsi legislasi mandek.
Menurut Ronald, kisruh politik di internal DPR menjadi penyebab utama, yaitu Konflik antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang belum mencapai titik temu. Ini kemudian berimbas pada belum terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD), terutama Badan Legislatif (Baleg). Baleg yang ada pun baru sebatas menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dalam menyiapkan usulan Prolegnas.
“Di balik kisruhnya DPR ini, ada yang diuntung yaitu Pemerintah dan DPD. Mereka diuntungkan dari segi proses penyiapan Prolegnas. Karena dapat menoptimalkan waktu yang seharusnya dijadwalkan untuk membahas Prolegnas bersama DPR. Tetapi DPRnya masih belum solid.” Ujarnya.
Menurutnya, DPR harus tetap bisa menjadwalkan penyiapan Prolegnas dengan syarat memundurkan masa reses atau menggunakan masa reses untuk bekerja. Berdasarkan pasal 51 ayat (2) Tatib DPR. Terobosan ini sebenarnya menyangkut integritas dan akubillitas DPR sekaligus mengkonfirmasi DPR siap “Move on” dari kisruh politik yang mendera selama ini.
Laporan: Teuku Nyak Meutia

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden : Fasilitas Stadion Jakabaring Baik dan Lengkap

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo meninjau fasilitas olah raga di Kompleks Olah Raga Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (7/12) pagi. Presiden didampingi Ibu Negara Iriana melihat dari dekat berbagai kelengkapan stadiun kebanggan warga Palembang tersebut. 
Diantaranya fasilitas sepak bola, lintasan atletik, stadion aquatik, lapangan tembak dan wisma atlet. Kata Presiden, berbagai fasilitas yang ada masih dalam keadaan bagus. 
“Fasilitasnya sudah bagus dan lengkap, pemeliharaannya juga sudah baik, kita tinggal menunggu hasil dari penghijauannya,” katanya. 
Mantan Walikota Solo itu mendukung rencangan pengembangan fasilitas olah raga, sebagaimana  rencana pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Khususnya pembangunan sekolah olahraga.
Presiden mengatakan Palembang juga dinilai siap untuk pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. 
Rencananya, usai meninjau Stadiun Jakabaring, Presiden akan bertolak ke Pelabuhan Tanjung Api-api untuk melihat sarana dan prasarana pelabuhan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden : Fasilitas Stadion Jakabaring Baik dan Lengkap

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo meninjau fasilitas olah raga di Kompleks Olah Raga Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (7/12) pagi. Presiden didampingi Ibu Negara Iriana melihat dari dekat berbagai kelengkapan stadiun kebanggan warga Palembang tersebut. 
Diantaranya fasilitas sepak bola, lintasan atletik, stadion aquatik, lapangan tembak dan wisma atlet. Kata Presiden, berbagai fasilitas yang ada masih dalam keadaan bagus. 
“Fasilitasnya sudah bagus dan lengkap, pemeliharaannya juga sudah baik, kita tinggal menunggu hasil dari penghijauannya,” katanya. 
Mantan Walikota Solo itu mendukung rencangan pengembangan fasilitas olah raga, sebagaimana  rencana pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Khususnya pembangunan sekolah olahraga.
Presiden mengatakan Palembang juga dinilai siap untuk pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. 
Rencananya, usai meninjau Stadiun Jakabaring, Presiden akan bertolak ke Pelabuhan Tanjung Api-api untuk melihat sarana dan prasarana pelabuhan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain