12 April 2026
Beranda blog Halaman 41295

Kasus Pencucian Uang, KPK Kembali Periksa Wawan

Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan saat tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (10/12/2014). Wawan kembali dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Ingin Cepat Dapat Momongan? Ini Kiat Jitu Agar Istri Cepat Hamil

Jakarta, Aktual.co — Bagi beberapa pasangan, mempunyai momongan adalah suatu anugerah yang sangat dinantikan. Namun, sebagian memilih untuk menunda, tapi tidak sedikit yang ingin segera cepat hamil.

Survei membuktikan, bahwa rata-rata pasangan akan mendapatkan kehamilan, pasca usia pernikahan setahun. Jadi, sebaiknya kita tidak terburu-buru berpikiran negatif akan adanya masalah dalam tubuh kita, khususnya para istri.

Bagi para pasangan yang dalam waktu dekat akan menikah atau baru saja menikah, ini adalah saat yang tepat untuk mempraktekkan tips hamil dari kami. Kami berharap, Anda segera mempunyai buah hati.

Lepaskan alat kontrasepsi
Jika sebelumnya istri mengonsumsi atau menggunakan kontrasepsi, kami sarankan untuk Anda menghentikan atau melepaskan alat kontrasepsi tersebut. Jika istri punya riwayat penggunaan kontrasepsi (seperti pil atau KB suntik, red), maka harap dimaklumi jika butuh jeda beberapa waktu agar siklus menstruasi dan hormonal kembali normal seperti sediakala.

Ketika siklus menstruasi sudah kembali teratur dan lancar, maka itu salah satu pertanda bahwa proses reproduksi telah berfungsi secara normal seperti sebelumnya.

Masa subur
Wanita harus mengetahui dan memahami masa suburnya. Hubungan yang dilakukan di luar masa subur, sudah tentu tidak akan menyebabkan kehamilan. Jadi ini adalah faktor yang paling penting. Namun sayangnya, banyak sekali wanita (dan juga para suami) yang ternyata tidak memahami kapan masa subur tersebut terjadi.

Medical check up
Pemeriksaan laboratorium ini dianjurkan untuk dilakukan sebelum pasangan menikah. Alasannya sederhana, untuk melakukan skrining apakah ada hal-hal yang dapat membahayakan kehamilan (misalnya infeksi virus toxoplasma, hepatitis, dan lainnya). Selain itu, pada pemeriksaan check up ini juga bisa diketahui secara dini, apabila ada gangguan pada organ maupun sistem fungsional organ reproduksi.

Hubungan seksual
Bila ketiga hal di atas sudah dilakukan serta dipahami, maka hal berikutnya yakni waktu melakukan hubungan seksual. Karena penetapan masa subur tidak bisa seratus persen akurat, itulah sebabnya bagi para pasangan yang sedang dalam program dalam mendapatkan kehamilan, disarankan untuk berhubungan intim minimal dua hari sekali di rentang waktu perkiraan masa subur.
Alasannya adalah karena sel sperma bisa bertahan hingga 2-3 hari, sehingga diharapkan tetap ada peluang untuk bertemu dengan sel telur.

Suplemen
Walaupun tidak bersifat mutlak, tapi suplemen merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan perencanaan kehamilan. Suplemen yang dimaksud disini tak hanya tentang suplemen dalam bentuk vitamin (Vitamin seperti asam folat, vitamin E juga penting untuk persiapan kehamilan), tapi juga ‘Suplemen’ dalam hal komunikasi antar pasangan, doa (spiritual), dan kondisi jiwa dan emosional yang sehat (faktor psikologis).

(Sumber: Tanya Jawab Aktual dengan Meet Doctor)

Artikel ini ditulis oleh:

Ingin Cepat Dapat Momongan? Ini Kiat Jitu Agar Istri Cepat Hamil

Jakarta, Aktual.co — Bagi beberapa pasangan, mempunyai momongan adalah suatu anugerah yang sangat dinantikan. Namun, sebagian memilih untuk menunda, tapi tidak sedikit yang ingin segera cepat hamil.

Survei membuktikan, bahwa rata-rata pasangan akan mendapatkan kehamilan, pasca usia pernikahan setahun. Jadi, sebaiknya kita tidak terburu-buru berpikiran negatif akan adanya masalah dalam tubuh kita, khususnya para istri.

Bagi para pasangan yang dalam waktu dekat akan menikah atau baru saja menikah, ini adalah saat yang tepat untuk mempraktekkan tips hamil dari kami. Kami berharap, Anda segera mempunyai buah hati.

Lepaskan alat kontrasepsi
Jika sebelumnya istri mengonsumsi atau menggunakan kontrasepsi, kami sarankan untuk Anda menghentikan atau melepaskan alat kontrasepsi tersebut. Jika istri punya riwayat penggunaan kontrasepsi (seperti pil atau KB suntik, red), maka harap dimaklumi jika butuh jeda beberapa waktu agar siklus menstruasi dan hormonal kembali normal seperti sediakala.

Ketika siklus menstruasi sudah kembali teratur dan lancar, maka itu salah satu pertanda bahwa proses reproduksi telah berfungsi secara normal seperti sebelumnya.

Masa subur
Wanita harus mengetahui dan memahami masa suburnya. Hubungan yang dilakukan di luar masa subur, sudah tentu tidak akan menyebabkan kehamilan. Jadi ini adalah faktor yang paling penting. Namun sayangnya, banyak sekali wanita (dan juga para suami) yang ternyata tidak memahami kapan masa subur tersebut terjadi.

Medical check up
Pemeriksaan laboratorium ini dianjurkan untuk dilakukan sebelum pasangan menikah. Alasannya sederhana, untuk melakukan skrining apakah ada hal-hal yang dapat membahayakan kehamilan (misalnya infeksi virus toxoplasma, hepatitis, dan lainnya). Selain itu, pada pemeriksaan check up ini juga bisa diketahui secara dini, apabila ada gangguan pada organ maupun sistem fungsional organ reproduksi.

Hubungan seksual
Bila ketiga hal di atas sudah dilakukan serta dipahami, maka hal berikutnya yakni waktu melakukan hubungan seksual. Karena penetapan masa subur tidak bisa seratus persen akurat, itulah sebabnya bagi para pasangan yang sedang dalam program dalam mendapatkan kehamilan, disarankan untuk berhubungan intim minimal dua hari sekali di rentang waktu perkiraan masa subur.
Alasannya adalah karena sel sperma bisa bertahan hingga 2-3 hari, sehingga diharapkan tetap ada peluang untuk bertemu dengan sel telur.

Suplemen
Walaupun tidak bersifat mutlak, tapi suplemen merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan perencanaan kehamilan. Suplemen yang dimaksud disini tak hanya tentang suplemen dalam bentuk vitamin (Vitamin seperti asam folat, vitamin E juga penting untuk persiapan kehamilan), tapi juga ‘Suplemen’ dalam hal komunikasi antar pasangan, doa (spiritual), dan kondisi jiwa dan emosional yang sehat (faktor psikologis).

(Sumber: Tanya Jawab Aktual dengan Meet Doctor)

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Cari Perlindungan Hukum, SBY Merapat ke Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Pengamat sosial politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara tidak menampik bila kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana, Senin (8/12) untuk meminta perlindungan hukum.
Terlebih, sambung dia, perlindungan terhadap dirinya keluarganya. Hal itu  menyusul pernyataan komisioner KPK Adnan Pandu Praja yang mengatakan status tersangka pada mantan Wapres Boediono di kasus dana bailout century.
“Pak SBY tidak perlu mengamankan dirinya,” kata dia ketika dihubungi, di Jakarta, Rabu (10/12).
Selain itu, masih kata Igor, dalam pertemuan tersebut, SBY juga menjadikan posisi tawar dukungan Partai Demokrat terhadap pemerintahan Jokowi-JK, bilamana pemerintah melanjutkan sejumlah kebijakan strategis yang telah dibentuk 10 tahun SBY menjabat. Salah satunya, kata dia, soal percepatan ekonomi dalam Proyek MP3EI.
“Sehingga bila itu dilakukan pemerintah Jokowi (dari perilindungan hukum hingga keberlanjutan program SBY,red) maka demokrat akan lebih banyak mendukung KIH ketimbang KMP,” tukasnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menetapkan mantan Wakil Presiden Boediono sebagai tersangka dalam kasus Bank Century. 
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Pekanbaru, ketika ditanya awak media bahwa Boediono sudah tersangka dalam Kasus Century. 
“Dalam perjalanannya prestasi KPK 10 tahun kasus semuanya 435. Ada mentri, gubernur, bupati/walikota, diplomat. Terakhir kita sudah men-tersangka-kan Mantan Wakil Presiden, Boediono, kita menangkap tangan ketua Mahkamah Konstitusi, kemudian BPK sebagai lembaga tingi negara,” kata Adnan di Pekanbaru, Kamis (4/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pengamat: Cari Perlindungan Hukum, SBY Merapat ke Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Pengamat sosial politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara tidak menampik bila kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana, Senin (8/12) untuk meminta perlindungan hukum.
Terlebih, sambung dia, perlindungan terhadap dirinya keluarganya. Hal itu  menyusul pernyataan komisioner KPK Adnan Pandu Praja yang mengatakan status tersangka pada mantan Wapres Boediono di kasus dana bailout century.
“Pak SBY tidak perlu mengamankan dirinya,” kata dia ketika dihubungi, di Jakarta, Rabu (10/12).
Selain itu, masih kata Igor, dalam pertemuan tersebut, SBY juga menjadikan posisi tawar dukungan Partai Demokrat terhadap pemerintahan Jokowi-JK, bilamana pemerintah melanjutkan sejumlah kebijakan strategis yang telah dibentuk 10 tahun SBY menjabat. Salah satunya, kata dia, soal percepatan ekonomi dalam Proyek MP3EI.
“Sehingga bila itu dilakukan pemerintah Jokowi (dari perilindungan hukum hingga keberlanjutan program SBY,red) maka demokrat akan lebih banyak mendukung KIH ketimbang KMP,” tukasnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menetapkan mantan Wakil Presiden Boediono sebagai tersangka dalam kasus Bank Century. 
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Pekanbaru, ketika ditanya awak media bahwa Boediono sudah tersangka dalam Kasus Century. 
“Dalam perjalanannya prestasi KPK 10 tahun kasus semuanya 435. Ada mentri, gubernur, bupati/walikota, diplomat. Terakhir kita sudah men-tersangka-kan Mantan Wakil Presiden, Boediono, kita menangkap tangan ketua Mahkamah Konstitusi, kemudian BPK sebagai lembaga tingi negara,” kata Adnan di Pekanbaru, Kamis (4/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Reklamasi Teluk Benoa Harus Patuhi UU dan Rekomendasi KLH

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI E Herman Khaeron mengatakan bila suatu daerah yang ingin melakukan reklamasi, harus memenuhi persyaratan yang terdapat dalam UU. Selain itu, untuk melakukan reklamasi, juga harus ada rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup
“Ada syarat-syarat untuk lakukan reklamasi atau revitalisasi. Untuk yang bersifat strategis, berdampak penting, dan cakupannya luas, UU menyatakan harus dapat rekomendasi dari kementerian kelautan dan perikanan. Kalau semua syarat dan rekomendasi terpenuhi, maka tidak ada masalah untuk lakukan reklamasi atau revitalisasi,” kata Herman Khaeron saat dihubungi, Jakarta, Rabu (10/12). 
Pernyataan Kang Hero, sapaan akrabnya, ini menyikapi rencana revitaliasi di Teluk Benoa, Bali. Terhadap rencana itu, politisi Demokrat itu mengatakan, di Teluk Benoa vegetasi mangroove-nya sangat bagus, karenanya bila dilakukan revitalisasi jangan sampai merusak mangroove yang sudah ada. 
“Dasar-dasar lingkungan dan harus diperhatikan betul dalam pembangunannya. Revitalisasi Teluk Benoa kalau itu dilakukan harus berwawasan lingkungan,” katanya.
Selain itu, potensi Bali sebagai daerah perikanan juga harus dijaga. Di Bali, katanya, ada ikan Lemuru, bahan dasar pembuatan ikan Sarden. Ikan itu hanya ada di sekitar perairan Bali. 
“Jangan sampai perairan dan ekosistem menjadi rusak sehingga tidak ada ikan itu lagi. Jangan sampai potensi wisata yang besar kesampingkan potensi lainnya,” ujarnya.
Catatan-catatan itulah, ucapnya, yang menjadi poin penting terhadap rencana revitalisasi atau reklamasi di mana pun. “Bukan hanya di Teluk Benoa, tapi juga Teluk Jakarta, misalnya, dan lainnya,” katanya.
Kang Hero mengatakan, terhadap rencana revitalisasi di Teluk Benoa, sebetulnya Komisi IV sudah lakukan kunjungan kerja ke wilayah yang akan direvitalisasi itu. Hasil dari kunjungan itu akan jadi bahan dalam rapat di Komisi nanti bersama kementerian terkait. “Rencana revitalisasi itu akan kami lihat dari pembangunan kelanjutan yang berwawasan lingkungan, dan nilai manfaat bagi rakyat. Itu yang jadi batasan kami. Kita akan jaga dua hal itu,” ujar Kang Hero.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain