11 April 2026
Beranda blog Halaman 41783

Firman Minta Masyarakat Tidak Salahkan Pemain Muda

Jakarta, Aktual.co — Kapten tim Indonesia untuk Piala AFF 2014, Firman Utina, mengharapkan masyarakat dan kalangan media massa, tidak terlalu menghujat para pemain muda dalam timnya, setelah kegagalan pada kejuaraan sepak bola antarbangsa Asia Tenggara di Hanoi itu.

“Kalau seperti saya yang sudah lama di timnas, sudah biasa dihujat. Tapi di Piala AFF ini juga ada pemain-pemain muda yang masih punya harapan ke depan. Jangan sampai mereka padah semangat,” kata Firman ketika ditemui usai latihan di Stadion Hang Day, Hanoi, Vietnam, Kamis (27/11).

Setelah di Piala AFF, masih ada tantangan bagi timnas Indonesia pada turnamen-turnamen selanjutnya. Termasuk untuk SEA Games 2015 yang diikuti pemain-pemain berusia di bawah 23 tahun.

“Saya sendiri meski sudah termasuk kategori senior, jika diminta untuk tim nasional, itu adalah kehormatan dan kepercayaan,” kata pemain berusia 33 tahun itu.

Pemain klub Persib Bandung itu juga mengatakan bahwa ia ikut bertanggung jawab atas kegagalan di Piala AFF ini.

“Jadi bukan hanya kesalahan pelatih, tapi juga kami para pemain,” tambahnya.

Dalam timnas untuk Piala AFF 2014 Alfred Riedl menggabungkan pemain-pemain lama dengan pemain-pemain yang usianya relatif muda, bahkan di antaranya merupakan debutan baru di timnya.

Misalnya Manahati Lestusen, Evan Dimas, dan Zulham Zamrun, Rizki Pora dan Imanuel Wanggai.

Torehan Timnas di Piala AFF ini, terbilang kurang memuaskan, setelah bermain imbang dengan tuan rumah Vietnam 2-2, tim Merah Putih harus bertekuk lutut dari Filipina dengan skor telak 0-4.

Dengan demikian, untuk lolos ke babak semifinal, terbilang sangat kecil harapannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pele Dibawa ke Unit Perawatan Khusus Rumah Sakit Sao Paolo

Jakarta, Aktual.co — Legenda sepakbola Brazil Pele pada Kamis (27/11) waktu setempat, dibawa ke unit perawatan khusus di rumah sakit Sao Paulo, setelah kesehatannya memburuk, tiga hari setelah dinyatakan mengalami infeksi saluran kencing.

“Edson Arantes do Nascimento (Pele) masih berada di rumah sakit. Untuk mendapatkan perawatan terbaik, ia ditransfer agar dapat dimonitor di unit perawatan khusus,” demikian bunyi pernyataan rumah sakit Albert Einstein di Sao Paulo, Brazil, dikutip AFP, Jumat (28/11).

Pele yang saat ini berusia 74 tahun, menjalani operasi batu ginjal pada 13 November sebelum diperbolehkan pulang dua hari kemudian.

Artikel ini ditulis oleh:

RD Minta Dukungan Semua Pihak

Jakarta, Aktual.co — Pelatih baru Persija Jakarta, Rahmad Darmawan berharap, selama satu tahun masa kepelatihannya, dirinya bisa mendapatkan dukungan penuh dari manajemen klub dan suporter The Jakmania.

“Kami butuh suport (dukungan) dari berbagai pihak. manajemen, suporter dan orang-orang yang mendukung tim ini,” kata mantan pelatih Persebaya Surabaya itu di sekretariat Persija, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11).

Lebih jauh disampaikan mantan pelatih Timnas U-23 SEA Games 2013 itu bahwa, dirinya akan berjuang keras untuk bisa mencapai target juara yang disematkan oleh pihak manajemen Persija.

Disamping itu, RD mengungkapkan bahwa, dirinya kemungkinan akan mengajak staf kepelatihannya semasa menjadi pelatih Persebaya Surabaya. Namun, sebelum mewujudkan hal itu, dirinya akan terlebih dahulu berbicara dengan manajemen klub.

“Saya juga akan berbicara dengan staf pelatih yang pernah bekerja dengan saya, kalau mereka mau ikut lagi, saya akan berbicara dengan manajemen. Tapi,  saya tidak akan memaksa jika manajemen tidak mengizinkan ataupun staf saya tidak mau ikut,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketum The Jakmania Harus Miliki Loyalitas

Jakarta, Aktual.co — Suporter setia Persija Jakarta (The Jakmania), akan menjalani pemilihan ketua umum baru pada Januari 2015 mendatang. Dan ada harapan besar yang dipikul di pundak Ketum baru nanti.

Ketua Umum The Jakmania, Lariko Ranggamone, mengatakan Ketum The Jakmania yang baru nanti, harus memiliki beberapa kriteria, salah satunya adalah loyalitas tinggi terhadap The Jak dan klub Persija Jakarta.

“Ketua Umum baru harus mau menemani The Jakmania dan Persija baik di laga tandang maupun kandang. Selain itu, Ketua umum baru juga harus punya banyak waktu untuk The Jak,” harap Lariko ketika dihubungi Aktual.co, Kamis (27/11)

Selain itu, lanjut Lariko, kriteria penting yang juga harus dimiliki oleh Ketua Umum baru adalah bebas dari kepentingan politik manapun. Ketua Umum yang punya kepentingan politik, kata Lariko, bisa menghancurkan The Jak.

“Ketua Umum baru harus terbebas dari kepentingan kelompok. Bebas dari kepentingan politik juga sangat penting,” tegasnya.

Saat ini, sudah ada enam nama calon Ketum The Jakmania,  termasuk Lariko yang maju kembali ke dalam bursa Ketum Baru periode 2015-2017. Selain itu, ada juga nama Rhicard Achmad, yang saat ini menjabat sebagai Waketum The Jakmania.

Enam nama tersebut lolos sebagai kandidat Ketum, setelah melwati beberapa seleksi dan persyaratan.

Artikel ini ditulis oleh:

Suharno Pastikan Latihan Perdana Arema 1 Desember

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Arema Cronus, Suharno memastikan jika latihan resmi perdana bakal digelar pada 1 Desember 2014 mendatang. Ini dilakukan sebagai persiapan mengarungi musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014/2015.

“Yang pasti, pada 1 Desember nanti seluruh pemain harus sudah berada di Malang dan mulai melakukan latihan rutin secara resmi untuk persiapan kompetisi, uji coba maupun final Inter Island Cup (IIC) yang rencananya digelar Januari mendatang,” kata Suharno di Malang, Jawa Timur, Kamis (27/11).

Namun, pada Rabu (26/11) kemarin, klub berjuluk Singo Edan itu, sudah dilakukan pra-latihan yang diikuti oleh beberapa pemain lokal saja.

Diungkapkan Suharno, pra-latihan tersebut dilakukan hanya kepada pemain yang berdomisili di Malang, seperti Dendy Santoso, Sunarto, Johan Al Farizie, Juan Revi dan Utam Rusdiana.

“Latihan perdana atau pralatihan ini memang lebih banyak untuk para pemain yang berdomisili di Malang, karena sebagian besar pemain masih menikmati liburan di kampung halamannya,” ungkapnya.

Untuk mengingat kembali, Arema pada musim kompetisi tahun ini, gagal meraih gelar juara kompetisi ksata tertinggi di Indonesia itu, setelah dikalahkan oleh Persib Bandung.

Artikel ini ditulis oleh:

Direncanakan Disahkan Dua Desember, AKD DPRD Terganjal Pembagian Kursi

Jakarta, Aktual.co —Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik dari Fraksi Gerindra mengamini kabar yang menyebut bahwa Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD DKI akan segera disahkan pekan depan.
Pembentukan AKD DPRD DKI, ujarnya, akan disahkan dalam rapat paripurna di dua Desember nanti. Namun sebelum digelar rapat paripurna, lebih dulu akan digelar rapat pimpinan DPRD.
Saat ini, kedua ‘kubu’ di DPRD DKI dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) masih menggodok poin-poin kesepakatan untuk pembagian kursi.
“Ini sudah 85 persen selesai, karena masing-masing dapat kursi pimpinan. Tinggal di bawahnya, wakil ketua dan sekretaris (AKD),” jelas Ketua Presidum KMP DKI Jakarta itu di DPRD DKI Jakarta, Kamis (27/11).
Diakuinya, masih ada masalah yang belum selesai dibahas. Yakni menyangkut permintaan Demokrat dan fraksi lain yang memperoleh 10 kursi DPRD, untuk jatah pimpinan komisi. Seperti dari Hanura dan PPP.
“Ini sedang kita diskusikan, karena musyarah kan enggak bisa sekali. Yang sudah selesai kita pinggirkan, yang belum dilanjutkan. Kaya kamu minta duit sama orang tua kan gak sekali bisa langsung disetujui, bisa dua kali tiga kali,” ucapnya mencoba beranalogi.
Namun dia menegaskan kembali kalau Kursi ketua komisi akan diberikan secara proporsional kepada masing-masing pimpinan. Yakni PDI-P, Gerindra, Demokrat-PAN, PPP dan PKS.
Dan pembagian kursi AKD dipastikannya tidak akan menabrak peraturan yang tertuang dalam Undang-Undang No. 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).
“Kan enggak bisa (ada penambahan kursi pimpinan). UU MD3 kan cuma gitu (pimpinan terdiri dari ketua, wakil ketua, dan sekretaris),” pungkasnya.
Sebelumnya, kepastian akan segera terbentuknya AKD di DPRD disampaikan langsung Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.
Kata dia, saat ini kubu KIH dan KMP di DPRD DKI sudah sepakat ‘islah’ dan membuat draft perjanjian.
“Pembahasan sedang berjalan dan kita sedang buat ‘draft’-nya dan telah memutuskan LO (liaison officer)-nya Ferial (Demokrat). Minggu depan selesai,” ungkap Pras.
Dia memastikan perjanjian akan dipatuhi kedua belah pihak. Karena Ketua KMP Jakarta sendiri, yakni M. Taufik, yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD DKI, telah dihubunginya.
Agar islah dapat terwujud sesuai target dan tidak dilanggar kedua belah pihak, Pras mengungkapkan, komunikasi di pekan ini terus dibangun. Sehingga poin-poin kesepakatan dapat segera disahkan.
“Diketok di rapat pimpinan fraksi,” ujarnya.
Diketahui, terbengkalainya pembentukan AKD berakibat pada terbengkalainya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain