18 April 2026
Beranda blog Halaman 41383

Polri Terjunkan Tim Investigasi Usut Insiden Paniai Papua

Jakarta, Aktual.co — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Badrodin Haiti mengatakan Polri menerjunkan tim investigasi untuk mengusut insiden kerusuhan di Paniai, Papua.
“Kami turunkan tim untuk investigasi, apakah tembakan itu dari polisi atau apakah dari pihak lain. Dari Propam dan Irwasum Mabes Polri sudah ke sana,” kata Badrodin di Jakarta, Selasa (9/12).
Tim tersebut bertugas untuk menyelidiki asal tembakan dalam peristiwa itu yang hingga kini belum diketahui.
Pihaknya juga membenarkan ada sebanyak empat orang warga sipil yang tewas dalam insiden tersebut. Selain menyebabkan empat orang tewas, peristiwa tersebut juga menyebabkan kantor Polsek Paniai Timur rusak dan beberapa polisi terluka.
Saat ini, kata Badrodin, situasi di wilayah tersebut sudah kondusif kembali. Meski demikian, sejumlah aparat tetap disiagakan di daerah itu.
Sementara menurut Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende, kasus kerusuhan itu berawal dari adanya perselisihan antara aparat dengan masyarakat di jalan raya hingga terjadi bentrok fisik di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua.
Tak lama kemudian terdengar bunyi tembakan dari arah pegunungan dan ratusan masyarakat menyerang kantor Koramil dan Polsek yang letaknya bersebelahan, jelas Irjen Pol Mende.
Menurutnya, dari laporan yang diterima terungkap selain menyebabkan empat orang tewas, 15 orang luka-luka, termasuk lima anggota polisi dan TNI, insiden tersebut juga menyebabkan empat mobil rusak. Keempat korban yang tewas, yakni Yulian Yeimo, Simon Degei, Alpius Gogai dan Alpius Youw.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polri Terjunkan Tim Investigasi Usut Insiden Paniai Papua

Jakarta, Aktual.co — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Badrodin Haiti mengatakan Polri menerjunkan tim investigasi untuk mengusut insiden kerusuhan di Paniai, Papua.
“Kami turunkan tim untuk investigasi, apakah tembakan itu dari polisi atau apakah dari pihak lain. Dari Propam dan Irwasum Mabes Polri sudah ke sana,” kata Badrodin di Jakarta, Selasa (9/12).
Tim tersebut bertugas untuk menyelidiki asal tembakan dalam peristiwa itu yang hingga kini belum diketahui.
Pihaknya juga membenarkan ada sebanyak empat orang warga sipil yang tewas dalam insiden tersebut. Selain menyebabkan empat orang tewas, peristiwa tersebut juga menyebabkan kantor Polsek Paniai Timur rusak dan beberapa polisi terluka.
Saat ini, kata Badrodin, situasi di wilayah tersebut sudah kondusif kembali. Meski demikian, sejumlah aparat tetap disiagakan di daerah itu.
Sementara menurut Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende, kasus kerusuhan itu berawal dari adanya perselisihan antara aparat dengan masyarakat di jalan raya hingga terjadi bentrok fisik di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua.
Tak lama kemudian terdengar bunyi tembakan dari arah pegunungan dan ratusan masyarakat menyerang kantor Koramil dan Polsek yang letaknya bersebelahan, jelas Irjen Pol Mende.
Menurutnya, dari laporan yang diterima terungkap selain menyebabkan empat orang tewas, 15 orang luka-luka, termasuk lima anggota polisi dan TNI, insiden tersebut juga menyebabkan empat mobil rusak. Keempat korban yang tewas, yakni Yulian Yeimo, Simon Degei, Alpius Gogai dan Alpius Youw.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Cegah Korupsi, Kemensos Gelar Fakta Integritas

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, melihat kantin kejujuran usai membuka Workshop dan Fakta Intergritas Anti Korupsi di jajaran Kementrian Sosial, di Jakarta, Selasa (9/12/2014). Workshop ini sebagai bentuk reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos), sekaligus upaya membina tata kelola yang baik dan bersih dari pengaruh prilaku korupsi, Kemensos membuat pakta integritas terhadap pegawai eselon satu di jajarannya. AKTUAL/MUNZIR

Ribuan Bangunan Liar di Bantaran KBT Ditertibkan

Jakarta, Aktual.co —Unit Pelaksana Kanal Banjir Timur (KBT) Dinas Pekerjaan Umum DKI menertibkan bangunan ilegal di sepanjang bantaran KBT, Duren Sawit dan Jatinegara, Jakarta Timur.
Sebanyak 1.000 lapak dan 300 bangunan dibongkar. Rencananya, di lahan itu akan dibangun jalan arteri sepanjang dua kilometer. Menghubungkan Pondok Kopi, Durensawit, hingga Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jatinegara. 
“Hingga tembus ke Jalan DI Panjaitan dengan lebar jalan 18 meter,” kata Mustajab, Kasie Pengawasan dan Pengendalian UP KBT Dinas Pekerjaan Umum DKI, Selasa (9/12).
Saat ini di sana sudah ada jalan inspeksi dengan lebar enam meter. Pembebasan lahan juga dilakukan sebagai upaya menindak pedagang kaki lima yang kerap berdagang di bantaran KBT dan menimbulkan kemacetan.

Artikel ini ditulis oleh:

Ribuan Bangunan Liar di Bantaran KBT Ditertibkan

Jakarta, Aktual.co —Unit Pelaksana Kanal Banjir Timur (KBT) Dinas Pekerjaan Umum DKI menertibkan bangunan ilegal di sepanjang bantaran KBT, Duren Sawit dan Jatinegara, Jakarta Timur.
Sebanyak 1.000 lapak dan 300 bangunan dibongkar. Rencananya, di lahan itu akan dibangun jalan arteri sepanjang dua kilometer. Menghubungkan Pondok Kopi, Durensawit, hingga Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jatinegara. 
“Hingga tembus ke Jalan DI Panjaitan dengan lebar jalan 18 meter,” kata Mustajab, Kasie Pengawasan dan Pengendalian UP KBT Dinas Pekerjaan Umum DKI, Selasa (9/12).
Saat ini di sana sudah ada jalan inspeksi dengan lebar enam meter. Pembebasan lahan juga dilakukan sebagai upaya menindak pedagang kaki lima yang kerap berdagang di bantaran KBT dan menimbulkan kemacetan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejaksaan Tahan Mantan Istri Bupati Aceh Utara

Banda Aceh, Aktual.co — Kejaksaan Negeri Lhoksukon, menahan Umi Khatijah, mantan istri eks Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid di Rumah Tahanan Negara (Rutan) setempat, pada Senin (8/12) sore. 
Ketua Umum Sanggar Cut Meutia itu diduga terlibat dalam kasus korupsi sanggar milik Pemkab Aceh Utara sebesar Rp 1,9 miliar, pada tahun 2009. Bersama Umi, turut ditahan sekretaris sanggar tersebut, Made.
Kajari Lhoksukon, T Rahmatsyah melalui Kasi Pidsus Oktalian menyebutkan bahwa keduanya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan dalam kasus tersebut di Kejari Lhoksukon. Umi hadir bersama pengacaranya Safwani SH dan suaminya Martunis. Keduanya menjalani pemeriksaan di Kejari sampai pukul 14.00 WIB.
“Setelah gelar perkara dengan penyidik di sini, disepakati bahwa perlu dilakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi itu sejak kemarin sampai 20 hari ke depan,” terang Oktalian, kepada Aktual.co, selasa (9/12).
Selain itu, pihaknya terus menyiapkan pelimpahan berkas kasus itu ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Diharapkan, berkas tersebut segera rampung dan tersangka bisa menjalani persidangan. “Sekarang kita siapkan berkasnya sesegera mungkin,” pungkasnya.
Kejari Lhoksukon sejak tiga tahun lalu telah menyidik kasus dugaan korupsi di Sanggar Cut Meutia Aceh Utara. Dana APBK 2009 sebesar Rp 1,9 miliar diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pengurus. Sementara Umi Khatijah mengaku sudah mempertanggungjawabkan uang tersebut sesuai aturan negara. 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain