6 April 2026
Beranda blog Halaman 41818

KONI Kota Bandung Kritisi Lolosnya Atlet “Siluman”

Jakarta, Aktual.co — KONI Kota Bandung, Jawa Barat, mengkritisi dan prihatin dengan kehadiran atlet-atlet “siluman” atau rekrutan dari provinsi lain pada ajang Porda Jabar XII/2014.

“Pada Porda Jabar XII/2014 banyak bermunculan atlet-atlet baru dari luar Jabar, terutama digunakan oleh tuan rumah Kabupaten Bekasi. Kami sangat prihatin,” kata Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana di Bandung, Selasa (25/11).

Menurut dia, kehadiran atlet-atlet selevel SEA Games dan atlet nasional dari daerah lain memperkuat daerah peserta, tidak mencerminkan pembinaan, melainkan mencederai semangat pembinaan olahraga.

Ia mengakui, kehadiran mereka jelas membuat pembinaan atlet di Jawa Barat terancam mandeg, khususnya pada ajang PON. Atlet-atlet hasil pembinaan Jawa Barat sendiri justru terpinggirkan dan hanya menyaksikan atlet rekrutan dari daerah berpesta emas.

“Hal ini tidak bisa dibiarkan, KONI Jabar harus bersikap agar situasi ini tidan mencederai pembinaan lebih dalam lagi,” kata Aan Johana.

Ia mengkritisi kehadiran atlet-atlet baru dari luar Jabar banyak digunakan oleh tuan rumah Kabupaten Bekasi untuk menambah kekuatannya untuk mendulang emas Porda 2014.

“Sebagai pembina di tiap cabang kami tahu atlet-atlet itu bukan atlet Jabar, dan heran mereka bisa lolos dari tim keabsahan atlet. Itu harus dievaluasi, kasihan atlat-atlet asli binaan kita,” katanya.

Ia menyebutkan, tidak hanya Kota Bandung yang dirugikan dengan kehadiran atlet “siluman” itu, tapi juga kontingen lainnya yang dipaksa menerima kenyataan gagal meraih target perolehan medali.

“Sekarang tinggal pilih, mau terus seperti ini atau segera dibenahi,” katanya.

Ia menyebutkan tidak akan mempersalahkan hasil akhir dimana Kabupaten Bekasi tampil sebagai Juara Umum Porda Jabar XII/2014.

“Tidak akan mempersalahkan hasil pertandingan, namun kami berharap KONI Jabar jangan menutup mata dengan fenomena kehadiran atlet-atlet luar Jabar itu,” katanya menambahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Waspadai Hujan Lebat di Jakarta, Banjir Mengancam

Jakarta, Aktual.co —Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga mewaspadai hujan lebat yang mengguyur sejumlah lokasi di Ibu Kota sejak Selasa siang hingga malam hari, sebab berpotensi menimbulkan banjir.
“Kami imbau warga waspadai banjir terkait peringatan dini BMKG bahwa sejumlah lokasi diguyur hujan lebat,” kata Kepala Seksi Pengendalian Operasi BPBD DKI Jakarta Rahmat Basuki di Jakarta, Selasa.
Berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika bahwa hujan lebat akan mengguyur sejumlah kawasan hingga malam hari.
Wilayah yang dilanda hujan antara lain Cibubur, Depok, Margonda, Cimanggis, Jagakarsa, Lenteng Agung, Tanjung Barat, Pasar Rebo, Cipayung, Kramat Jati, Lubang Buaya Cililitan, Kalibata dan Pasar Minggu.
Hujan juga diprakirakan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB di kawasan Halim, Cawang, Kalimalang, Duren Sawit, Tebet, Penggilingan, Pondok Gede, Jatinegara, Rawamangun, Kampung Melayu dan Manggarai.
Tidak hanya kawasan itu, hujan juga diprediksi meluas ke kawasan Salemba, Matraman, Pramuka, Cempaka Putih, Kemayoran, Senen, Sunter, Koja, Sawah Besar, Gunung Sahari, Gambir, Harmoni, Tanah Abang.
Selanjutnya, Kuningan, Casablanka, Thamrin, Sudirman, Semanggi, Pejompongan, Pam Merah, Senayan, Kebayoran, Cilandak, Blok M, Lebak Bulus, Cinere, Ciputat, Tangerang, Bintaro dan Ciledug hingga ke wilayah Tangerang.
“Karena itu diimbau bagi warga yang berada di wilayah yang terkena hujan agar siaga,” ujarnya.
Sementara pantauan tinggi air di sejumlah pintu air, menurut Rahmat, masih dalam kondisi normal.
Ia menyebutkan untuk Pintu Air Katulampa dan Depok serta Manggarai masih berada pada status siaga empat.
“Pintu Air Pasar Ikan yang sudah berstatus siaga dua dengan ketinggian air 205 cm,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Singapura Fokus Investasi Energi dan Air di DKI

Jakarta, Aktual.co —Singapura akan fokus investasi di sektor energi dan air di DKI Jakarta, karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Singapura Teo Sar Luck, saat berkunjung ke Balaikota DKI mengatakan semua itu bisa terealisasi tergantung dari Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
“Beliau (Ahok) menyebutkan sektor air dan energi. Dan menurut kami sektor-sektor itulah yang kami bisa berikan kontribusi,” ujarnya, usai bertemu Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (25/11).
Sar Luck mengklaim Singapura telah berpengalaman 50 tahun dalam membangun kota. Pengalaman itulah, ujarnya, yang akan diterapkan kembali di Indonesia, terutama Jakarta.
Ia mengatakan gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Akok) telah membantu menjelaskan peluang bisnis yang ada di Jakarta dan dengan bantuannya pihak Singapura optimis investasi dapat berjalan dengan baik.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima kunjungan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Singapura Teo Sar Luck didampingi Delegasi Misi Bisnis Singapura untuk membahas investasi.
Selain fokus pada sektor sumber energi dan air pada pertemuan itu juga membahas pembangunan perkotaan, logistik pelabuhan dan transportasi.
“Kami berharap bisa membawa perusahaan kamu dalam bekerjasama dengan perusahaan Indonesia dan kami ingin membantu membangun Jakarta dan infrastrukturnya,” katanya.
Sementara itu Gubernur DKI Jakarta akan menjadikan Singapura sebagai acuan dalam pembangunan kota karena dengan lahan yang terbatas, negara tersebut mampu membangun kotanya.
“Malahan dia hampir tak punya sumber air minum tapi mereka bisa. Jadi kita langsung loncat saja mencontoh yang sudah berhasil,” pungkas suami Veronica Tan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemprov DKI Harus Merubah Cara Memandang Kesenian

Jakarta, Aktual.co —Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) keluhkan kurangnya perhatian dari Pemprov DKI terhadap kesenian di DKI Jakarta.
Untuk itu, cara pandang atau paradigma Pemprov DKI tentang kesenian bisa dirubah.  Sehingga kreativitas masyarakat, khususnya para pelaku seni di Ibu Kota, semakin terpacu.
“Jakarta punya banyak keberagaman, namun perhatian pemprov kurang,” kata Sekretaris Jenderal DKJ Alex Sihar di Jakarta, Selasa (25/11).
Pemprov dianggapnya lebih memperhatikan bidang lain, ketimbang kegiatan seni dan budaya.
Ia mencontohkan dari segi anggaran bidang kesenian hanya mendapatkan dana Rp5 miliar setahun. Sedangkan bidang lain bisa mendapat kucuran hingga ratusan miliar.
“Kita hanya dianggarin Rp5 miliar untuk enam komite dan operasional, yang lain ada yang Rp300 miliar,” kata Alex.
Selain masalah dana, lanjut dia, penggunaan ruang publik untuk berkesenian juga sulit dan banyak birokrasi.
“Seharusnya pemerintah membuka ruang untuk berkesenian seluas-luasnya,” katanya.
Ia berharap semoga Pemprov DKI Jakarta segera memperlihatkan perhatiannya terhadap kesenian karena potensi seni dan budaya di Jakarta sangat besar.
“Kota ini pusat, dia harus mampu menunjukkan karakter bangsanya dan mampu jadi pusat perkembangan kesenian Indonesia serta Asia Tenggara.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Manajemen Persis Solo Bubarkan Tim Musim 2014

Jakarta, Aktual.co — Manajemen Persis Solo, membubarkan tim yang berlaga pada kompetisi sepakbola Divisi Utama 2014, setelah gagal lolos ke babak perempat final.

“Secara prinsip memang tim Persis Solo musim ini sudah dibubarkan, setelah pada pertandingan terakhir di Samarinda melawan Borneo FC kalah dengan skor 0-6,” kata manajer Tim Persis Solo, Totok Supriyanto, di Solo, Jateng, Selasa (25/11).

Menurut dia, pada pertandingan ulang melawan Borneo FC, merupakan penentu timnya jika memang bisa lolos ke babak selanjutnya.

Namun, Ferryanto dan kawan-kawan mengalami kekalahan telak melawan tim tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda.

Meskipun, Tim Persis Solo pada kompetisi musim ini sudah dibubarkan, manajemen akan mengadakan seremonial kecil-kecilan dengan mengundang semua pemainnya bersama tim pelatih.

“Kami akan menggelar seremonial pembubaran Persis musim ini, di mess Persis, pada minggu ini, sekaligus menyelesaikan gaji pemain yang belum lunas,” katanya.

Sejumlah pemain Persis Solo musim ini, menyatakan, bahwa masih ingin tetap bergabung dengan Persis Solo pada musim depan. Karena faktor kedekatan emosional menjadi salah satu alasan ingin bergabung dengan tim asal Solo itu.

Salah satu pemain Persis Solo, Liswanto, mengatakan, dirinya sudah dua musim ikut bergabung dengan tim berjuluk “Laskar Sambernyawa”.

“Pada musim ini, di posisi center back duet bersama Sabani. Kami sudah cocok dengan Sabani dan membendung setiap serangan yang mengacam gawang Persis,” kata Liswanto yang juga sebagai anggota TNI.

Kendati demikian, Liswanto akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak menejemen Persis apakah musin depan masih bisa bergabung atau tidak. Jika dirinya masih dipanggil akan memberikan yang terbaik untuk Persis Solo.

Pemain Persis lainnya, Fandy Edi, mengatakan, dirinya masih ingin menjadi wing back tim asal Solo pada musim depan.

Menurut pemain berusia 25 tahun itu, dirinya masih ingin berbagabung dengan kesebelasan yang memiliki kaos tim warna merah merah itu, pada musim depan. Dirinya berjanji akan mengantarkan Persis promisi ke Liga Super Indonesia musim depan.

“Saya masih menginginkan bergabung dengan Persis Solo musim depan,” kata Fandy yang mantan pemain PSM Makassar.

Artikel ini ditulis oleh:

Persipura Pertahankan 99 Pemainnya

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano menyatakan, 99 persen pemain dan tim pelatih klub berjuluk Mutiara Hitam, tetap dipertahankan, karena dinilai baik untuk mengarungi Liga Super Indonesia dan Piala AFC 2015, meski gagal meraih juara.

“99 persen pemain dan pelatih Persipura tetap dipertahankan,” kata Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM di Kota Jayapura, Papua, Selasa (25/11).

“Satu persennya adalah Pelatih Kepala Jacksen F Tiago dan pelatih kiper Fabio Tepedinho yang tidak lagi memperkuat tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua itu,” katanya.

Menurut dia, pada Desember 2014, Persipura akan segera mengumumkan jajaran pemain dan pelatih tim yang telah mengoleksi piala liga sebanyak empat kali itu.

“Setelah dapat tambahan sponsor, tambah pemain dan pelatih kepala serta tanda tangan kontrak dengan para pemain selesai, Desember ini kita luncurkan tim Persipura,” katanya.

Mengenai pelatih, mantan Kadistrik (kepala camat) Abepura, Kota Jayapura itu menyampaikan bahwa, masih dicari yang tepat untuk membesut Boaz TE Salossa dan kawan-kawan.

“Tetapi saat ini kami akan pertahankan trio pelatih Persipura (Mettu Dwaramuri, Oswaldo Lessa dan Chrisleo Yarangga),” katanya.

Dengan adanya penegasan tersebut, sejumlah klub elit di LSI yang tengah mengincar Ruben Sanadi, Imanuel Wanggai bahkan Titus Bonai semakin kecil kemungkinan terjadi.

“Kami tetap pertahankan pemain musim lalu. Mereka telah bekerja keras dan menampilkan permainan terbaik bagi tim dan publik Papua,” ujar BTM.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain