Pengamat: Interpelasi Kenaikkan BBM Sah-sah Saja
Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo siap-siap akan menghadapi hak interpelasi anggota DPR RI terkait kebijakannya menaikkan harga bahan bakar minyak dan kompensasinya, tiga kartu sakti..
Ya, anggota parlemen yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) hari ini (Senin 24/11) akan menggalang hak interpelasi.
pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) mengatakan Hak interpelasi DPR dijamin oleh konstitusi, jadi sah-sah saja.
“Meski nanti DPR mengunakan hak interpelasinya, tetap saja harga BBM tidak akan turun,” katanya, Senin (24/11).
Seharusnya, sambung dia, DPR harus lebih progresive menekan dan mengawasi pemerintah. Ke depan, kenaikan BBM harus mendapat persetujuan dari DPR, tidak boleh pemerintah arogan dan semena-mena menaikkan BBM dengan alasan defisit APBN sehingga tak perlu dibahas bersama DPR.
“Fungsi kontrol DPR hampir tak kita rasakan, saya ingin katakan DPR kecolongan oleh pemerintah, jangan sampai DPR itu dibodoh-bodohi pemerintah dengan ribuan reason menjadi alasan menaikkan BBM,” paparnya.
“Nah, kalau hak interpelasi nggak diwacanakan semakin tak terasa keberadaan DPR sebagai wakil rakyat yang setia mengontrol program dan kebijakan pemerintah,” demikian Ipang.
Artikel ini ditulis oleh:
















