12 April 2026
Beranda blog Halaman 41233

Djarot Jadi Wakil Gubernur DKI, Siap Dilantik

Jakarta, Aktual.co —Djarot Saiful Hidayat memberikan sinyal perihal waktu dan tempat pelantikannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
“InsyaAllah hari Kamis tanggal 18 Desember di Balai Agung,” ujarnya di Balai Kota, Kamis (11/12).
Ia mengatakan surat keputusan berupa Kepres belum turun dan masih berada di Presiden RI Joko Widodo.
“Belum saya terima,” ujarnya.
Sebagai informasi, Djarot hari ini kembali mengunjungi Balai Kota untuk kedua kalinya. Kali ini, ia ingin bertemu dengan Sekretaris DKI Saefullah untuk berkoordinasi perihal pegawai di DKI Jakarta.
Ia menginginkan perubahan midset dalam pegawai di Pemprov DKI agar menjadi pegawai yang kompeten.
“Sudah cukup bagus tapi dia (pegawai) harus lebih berani lagi, berani bertanggung jawab, berani mengambil keputusan, berani bertanggung jawab, dia harus punya kreativitas,” ujarnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mahasiswa Tuntut Cabut Permenkes 28/2014

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Untuk Triwibiwo melakukan aksi sambil membawa pocong-pocongan yang betuliskan “Rakyat Mati karena obat tidak dijamin BPJS” dan ” Rakyat Mati Karena Permenkes 28/2014″ di depan kantor Kementrian Kesehatan jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2014). Massa yang berjumlah 50 orang menuntut Kemenkes mencabut Permenkes 28/2014 dan sejumlah peraturan BPJS yang di anggap menyengsarakan rakyat seperti ketatapan Direksi BPJS No. 4 tahun 2014 dan Peraturan Direksi BPJS No.211 tahun 2014.AKTUAL/MUNZIR

Bos Garuda Resmi Mundur

Jakarta, Aktual.co — Emirsyah Satar resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Pria kelahiran Jakarta 28 Juni 1959 ini menjabat sebagai dirut maskapai penerbangan plat merah itu sejak 2005.

Emir sendiri telah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Menteri BUMN Rini Soemarno pada 8 Desember 2014.

“Bersama ini kami sampaikan bahwa pada 8 Desember 2014 Bapak Emirsyah Satar telah menyampaikan surat pengunduran diri selaku Direktur utama PT Garuda Indonesia. Kepada Menteri BUMN selaku pemegang saham seri A dwiwarna. Surat pengunduran diri ini kami terima pada 10 Desember 2014,” demikian dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/12).

Berikut isi surat pengunduran diri Emir yang dipublis di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia:

Mengacu kepada Peraturan Bapepam No. X.K.1 lampiran keputusan Ketua Bapepam No Kep-86/PM/1996 tentang Keterbukaan Informasi yang harus segera diumumkan kepada publik dan peraturan bursa efek Jakarta.

Pada tanggal 8 Desember 2014 Emirsyah Satar telah menyampaikan surat pengunduran diri selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia kepada Menteri BUMN selaku pemegang saham. Surat pengunduran diri ini kami terima pada 10 Desember 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bos Garuda Resmi Mundur

Jakarta, Aktual.co — Emirsyah Satar resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Pria kelahiran Jakarta 28 Juni 1959 ini menjabat sebagai dirut maskapai penerbangan plat merah itu sejak 2005.

Emir sendiri telah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Menteri BUMN Rini Soemarno pada 8 Desember 2014.

“Bersama ini kami sampaikan bahwa pada 8 Desember 2014 Bapak Emirsyah Satar telah menyampaikan surat pengunduran diri selaku Direktur utama PT Garuda Indonesia. Kepada Menteri BUMN selaku pemegang saham seri A dwiwarna. Surat pengunduran diri ini kami terima pada 10 Desember 2014,” demikian dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/12).

Berikut isi surat pengunduran diri Emir yang dipublis di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia:

Mengacu kepada Peraturan Bapepam No. X.K.1 lampiran keputusan Ketua Bapepam No Kep-86/PM/1996 tentang Keterbukaan Informasi yang harus segera diumumkan kepada publik dan peraturan bursa efek Jakarta.

Pada tanggal 8 Desember 2014 Emirsyah Satar telah menyampaikan surat pengunduran diri selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia kepada Menteri BUMN selaku pemegang saham. Surat pengunduran diri ini kami terima pada 10 Desember 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Djarot Saiful Kembali Sambangi Balai Kota

Jakarta, Aktual.co —Mantan Walikota Blitar sekaligus Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali mendatangi kantor Balai Kota untuk kedua kalinya. Tujuan kedatangannya kali ini adalah untuk mengkoordinasikan mengenai target pencapaian ketika dirinya resmi menjadi wakil gubernur.
“Mau ketemu Sekda. Mau menggali beberapa informasi soal apa yang harus segera dilakukan,” ujar Djarot di Balai Kota, Kamis (11/12).
Ia membantah akan membicarakan mengenai rencana perombakan besar-besaran terhadap pejabat Pemprov DKI Jakarta akhir Desember mendatang. Ia mengatakan lebih akan membicarakan mengenai perubahan mindset pegawai di Pemprov DKI agar menjadi pegawai yang kompeten.
“Sudah cukup bagus tapi dia (pegawai) harus lebih berani lagi, berani bertanggung jawab, berani mengambil keputusan, berani bertanggung jawab, dia harus punya kreativitas,” ujarnya.
Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai persiapan pelantikannya pertengahan Desember ini, Djarot mengaku belum mempersiapkan apapun.
“Saya kemarin ke Blitar, bongkar baju yang lama, ternyata sudah tidak putih lagi tapi ukurannya masih pas,” tambahnya.
Sebagai informasi, nama Djarot diusulkan sebagai calon wakil gubernur oleh PDIP. Pengusulan namanya itu sesuai dengan keinginan Gubernur DKI Jakarta Ahok yang sejak awal menginginkan Djarot sebagai wakil gubernur yang akan mendampinginya. Surat pengusulan Djarot sudah diberikan kepada Mendagri dan sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo. Namun, belum diketahui kapan pastinya Keprres itu akan keluar. Kemungkinan Djarot akan dilantik sebelum tanggal 19 Desember.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Djarot Saiful Kembali Sambangi Balai Kota

Jakarta, Aktual.co —Mantan Walikota Blitar sekaligus Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali mendatangi kantor Balai Kota untuk kedua kalinya. Tujuan kedatangannya kali ini adalah untuk mengkoordinasikan mengenai target pencapaian ketika dirinya resmi menjadi wakil gubernur.
“Mau ketemu Sekda. Mau menggali beberapa informasi soal apa yang harus segera dilakukan,” ujar Djarot di Balai Kota, Kamis (11/12).
Ia membantah akan membicarakan mengenai rencana perombakan besar-besaran terhadap pejabat Pemprov DKI Jakarta akhir Desember mendatang. Ia mengatakan lebih akan membicarakan mengenai perubahan mindset pegawai di Pemprov DKI agar menjadi pegawai yang kompeten.
“Sudah cukup bagus tapi dia (pegawai) harus lebih berani lagi, berani bertanggung jawab, berani mengambil keputusan, berani bertanggung jawab, dia harus punya kreativitas,” ujarnya.
Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai persiapan pelantikannya pertengahan Desember ini, Djarot mengaku belum mempersiapkan apapun.
“Saya kemarin ke Blitar, bongkar baju yang lama, ternyata sudah tidak putih lagi tapi ukurannya masih pas,” tambahnya.
Sebagai informasi, nama Djarot diusulkan sebagai calon wakil gubernur oleh PDIP. Pengusulan namanya itu sesuai dengan keinginan Gubernur DKI Jakarta Ahok yang sejak awal menginginkan Djarot sebagai wakil gubernur yang akan mendampinginya. Surat pengusulan Djarot sudah diberikan kepada Mendagri dan sudah ditandatangani Presiden RI Joko Widodo. Namun, belum diketahui kapan pastinya Keprres itu akan keluar. Kemungkinan Djarot akan dilantik sebelum tanggal 19 Desember.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain