6 April 2026
Beranda blog Halaman 41950

Kapolda Sumut Pastikan Kasus Penikaman Brimob Bukan Rentetan Bentrok Batam

Medan, Aktual.co — Kapolda Sumatera Utara Irjen Eko Hadi Sutedjo memastikan jika insiden penikaman seorang personel Brimob Sumut Detasemen C, Brigadir Benny H Sihombing bukanlah rentetan bentrokan TNI-Polri yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau.

“Ini bukan rentetan kejadian Batam,” kata Kapolda kepada wartawan di Rumah Sakit Latersia, Binjai, Kamis (20/11) malam.

Menurut Eko, insiden penikaman itu murni masalah perorangan antara korban Benny dan pelaku Akhiruddin yang menurut informasi merupakan personel TNI.

“Ini perorangan. Ini bukan rentetan di batam, ini masalah perorangan, 100 persen perorangan. Antara Benny dengan Akhiruddin,” kata dia.

Eko menghimbau, seluruh pihak tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang bisa memperkeruh suasana.

“Jangan terpancing isu-isu yang beredar, kita sudah konsolidasi di kesatuannya masing-masing,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Brigadir Beny Sihombing tewas usai ditusuk dibagian dada kiri menggunakan sangkur di sebuah warung tuak di wilayah Kota Binjai.

Pelaku disebut-sebut merupakan personel TNI dan dikenal adalah teman dari korban Benny. Informasi yang dihimpun, korban saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, sementara pelaku masih melarikan diri.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelaku Penikaman Personel Brimob Diduga Anggota TNI

Medan, Aktual.co — Pelaku penikaman personel Brimob Detasemen C Brigadir Benny Sihombing yang akhirnya tewas sekira pukul 20.45 wib di Rumah Sakit Latersia Binjai, Kamis (20/11) malam diduga seorang personil TNI.

Belum diketahui, pelaku berasal dari kesatuan mana dan apa motif penikaman itu.
Namun, menurut Kapolda Sumut Irjen Eko Hadi Sutedjo, sejumlah saksi menyebutkan pelaku bernama Akhiruddin melakukan penusukan disebuah warung tuak (minuman tradisional) menggunakan sebilah sangkur.

“Dilapo (warung) tuak itu didaerah Binjai, setelah tau ada Benny Sihombing (korban) itu datang, dia (Akhiruddin) keluar dan melakukan penusukan. Pelaku langsung melarikan diri, dan korban dilarikan ke rumah sakit,” kata Kapolda Sumut kepada wartawan, Kamis (20/11) malam.

Menurut Eko, pelaku Akhiruddin merupakan teman dari korban Benny Sihombing yang memang kerap minum tuak diwarung itu.

“Temannya, Akhirudddin. Dari saksi dan teman-temannya itu. Iya (TNI) menurut saksi, atau dari saksi-saksi yang ada, karena mereka sudah sering bertemu di lapo tuak itu,” kata Kapolda.

Artikel ini ditulis oleh:

GP Abu Dhabi Perpanjang Kontrak dengan F1

Jakarta, Aktual.co — Panitia penyelanggara Grand Prix Abu Dhabi, telah menyetujui perpanjangan kontrak, sehingga mereka tetap berada dalam kalender Formula 1 untuk balapan tahun mendatang.

Abu Dhabi Motorsports Management, yang mengumumkan perjanjian baru pada Kamis (20/11), tidak mengatakan durasi kesepakatan itu, namun kontrak sebelumnya baru akan berakhir sampai 2016.

“Abu Dhabi memainkan bagian penting dalam menjadi pelopor era modern balap Formula 1,” kata penguasa komersial olahraga, Bernie Ecclestone dalam pernyataannya, dikutip Reuters.

“Saya katakan ketika Sirkuit Yas Marina dibuka bahwa suatu saat (sirkuit) itu mungkin akan sesuai, namun itu tidak akan pernah lebih baik lagi. Pulau ini terus bertransformasi setiap tahun. Kami memiliki mitra yang luar biasa di sini,” tambah pernyataan itu.

Balap penutup musim tahun ini akan menjadi penentu siapakah pebalap Mercedes Lewis Hamilton atau Nico Rosberg yang akan memenangi gelar, di mana pebalap Inggris itu unggul 17 angka namun di sirkuit ini untuk pertama kalinya akan digunakan format nilai ganda.

Panitia penyelenggara mengatakan seluruh tiket telah terjual, di mana sirkuit ini siap mencatatkan jumlah penonton terbanyak yakni 60.000 pada hari saat balap dilangsungkan. Angka itu memperlihatkan peningkatan 20 persen dari dari GP pertama di sirkuit ini pada 2009.

“Permintaan itu belum pernah terjadi sebelumnya, lokal dan internasional, dan atmosfer yang terbangun akan menjadi fantastis,” kata ketua eksekutif Yas Marina Al Tareq Al Ameri.

Artikel ini ditulis oleh:

Lagi, Personil Brimob Tewas Di Binjai

Medan, Aktual.co — Seorang personel Brigadir Mobil (Brimob) Binjai, Brigadir Beny Sihombing tewas oleh orang yang tidak dikenal (OTK), Kamis (20/11) malam.

Belum diketahui motif penikaman terhadap Brigadir Benny.

Namun, menurut seorang petugas polisi yang enggan disebutkan namanya, Brigadir Benny yang bertugas di Detasemen B Gegana Brimob Binjai itu ditikam di dada sebelah kiri.

“Benar, Beny tewas ditikam di dada sebelah kiri. TKP Timbangan Jalan Sei Mencirim Deli Serdang. Kita belum mengetahui siapa pelakunya,” katanya.

Saat ini, jasad Beny telah dibawa di RS Bhayangkara Medan. Sementara, informasi dihimpun, melalui Handy Talky (HT), personel polisi yang saat ini tengah berada diluar diperintahkan untuk kembali ke markas dan rumah.

Artikel ini ditulis oleh:

Baleg DPR Segera Revisi UU MD3

Jakarta, Aktual.co — Badan Legislasi DPR RI memutuskan akan segera merevisi UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) guna menyelesaikan konflik di internal DPR RI.

“Revisi UU MD3 ini dilakukan di luar prolegnas (program prioritas legislasi nasional) 2015, karena pertimbangan urgensi,” kata anggota Badan Legislasi DPR RI, Arif Wibowo, Kamis (20/11).

Menurut dia, dalam situasi urgensi dibolehkan merevisi suatu UU di luar prolegnas sesuai amanah pasal 23 ayat 2 huruf (b).

Revisi UU MD3, kata dia, akan menghapus beberapa ayat dalam pasal 74 dan 98 serta menambahkan bebepara ayat terkait dengan pimpinan dan keanggotaan alat kelengkapan dewan (AKD).

Revisi tersebut, kata dia, sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan antara Koaliasi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih (KIH-KMP).

Politikus PDIP ini menjelaskan, prosedurnya adalah DPR RI membuat RUU MD3 sebagai inisiatif DPR RI dan kemudian mengirimkannya ke Pemerintah.

Setelah terbit amanah Presiden kemudian dibahas bersama Pemerintah di Baleg DPR RI.

“Prosedurnya, kita mengikuti prosedur yang berlaku,” kata dia.

Setelah pembahasan dan harmonisasi, menurut Arif, kemudian dibawa ke rapat paripurna untuk disetujui.

Arif memperkirakan proses revisi UU MD3 ini sudah selesai dalam waktu sekitar dua minggu.

“Kami menargetkan, sebelum mamasuki masa reses pada 6 Desember, revisi UU MD3 udah selesai dan tambahan pimpinan AKD sudah terisi,” kata dia.

Ditanya soal aspirasi dari DPD, agar revisi UU MD3 ini juga mengikutisertakan DPD RI, menurut dia, kalau DPD RI memiliki usulan revisi UU MD3 silakan disampaikan ke DPR.

Nantinya, kata dia UU MD3 ini akan dimasukkan kembali ke prolegnas 2015, agar memungkinkan lagi untuk direvisi.

“Revisi UU MD3 saat ini hanya untuk menjawab urgensi yang terjadi di DPR. Kalau urgensi ini cepat selesai, maka DPR bisa cepat selesai,” kata Arif.

Artikel ini ditulis oleh:

PBFC Kalahkan Persis 6-0

Jakarta, Aktual.co — Tim Pusamania Borneo Foot Ball Club (PBFC) mempermalukan Persis Solo dengan enam gol tanpa balas dalam laga pamungkas babak delapan besar Grup P Divisi Utama di Stadion Segiri Samarinda, Kaltim, Kamis (20/11).

Dua gol kemenangan PBFC dicetak pada babak pertama oleh Fernando Soler menit 21 dan Febrianto menit 35.

Pada babak kedua, tim asuhan Iwan Setiawan tersebut semakin beringas dan menambah empat gol melalui Febrianto menit 56, Fernando Soler menit 65, Danilo Fernando menit 67 dan Fandi Achmad menit 69.

Laga PBFC melawan Persis Solo tersebut merupakan laga ulang putaran delapan besar Divisi Utama Grup P, yang seharusnya digelar pada 26 Oktober di tempat yang sama.

Saat itu tim Persis Solo tidak mau bertanding dan memilih pulang ke Solo sebelum bertanding, dikarenakan ada teror dan ancaman dari kelompok suporter sebelum pertandingan.

Laga tersebut kemudian diputuskan oleh PT Liga Indonesia (LI) diulang pada Kamis (20/11) dengan kepanitiaan pertandingan langsung dibawah PT LI.

Pelatih PBFC Iwan Setiawan mengaku bersyukur anak asuhnya bisa mengakhiri laga pamungkas delapan besar dengan kemenangan telak.

“Hasil ini merupakan buah kerja tim, baik pemain, pelatih dan semua unsur didalamnya, tugas kami belum berakhir karena kami masih harus m$enyiapkan untuk pertandingan berikutnya,” terang Iwan usai pertandingan.

Tambahan tiga poin tersebut menjadikan PBFC menjadi runer-up grup P, dengan nilai 10 membayangi tim Martapura FC dan berhak lolos menuju babak semi final.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain