7 April 2026
Beranda blog Halaman 41259

Sekjen DPR: Perombakan Struktur Fraksi, Wewenang Pimpinan DPR

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti mengatakan pergantian struktur kepengurusan dalam sebuah fraksi partai di parlemen bukan urusannya, melainkan menjadi urusan pimpinan DPR RI.
Hal itu menyusul wacana perombakan fraksi Golkar yang akan dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono versi Munas Ancol.
“Sekjend tidak ada urusannya (soal pergantian,red), pasti ke pimpinan DPR. Sekjend hanya mengikuti aturan (yang diputuskan pimpinan DPR) saja,” ucap dia ketika di konfirmasi, di Jakarta, Rabu (10/12).
Sementara itu, ketika ditanya soal apakah Sekjend sudah menerima surat perombakan struktur fraksi partai golkar yang diajukan oleh Agung Laksono? Ia mengaku belum ada.
“Belum menerima,” tandasnya.
Sebelumnya sempat diberitakan, Hanya selang satu hari setelah dikukuhkan, DPP Golkar versi Munas IX Ancol langsung putuskan rombak pimpinan fraksi di MPR dan DPR. Pimpinan fraksi yang telah ditunjuk sebelumnya dinyatakan tidak sah dan diganti dengan yang baru.
Jabatan Ketua Fraksi Golkar di DPR yang sebelumnya dipegang Ade Komaruddin diserahkan kepada Agus Gumiwang Kartasasmita.  Sedangkan Ketua Fraksi Golkar di MPR Hadi Susilo digantikan Agun Gunanjar Sudarsa.
“Dengan keputusan ini kami nyatakan tidak mengakui pimpinan fraksi yang sebelumnya,” kata Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono dalam konfrensi pers di kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (9/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Sekjen DPR: Perombakan Struktur Fraksi, Wewenang Pimpinan DPR

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti mengatakan pergantian struktur kepengurusan dalam sebuah fraksi partai di parlemen bukan urusannya, melainkan menjadi urusan pimpinan DPR RI.
Hal itu menyusul wacana perombakan fraksi Golkar yang akan dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono versi Munas Ancol.
“Sekjend tidak ada urusannya (soal pergantian,red), pasti ke pimpinan DPR. Sekjend hanya mengikuti aturan (yang diputuskan pimpinan DPR) saja,” ucap dia ketika di konfirmasi, di Jakarta, Rabu (10/12).
Sementara itu, ketika ditanya soal apakah Sekjend sudah menerima surat perombakan struktur fraksi partai golkar yang diajukan oleh Agung Laksono? Ia mengaku belum ada.
“Belum menerima,” tandasnya.
Sebelumnya sempat diberitakan, Hanya selang satu hari setelah dikukuhkan, DPP Golkar versi Munas IX Ancol langsung putuskan rombak pimpinan fraksi di MPR dan DPR. Pimpinan fraksi yang telah ditunjuk sebelumnya dinyatakan tidak sah dan diganti dengan yang baru.
Jabatan Ketua Fraksi Golkar di DPR yang sebelumnya dipegang Ade Komaruddin diserahkan kepada Agus Gumiwang Kartasasmita.  Sedangkan Ketua Fraksi Golkar di MPR Hadi Susilo digantikan Agun Gunanjar Sudarsa.
“Dengan keputusan ini kami nyatakan tidak mengakui pimpinan fraksi yang sebelumnya,” kata Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono dalam konfrensi pers di kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa (9/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Kredit UMKM Menurun

Jakarta, Aktual.co —  Pertumbuhan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) selama tahun 2014 mengalami penurunan, yakni dari 15,7 persen menjadi 11,56 persen. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan daya beli masyarakat akibat perlambatan ekonomi.

Direktur Eksekutif Bidang Kebijakan Maroprudensial Bank Indonesia (BI), Darsono mengatakan bahwa perlambatan kredit UMKM ini terjadi pada beberapa sektor ekonomi. Seperti, perdagangan besar, eceran, konstruksi, real estate, transportasi, telekomunikasi, dan akomodasi.

“Perlambatan ini dipengaruhi oleh penurunan daya beli masyarakat akibat dari perlambatan ekonomi kita. Hal itu pada akhirnya menurunkan tingkat permintaan kredit baru,” ujarDarsono di Kantor BI Jakarta, Rabu (10/12).

Selain itu, dijelaskan dia, sebaran kartu kredit UMKM masih belum merata. Penyaluran kredit terfokus ke sektor perdagangan besar dan eceran yang mencapai 52,89 persen.

“Dominasi ini terkait dengan ketersediaan infrastruktur perbankan yang mayoritas di wilayah perkotaan dan kompetensi SDM perbankan yang lebih baik di sektor perdagangan dengan potensi risiko yang lebih terukur,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyaluran kredit UMKM pada sektor lainnya masih cukup rendah, seperti industri pengolahan 10,39 persen, pertanian 8,06 persen, dan konstruksi 6,06 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Kredit UMKM Menurun

Jakarta, Aktual.co —  Pertumbuhan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) selama tahun 2014 mengalami penurunan, yakni dari 15,7 persen menjadi 11,56 persen. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan daya beli masyarakat akibat perlambatan ekonomi.

Direktur Eksekutif Bidang Kebijakan Maroprudensial Bank Indonesia (BI), Darsono mengatakan bahwa perlambatan kredit UMKM ini terjadi pada beberapa sektor ekonomi. Seperti, perdagangan besar, eceran, konstruksi, real estate, transportasi, telekomunikasi, dan akomodasi.

“Perlambatan ini dipengaruhi oleh penurunan daya beli masyarakat akibat dari perlambatan ekonomi kita. Hal itu pada akhirnya menurunkan tingkat permintaan kredit baru,” ujarDarsono di Kantor BI Jakarta, Rabu (10/12).

Selain itu, dijelaskan dia, sebaran kartu kredit UMKM masih belum merata. Penyaluran kredit terfokus ke sektor perdagangan besar dan eceran yang mencapai 52,89 persen.

“Dominasi ini terkait dengan ketersediaan infrastruktur perbankan yang mayoritas di wilayah perkotaan dan kompetensi SDM perbankan yang lebih baik di sektor perdagangan dengan potensi risiko yang lebih terukur,” pungkasnya.

Untuk diketahui, penyaluran kredit UMKM pada sektor lainnya masih cukup rendah, seperti industri pengolahan 10,39 persen, pertanian 8,06 persen, dan konstruksi 6,06 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Bentuk Toleransi Beragama Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal

Jakarta, Aktual.co — Menyambut Natal dan Tahun Baru, segala persiapan mulai nampak di beberapa titik kota, seperti penjualan pernak-pernik Natal yang sudah mulai terlihat di beberapa tempat.

Tak hanya itu, Gereja-gereja di Jakarta, sudah mulai melakukan persiapan dalam menyambut Natal. Salah satunya, Gereja Katedral Jakarta yang berdiri di depan Masjid Istiqlal.

“Untuk sekarang sih masih belum ada persiapan yang matang. Dan, soal tema sih masih suprise yah, karena kan di setiap Gereja mengadakan lomba tema Natal terbaik jadi nggak mungkin kita kasih bocorannya sekarang. Tapi, nanti kita pasti kasih tahu ya,” kata seorang panitia kepada Aktual, yang sedang sibuk mempersiapkan momen Natal, di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (10/12).

Selain itu, terkait keamanan dan parkir kendaraan jemaah, menurut petugas keamanan Katedral, sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Masjid Istiqal.

“Biasanya sih kalau pas Natal dan parkiran di Gereja ini penuh, banyak yang parkir di Masjid Istiqlal depan juga, atau disamping Gereja kita ini juga boleh,” ujar Ferry selaku security Gereja tersebut.

Ferry mengatakan, bahwa setiap tahun kebiasaan itu dilakukan umat Islam saling membantu dalam setiap momen Natal.
Sementara itu, pihak panitia Masjid Istiqal mengaku senang serta mempersilahkan jemaah Katedral untuk parkir di dalam pelataran Masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut. 

“Iya, karena kita tetangga yah saling bantu pastinya. Saat Natal diperbolehkan pastinya untuk parkir di Masjid. Begitu pun kalau Idul Fitri juga kalau penuh diperbolehkan untuk parkir di Gereja,” ungkap Noer karyawan Masjid istiqlal.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Bentuk Toleransi Beragama Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal

Jakarta, Aktual.co — Menyambut Natal dan Tahun Baru, segala persiapan mulai nampak di beberapa titik kota, seperti penjualan pernak-pernik Natal yang sudah mulai terlihat di beberapa tempat.

Tak hanya itu, Gereja-gereja di Jakarta, sudah mulai melakukan persiapan dalam menyambut Natal. Salah satunya, Gereja Katedral Jakarta yang berdiri di depan Masjid Istiqlal.

“Untuk sekarang sih masih belum ada persiapan yang matang. Dan, soal tema sih masih suprise yah, karena kan di setiap Gereja mengadakan lomba tema Natal terbaik jadi nggak mungkin kita kasih bocorannya sekarang. Tapi, nanti kita pasti kasih tahu ya,” kata seorang panitia kepada Aktual, yang sedang sibuk mempersiapkan momen Natal, di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (10/12).

Selain itu, terkait keamanan dan parkir kendaraan jemaah, menurut petugas keamanan Katedral, sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Masjid Istiqal.

“Biasanya sih kalau pas Natal dan parkiran di Gereja ini penuh, banyak yang parkir di Masjid Istiqlal depan juga, atau disamping Gereja kita ini juga boleh,” ujar Ferry selaku security Gereja tersebut.

Ferry mengatakan, bahwa setiap tahun kebiasaan itu dilakukan umat Islam saling membantu dalam setiap momen Natal.
Sementara itu, pihak panitia Masjid Istiqal mengaku senang serta mempersilahkan jemaah Katedral untuk parkir di dalam pelataran Masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut. 

“Iya, karena kita tetangga yah saling bantu pastinya. Saat Natal diperbolehkan pastinya untuk parkir di Masjid. Begitu pun kalau Idul Fitri juga kalau penuh diperbolehkan untuk parkir di Gereja,” ungkap Noer karyawan Masjid istiqlal.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain