13 April 2026
Beranda blog Halaman 41219

PDIP Yakin Perppu Pilkada Disetujui DPR

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait memprediksi jika DPR RI akan mendukung secara aklamasi soal Perppu Pilkada langsung, dalam rapat paripurna masa sidang kedua 2015 nanti.
Menurut dia, keputusan tersebut akan menjadi kado awal tahun baru bagi rakyat Indonesia dalam proses berdemokrasi nantinya.
“Selama ini persepsi publik terhadap DPR jelek, Januari kita beri kado tahun baru dukung Perppu secara aklamasi,” kata pria yang akrab disapa Ara, kepada wartawan, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (11/12).
Ia berpandangan pertamuan yang terjadi antara Presiden Jokowi dengan SBY tentu akan menjaga arah politik Koalisi Merah Putih (KMP) untuk mendukung Perppu Pilkada. PDIP pun, sambung dia, yakin Perppu tersebut akan diterima DPR secara aklamasi.
“Di KMP dalam paripurna akan dukung pilkada langsung, akan banyak ikuti yang pilih Pilkada langsung. Saya yakin akan aklamasi,” tandas anggota DPR RI.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Meski Reses, DPRD Janji Tetap Kebut Pembahasan APBD 2015

Jakarta, Aktual.co —Agenda reses DPRD DKI Jakarta selama seminggu di tanggal 12-19 Desember, dipastikan tidak akan mempengaruhi rapat-rapat pembahasan APBD 2015.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik menjelaskan selama diberlakukannya reses, maka anggota dewan hanya bisa bekerja di kantor hingga pukul 17.00 Wib.
“Jadi pada tanggal itu, tidak boleh kerja sampai malam. Karena waktu itu waktu reses, dewan kerja di luar kantor. Selebihnya kerjanya bisa sampai malam,” kata politisi Gerindra tersebut, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (11/12).
Pendapat senada juga disampaikan Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan, Syarif. Kata dia, agenda reses DPRD tak akan mempengaruhi agenda-agenda yang telah dijadwalkan. DPRD DKI Jakarta tetap melakukan aktifitas seperti biasa sejak pagi hari sampai pukul 16.00WIB. Namun setelah pukul 17.00WIB, tidak ada lagi kegiatan.
“Seperti biasa reses cuma jam 17.00 Wib sampai malam. Selebihnya seperti biasa. Jadi rapat-rapat Bamus, Banggar, rapat Komisi-Komisi tetap berjalan sejak pagi hingga sore. Kan resesnya malam,” ujarnya. 
Diketahui, setelah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) selesai dibentuk, DPRD DKI harus kerja keras menyelesaikan pembahasan RAPBD tahun 2015. Pasalnya APBD 2015 harus bisa diketok akhir tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Meski Reses, DPRD Janji Tetap Kebut Pembahasan APBD 2015

Jakarta, Aktual.co —Agenda reses DPRD DKI Jakarta selama seminggu di tanggal 12-19 Desember, dipastikan tidak akan mempengaruhi rapat-rapat pembahasan APBD 2015.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik menjelaskan selama diberlakukannya reses, maka anggota dewan hanya bisa bekerja di kantor hingga pukul 17.00 Wib.
“Jadi pada tanggal itu, tidak boleh kerja sampai malam. Karena waktu itu waktu reses, dewan kerja di luar kantor. Selebihnya kerjanya bisa sampai malam,” kata politisi Gerindra tersebut, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (11/12).
Pendapat senada juga disampaikan Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan, Syarif. Kata dia, agenda reses DPRD tak akan mempengaruhi agenda-agenda yang telah dijadwalkan. DPRD DKI Jakarta tetap melakukan aktifitas seperti biasa sejak pagi hari sampai pukul 16.00WIB. Namun setelah pukul 17.00WIB, tidak ada lagi kegiatan.
“Seperti biasa reses cuma jam 17.00 Wib sampai malam. Selebihnya seperti biasa. Jadi rapat-rapat Bamus, Banggar, rapat Komisi-Komisi tetap berjalan sejak pagi hingga sore. Kan resesnya malam,” ujarnya. 
Diketahui, setelah Alat Kelengkapan Dewan (AKD) selesai dibentuk, DPRD DKI harus kerja keras menyelesaikan pembahasan RAPBD tahun 2015. Pasalnya APBD 2015 harus bisa diketok akhir tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Ekonom Prediksi Rupiah Bakal Terus Melemah Hingga 2015

Jakarta, Aktual.co — Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan memprediksi nilai tukar rupiah akan melemah pada kisaran rata-rata Rp12.500 per dolar AS, hingga pertengahan 2015. Hal ini terjadi akibat membaiknya perekonomian Amerika Serikat (AS).

“Dalam 12-18 bulan, kurs dolar akan tetap menguat di pasar valas global, karena membaiknya perekonomian Amerika Serikat menyebabkan kenaikan suku bunga The Fed,” katanya dalam pemaparan di Jakarta, Kamis (11/12).

Fauzi mengatakan nilai tukar rupiah akan mulai stabil pada semester II-2015, setelah penyesuaian harga BBM bersubsidi memberikan dampak pada impor migas serta adanya prospek kenaikan BI Rate hingga 8,25 persen.

“Rupiah akan stabil nantinya pada Rp11.900 per dolar AS, tapi sebelum itu terjadi, di semester satu, kurs rupiah melemah terlebih dahulu dalam jangka pendek yaitu sebesar Rp12.500 per dolar AS,” ujar Managing Director Standard Chartered Bank untuk Indonesia ini.

Fauzi menambahkan membaiknya perekonomian AS dan potensi kenaikan suku bunga The Fed pada semester II-2015 ikut membuat negara berkembang mengantisipasi dengan menyesuaikan suku bunga acuan, sehingga likuiditas perbankan menjadi ketat.

“Kita bisa bayangkan nanti likuiditas perbankan semakin ketat, karena suku bunga naik agar mata uang tetap kompetitif. Indonesia meskipun memiliki stimulus fiskal, tapi akan terkena dampak dari kenaikan BI Rate,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan tidak akan mengubah asumsi makro nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam menyusun RAPBN-Perubahan 2015, yaitu sebesar Rp11.900 per dolar AS.

Kebijakan itu dilakukan dengan menimbang kondisi perekonomian di AS yang saat ini sedang mengalami pemulihan, sehingga The Fed (Bank Sentral AS) diperkirakan segera menaikkan suku bunga acuan dari 0,25 persen menjadi 0,75 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ekonom Prediksi Rupiah Bakal Terus Melemah Hingga 2015

Jakarta, Aktual.co — Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan memprediksi nilai tukar rupiah akan melemah pada kisaran rata-rata Rp12.500 per dolar AS, hingga pertengahan 2015. Hal ini terjadi akibat membaiknya perekonomian Amerika Serikat (AS).

“Dalam 12-18 bulan, kurs dolar akan tetap menguat di pasar valas global, karena membaiknya perekonomian Amerika Serikat menyebabkan kenaikan suku bunga The Fed,” katanya dalam pemaparan di Jakarta, Kamis (11/12).

Fauzi mengatakan nilai tukar rupiah akan mulai stabil pada semester II-2015, setelah penyesuaian harga BBM bersubsidi memberikan dampak pada impor migas serta adanya prospek kenaikan BI Rate hingga 8,25 persen.

“Rupiah akan stabil nantinya pada Rp11.900 per dolar AS, tapi sebelum itu terjadi, di semester satu, kurs rupiah melemah terlebih dahulu dalam jangka pendek yaitu sebesar Rp12.500 per dolar AS,” ujar Managing Director Standard Chartered Bank untuk Indonesia ini.

Fauzi menambahkan membaiknya perekonomian AS dan potensi kenaikan suku bunga The Fed pada semester II-2015 ikut membuat negara berkembang mengantisipasi dengan menyesuaikan suku bunga acuan, sehingga likuiditas perbankan menjadi ketat.

“Kita bisa bayangkan nanti likuiditas perbankan semakin ketat, karena suku bunga naik agar mata uang tetap kompetitif. Indonesia meskipun memiliki stimulus fiskal, tapi akan terkena dampak dari kenaikan BI Rate,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan tidak akan mengubah asumsi makro nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam menyusun RAPBN-Perubahan 2015, yaitu sebesar Rp11.900 per dolar AS.

Kebijakan itu dilakukan dengan menimbang kondisi perekonomian di AS yang saat ini sedang mengalami pemulihan, sehingga The Fed (Bank Sentral AS) diperkirakan segera menaikkan suku bunga acuan dari 0,25 persen menjadi 0,75 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kejagung Inventalisir Data 64 Terpidana Mati

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung (Kejagung) mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bersikap tegas menolak pengajuan grasi sejumlah terpidana mati agar tidak masuk daftar hukuman eksekusi.
“Presiden Jokowi sudah berikan sinyal tegas, bahwa beliau akan tolak grasi terpidana mati narkoba. Ini mendorong kerja jajaran Kejaksaan dan jajaran penegak hukum yang tangani narkoba,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Tony T Spontana, di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (11/12).
Tony mengatakan, ada 64 tepidana mati berbagai kasus narkoba. Dia mengaku saat ini pihaknya tengah menginventarisir data para terpidana mati melalui Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum).
“Jampidum sedang lakukan klasifikasi untuk up date data terakhir untuk pastikan dari 64 itu berapa yang sudah ajukan kasasi, PK, maupun status ajukan upaya hukum biasa, banding dan kasasi,” ujar Tony.
Menurutnya, saat ini ada 20 terpidana hukuman mati yang tengah mengajukan grasi. Namun demikian, jumlah itu bisa berbeda dengan grasi yang sudah sampai ke meja presiden.
“Ada kemungkinan jumlah hari ini yang ajukan ada 20, tapi akan berbeda di meja presiden, karena masih minta pertimbangan kejaksaan, hakim, dan lainnya,” ujarnya.
Lebih jauh Tony menjelaskan, setelah presiden memutuskan menolak atau menerima permohonan para terpidana hukuman mati tersebut, selaku eksekutor akan melaksanakan keputusan presiden yang dituangkan dalam keputusan presiden (kepres).
“Nanti berapa yang ditolak atau diterima, nanti keperes akan kita tindaklanjuti,” tuntasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain