7 April 2026
Beranda blog Halaman 41805

IHSG Ditutup Menguat 14,09 Poin

Jakarta, Aktual.co —  Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), ditutup menguat sebesar 14,09 poin didorong aksi pelaku pasar saham asing yang mengambil posisi beli saham. IHSG BEI ditutup menguat sebesar 14,09 poin atau 0,28 persen ke posisi 5.133,03. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik sebesar 3,31 poin atau 0,38 persen ke posisi 884,58.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya  mengatakan bahwa aksi beli saham oleh pelaku pasar asing masih berlanjut sehingga indeks BEI kembali berada di area positif.
“Capital inflow yang masih terus berlanjut, merupakan salah satu sinyal positif dari pergerakan IHSG BEI pada Rabu ini (26/11),” katanya di jakarta, Rabu (26/11).
Dalam data BEI, tercatat pelaku pasar saham asing membukukan beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp260,85 miliar pada perdagangan saham Rabu (26/11) ini.
Kondisi itu, menurut William Suryawijaya, membuka potensi bagi indeks BEI untuk kembali melanjutkan tren penguatannya meski sempat terjadi sedikit tekanan wajar pada beberapa saham-saham di Bursa Efek Indonesia.
“Secara teknikal, pembentukan pola tren penguatan sudah mulai terlihat, IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan pada pekan ini,” katanya.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 216.203 kali dengan volume mencapai 4,76 miliar lembar saham senilai Rp3,83 triliun. Tercatat saham yang bergerak naik sebanyak 154 saham, melemah 147 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 108 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 268,07 poin (1,12 persen) ke 24.111,98, indeks Nikkei turun 24,04 poin (0,14 persen) ke 17.383,58, dan Straits Times menguat 0,97 poin (0,03 persen) ke posisi 3.345,26.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Golkar Bali Sesalkan Pernyataan Menko Polhukam

Denpasar, Aktual.co — Sekretaris DPD Partai Golkar Bali, I Komang Purnama menyesalkan pernyataan Menko polhukam Tedjo Edi Purdjianto yang menyarankan Polri tak mengeluarkan izin penyelenggaraan Munas Partai Golkar di Pulau Bali. 
Menurut dia, semua persiapan sudah hampir rampung 100 persen. Audiensi dengan Gubernur dan Kapolda Bali pun sudah dilakukan.
Pernyataan Menkopolhukam dianggap sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap urusan internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Jadi pendapat yang harus dipertanyakan. Banyak hal lain yang harus diurus. Munas ini soal internal,” kata Purnama saat ditemui di Kantor Golkar Bali, Denpasar, Rabu (26/11).
Menurut dia, pernyataan Menkopolhukam perlu diberi penjelasan lebih lanjut. Pasalnya, persiapan yang telah dilakukan sudah sangat matang, termasuk dari aspek pengamanan. Koordinasi sudah dilakukan dengan pihak TNI, Polri bahkan pengamanan desa adat pecalang. “Tidak ada potensi rusuh seperti disampaikan. Kami menjamin sepenuhnya Munas di Bali berjalan aman dan lancar. Ini sebenarnya masalah kecil, kenapa harus dibesarkan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Demo DPRD, Buruh: Masa UMP DKI Kalah Sama Bekasi?

Jakarta, Aktual.co —Ribuan buruh yang tergabung dalam Petisi Buruh DKI Jakarta geruduk Gedung DPRD DKI, Rabu (26/11). 
Massa yang berkumpul sejak pukul 14.50 WIB ini menuntut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar tiga juta rupiah.
“Kita warga Jakarta yang taraf hidupnya tinggi, tapi upahnya di bawah Bekasi. UMP Jakarta 2,7 ditetapkan sama si Ahok, Bekasi udah 2,9 Juta. Buruh Jakarta kalah sama buruh penyangga,” kata salah satu buruh saat berorasi, di Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (26/11).
Selain menuntut kenaikkan UMP, para buruh juga menagih janji kepada Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi yang pernah mengatakan akan merevisi UMP buruh DKI Jakarta.
“Mana Pras, mau gak dia menerima buruh hari ini? kalau nggak ada biar kita yang jemput dari rumahnya,” tegas si orator.
Dalam aksinya, ribuan buruh juga membawa sebuah boneka yang disebut sebagai mayat Gubernur Basuki Thaja Purnama (Ahok). 
Akibat aksi ini, arus lalulintas di Jalan Kebon Sirih  macet total. Berdasarkan informasi yang dihimpun Aktual.co, 20 orang perwakilan para buruh akan segera diterima Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra, M. Taufik.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Tapanuli Selatan Menemukan Jasad Bayi yang Diduga Korban Longsor

Kenya
Ilustrasi gambar. DOK/NET

Medan, Aktual.co — Petugas SAR di desa Siboi-bio, Sibabangun, Tapanuli Tengah, mengatakan bahwa warga di desa Aek Gadol, Tapsel, menemukan jasad anak bayi yang diduga adalah Butet, bayi berumur  4 bulan, yang menjadi korban banjir dan longsor.
“Ditemukan, di Desa Aek Gadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jarak sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian,” kata petugas SAR, Rio, saat dihubungi Aktual.co, Rabu (26/11).
Korban pertama kali ditemukan oleh tiga orang warga yang sedang memancing. 
“Mereka memancing, pas jalan salah satu memijak korban. Tapi saat itu mereka takut karena ada Biawak, mereka lari ke warung terdekat, setelah itu ramai-ramai warga mengevakuasi,” turur Rio.
Menurutnya, kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan. Sebagian tubuh korban sudah tidak utuh lagi. Bagian tubuh yang utuh hanya paha sampai ujung kaki, sementara kepala, tangan dan tubuh sudah tidak utuh.
Jasad tersebut saat ini sedang divisum di rumah sakit untuk memastikan apakah jasad tersebut adalah Butet. 
Sebelumnya, Butet, bayi berumur 4 bulan adalah anak dari pasangan Dalizato Zebua dan Yunita Telaumbanua yang menjadi korban musibah longsor dan banjir di Desa Sibio-bio, Sibabangun, Tapanuli Tengah, Jumat (21/11) malam. 

Artikel ini ditulis oleh:

Tolak Kenaikan BBM, PPRI Tutup Jalan Salemba Raya

Jakarta, Aktual.co —Ribuan massa dari Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) melakukan aksi blokade jalan di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
Mereka menolak kebijakan Pemerintahan Jokowi-JK menaikkan harga BBM bersubsidi, dan menolak upah murah buruh di Jakarta.
“Tanpa harus menjadi presiden atau menteri, kenaikan BBM jelas memicu kenaikan macam harga kebutuhan hidup lainnya. Dan rakyat kecil yang paling merasakan dampaknya,” kata Koordinator Aksi, Marlo Sitompul, di Jakarta, Rabu (26/11).
Dalam orasinya Marlo menuding pemerintahan sekarang sudah dilingkari orang-orang berpaham kapitalis.
“Pemerintah Jokowi-JK adalah antek – antek Neolib, mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri bukan rakyatnya tapi mementingkan pihak asing,” ungkapnya.
Dalam aksinya, massa PPRI sebelumnya melakukan ‘longmarch’ dari depan kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) menuju jalan Salemba Raya dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian Sektor Pusat dan Polda Metro Jaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dapat Sanksi Lagi, Pengacara Anas: Amat Manyakitkan Hati

Jakarta, Aktual.co — Anas Urbaningrum dan Akil Mochtar mendapatkan sanski lagi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, karena telah dianggap melanggar aturan di lembaga tersebut.
Terlebih lagi, Anas dan Akil dinilai telah menghina, menghalang-halangi petugas dalam menjalankan tugasnya. Hal tersebut memicu respon KPK untuk kembali memberikan sanski yang sebelumnya keduanya dan tersangka lainnya diberi sanski, karena kedapatan membawa telepon genggam di rumah tahanan.
Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum Anas Urbaningrum, Adnan Buyung Nasution menganggap sanksi yang diberikan kepada kliennya itu amat berlebihan, apalagi keluarga tak diperbolehkan untuk membesuk.
“Itu satu hal yang amat berat bagi seoarang narapidana, kalau kita pernah ditahan ataupun dihukum. Apalagi, kalau tidak boleh dikunjungi keluarga, itu amat sangat menyakitkan hati,” kata Adnan Buyung ketika mendatangi KPK, Rabu (26/11).
Dia pun mengaku, akan memastikan kepada Anas perihal sanksi kedua yang diberikan lembaga yang dipimpin Abraham Samad tersebut. “Ini saya mau dengar langsung dari Anas, kenapa hal tersebut bisa terjadi.”
Namun demikian, berdasarkan pengalamannya terdahulu, Adnan berpendapat, bahwa sanksi yang diberikan itu merupakan hukuman yang sangat berat. Terlebih lagi, pemerintahan saat ini tak menganut zaman otoriter.
“Saya dulu 13 tahun lho, tidak boleh dijenguk. Tapi itu zaman otoriter. Nah sekarang kan bukan zaman otoriter, tak boleh gitu dong. Orang protes itu kan hak asasi manusia. Apa salahnya orang protes,” kata dia.
Dua terdakwa yang saat ini menjalani hukuman di Komisi Pemberantasan Korupsi, yakni bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan eks Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar kembali berulah.
Setelah sebelumnya mereka kedapatan juga membawa telepon genggam di penjara, keduanya kembali melanggar aturan Rutan. Langgaran tersebut, karena keduanya telah memprotes soal aturan ketat yang diberlakukan oleh rumah tahanan. 
Namun, dalam surat protes itu Anas dan Akil mencantumkan kalimat yang mengandung unsur menghina dan berniat menghalang-halangi petugas. Karena hal tersebut, Anas dan Akil akhrinya dilarang dibesuk selama satu bulan oleh keluarga maupun sahabat.
“Karena mereka memprotes aturan rutan, namun dalam surat tersebut dianggap ada unsur menghina, menghalang-halangi petugas dalam menjalankan tugas. Sesuai aturan Permenkum HAM masuk kategori pelanggaran berat‎,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Rabu (26/11).
Hukuman itu terhitung diterapkan dari 12 November sampai 12 Desember 2014. “Betul mereka mendapat sanksi.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain