7 April 2026
Beranda blog Halaman 41321

Diterjang Puting Beliung, Pohon dan Tiang Listrik Roboh di Surabaya

Surabaya, Aktual.co — Hujan deras dan angin puting beliung selama hampir dua jam menyebabkan beberapa pohon setinggi 10 meter di Jalan Raya Kayun, Surabaya, roboh dan menimpa sebuah  mobil Toyota Inova bernopol L 1956 RY dan mobil pickup.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian ini. Puluhan personil dan dinas pertamanan dikerahkan untuk mengevakuasi mobil dan pohon yang tumbang dengan menggunakan gergaji mesin.
“Angin tadi begitu kencang, Mas. Tiba dua pohon itu langsung roboh menimpa mobil yang parkir.” Ujar saksi mata, Sarmaji, Selasa (9/12).
Tak hanya pohon tumbang, sebuah tiang listrik di Jalan Tapak Siring, Surabaya, roboh dan melintang jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan. Warga sekitar pun langsung menjauh dari lokasi kejadian karena khawatir sengatan kabel listrik yang putus dan jatuh di sepanjang jalan.
Petugas dari Dinas Pertamanan, Dishub, linmas, dan satpol PP harus bekerja keras untuk mengatur lalu lintas dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang. 
Hujan merata di tengah pusat kota Surabaya, seperti di jalan raya Embong Malang, Jalan Gubernur Suryo dan sekitarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Diterjang Puting Beliung, Pohon dan Tiang Listrik Roboh di Surabaya

Surabaya, Aktual.co — Hujan deras dan angin puting beliung selama hampir dua jam menyebabkan beberapa pohon setinggi 10 meter di Jalan Raya Kayun, Surabaya, roboh dan menimpa sebuah  mobil Toyota Inova bernopol L 1956 RY dan mobil pickup.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian ini. Puluhan personil dan dinas pertamanan dikerahkan untuk mengevakuasi mobil dan pohon yang tumbang dengan menggunakan gergaji mesin.
“Angin tadi begitu kencang, Mas. Tiba dua pohon itu langsung roboh menimpa mobil yang parkir.” Ujar saksi mata, Sarmaji, Selasa (9/12).
Tak hanya pohon tumbang, sebuah tiang listrik di Jalan Tapak Siring, Surabaya, roboh dan melintang jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan. Warga sekitar pun langsung menjauh dari lokasi kejadian karena khawatir sengatan kabel listrik yang putus dan jatuh di sepanjang jalan.
Petugas dari Dinas Pertamanan, Dishub, linmas, dan satpol PP harus bekerja keras untuk mengatur lalu lintas dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang. 
Hujan merata di tengah pusat kota Surabaya, seperti di jalan raya Embong Malang, Jalan Gubernur Suryo dan sekitarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu: Sentimen Global Pengaruhi Votalitas Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa minggu terakhir dikarenakan para pelaku pasar keuangan masih khawatir dengan kondisi perekonomian global.

“Ini lebih karena faktor eksternal. Seperti perekonomian Tiongkok sedang melambat yang secara langsung bisa mempengaruhi sektor ekspor nasional, sedangkan perekonomian AS mulai membaik yang berarti ada kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan lebih cepat. Itulah ‘market’,” ujar Menkeu Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Selasa (9/12).

Menurutnya, Market tidak bisa mengontrol dikontrol, seperti mengontrol yang lain. Situasi ini akan membuat pemerintah akan mengkaji kembali asumsi makro nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam RAPBN-Perubahan 2015 yang akan diajukan pada awal Januari.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan asumsi rupiah dalam APBN 2015 sebesar Rp11.900 per dolar AS, dan Bambang pernah memberikan sinyal untuk tidak mengubah asumsi tersebut, mengingat The Fed segera menyesuaikan suku bunga acuan pada pertengahan tahun depan.

“Pokoknya kita akan mencari ‘forecast’ yang paling masuk awal,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Menkeu: Sentimen Global Pengaruhi Votalitas Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa minggu terakhir dikarenakan para pelaku pasar keuangan masih khawatir dengan kondisi perekonomian global.

“Ini lebih karena faktor eksternal. Seperti perekonomian Tiongkok sedang melambat yang secara langsung bisa mempengaruhi sektor ekspor nasional, sedangkan perekonomian AS mulai membaik yang berarti ada kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan lebih cepat. Itulah ‘market’,” ujar Menkeu Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Selasa (9/12).

Menurutnya, Market tidak bisa mengontrol dikontrol, seperti mengontrol yang lain. Situasi ini akan membuat pemerintah akan mengkaji kembali asumsi makro nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam RAPBN-Perubahan 2015 yang akan diajukan pada awal Januari.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan asumsi rupiah dalam APBN 2015 sebesar Rp11.900 per dolar AS, dan Bambang pernah memberikan sinyal untuk tidak mengubah asumsi tersebut, mengingat The Fed segera menyesuaikan suku bunga acuan pada pertengahan tahun depan.

“Pokoknya kita akan mencari ‘forecast’ yang paling masuk awal,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penghapusan Kurikulum 2013, Wali Kota Malang Kecewa

Malang, Aktual.co — Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan yang menghentikan kurikulum 2013 menuai pro kontra di kalangan masyarakat.
Salah satu yang kecewa dengan keputusan tersebut adalah Walikota Malang Moch Anton. Menurutnya, langkah yang diambil Kementerian saat ini adalah  sebuah kemunduran.
“Lah iya itu gimana ini, kan jadi kemunduran,” sebut dia, di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Selasa (9/12).
Kebijakan tersebut sangat membingungkan pemerintah daerah yang selama ini sudah serius memaksimalkan berjalannya kurikulum 2013.
Menurut Anton, harusnya pemerintah tetap menjalankan kurikulum yang sudah diberlakukan dan tidak mengganti kembali dengan kurikulum 2006. Sebab, pihaknya sudah mempersiapkan, baik sumber daya manusia serta infrastruktur lain guna menyukseskan pendidikan karakter bagi para siswa.
“Ya mestinya dijalankan, bukan mengganti yang lama,” sesalnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Penghapusan Kurikulum 2013, Wali Kota Malang Kecewa

Malang, Aktual.co — Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan yang menghentikan kurikulum 2013 menuai pro kontra di kalangan masyarakat.
Salah satu yang kecewa dengan keputusan tersebut adalah Walikota Malang Moch Anton. Menurutnya, langkah yang diambil Kementerian saat ini adalah  sebuah kemunduran.
“Lah iya itu gimana ini, kan jadi kemunduran,” sebut dia, di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Selasa (9/12).
Kebijakan tersebut sangat membingungkan pemerintah daerah yang selama ini sudah serius memaksimalkan berjalannya kurikulum 2013.
Menurut Anton, harusnya pemerintah tetap menjalankan kurikulum yang sudah diberlakukan dan tidak mengganti kembali dengan kurikulum 2006. Sebab, pihaknya sudah mempersiapkan, baik sumber daya manusia serta infrastruktur lain guna menyukseskan pendidikan karakter bagi para siswa.
“Ya mestinya dijalankan, bukan mengganti yang lama,” sesalnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain