9 April 2026
Beranda blog Halaman 41794

KPK Susun Kajian Program Jokowi Rp1,4 Miliar Untuk Desa

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melakukan kajian mengenai program pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni menggelontorkan dana 1,4 milyar per desa.
Deputi pencegahan KPK, mengatakan salah satu yang akan dikaji diantaranya adalah menyangkut kewenangan antara Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Kementrian Dalam Negeri.
“Itu kan perlu pengawasan kepada desa-desa yang sebelumnya belum pernah memeproleh dana secara langsung,” kata Johan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/9).
Johan Mengatakan, KPK khawatir jika pencairan dana itu tidak diawasi, maka uang yang tidak sedikit itu, tidak dikelola dengan semestinya dan melenceng dari tujuan semula untuk pembangunan desa.
“Karena itu pengelolaan uang yang tida sedikit, itu tentu memerlukan pengawasan kemudian juga harus dibekali oleh pengetahuan terkait tentang pengelolaan anggaran,” ujar Johan yang juga menjabat juru bicara tersebut.
Ia menambahkan, sudah membicarakan hal itu dengan Menteri Marwan Jafar. “Pak Marwan setuju dan menyambut baik untuk melakukan kajian itu,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Perkuat Bisnis di Asia Tenggara, Lion Air Borong 40 Pesawat

Jakarta, Aktual.co —  Maskapai nasional swasta terbesar Indonesia, PT Lion Air, berencana memperkuat operasi dan layanan penerbangan intra kawasan di Asia Tenggara dengan mendatangkan lagi 40 unit pesawat kecil turbotrop dua mesin, ATR 72 seri 600.

“Kita mau main di Malaysia, di Thailand, dan satu negara lainnya,” kata CEO Lion Group Rusdi Kirana dalam perbincangan santai dengan wartawan di Roma, Italia, Kamis (27/11).

Rusdi enggan mengungkapkan satu negara lainnya yang akan dilayani pesawat regional jarak pendek ini, namun akan segera memublikasikannya dalam waktu dekat.

40 pesawat ATR baru yang akan segera ditandatangani di Roma, Italia, Kamis sore waktu setempat nanti (Kamis malam WIB) tersebut akan melengkapi 60 pesawat sejenis yang telah dan akan dimiliki Lion Air Group berdasarkan kontrak sebelumnya. Dengan demikian, grup Lion Air akan memiliki 100 pesawat ATR.

Menurut Rusdi, pembiayaan untuk mendatangkan pesawat baru ini akan berasal dari sindikasi bank multinasional yang diantaranya melibatkan Bank Pembangunan Jepang (DBJ), bank pembiayaan ekspor Italia SACE, dan lembaga pembiayaan ekspor Kanada EDC.

Rusdi memberikan alasan mengapa lembaga-lembaga keuangan Prancis, Italia dan Kanada turut dalam konsorsium pembiayaan pesawat ATR baru ini, karena Prancis dan Italia adalah dua negara yang membuat serta mengembangkan pesawat ATR, sedangkan Kanada menjadi tempat dibuatnya mesin salah satu pesawat turborprop paling populer di dunia ini.

“Porsi (pembiayaan) adalah 85 sampai dengan 90 persen, sedangkan sisanya akan diambil dari dana internal atau lewat bekerjasama dengan bank lainnya,” sambung Rusdi.

Lion Air sendiri, menurut Rusdi, sudah mengoperasikan lebih dari 40 pesawat jenis itu untuk penerbangan jarak pendek baik di Indonesia maupun Thailand dan Malaysia. Namun sebagian besar dioperasikan untuk anak perusahaan utamanya, Wings Air.

40 pesawat ATR baru yang rencananya akan segera ditandatangani hari ini di hadapan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi itu diharapkan masuk armada Grup Lion Air mulai 2015.

Kontrak besar pesawat terbang komersial di Roma nanti ini akan menjadi kabar menghebohkan ketiga yang dilakukan Lion Air dalam tiga tahun terakhir ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polda Metro Jaya Selidiki Kelangkaan Elpiji 3 Kilo

Jakarta, Aktual.co —  Polda Metro Jaya saat ini tengah menyelidiki terjadinya kelangkaan elpiji ukuran tiga kilogram di DKI Jakarta.

“Sejauh ini masih dilakukan penyelidikan dan masih dianalisa,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/11).

Namun demikian, kepolisian belum bisa memastikan kelangkaan tersebut disebabkan oleh adanya pihak-pihak tertentu yang melakukan penimbunan. “Kemungkinan ada spekulan yang sengaja menahan dulu gas elpiji tiga kg di lapangan.”

Selain itu, pihak kepolisian, kata Rikwanto menganalisa kemungkinan kelangkaan tersebut bisa diakibatkan oleh naiknya harga bahan bakar minyak. Rikwanto mengatakan, jika dalam dalam penyelidikan ditemukan ada pihak yang sengaja menahan atau menimbun elpiji 3 kg tersebut, akan ditindak tegas.

Dia berharap, jika ada masyarakat yang menemukan ada pihak menimbun tabung elpiji 3 kg, segera melaporkan ke pihak kepolisian. “Saya harap masyarakat bisa melapor jika menemukan ada pihak yang menimbun baik elpiji maupun BBM jenis solar atau premium,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ini Alasan Demokrat Tak Gunakan Interpelasi

Jakarta, Aktual.co — Fraksi Partai Demokrat mengatakan sikapnya untuk menggunakan hak bertanya dewan kepada pemerintahan Jokowi-JK sudah sesuai dengan standing position partai berlambang bintang mercy itu, sebagai partai penyeimbang.
Hal itu menyusul berbeda sikap dengan fraksi partai yang ada di koalisi merah putih (KMP) yang menggunakan hak interpelasi kepada pemerintahan Jokowi-JK terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Demokrat sikapnya sudah tegas bahwa kita ini  standing positionnya tetap menjadi penyeimbang yang tegas. Karena, dari awal kita sudah minta penjelasan kepada Jokowi mulai dari saat pertama Jokowi melakukan perubahan nomenklatur kementerian, itu kan sudh kami pertanyakan juga,” kata Sekertaris Fraksi Demokrat di DPR RI, Didik Mukrianto, di Komplek DPR RI, Jakarta, Kamis (27/11).
Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, partainya yang mengajukan hak bertanya kepada pemerintah, bukan hanya terfokus pada persoalan kenaikan harga BBM saja, melainkan menyangkut setiap kebijakan pemerintah yang dinilai belum tersampaikan secara kongkrit.
“Kembali pada sikap standing position demokrat mempersiapkan pengajuan hak bertanya, berkitan dengan isu-isu yang menurut hemat kami belum dijelaskan secara tegas kepada publik maupun pada DPR,” bebernya.
Pun demikian, kata Didik, partai bentukan Presiden ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu untuk menggunakan hak anggota dari yang paling rendah. Alasannya, sebut dia, ingin melihat terlebih dahulu jawaban yang diberikan oleh pemerintah.
“Kita melihat ada hak konstitusi juga yang melekat untuk mempertanyakan itu, demokrat dalam kontekstasi itu ingin memaksimalkan hak anggota ini untuk menayakan kepad Jokowi karena tergantung jawbannya itu, untuk menentukan langkah selajutnya,” pungkas dia

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pejabat Kejaksaan Gelar Acara Perpisahan dengan Basrief Arief

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung HM Prasetyo beserta para Jaksa Agung Muda dan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan menggelar acara perpisahan dengan mantan Jaksa Agung Basrief Arief, Kamis (27/11).

Pasca dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, (20/11/) lalu, Prasetyo baru kali ini bertemu langsung dengan pendahulunya, Basrief Arief.

Pantauan Aktual.co, Prasetyo dan Basrief Arief tiba sekitar pukul 13.14 WIB dan langsung masuk ke kantor Pengacara Negara, Komplek Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Keduanya tampak berjalan kaki dari arah gedung tempat ruang kerja jaksa agung berada menuju kantor Pengacara Negara. Pada kesempatan itu, Prasetyo mengenakan setelan safari warna cokelat, dan pin warna emas khas Korps Adhyaksa. Sementara seniornya, Basrief Arief mengenakan baju batik lengan panjang dan celana hitam.

Sebelum masuk ke tempat pertemuan, keduanya sempat berfoto bersama dan melambaikan tangan ke arah wartawan.

Acara pelepasan yang sedianya dimulai pukul 11.30 WIB itu molor dan dilaksanakan tertutup. Puluhan wartawan yang telah menunggu sejak pukul 11.00 WIB pun kecewa dan bersorak.

“Huuuu. Sudah nunggu lama kok tertutup pak? Balik kanan saja kita,” cetus beberapa orang wartawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

DPRD: NTT Buka Peluang Konsumsi Listrik Timor Leste

Jakarta, Aktual.co —  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Angelino da Costa mengatakan, terbuka peluang kerja sama pemanfaatan listrik dengan Pemerintah Timor Leste, sebagai salah satu alternatif mengatasi pemadaman tak menentu oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kenapa tidak kita pakai listrik dari Timor Leste saja, kan kita satu daratan. Saya juga pernah komunikasikan hal itu dengan menteri kelistrikannya,” kata Angelino, di Kupang, Kamis (27/11).

Ketua Fraksi PAN itu mengatakan, layanan PT PLN dalam memberikan pemenuhan listrik di Kota Kupang yang adalah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini sangat buruk. Seenaknya PLN selaku perusahaan yang mengurus listrik itu melakukan pemadaman sepihak, yang tidak lagi memperdulikan kepentingan masyarakat sebagai konsumen.

Padahal dalam kondisi tertentu lainnya, PLN yang memmiliki tugas memberikan layanan maksimal kepada masyarakat itu, menuntut adanya imbal balik pelanggan melalui pembayaran rekening tanpa penunggakan. “Jika sekali tunggak langsung diputus, padahal hak pelanggan untuk terlayanii secara maksimal diabaikan dengan pemadaman yang tidak tentu hingga kini,” katanya.

Sangatlah dimaklumi jika terjadi pemadaman karena kondisi teknis operasional mesin yang dimiliki. Namun demikian, setidaknya hal itu harus disampaikan sehingga tidak terkesan ada pemadaman sepihak, yang justru merugikan seluruh pelanggan.

“Banyak barang elektronik pelanggan yang rusak akibat pemadaman sepihak dan tiba-tiba. lalu terhadap hal ini apa tanggung jawab PLN,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, lanjut Angelino, pentingnya baginya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat terhadap pemenuhan kebutuhan listrik oleh PLN sebagai sebuah perusahaan milik negara.

Karena itulah, setidaknya jika PLN merasa belum mampu melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat selaku konsumen secara profesional dan maksimal, maka sebaiknya diberikan kepada pihak swasata, atau bekerja sama dengan Pemerintah Timor Leste saja.

“Memang butuh persetujuan dan legitimasi pemerintah pusat, namun saya kira harus bisa dimunculkan ide ini untuk pembaruan di tubuh layanan listrik negara ini,” katanya.

Sistem monopoli yang selama ini dimiliki PLN, katanya telah memberikan ruang yang cukup besar bagi PT PLN untuk seenaknya melaksanakan tugas dan fungsinya kepada masyarakat selaku konsumen dalam pemenuhan kebutuhan listrik dalam rumah tangga.

“Saya kira akan terjadi praktik monopli yang merugikan konsumen karena itu sekiranya harus dibuka peluang bagi pengelolaan listrik juga oleh swasta,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain