17 April 2026
Beranda blog Halaman 41873

Heboh Bob Sadino Wafat, Ini Fakta Sebenarnya

Jakarta, Aktual.co — Bob Sadino,  seorang pengusaha asal Indonesia sedang dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, sejak dua pekan lalu. Menurut Zainal Abidin selaku asisten pribadi Bob Sadino mengatakan, bahwa beliau masuk rumah sakit lantaran kondisi kesehatan yang menurun sejak ditinggal sang istri, Soelami Soejoed, yang meninggal pada akhir Juli 2014 lalu. “Om Bob jarang makan sejak meninggalnya tante pada bulan puasa lalu,” katanya seperti dikutip dari Tempo.

Dan, kabar terbaru yang menyebar di dunia maya serta situs jejaring social, mengabarkan, Bob Sadino meninggal dunia pada Selasa (25/11). Ternyata kabar miring itu hanyalah hoax atau berita palsu yang ramai diperbincangkan oleh Netizen di Twitter dan Facebook. Bahkan, isu itu menjadi trend topik di Twitter dengan banyaknya ucapan belasungkawa yang ditujukan untuk Om Bob.

 Zainal sekaligus membantah serta mengklarifikasi rumor tak sedap itu di akun Twitter-nya. “Banyak yang menanyakan ke saya soal kondisi oom @b0bsadin0. Saya tegaskan kondisi oom baik-baik saja. Hari ini pindah ke ruang rawat biasa,” katanya melalui akun Twitter @jayteroris.

 Akun bernama @saiddidu yang juga sempat mengungkapkan rasa belasungkawanya. Tapi, dia pun buru-buru mengklarifikasinya, “Ralat : ada info bhw berita meninggalnya Bpk Bob Sadino tidak benar. Alhamdulillah”.

Sebelumnya, beredar kabar Bob Sadino meninggal tersebar lewat pesan pendek (SMS). Dalam pesan itu diketahui bahwa Sys NS disebut sebagai orang yang memberikan informasi. “Info dari Sys NS, telah meninggal dunia pengusaha nasional Bob Sadino. Kita doakan Insya Allah Husnul Khotimah,” demikian isi pesan itu.

Namun, Zainal buru-buru membantah SMS hox tersebut. Ditambah lagi Om Bob Sadino sendiri ikut mengklarifikasi berita itu melalui akun Twitter-nya, @b0bsadin0, Bob menginformasikan bahwa dia masih hidup. “Aku masih HIDUP koooook … | #MerekaBilangSayaGila,” cuitnya pada Selasa siang.

Untuk diketahui, Bob Sadino merupakan pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Sebagai pengusaha, nama Om Bob populer karena sering mengenakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya, tampil diberbagai acara.

 

Artikel ini ditulis oleh:

Demi Revitalisasi, Pemprov Disarankan Beli Angkutan Umum

Jakarta, Aktual.co —Pengamat transportasi Jakarta Edy Nursalam sependapat dengan kebijakan Pemprov DKI yang akan menggabungkan pengelolaan angkutan umum di Jakarta di bawah PT Transjakarta.
Edy yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) itu bahkan mengaku sudah menyarankan ke pihak Pemprov agar membeli saja semua angkutan umum di Jakarta.
“Karena memang perlu ada revitalisasi angkutan umum,” ujarnya, saat dihubungi Aktual.co, Selasa (25/11).
Namun, diakuinya juga, keinginan Pemprov itu tidak mudah dilakukan. Lantaran masih banyaknya hambatan-hambatan. Misal di sistem perijinan yang belum benar.
“Lagipula saat ini kan kepemilikan angkutan umum masih banyak yang perorangan. Sehingga sulit untuk membeli satu persatu armada angkutan,” ujarnya.
Diketahui, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meski setuju tarif angkot naik, tapi dia juga memberikan syarat. Yakni agar ke depannya angkot di Jakarta mau berada di bawah pengelolaan PT Transjakarta. Dengan begitu, maka angkutan umum yang sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bisa dialihkan menggunakan bahan bakar gas (BGG). Sehingga ketika harga BBM nanti naik kembali, tarif angkutan umum tidak akan ikut naik. 
Tak hanya itu, Pemprov DKI juga mengiming-imingi para supir angkutan umum untuk pindah ke Transjakarta dengan upah dua kali lipat. 
“Tahun depan supir bisa dapat lima juta rupiah per bulan. Caranya bagaimana, ya asal kamu harus ikut sistem rupiah per kilometer dan bukan sistem setoran yang membuat macet dengan ngetem sembarangan. Kalau pakai sistem rupiah per kilometer, maka mau ramai atau sepi supir tetap dapat gaji lima juta per bulan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Presidium Penyelamat Partai Golkar Tidak Sah!

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical didampingi pimpinan partai Golkar lainnya menggelar jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/11/2014). Ical mengecam pembentukan presidium penyelamat partai yang dibuat para calon ketua umum partai berlambang beringin itu tidak sah. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Membandingkan Presiden Jokowi dan Mantan Boss Saya

Jakarta, Aktual.co — Ketika Presiden Jokowi dan istri ke Singapura naik pesawat kelas ekonomi, sejumlah haters (biasalah) langsung menuding Jokowi melakukan pencitraan. Apalagi ditambah “bumbu pemanas emosi” dengan dikaitkan kenaikan harga BBM. Saya pribadi lebih melihat itu sebagai gaya natural, yang sudah jadi bawaan Jokowi.

Orang sekali dua kali bisa pura-pura sederhana, tapi tak mungkin puluhan tahun pura-pura sederhana. Bawaan bisa juga dikaitkan dengan selera. Presiden Soeharto itu kabarnya senang makan sayur asem, menu makanan yang sederhana, tapi memang beliau suka. Jadi jangan bilang Pak Harto mau sok merakyat dengan makan sayur asem (padahal dia mampu beli menu yang jauh lebih mahal. Presiden RI kok!).

Contoh lain adalah musisi ST12 Charlie. Ketika masih hidup miskin, Charlie makannya nasi dan ikan teri asin. Rupanya itu jadi kebiasaan, sehingga sesudah jadi musisi top (dan banyak duit) Charlie sering makan nasi ikan asin. Apakah kita mau bilang si Charlie ini sok miskin dan sok merakyat? Ya jelas nggak.

Tetapi yang paling menarik adalah kisah mantan boss saya, salah satu konglomerat dan orang terkaya di Indonesia (kini sudah masuk 10 besar versi Forbes). Cerita ini saya dengar dari orang yang terlibat langsung. Mantan boss saya ini sebut saja namanya A pergi ke luar negeri bersama B, Dirut sebuah perusahaan milik A.

Nah, ketika transit di suatu bandara, B ngeloyor ingin ngopi di kafe Starbucks. Tapi si A, konglomerat pemilik belasan perusahaan, justru memilih istirahat di lounge yang sudah disediakan dan menikmati kopi gratis. “Hei, B! Ngapain elu ke sana? Ngopi di sini aja, kan gratis ini!” ujarnya pada A.

Padahal jangankan cuma buat beli kopi, buat beli/akuisisi perusahaan lain pun dia masih cukup dana. Tapi gaya hidup hemat, cost efficient, itu mungkin sudah “bawaan” atau “natural”, dan itu mungkin kunci yang membuat dia jadi kaya raya sekarang ini (selain izin dari Allah SWT tentunya).

Jokowi kalau tidak hidup hemat mungkin sekarang belum jadi Presiden, gubernur, walikota, bahkan tidak jadi pengusaha mebel, tapi sekadar jadi tukang kayu biasa saja! (Satrio, yang masih belajar untuk hidup hemat dengan salary dosen)

Artikel ini ditulis oleh:

Vietnam Kalahkan Laos 3-0

Jakarta, Aktual.co — Tuan rumah Vietnam berhasil membuka peluang untuk ke semifinal Piala AFF 2014 setelah pada pertandingan grup A di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (25/11), mengalahkan Laos 3-0.

Dengan hasil itu Vietnam mengantongi nilai empat dari dua kali pertandingan, dan menempati urutan kedua klasemen sementara di bawah Filipina.

Sementara itu Laos praktis tersisih karena sebelumnya mereka juga kalah 1-4 dari Filipina.

Seperti saat melawan Indonesia, tim Vietnam langsung bermain cepat dengan serangan yang dibangun dari sayap.

Penyerang tengah Le Cong Vinh kali ini langsung dimainkan, tidak dicadangkan lagi seperti sebelumnya, dan menjadi ancaman bagi pertahanan Laos.

Laos sendiri banyak mengandalkan serangan balik melalui penyerang mereka yang lincah Kampheng Sayavuth.

Gol Vietnam dicetak Vu Minh Tuan menit ke-27 setelah beberapa kali tim tuan rumah melakukan tekanan dari lapangan tengah.

Vietnam sebenarnya punya banyak kesempatan mencetak gol tambahan, namun seringkali penyerang mereka kurang tenang sehingga gagal dalam penyelesaian akhir.

Misalnya Nguyen Van Quyet yang mendapat umpan silang dari sayap kiri tendangannya tidak terarah ke gawang pada menit ke-80.

Vietnam akhirnya dapat menambah keunggulan pada menit ke 84 melalui Le Cong Vinh, dan Nguyen Huy Hung menit ke-88 sehingga unggul 3-0.

Susunan pemain: Vietnam – Tran Nguyen Manh (Nguyen Thanh Binh, 46); Le Phuoc Tu, Dhin Tien Thanh, Nguyen Van Bien, Que Ngoc Hai, Le Cong Vinh, Nguyen Anh Duc (Nguyen Van Quyet), Vu Minh Tuan, Le Tan Tai, Vo Huy Toan (Pham Thanh Luong 75), Nguyen Huy Hung.

Laos – Soukthavy Soundala; Saynakhoneivieng Phommapanya, Ketsada Souksavanh, Saison Khounsamnan, Phoutdavy Phommasane, Khoensavanh Sihavong, Keoviengpheth Lithideth, Souk Aphoene Vongchiengkham, Vilayout Sayybounsou, Bountavy Sipasong, Khamphen Sayavuth.

Artikel ini ditulis oleh:

Hari Ini, Dirgahayu Suriname ke-39

Jakarta, Aktual.co — Negara Suriname, yang beberapa warganya berasal dari suku Jawa, berulang tahun yang ke-39, tepat pada hari ini, Selasa (25/11).
Negara yang terletak di Amerika Selatan ini merupakan jajahan dari kolonial Belanda. Yang menarik dari Suriname adalah warganya yang merupakan keturunan Jawa, seperti suku Jawa yang ada di Indonesia.
Keberadaan suku Jawa di Suriname sudah ada sejak akhir abad ke 19. Angkatan pertama suku Jawa ini dibawa oleh kolonis Belanda dari Hindia-Belanda (Indonesia).
Suku Jawa menjadi suku terbesar keempat di Suriname, setelah India, Hindustani, Creole, dan Maroons. Hal ini pula yang menyebabkan budaya Jawa masih kental hingga saat ini.
Hari kedatangan Jawa merupakan salah satu festival yang dirayakan di Suriname. Untuk diketahui, sekitar 200.000 wisatawan melakukan perjalanan ke Suriname pada setiap tahunnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain