13 April 2026
Beranda blog Halaman 41925

Tokoh Agama dan Seniman Serukan Jakarta Damai

Jakarta, Aktual.co — Ratusan seniman dan tokoh lintas agama ramai-ramai menyuarakan kedamaian untuk Ibu Kota Jakarta. Mereka khawatir berbagai masalah bangsa yang disebabkan oleh prilaku elit politik membuat masyarakat ikut gaduh dan menjadi anarkis.
“Kita perlu mengingatkan seluruh lapisan masyarakat akan pesan-pesan damai, bahwa perbedaan pendapat adalah hal lumrah,” kata Ramdansyah Koordinator Lapangan aksi damai Jaga Jakarta, di kawasan jalan Sudirman – MH. Thamrin Minggu (23/11).
Kampanye dan seruan damai ini difasilitasi oleh Forum Koordinasi dan Terorisme Provinsi Jakarta. Mereka menggandeng para pemuka dari enam agama yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha serta sejumlah seniman dan kalangan pemuda.
“Turun ke Jalan menolak kenaikan BBM atau kepala daerah adalah hak selama berada di koridor yang tepat. Namun jangan dilakukan dengan cara radikal karena segala bentuk kekerasan, vandalisme, bahkan teror adalah pelanggaran hukum,” imbuh Ramdansyah.
Pantauan aktual.co, terbentang spanduk sepanjang 120 meter yang ditempatkan di titik strategis kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Setiap orang yang lewat bebas menandatangani spanduk sebagai dukungan terhadap kampanye damai.
“Penadatanganan spanduk ini sebagai wujud kepedulian masyarakat tentang wilayahnya,” tuntas Ramdansyah.Laporan: Acep Nazmudin

Artikel ini ditulis oleh:

28 November, Umat Islam Siap Bersatu Turunkan Ahok

Jakarta, Aktual.co — Koordinator Lapangan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) Haji Endang menyerukan umat Islam untuk bersama-sama bergerak menurunkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada 28 November mendatang.
Aksi yang disebutnya sebagai ‘Aksi Sejuta Umat’ ini arahnya satu tujuan, menurunkan Ahok dari jabatannya. 
“Insya Allah tanggal 28 November kita turun lagi, kita gak perduli dia dilantik, ini bukan GMJ atau FPI ya, tapi ini umat Islam,” kata Haji Endang kepada aktual.co, Minggu (23/11)
Ditekankan dia bahwa aksi yang digelarnya bukan sekedar menolak Ahok, melainkan secara tegas melengserkan dari jabatannya. Dan, Haji Endang berkeyakinan langkah-langkah yang ditempuhnya akan mendapatkan dukungan umat Islam. 
“Pak Soeharto aja dengan kekuatan umat bisa lengser, Gusdur bisa lengser, masa cuma seorang Ahok kita gak bisa lengserin. Kita udah gak bicara undang-undang lagi itu urusan DPRD aja, kita mau turunin Ahok,” tegasnya. 
Ketua Umum Forum Betawi Bersatu (FBB) ini menambahkan, rencananya aksi akan dikonsentrasikan pada beberapa titik di pusat Ibukota. Salah satunya di Bundaran Hotel Indonesia, Patung Tugu Tani Menteng dan Monumen Nasional. 
Dimana keseluruhan nantinya akan menuju pada satu titik, yakni di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. 
“Umat Islam yang bergerak, bukan GMJ atau FPI lagi, liat aja nanti tanggal 28 deh, Insya Allah sih jadi,” pungkasnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Melejit

Jakarta, Aktual.co — Digital Business Marketing PT Telkomsel Indonesia, Khomeni Mujahid mengatakan, jumlah pengguna internet dan media sosial di Indonesia semakin hari semakin bertambah, mulai dari Facebook, Twitter, grup Facebook, Histagram dan sejenisnya.
Menurut Khomeni, sebenarnya digital tidak mengubah apa pun. “Tapi segalanya telah berubah secara digital di sekeliling kita,” ujar Khomeni di Jakarta, Minggu (23/11).
Dia menjelaskan, lebih dari 65 persen penduduk Indonesia mempunyai akses dan terkoneksi ke internet. Secara statistik diketahui 82 persen orang dewasa menggunakan internet dengan frekuensi rata-rata 40 jam on line per bulan.
Hal itu berarti berarti lebih dari satu jam per hari yang digunakan untuk jejaring sosial, mengunduh, dan mencari berita/informasi.
Sementara itu, dari sisi tipikal pengguna telepon seluler atau handphone adalah rata-rata pengguna menghabiskan dua jam sehari hanya bermain-main dengan telepon genggamnya.
“Memang, hubungan komunikasi adalah alasan utama orang menggunakan handphone. Namun, mereka juga menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan fasilitas online atau mobile web,” kata Khomeni.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasca Penggerebekan di Muara Karang, BNN Pantau Pelabuhan

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar mengku, akan memfokuskan penjagaan di wilayah perairan untuk mengantisipasi masuknya pengedar narkoba.
Pernyataan Anang tersebut menyusul penggerebekkan tiga pengedar sabu asal Tiongkok di kawasan Muara Karang, Jakarta Utara. Para pengedar tersebut memasukkan narkoba ke Indonesia melalui jalur laut.
“Penggerebekan Ini juga (di Muara Karang) melalui pelabuhan laut. Ini artinya pelabuhan laut menjadi perhatian kita ke depan,” kata Anang di gedung Smesco Jakarta, Minggu (23/11).
Anang mengatkan, akan mengajak kerjasama Kementerian Perhubungan khususnya perhubungan laut dan TNI Angkatan Laut untuk mengamankan jalur laut ini.
“Dengan Angkatan Laut kita punya kerja sama, akan diperpanjang.” 
Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dengan menggerebek rumah di Muara Karang, Jakarta Utara. Rupanya barang itu coba diselundupkan di Indonesia dengan cara disamarkan dengan manisan.
Sabu itu dikemas plastik dan ditaruh ke sebuah kardus. Pengirim dari Tiongkok mengirim 80 kardus, dari 80 terdapat 27 kardus yang isinya disisipkan sabu. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Besok, Pergub Kenaikan Tarif Angkutan Umum Diteken Gubenur

Jakarta, Aktual.co — Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai penyesuaian tarif angkutan umum di Jakarta terkait dengan kenaikan harga BBM bersubsidi akan segera diteken Gubernur DKI Jakarta Senin (24/11) besok. 
“Kenaikan tarif angkutan umum sudah saya paraf dokumennya dan segera diteken oleh Pak Gubernur. Setelah diundangkan, kenaikan tarif itu berlaku,” kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Jakarta, Minggu (23/11).
Kenaikan tarif angkutan umum tersebut akan berlaku bagi angkutan kota, KWK, Mikrolet, Metromini, Kopaja, dan bus besar seperti APTB. Angkutan umum yang semula bertarif normal Rp. 3.000 akan naik senilai Rp. 1.000 menjadi Rp. 4.000.
Sebagai informasi, Presiden RI Joko Widodo beserta menteri di Kabinet Kerja mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi di Istana Kepresidenan RI pada Senin malam (17/11) lalu. 
Kenaikan harga BBM bersubsidi senilai Rp. 2.000 untuk jenis premium dan solar. Untuk premium, semula harga per liternya Rp 6.500 menjadi Rp. 8.500 dan harga solar semula harga per liternya Rp. 5.500 menjadi Rp. 7.500.
Akibat dari kenaikan tersebut, Organisasi Angkutan Darat mengajukan kenaikan tarif angkutan umum di DKI Jakarta senilai Rp. 1.000. Pengajuan tersebut akhirnya disepakati antara pihak Organda dengan pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

BBM Naik, Disdik Jakarta Naikkan Bantuan Sekolah Hingga 20 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk sekolah-sekolah di Jakarta akan dinaikkan senilai 10 hingga 20 persen. Ini dilakukan menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi, dimana secara langsung berpengaruh pada harga barang-barang kebutuhan termasuk barang kebutuhan sekolah. 
“BOP yang dikeluarkan sejak tahun 2010 lalu, hingga kini belum ada perubahan. Sementara BBM sudah naik dua kali dalam kurun waktu hingga tahun 2014 sekarang,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun di Jakarta, Minggu (23/11).
Disampaikan, Dinas Pendidikan mencatat dua kali kenaikan BBM sejak 2010 lalu. Yakni pada tahun 2013, harga BBM jenis premium naik dari harga semula per liternya Rp. 4.500 menjadi Rp. 6.500, dan jenis solar naik dari harga semula per liternya Rp. 4.500 menjadi Rp. 5.500. 
Kedua pada 17 November 2014 lalu, dimana besaran untuk jenis premium naik menjadi Rp. 8.500 per liternya dan jenis solar menjadi Rp. 7.500 per liternya.
“Kalau dirata-rata kenaikan keseluruhan 33 persen. Sehingga kenaikan harga di pasar perkiraan bisa sampai 25 persen sedangkan transportasi 10 persen,” jelasnya. 
Lasro menambahkan, kenaikan dana BOS senilai 10 hingga 20 tersebut akan segera dikaji agar tahun 2015 mendatang bisa langsung disesuaikan dengan mengikutsertakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pendataan kenaikan harga barang-barang di pasar.
“Perkiraan peningkatannya 10 sampai 20 persen. Terutama untuk recovery sekolah bisa baik seperti buku dan spidol. Saya sudah bikin surat ke BPS karena kita kan mengacu pada kenaikan inflasi, harga pasar dan BBM. Dan kita butuh datanya,” kata dia.
BOP merupakan program bantuan Pemerintah Daerah untuk meringankan beban orang tua terhadap pendidikan anaknya. BOP ini diberikan ke sekolah-sekolah dari sekolah tingkat dasar (SD dan SMP) maupun tingkat menengah (SMA/SMK). 
Nilainya bervariasi, mulai dari Rp 60.000 per siswa per bulan untuk siswa SD hingga Rp 600.000 per siswa per bulan untuk siswa sekolah menengah kejuruan bidang teknologi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain