4 April 2026
Beranda blog Halaman 42090

AS Prihatin dengan Pendekatan Rusia di Teluk Meksiko dan Karibia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Chuck Hagel, mengungkapkna bahwa, negaranya prihatin dengan meningkatnya kehadiran militer Rusia di dekat Teluk Meksiko dan Karibia.

“Nah, perilaku Rusia sangat agresif selama beberapa bulan terakhir ini adalah mengkhawatiran,” kata Hagel dalam situs resmi departemen Pertahanan AS, Minggu (16/11).

“Ini adalah waktu yang berbeda. Ini adalah waktu di mana semua kekuatan harus bertanggung jawab. Dan perilaku dicatat. Dan perilaku yang bertanggung jawab sangat penting untuk kekuatan,” katanya menambahkan.

“Dan pembicaraan ini yang telah keluar dari Rusia tentang pendekatan yang lebih agresif untuk penerbangan over-, khususnya, Teluk Meksiko, Karibia, tidak membantu. Dan saya berharap para pemimpin Rusia bertanggung jawab dalam perilaku mereka dan tindakan mereka,” lanjutnya.

Sebelumnya , Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan bahwa negara dibutuhkan untuk mempertahankan kehadiran militer di wilayah tersebut.

Menurut Shoigu, kehadiran militer Rusia mengingat situasi politik saat ini yang penting, asalkan mengirim pembom militer ke kawasan Teluk dan meningkatkan kehadiran militer mereka adalah bagian dari latihan militer negara itu.

Menteri juga mencatat bahwa pelatihan militer akan mencakup penerbangan di sepanjang perbatasan Rusia dan Samudra Arktik.

Rencana Rusia datang saat NATO telah meningkatkan kegiatannya di dekat perbatasan Rusia, termasuk di perairan Laut Hitam dan Baltik.

Hubungan antara Rusia dan Barat telah memburuk secara signifikan, karena politisi dan media Barat telah berulang kali menuduh Rusia mencampuri urusan dalam negeri Ukraina dan membantu pendukung kemerdekaan di Ukraina tenggara.

Moskow telah berulang kali membantah tuduhan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Waduh, Presiden Jokowi Sudah Bicara Reshufle Menteri

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo memberikan peringatan kepada para menterinya yang tidak mencapai target, akan diganti. Diantara target presiden Jokowi yakni masalah swasembada pangan.
“Kerja itu harus ada target, kalau target tidak ketemu pasti saya ganti (menteri). Berpuluh-puluh tahun tidak bisa swasembada, kemarin saya bertemu Presiden Vietnam, bicara (apakah) Indonesia masih perlu beras lagi atau tidak? Kok kita tidak bisa swasembada, igirasi diperbaiki, air yang harusnya satu sawah hanya panen 1 kali atau 1 setengah kali, lapangan menyampaikan fakta-fakta seperti itu, tahun keempat pasti melimpah,”kata Presiden di Brisbane, Jumat (14/11) malam saat bertemu masyarakat Indonesia yang berada di Australia.
Mantan Gubernur DKI ini mengatakan, sejumlah upaya yang dilakukan oleh pemerintah di bidang pertanian dan kelautan diharapkan bisa menjadikan Indonesia dapat menikmati swasembada pangan khususnya beras, kedelai dan jagung dalam tiga tahun mendatang. “Ketergantungan ke negara lain besar, menteri saya sampaikan, saya sampaikan 3 tahun harus bisa swasembada, (untuk) aman harus kepegang, terutama untuk beras jagung kedelai dan gulanya agak mundur sampai 5 tahun,” jelasnya..
“Insya Allah sudah berikan kepada Bulog, kamu ngumpulin beras siap dengan industri hilirisasi, harus jadi produk lain tepung harus siap-siap dari sekarang. (Jangan sampai-red) beras melimpah baru bingung bikin pabrik dan seperti sekarang konsentrasi kita ke depan, pangan dan kedua energi,” sambung Presiden.
Presiden menambahkan bahwa selain pangan dan energi yang sudah ada, pemerintah juga akan fokus pada energi terbarukan. “Yang lain karena energi kita punya semua yang namanya minyak dan gas geotermal dan energi terbarukan, belum konsentrasi dan fokus ke arah itu, kalau kita konsentrasi ke situ tergantung pangan dan energi kita dengan catatan maritim dikerjakan dengan baik,” katanya. 
Presiden Joko Widodo mengunjungi Australia untuk menghadiri KTT G-20 yang akan berlangsung akhir pekan ini. Sebelumnya, Presiden juga menghadiri KTT ASEAN dan KTT APEC.

Artikel ini ditulis oleh:

KPU Biak Bahas Pilkada Langsung di Biak

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, siap menmbahas teknis pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2015 di Provinsi Papua, dalam rapat kerja pada pekan depan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum, Jekson Maryen, mengatakan pelaksanaan pilkada serentak telah diagendakan Kementerian Dalam Negeri pada 2015 yang tersebar di 204 kabupaten/kota di Indonesia.

“Untuk Kabupaten Biak Numfor tidak masuk dalam paket agenda pilkada serentak 2015 karena sudah menyelenggarakan pilkada langsung tahun 2013,” ungkap Ketua KPU Jekson Maryen di Biak, Minggu (16/11).

Namun, dalam upaya menghadapi pesta demokrasi pilkada serentak di Papua, para komisioner KPU perlu menyiapkan diri dengan baik serta memahami regulasi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui rapat kerja teknis terkait pilkada serentak di Jayapura, katanya, diharapkan bisa memberikan pencerahan informasi bagi setiap komisioner di Kabupaten/Kota Provinsi Papua.

Menyinggung pengamanan berbagai dokumen pemilu legislatif, pilpres hingga dokumen pilkada gubernur serta pilkada bupati, ia mengatakan hingga saat ini masih tersimpan lengkap di gudang KPU Biak Numfor, Jalan Mandouw, Distrik Samofa.

“Semua jenis berkas administrasi pemilu, pilpres dan pilkada merupakan dokumen menjadi milik negara sehingga harus diamankan di KPU, ya hingga sekarang belum ada perintah untuk proses pemusnahan karena menunggu petunjuk KPU Provinsi dan KPU Pusat,” ujarnya.

Pasca-pelantikan anggota DPRD hasil Pemilu 2014 hingga Minggu pagi, aktivitas komisioner KPU Biak Numfor tampak sedang melakukan evaluasi penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Pedagang di Sulut Masih Jual Gula Rafinasi

Jakarta, Aktual.co — Pedagang pengecer di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengakui masih menjual gula rafinasi, yang khusus untuk industri, secara bebas kepada masyarakat umum.

“Kami masih menjual gula rafinasi dan gula kristal putih,” kata Non (39) salah satu pedagang di Pasar Bersehati, Kota Manado, Minggu (16/11).

Dia mengatakan, masih menjual gula rafinasi, karena banyak masyarakat yang menginginkan kebutuhan pokok yang satu itu.

Masyarakat masih banyak membeli produk tersebut, karena lebih putih, halus dan kelihatan bersih, katanya, apalagi harganya sama dengan gula kristal putih yakni Rp11.500 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong mengakui bahwa gula rafinasi memang masih beredar di Manado.

“Gula rafinasi tersebut, hanya diperuntukkan untuk industri, bukan untuk masyarakat umum,” kata Hanny.

Di Sulut, katanya, memiliki ratusan industri kecil dan menengah (IKM), yang masih memiliki modal yang kecil, sehingga belum mampu membeli gula rafinasi dalam jumlah yang besar, sehingga diperbolehkan membeli gula rafinasi kiloan.

“Namun, telah dibatasi peredarannya, karena banyak masuk gula kristal putih,” katanya.

Hanny mengatakan perlu diketahui Sulut bukan daerah produsen gula, sehingga pemerintah terus mengawasi agar stok gula pasir di pasaran maupun di tangan distributor, tetap aman.

“Pemerintah akan tetap menjaga agar stok kebutuhan pokok di Sulut termasuk gula pasir terjaga,” jelasnya.

Sulut, kata Hanny, membutuhkan gula pasir sebanyak 3.500 ton setiap bulannya, dan pihaknya jamin stok yang ada akan mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Stok gula pasir di Sulut, baik di tangan distributor dan pedagang sekitar 9.000 ton.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Cabai di Minahasa Capai Rp70 Ribu Per Kilo

Jakarta, Aktual.co — Harga cabai rawit di sentra perdagangan di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), naik hingga mencapai Rp70.000 per kilogram (kg).

“Harga cabai rawit di Pasar Langowan, Minahasa sangat mahal hingga Rp70.000 per kg, padahal beberapa pekan sebelumnya hanya di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50,ribu ” kata Tika Lompoliu, ibu rumah tangga, di Minahasa, Minggu (16/11).

Tika mengatakan, harga cabai rawit yang cukup mahal ini, membuat dirinya tidak mampu membeli dalam jumlah yang banyak. Bahkan dalam ukuran sedikitpun, tetap masih terasa mahal.

Katanya, jangan sampai harga tersebut terus naik, karena tidak lama lagi akan memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru, akan ada peningkatan kebutuhan pokok, karena sebagian besar masyarakat Sulut akan merayakannya,” jelasnya.

Agus (45) pedagang di pasar tersebut mengatakan harga cabai melambung tinggi, akibat stok yang dimiliki sudah menipis.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jenny Karouw mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan harga kebutuhan pokok, baik di pasar tradisional maupun swalayan.

“Setiap hari ada tim khusus yang memantau pergerakan harga kebutuhan pokok, sehingga akan secepatnya diketahui, jika ada pergerakan harga,” jelasnya.

Disperindag Sulut, katanya, akan terus berkoordinasi dengan kabupaten dan kota sehingga harga kebutuhan pokok, terus terkontrol.

“Memang harga cabai mengalami peningkatan, dikarenakan stok di tangan pedagang yang mulai berkurang, juga cuaca yang tak menentu,” katanya.

Hal ini, katanya, hukum ekonomi terjadi, jika barang kurang otomatis harga akan meningkat, begitu pula sebaliknya, jika stok melimpah harga pasti murah.

Meskipun mengalami kenaikan, pemerintah akan terus menjaga agar permintaan konsumen tetap terpenuhi.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat Minta Pemerintah Segera Umumkan Kenaikan Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Pengamat ekonomi, Prof Sri Darma mengharapkan, pemerintah segera mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM), karena rencana itu akan memicu naiknya harga barang dan kebutuhan bahan pokok masyarakat.

“Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintan harus segera mengumumkan naiknya harga BBM, agar harga berbagai barang di pasaran bisa dikendalikan,” kata Prof Sri Darma yang juga rektor Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) di Denpasar, Minggu (16/11).

Naiknya sejumlah harga barang sebelum keluarnya pengumuman resmi kenaikan harga BBM oleh pemerintan, merupakan hal yang wajar, karena psikologi pasar terpengaruh akan isu kenaikan harga BBM.

Dalam kondisi demikian, pelaku bisnis akan melakukani penyesuaian harga berbagai jenis barang yang dijualnya.

Selain itu, ada juga beberapa spekulan yang mencoba peruntungan dengan memaNfaatkan jeda waktu sebelum harga baru BBM diberlakukan, dengan menaikan berbagai harga barang di pasaran.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pengumuman harga BBM baru harus segera dilakukan agar tidak terjadi pergerakan harga-harga yang tidak terkendali.

Dengan demikian diharapkan pelaku usaha memiliki kepastian untuk menyesuaikan besaran kenaikan berbagai biaya produksi yang berpengaruh terhadap kenaikan harga jual.

Rencana kenaikan harga BBM menurut Sri Darma merupakan dilema bagi pemerintah, jika BBM tidak naik akan mebebani APBN dan jika dinaikan pemerintah memang akan mendapat dana segar untuk pembagunan dari pengurangan subsidi BBM.

Namun penyesuai harga BBM tersebut membuat sebagian rakyat akan menjerit. Semua hal itu agar diantisipasi oleh pemerintahan baru Presiden Jokowi dengan program kartu saktinya sehingga rakyat kecil tidak makin terhimpit.

Justru sebaliknya denga naiknya harga BBM subsidi akan lebih tepat sasaran dan pembangunan akan lebih pesat lagi, harap Sri Darma.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain