12 April 2026
Beranda blog Halaman 41235

Garuda Indonesia Buka Dua Rute Baru di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membuka dua rute baru di Aceh. Kedua rute itu yakni Medan-Lhokseumawe dan Medan-Meulaboh, Aceh Barat.
Kedua rute mulai beroperasi perdana pada 15 Desember mendatang.
Kepala Garuda Indonesia Aceh, Nano Setiawan mengatakan bahwa kedua rute itu akan dilayani oleh pesawat ATR 72-600. Khusus untuk Lhokseumawe, jadwal penerbangannya hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. 
“Kita berupaya terbang setiap hari di dua rute itu. Untuk tahap awal, seminggu bisa terbang empat hari,” kata Nano.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi, Pemkab Aceh Utara, Halidi menyebutkan dengan dibukanya rute penerbangan Garuda dari Lhokseumawe-Medan dan sebaliknya, maka setiap hari sudah ada pesawat yang mendarat di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara.
“Wings Air melayani penerbangan Selasa, Kamis dan Sabtu. Sedangkan Garuda Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Akses transportasi udara ini kita harap bisa mendongkrak investasi di Aceh Utara,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Demo, Pekerja Perum Jasa Tirta I Tuntu Kenaikan Gaji

Malang, Aktual.co — Pekerja Perum Jasa Tirta melakukan aksi demo di halaman kantor Jasa Tirta I di Jalan Surabaya, Kamis (11/12) pagi. 
Aksi demo ini dilakukan karena adanya kesenjangan antara direksi dan karyawan.
ketua serikat pekerja perum Jasa Tirta I, Ahmad Yunus menyebutkan bahwa selama 4 tahun terakhir kesenjangan antara direksi dan karyawan semakin tinggi dalam hal gaji. Sementara, beban tanggung jawab pekerja semakin tinggi dibandingkan direksi.
“Kami hanya ingin agar kesenjangan ini tidak tinggi, laksanankan PKB (Perjanjian Kerja Bersama) secara konsisten,” kata Yunus.
Beberapa upaya seperti mediasi serta usaha lainnya guna memperjuangkan hak serikat pekerja sudah dilakukan, namun rupanya pihak direksi masih belum menindaklanjuti.
“Demo ini adalah titik puncak dari adanya kesenjangan antara direksi dan serikat pekerja,” tegasnya.
Pekerja juga tidak segan-segan akan melaporkan permasalahan ini kepada Kementerian BUMN bila tak segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Direktur Perum Jasa Tirta I, Hariyanto menegaskan sudah berembuk terkait tuntutan pekerja bersama manajemen. Aksi demo oleh para pekerja yang berlangsung pada hari ini terjadi karena adanya kesalahpahaman yang terjadi selama ini.
“Istilah kesenjangan itu terjadi karena adanya kesalahpahaman selama ini,” kata Hariyanto beberapa menit lalu.
Selama ini, gaji karyawan bukan ditentukan oleh jajaran direksi melainkan oleh Kementerian BUMN. selain itu, pekerja sudah digaji sesuai dengan aturan dan standar UMR yang berlaku.
“Pemberian tunjangan karyawan selama ini juga sudah berlaku sesuai dengan perjanjian kerja bersama (PKB), termasuk gaji ke-13, imbalan prestasi, THR, dsb,” tuturnya.
Menanggapi tertundanya gaji karyawan, hal itu disebabkan karena pendapatan perusahaan hingga saat ini masih terserap 87 persen dari rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Demo, Pekerja Perum Jasa Tirta I Tuntu Kenaikan Gaji

Malang, Aktual.co — Pekerja Perum Jasa Tirta melakukan aksi demo di halaman kantor Jasa Tirta I di Jalan Surabaya, Kamis (11/12) pagi. 
Aksi demo ini dilakukan karena adanya kesenjangan antara direksi dan karyawan.
ketua serikat pekerja perum Jasa Tirta I, Ahmad Yunus menyebutkan bahwa selama 4 tahun terakhir kesenjangan antara direksi dan karyawan semakin tinggi dalam hal gaji. Sementara, beban tanggung jawab pekerja semakin tinggi dibandingkan direksi.
“Kami hanya ingin agar kesenjangan ini tidak tinggi, laksanankan PKB (Perjanjian Kerja Bersama) secara konsisten,” kata Yunus.
Beberapa upaya seperti mediasi serta usaha lainnya guna memperjuangkan hak serikat pekerja sudah dilakukan, namun rupanya pihak direksi masih belum menindaklanjuti.
“Demo ini adalah titik puncak dari adanya kesenjangan antara direksi dan serikat pekerja,” tegasnya.
Pekerja juga tidak segan-segan akan melaporkan permasalahan ini kepada Kementerian BUMN bila tak segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Direktur Perum Jasa Tirta I, Hariyanto menegaskan sudah berembuk terkait tuntutan pekerja bersama manajemen. Aksi demo oleh para pekerja yang berlangsung pada hari ini terjadi karena adanya kesalahpahaman yang terjadi selama ini.
“Istilah kesenjangan itu terjadi karena adanya kesalahpahaman selama ini,” kata Hariyanto beberapa menit lalu.
Selama ini, gaji karyawan bukan ditentukan oleh jajaran direksi melainkan oleh Kementerian BUMN. selain itu, pekerja sudah digaji sesuai dengan aturan dan standar UMR yang berlaku.
“Pemberian tunjangan karyawan selama ini juga sudah berlaku sesuai dengan perjanjian kerja bersama (PKB), termasuk gaji ke-13, imbalan prestasi, THR, dsb,” tuturnya.
Menanggapi tertundanya gaji karyawan, hal itu disebabkan karena pendapatan perusahaan hingga saat ini masih terserap 87 persen dari rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) tahun ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Digencet, Pengendara Motor di Ibukota Akan Kehilangan Akses Jalan

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memperluas kawasan penerapan kebijakan pembatasan sepeda motor di ibukota.

“Kedepannya, pembatasan sepeda motor itu bukan cuma di sepanjang Jalan MH Thamrin sampai Jalan Medan Merdeka Barat, tapi akan diperluas lagi ke wilayah lain,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/12).

Menurut dia, area penerapan kebijakan tersebut belum dapat diperluas karena saat ini baru tersedia sepuluh armada bus tingkat yang akan digunakan sebagai transportasi alternatif pengganti sepeda motor.

“Karena sekarang kami cuma punya sepuluh bus tingkat, makanya belum bisa diperluas wilayah penerapannya. Kami akan terus menambah armada bus dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar Basuki.

Selain menambah armada bus, dia menuturkan pihaknya juga terus berupaya mematangkan rencana pembangunan lahan parkir sepeda motor dibawah tanah kawasan wisata Monas.

“Untuk rencana pembangunan lahan parkir bawah tanah itu, kami akan jalin kerja sama dengan sejumlah pengelola gedung. Dengan adanya tempat parkir ini, maka warga tidak perlu susah-susah mencari tempat parkir,” tutur Basuki.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan membatasi sepeda motor yang melintas di Jalan MH Thamrin (Bundaran HI) hingga Jalan Medan Merdeka Barat.

Rencananya, kebijakan tersebut akan mulai diuji coba dan sosialisasikan mulai 17 Desember 2014 mendatang.

Sebagai kompensasi dari kebijakan itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan bus tingkat gratis di sepanjang jalur tersebut.

Sehingga, para pengendara motor dapat memarkirkan motornya di tempat-tempat parkir, kemudian lanjut menggunakan bus tingkat gratis untuk mencapai tempat yang dituju.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Digencet, Pengendara Motor di Ibukota Akan Kehilangan Akses Jalan

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memperluas kawasan penerapan kebijakan pembatasan sepeda motor di ibukota.

“Kedepannya, pembatasan sepeda motor itu bukan cuma di sepanjang Jalan MH Thamrin sampai Jalan Medan Merdeka Barat, tapi akan diperluas lagi ke wilayah lain,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/12).

Menurut dia, area penerapan kebijakan tersebut belum dapat diperluas karena saat ini baru tersedia sepuluh armada bus tingkat yang akan digunakan sebagai transportasi alternatif pengganti sepeda motor.

“Karena sekarang kami cuma punya sepuluh bus tingkat, makanya belum bisa diperluas wilayah penerapannya. Kami akan terus menambah armada bus dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar Basuki.

Selain menambah armada bus, dia menuturkan pihaknya juga terus berupaya mematangkan rencana pembangunan lahan parkir sepeda motor dibawah tanah kawasan wisata Monas.

“Untuk rencana pembangunan lahan parkir bawah tanah itu, kami akan jalin kerja sama dengan sejumlah pengelola gedung. Dengan adanya tempat parkir ini, maka warga tidak perlu susah-susah mencari tempat parkir,” tutur Basuki.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan membatasi sepeda motor yang melintas di Jalan MH Thamrin (Bundaran HI) hingga Jalan Medan Merdeka Barat.

Rencananya, kebijakan tersebut akan mulai diuji coba dan sosialisasikan mulai 17 Desember 2014 mendatang.

Sebagai kompensasi dari kebijakan itu, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan bus tingkat gratis di sepanjang jalur tersebut.

Sehingga, para pengendara motor dapat memarkirkan motornya di tempat-tempat parkir, kemudian lanjut menggunakan bus tingkat gratis untuk mencapai tempat yang dituju.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Festival Kolaborasi Pangkor Malaysia dan Penyair Indonesia Isbedy

Jakarta, Aktual.co — Musisi Pulau Pangkor, Perak, Malaysia siap berkolaborasi dengan Isbedy Stiawan ZS, penyair asal Lampung pada Festival Puisi dan Lagu Rakyat (Pulara) Antarbangsa ke-5 di Pulau Pangkor, Perak Darulridzuan, Malaysia, 11–14 Desember 2014.

Menurut Isbedy Stiawan ZS, di Bandarlampung, Kamis (11/12), dalam festival itu akan membacakan dua buah puisi, yaitu “Kampung Halaman” dan “Alamat Melayu” saat malam penutupan yang dijadwalkan akan dihadiri Menteri Besar Perak Darulridzuwan Dato’ Seri Dr Zambry AK, Sabtu (13/12) malam.

“Benar, saya akan kolaborasi dengan pemusik Pangkor dari kelompok Honeymandarin. Kebetulan saya punya sahabat musisi dan pencipta lagu di Pangkor, O-g Pangkor. Dia menawarkan adik-adiknya dari Honeymandarin siap bantu mengiringi saya saat baca puisi. Tawaran itu langsung saya setujui, dan saya kirim puisi saya. Kabarnya mereka sudah mulai latihan, dan akan dipoles lagi begitu sudah jumpa dengan saya. Ya, sedikit berdiskusi dan apa yang saya maui dan apapula keinginan mereka. Namanya kerja kolaborasi, jadi jangan ada yang dikorbankan atau ditonjolkan,” ujar Isbedy pula.

Dia menambahkan, kerja kolaborasi seniman dua negara dan beda genre ini, untuk membuktikan bahwa kesenian bersifat universal. “Ini soal rasa, di mana-mana tetap sams dan bisa diapresiasi. Biarpun beda negara ataupun ideoloogi,” ujar dia.

Isbedy optimistis rekan-rekan musisi Honeymandiri dapat memahami puisinya untuk kemudian dituangkan ke dalam musik. “Honeymandiri sudah profesional dan kerap show, dan seniornya O-g Pangkor siap pula membantu. Jadi, saya akan yakin performa arts kami bakal menghibur,” -ujar penyair berjuluk Paus Sastra Lampung ini pula.

Selain tampil baca puisi, sastrawan Lampung ini juga akan menjadi pembicara pada forum bicara karya.

“Saya diminta membicarakan puisi-puisi karya Menteri Besar Perak Zambry Abdul Kadir yang dihimpun dengan judul ‘Politik, Politik, Politik’, sekaligus peluncurannya,” kata dia lagi.

Menurut Isbedy, hadirnya kumpulan puisi dari seorang Menteri Besar dan politisi UMNO ini tidak saja menarik, namun juga menggembirakan.

Apalagi puisi-puisi Zambry juga layak, tema yang diusung soal sosial, keadilan, kecintaan pada orang tua, kekecewaan rakyat, dan kritiknya terhadap laku politik (politisi) yang hanya umbar janji dan memperkaya diri, ujarnya lagi.
“Ulasan atas puisi-puisi Zambry saya beri judul ‘Ketika Politisi Menulis Puisi’ dan sudah saya kirim ke panitia,” kata Isbedy lagi.
 
Ia berharap, akan lebih banyak lagi penguasa atau pun politisi yang peduli pada kesenian (puisi).

“Syukur-syukur mereka mencintai dan terlibat sebagai pelaku seni seperti Menteri Besar Perak Darulridzuwan Zambry AK, karena seni melatih untuk membuka dan membersihkan hati, sehingga keterharuan dalam diri tidak mati. Keterhafuan atau rasa haru yang kini hampir hilang dalam diri banyak orang mesti dinyalakan lagi, agar timbul cinta kasih sesama manusia,” demikian Isbedy Stiawan ZS.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain