7 April 2026
Beranda blog Halaman 41988

Jokowi dan Kramadangsa Ki Ageng Suryomentaram

Jakarta, Aktual.co —  Menjelang Perang Dunia (PD) II, sejumlah tokoh pergerakan di Pulau Jawa membahas isu rawan tentang bagaimana cara menolak peperangan, bila Indonesia menjadi ajang perang Belanda melawan Jepang. Pada pertemuan-pertemuan “Manggala Tiga Belas” itu, Ki Ageng Suryomentaram (KAS) mengemukakan dalam Perang Dunia II, bangsa Indonesia punya tiga pilihan. Yaitu: (1) Membela majikan lama, Belanda;(2) Ganti majikan baru, Jepang;(3) Menjadi majikan diri sendiri alias merdeka.

Perang yang berpalagan di Asia atau Perang Asia Pasifik itu, menurut KAS alias Bendara Pangeran Harya Suryomentaram, sesungguhnya bukan persoalan bangsa Indonesia. Itu sekedar gegeran antar sesama negara kolonialis Belanda dengan Jepang yang berebut koloni. Yang menjadi masalah adalah ‘kita tinggal di negeri sendiri, tapi negeri kita dijadikan ajang perang. Kalau kita mau pergi, mau pergi ke mana?. Kalau kita tinggalkan tentu negeri kita akan diambil orang lain.’

Bagi anak ke-55 dari 79 putra-putri Sri Sultan Hamengku Buwono VII ini, pilihan jitu adalah Merdeka, menjadi majikan diri sendiri. Namun, menurut pangeran kelahiran 20 Mei 1892 ini, apa segenap rakyat Indonesia telah siap berjuang fisik menentang keunggulan militer kolonialis yang saling berseteru itu? Baik Belanda ‘majikan lama’ elemen Bala Tentara Sekutu, yang bersama Inggris, Perancis, Amerika Serikat dan Australia menyebut diri sebagai Negara-negara bebas alias liberal, maupun Jepang calon ‘majikan baru’ bagian dari kekuatan Axis atau poros bersama Jerman dan Italia, yang oleh Sekutu dicitrakan terus sebagai Fasis?
   
KAS yang semasa kecil bernama BRM Kudiarmaji, kembali pada kesimpulan lamanya saat PD I usai.  Belanda memang terkulai rudin akibat perang besar di Eropa. Namun kekuatan kolonialis ini di Hindia Belanda, diperkirakan oleh murid KH Ahmad Dahlan, pendiri  Muhammadiyah ini, masih solid. Sehingga kepada sesama rekan pergerakan kemerdekaan, KAS mengingatkan, tidak sepatutnya kita mengorbankan keselamatan jiwa puluhan juta rakyat Indonesia saat itu.

Sejak tahun 1926, banyak tokoh pergerakan yang di-BovenDigul-kan oleh Pemerintahan Kolonial dengan tuduhan ‘agen komunis’. KAS yang juga aktifis Taman Siswa, jika tidak diselamatkan dengan jaminan Sultan Hamengku Buwana VIII, niscaya tetap mendekam terus di sel tahanan.

Belanda telah lama mencurigai gerak-gerik KAS, sang pemikir dan filsuf pejuang nusantara ini. Sehingga setiap berceramah atau hadir dalam pertemuan yang mengkritisi kolonialisme imperialisme, KAS selalu dikuntit PID (Politieke Inlichtingen Dienst) atau reserse kolonial.

Sekelumit kisah joang alumnus kursus Klein Ambtenaar yang mantan pegawai dua tahun dari Gubernemen Hindia Belanda ini laik disimak. KAS pernah menolak uang pensiun f 333,50 per bulan dari Pemerintah Hindia Belanda, dengan alasan tak merasa berjasa kepada pemerintah kolonial dan enggan terikat pada kekuatan asing.

Bangsawan tinggi yang fasih berbahasa Belanda, Inggris dan Arab ini, tegas menanggalkan titel kepangeranannya. Sejak dilarang naik haji, dia malah hidup berkelana jadi pedagang, petani dan rakyat kecil. Selaku filsuf eksistensialis nusantara, KAS gigih memikirkan nestapa para kramadangsa (rakyat kecil).
 
KAS juga perumus doktrin dasar ketentaraan “Jimat Perang” yang berinti ajaran pandai perang dan berani mati dalam perang. Doktrin sang penggagas tentara sukarela cikal bakal Peta (Pembela Tanah Air) ini lalu dipopulerkan oleh Bung Karno lewat berbagai pidato radio.

Perang melawan kolonialisme, menurut pangeran panglima gerilyawan dan pendiri Pasukan Jelata ini, perlu menimbang matang berbagai tahap kesiapan.  Termasuk pula aspek geopoltik.  Tidak bisa asal Anti Belanda semata.

Apa yang diwejang Suryomentaram itu baru sebatas perang secara fisik. Karena sosok kolonialisme imperialisme semasa itu secara fisikal terwakili dalam bentuk kolonialis asing yang nyata, baik Belanda majikan lama maupun Jepang majikan baru.

Bagaimana dalam perang melawan neo kolonialisme imperialisme, yang disebut Bung Karno sebagai Nekolim, yang kini bermetamorfosis menjadi Neo Liberalisme alias Neolib?  Nekolim berwujud sistem hukum dan mekanisme finansial internasional. dominasi media komunikasi global, nilai budaya kosmopolitan, dan saling ketergantungan politik antar negara di dunia.

Bagaimana mungkin melawan neolib, ketika berbagai nilai-nilai dasar penggerak neolib justru semakin mengakar di pola hidup dan alam pikiran bawah sadar para elite masyarakat kini?

Yang terjadi kini adalah ricuh antar ‘pejuang rakyat’ yang saling tuduh satu sama lain sebagai antek nekolim. Agen neolib, sebagaimana berita heboh yang dihembuskan berbagai media, seturut majikan pemiliknya.

Deja vu.Kisruh pendapat umum ini semirip situasi euforia pasca lengser Soeharto, yang membuka peluang penyelinapan berbagai unsur Orde Baru ke semua elemen reformis. Sehingga gerakan reformasi bisa dibajak dan dibelokan sesuai agenda neolib. 
    
Lebih memprihatinkan lagi, manakala para aktifis pro demokrasi maupun awak media yang sesumbar paling populis dan anti neolib malah menengarakan bahwa mereka sesungguhnya ahistoris. Bahkan apolitis.

Padahal benih neolib telah disemai luas mendalam sejak Jenderal Soeharto berkuasa lewat kudeta merangkak. Bermodal tentara berbasis ideologis KNIL (Koninklijk Nederlands Indische Lager) eks serdadu kolonial Hindia Belanda dan dukungan Blok Barat, Soeharto dengan berslogan ‘Tritura’ lalu menjungkirkanbalikkan program ‘Trisakti’ Bung Karno tentang (1) berdaulat dalam politik, (2) berdikari dalam ekonomi, (3) berkepribadian dalam kebudayaan.

Gerakan reformasi yang melengserkan keotoriteran Soeharto dan Dwifungsi ABRI ternyata ditunggangi agenda pengokohan neolib, antara lain melalui penyingkiran Gus Dur dan Megawati.

Kini Jokowi tampil sebagai sosok pemimpin baru Indonesia. Sekontroversial apapun, dengan berani dia melangkah.

Adakah Jokowi ahistoris dan mengidap amnesia sosial politik? Atau sebaliknya cukup sistimatis bagai Ki Ageng Suryomentaram dan Bung Karno,  hingga tidak semudah itu di-GusDur-kan atau di-Megawati-kan oleh para agen neolib yang memakai taktik maling teriak maling?

Para kramadangsa senusantara menunggumu.

Artikel ini ditulis oleh:

PDIP Serahkan Nama Anggota Komisi DPR Hari Ini

Jakarta, Aktual.co — Fraksi PDIP di DPR telah siap menyerahkan nama-nama anggota Komisi DPR. Bahkan PDIP sudah menetapkan susunan kepengurusan fraksi di DPR, berikut kelompok komisi dari fraksinya sendiri.

“‎Segera diserahkan, karena surat dari DPP sudah turun. Nama-nama anggota semua Alat Kelengkapan Dewan sudah stand by,” kata Sekretaris Fraksi Bambang Wuryanto.

PDIP tak akan menunggu UU MD3 selesai direvisi untuk menyerahkan daftar nama-nama anggota Komisi DPR.

Hal ini karena UU MD3 sudah disepakati untuk direvisi. Rencananya, PDIP akan menyerahkan nama-nama tersebut ke Sekretariat Jenderal DPR, hari ini, Kamis (20/11).

“Kalau hanya memasukkan nama-nama nggak masalah, karena general agreement soal UU MD3 sudah terjadi,” kata Bambang.

Susunan Ketua Kelompok Komisi‎ DPR sudah dibentuk Fraksi PDIP.‎ Berikut adalah susunannya:

Kapoksi Komisi I: Tubagus Hasanuddin
Kapoksi Komisi II: Komarudin Watubun
Kapoksi Komisi III: Herman Herry
Kapoksi Komisi IV: Sudin‎
Kapoksi Komisi V: Yoseph Umar Hadi‎
Kapoksi Komisi VI: Aria Bima‎
Kapoksi Komisi V‎II: Daryatmo Mardiyanto
‎‎Kapoksi Komisi VIII: Hamka Haq
Kapoksi Komisi IX: Abidin Fikri‎
Kapoksi Komisi X: Asdy narang
Kapoksi Komisi XI: I‎ Gusti Agung Rai Wirajaya‎

Poksi Banggar: Ismayatun
Poksi BKSAP:‎ Evita Nursanti
Poksi Baleg‎: Irmandi Lubis
Poksi MKD: Trimedya Pandjaitan, M Prakosa, Yoseph Umar Hadi

Artikel ini ditulis oleh:

Kalah di Hongkong Terbuka, Simon: Saya Bermain Kurang Tenang

Jakarta, Aktual.co — Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, mengaku kurang tenang, dalam turnamen Hongkong terbuka 2014, ketika dikalahkan pebulutangkis Prancis, Brice Leverdez.

Simon yang kini berada di peringkat 29 dunia, harus mengakui keunggulan pemain Prancis yang menempapati peringkat 22 dunia dengan rubber game 21-14, 19-21, 19-21, Rabu (19/11).

“Saat sudah unggul, saya terlalu terburu-buru ingin memenangkan pertandingan. Saya juga merasa bermain kurang tenang, walaupun sudah memimpin perolehan angka, bawaannya mau cepat-cepat game saja,” kata Simon Santoso, dikutip laman resmi PBSI.

Seperti diketahui, Simon juga cukup lama absen dalam pertandingan bulutangkis dunia, akibat cedera dan sakit demam berdarah yang dialaminya itu, sehingga, peringkat yang diraihnya juga harus merosot drastis.

“Sudah lama tidak bertanding, juga membawa pengaruh pada penampilan saya, ada rasa gugup. Selain faktor nonteknik ini, dari segi teknis kecepatan dan kekuatan saya juga belum kembali seratus persen, masih harus berlatih lebih keras lagi,” ujar Simon.

Dalam pertandingan berhadiah USD350 ribu, kondisi Simon belum 100 persen, karena dirinya baru sembuh dari sakit demam berdarah.

Artikel ini ditulis oleh:

Simon Gagal di Hongkong Terbuka

Jakarta, Aktual.co — Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, gagal melewati babak pertama Kejuaraan Bulu Tangkis Yonex-Sunrise Hong Kong Open, setelah dikalahkan pemain Prancis, Brice Leverdez.

Simon, dalam pertandingan, Rabu (19/11), yang menempati peringkat 29 dunia ini kalah dari pemain Prancis yang menempapati peringkat 22 dunia dengan rubber game 21-14,19-21,19-21.

Meskipun Leverdez memiliki peringkat yang lebih tinggi, tetapi sebetulnya Simon masih unggul dari segi teknik permainan dan pengalaman. Absen berbulan-bulan dari kancah perbulutangkisan dunia akibat penyakit demam berdarah, membuat peringkat Simon merosot tajam.

Pada game pertama, perolehan skor berlangsung sengit, karena Leverdez sudah langsung melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Simon. Kedudukan sempat imbang 8-8 sebelumnya, akhirnya Simon kembali menguasai permaianan di interval game pertama dan terus unggul.

Pada game kedua, sebenarnya Simon sudah unggul 19-16 dan hanya memerlukan dua angka untuk menyudahi permainan ini tetapi Simon gagal menahan serangan yang dihujamkan lawannya. Leverdez merebut game kedua sehingga dimainkan game penentuan atau ketiga.

Dengan kemenangan ini maka Leverdez memperbaiki skor pertemuan melawan Simon Santoso menjadi 1-1. Sebelumhya pada kejuaraan China Open Super Series 2011, Leverdez dikalahkan Simon dengan 16-21,15-21.

Pada babak kedua kejuaraan bulu tangkis berhadiah total USD350 ribu  ini, tunggal putra Prancis tersebut akan menghadapi pemain Denmark Viktor Axelsen yang sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan keempat Kenichi Tago dengan dua game langsung 21-15,23-21.

Kemudian pada nomor ganda putra, pasangan Angga Ptayama/Ricky Karanda Suwardi gagal membendung laju unggulan pertama Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong. Mereka kalah dengan dengan dua game langsung 20-22,23-25 dalam waktu 50 menit.

Sedangkan unggulan kedua pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melangkah ke babak kedua setelah menyingkirkan pasangan India Manu Attri/B Sumeeth Reddy dua game langsung 21-15,21-17.

Pada nomor ganda campuran pasangan baru Praveen Jordan/Liliyana Natsir melaju ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Belanda Jacco Arends/Selena Piek dengan dua game langsung 21-8,21-17.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga BBM Naik, Golkar Anggap Tak Masuk Akal

Jakarta, Aktual.co — Setelah menaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 2.000, pemerintahan Jokowi-JK terus mendapat kritik dari berbagai kalangan.

Bahkan, kali ini DPR melakukan penggalangan tanda tangan lintaas fraksi untuk penggunaan hak interpelasi, terkait naiknya harga BBM.

“DPR menilai penaikan harga BBM bersubsidi saat ini sama sekali tidak masuk akal, bahkan sulit diterima akal sehat,” kata kata sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR  Bambang Soesatyo, di Jakarta, Rabu (19/11).

Bambang pun mengatakan, harga BBM bersubsidi dinaikan ketika harga minyak di pasar internasional turun drastis, alias lebih rendah dari asumsi APBN tahun berjalan adalah hal yang tak masuk akal.

APBN-P 2014 mengasumsikan harga minyak 105 dolar AS per barel, sementara harga minyak saat ini di dibawah 80 dolar AS per barel. Artinya, tekanan beban fiskal bagi pemerintah baru relatif belum bertambah karena turunnya harga minyak di pasar Internasional.

“DPR menyesalkan Jokowi mengambil jalan pintas (naikan harga BBM subsidi). Dengan penaikan itu, pemerintah tidak punya itikad baik terhadap rakyat,” kata dia.

Dirinya menyebut hak interplasi adalah hak bertanya dewan dengan memanggil presiden. Presiden, kata dia, hars menjelaskan dasar apa yang dia pakai untuk menaikan BBM.

“Bagaimana hitung-hitungannya? Jangan seenaknya saja menempuh jalan pintas dengan mengalihkan beban fiskal pemerintah ke pundak rakyat,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Inggris Akan Bawa Kesuksesan Olimpiade London ke Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, akan membawa kesuksesan pelaksanaan Olimpiade London 2012 ke Indonesia yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Games 2018.

Salah salah dukungan yang diberikan adalah, dengan membawa sembilan perusahan dari berbagai bidang yang berada di balik suksesnya pelaksanaan kejuaraan olahraga terbesar di dunia itu ke Indonesia.

“Untuk menggelar kegiatan sebesar ini butuh kerjasama antara pemerintah dan swasta. Tanpa ada kemitraan akan kurang maksimal. Makanya kami ke sini membawa sembilan perusahaan untuk presentasi pengalamannya,” kata Moazzam Malik setelah bertemu Ketua KOI, Rita Subowo di Jakarta, Rabu (19/11).

Sembilan perusahaan besar mulai jasa konstruksi, IT, legalitas hingga penyiaran yang ada di balik kesuksesan Olimpiade London mempresentasikan pengalamannya di depan KOI.

Selain itu, Dubes Inggris juga memberikan perhatian tersendiri terutama pada sistem transportasi di Indonesia. Hal ini dilakukan karena transportasi sangat penting untuk mendukung kesuksesan sebuah kegiatan.

“Memperbaiki sistem transportasi sangat penting. Ini akan mempermudah akses turis maupun atlet itu sendiri. Dengan sistem transportasi bagus maka mobilisasi dari hotel ke tempat pertandingan akan mudah,” katanya.

Asian Games 2018 sesuai dengan rencana dilaksanakan di tiga tempat yaitu Jakarta, Palembang dan Jawa Barat. Dari tiga tempat tersebut, kemungkinan besar Jakarta akan menjadi lokasi pembukaan dan penutupan kejuaraan empat tahunan ini.

Sementara itu, Ketua KOI Rita Subowo mengaku sangat mengapresiasi apaya yang dilakukan Pemerintah Inggris melalui Duta Besarnya untuk Indonesia yang membagi kesuksesan dalam hal pelaksaaan Olimpiade London dengan Indonesia.

“Kami ucapkan terima kasih pada perusahaan-perusahaan asal Inggris yang mau datang ke Indonesia untuk memberikan gambaran sebagai salah pihak di balik suksesnya Olimpiade London,” katanya.

Menurut dia, datangnya sembilan perusahaan besar ini menunjukkan sebuah keseriusan untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat “Pihak luar saja membantu. Makanya kita harus lebih semangat dalam mempersiapkan Asian Games 2018. Tidak hanya untuk infrastruktur tapi juga untuk pembinaan atlet,” katanya.

Rita Subowo menjelaskan selain Inggris sebetulnya ada beberapa negara yang menawakan bantuannya seperti Tiongkok, Australia maupun Jepang. Hanya saja, untuk merealisasikan bantuan ini semuanya masih tergantung dengan turunnya Keppres Asian Games 2018.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain