4 April 2026
Beranda blog Halaman 42089

Tips Melakukan “Test Drive”

Jakarta, Aktual.co — Maraknya varian mobil terbaru dari berbagai produsen, kerap membuat konsumen baru kebingungan. Bagi anda yang ingin membeli mobil, tentunya terdapat keinginan untuk dapat melakukan “test drive”.

Kali ini, tim Redaksi Aktual.co, telah menyiapkan beberapa tips yang dapat anda lakukan sebelum melakukan “test drive”.

1. Tentukan dahulu tipe mobil yang anda inginkan. Jangan biarkan “sales” mempengaruhi pilihan anda.
2. Jika anda sudah memilih dan bersiap untuk melakukan “test drive”, pastikan atur kenyamanan kemudi anda.
3. Cobalah melakukan pengecekan mobil dengan mengendarainya di jalan raya.
4. Anda bisa mencoba melalui jalanan yang tidak rata. Hal itu dilakukan untuk mengecek suspensi mobil yang anda inginkan.
5. Anda juga bisa mencoba mengemudi dengan kecepatan yang agak tinggi. Biar anda tahu bagaimana akselarasi mobil pilihan anda.
6. Cobalah memarkir mobil yang anda “test drive”. Parkir dengan paralel. Lakukan hal tersebut agar anda bisa mengetahui jarak pandang anda berada di jalan yang sempit.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasca Operasi, Malinda Dee Belum Masuk Sel Lagi

Bandung, Aktual.co — Satu bulan pasca operasi implantasi pada bagian bokongnya, Inong Malinda Dee, masih belum menghuni kamar sel tahanan di Lapas Wanita Kota Bandung dan masih dibantarkan di Poliklinik Lapas.

Kondisi terpidana kasus pembobolan 37 rekening nasabah Citibank dengan total Rp16 miliar tersebut telah berangsur membaik, namun masih perlu mendapat perawatan.

“Masih dirawat di Poliklinik. Belum dimasukan ke sel, karena kondisinya belum memungkinkan. Untuk tidur saja belum normal,” kata Kasi Binadik Lapas Wanita Klas IIA Bandung, Inna Imaniati, Minggu (16/11).

Ditambahkannya, kateter yang berfungsi untuk alternatif buang air kecil bagi orang yang terbatasi di tempat tidur atau tidak mampu mengontrol buang air kecil, masih terpasang ditubuh sosialita ini.

Disinggung kapan Malinda bisa menghuni kamar sel. Inna belum bisa memastikan hal tersebut, dan menunggu hasil keputusan dari tim dokter yang menangani Malinda Dee.

“Nanti bagaimana rekomendasi dokter. Kalau sudah memungkinkan pasti akan kita pindahkan. Hanya untuk saat ini masih belum,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisata Mampu Angkat Kesejahteraan Rakyat

Denpasar, Aktual.co — Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar menuturkan, ada keterkaitan erat antara pengentasan kemiskinan dan pariwisata. Relevansi pariwisata dan kemiskinan, kata Sapta, telah diakui dalam Konferensi United Nation World Tourism Organization (UNWTO) di Uzbekistan pada 2014.

“Kemajuan pariwisata akan mengangkat kesejahtera 1 dari 10 penduduk sebuah negara,” ujarnya saat menjadi pembicara pada  lokakarya  bertajuk  IPEC 2014 (Indonesia Poverty & Empowerment Conference), Minggu (16/11).

Lantaran hal itu, potensi penting yang mesti dikembangkan adalah keberadaan desa wisata sebagai salah satu strategi unggulan dalam memutus rantai kemiskinan di pedesaan. Pada 2013, pemerintah mendukung pengembangan 490 desa menjadi desa wisata dengan bantuan finansial antara Rp100 juta hingga Rp150 juta.

Menurutnya, hal itu terjadi karena pariwisata akan mengakselerasi potensi ekonomi, sehingga memberi manfaat pada pelakunya. Pariwisata, Sapta melanjutkan, juga bermanfaat langsung pada kelestarian lingkungan dan budaya, karena kedua hal tersebut menjadi potensi yang harus dijaga agar sebuah destinasi tetap layak dikunjungi.

Kelebihan lain dari pariwisata, kata dia, karena mendorong kewirausahaan di tingkat lokal sehingga potensi kreatif warga akan dihargai.

Sementara itu, ekonom senior dari Universitas Indonesia Prof. Subroto mengakui kekuatan pariwisata yang bahkan bisa menjadi the enginee of growth (pendorong pertumbuhan ekonomi) yang keempat setelah perdagangan internasional, konsumsi domestik dan investasi. Namun, untuk meningkatkan kemakmuran, pariwisata harus dibangun berdasarkan kebersamaan dan gotong royong, sehingga tidak menciptakan kesenjangan baru dalam masyarakat.

“Teori ekonomi yang menyebut keserakahan individual adalah hal yang baik sudah tidak relevan. Krisis ekonomi global yang sudah berkali-kali terjadi adalah akibat penerapan teori itu,” papar dia.

Namun Guru Besar Institut Teknologi Bandung, Prof. Satrio Brojonegoro menyebut, Bali sebagai pusat pariwisata Indonesia perlu mewaspadai kesenjangan pertumbuhan pariwisata antara Bali  utara dan Bali selatan. Di saat pariwisata massif berkembang di Kuta, Sanur dan Nusa Dua, daerah utara nyaris tidak meneriam manfaatnya.

Karena itu, pihaknya justru mengembangkan potensi lokal di kawasan Bali utara misalnya dengan pengembangan varietas buah dan sayuran lokal di Desa Sudaji, Buleleng. Diharapkan nantinya buah dan sayuran lokal itu dapat menjadi pemasok bagi kebutuhan pariwisata. Strategi ini juga  menggambarkan bahwa tidak seluruh wilayah di Bali harus menjadi lokasi wisata untuk dapat mengakses berkah dari pariwisata.

Artikel ini ditulis oleh:

Mensos Himbau Masyarakat Hargai Perbedaan

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, untuk selalu menghargai segala bentuk perbedaan.

Oleh kerana itu, Mensos yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, meminta agar Pancasila sebagai lambang kebhinekaan, harus terus dijaga.

“Ekspresi dan kebebasan menyatakan pendapat, tetap harus diberi ruang. Itu adalah hak demokrasi seluruh warga bangsa,” kata Khofifah dalam perayaan Hari Perdamaian Internasional di Jakarta, Minggu (16/11).

Khofifah menyadari, Bangsa Indonesia di huni oleh berbagai macam suku dan budaya, yang jelas berbeda satu dengan lainnya.

“Indonesia merupakan negara yang majemuk dan plural. Bangsa ini akan menjadi besar bila masyarakat dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua dapat bergandengan tangan,” jelasnya.

Ditegaskan Khofifah, untuk merealisasikan hal tersebut, perlu adanya toleransi dari semua pihak.

“Tetapi proses demokrasi harus tetap menjaga perdamaian dan tanggung jawab yang satu dengan yang lain. Sehingga proses-proses itu tak menggunakan kekerasan,” tegasnya.

Dalam perayaan itu, Khofifah didampingi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, untuk melakukan pawai obor di kawasan Bundaran HI, Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

Tas perpaduan rotan dan kulit sudah diekspor

Jakarta, Aktual.co — Tas perpaduan rotan, kulit sapi, dan kulit ular yang dibuat pengrajin di Jakarta sudah tembus pasar ekspor. “Produk tas berbahan baku kulit sapi dan domba, ular dari Loelang Leather, sudah dipasarkan hingga ke tingkat Asia (Hong Kong) bahkan Eropa,” kata Leni Puspasari, pengrajin dari Loelang Leather.

Pada 10-13 November 2014, Loelang Leather mengikuti pameran yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah di Balai Kota (Dekranasda) DKI Jakarta.

Ia mengatakan bahan-bahan untuk tas tersebut didatangkan dari luar Jakarta. Rotan didatangkan dari Kalimantan, sedangkan kulit sapi dan ular dibeli di Jakarta. Tas anyaman rotan dan bermotif abstrak Loelang Leather dibanderol Rp 1,8 juta, sedangkan tas anyaman rotan dengan perpaduan kulit sapi dan ular seharga Rp 1,7 juta.

“Ada variasi yang berbeda seperti tas terbuat dari kulit kayu. Ada tas tenunan asli dari Nusa Tenggara Timur. Bahan kainnya diambil langsung dari NTT, kemudian proses produksinya di workshop Cinere,” jelasnya kepada Antaranews.

Terdapat juga tas tenunan asli NTT dengan variasi kulit sapi seharga Rp 1,95 juta.  Leni mengatakan, harga tersebut pantas karena bahan yang dipakai juga yang terbaik dan tenunan bermotif Kalimantan.

Mengenai minat pembeli, Leni mengatakan, desain tas motif abstrak lebih diminati, sehingga banyak yang memesan tas berbahan tersebut. Selain menawarkan produk kata dia, Loelang Leather menerima pesanan desain.

Artikel ini ditulis oleh:

Diskusi Kenaikan BBM Bicarakan Isu Kenaikan BBM

Jakarta, Aktual.co — Solidaritas Untuk Pergerakan Aktifis Indonesia (Suropati) hari ini mengadakan diskusi mengenai penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan stabilisasi harga. Selain itu, nantinya dalam diskusi tersebut juga dibahas mengenai isu mafia migas serta terkait Pasal 33 UUD 1945 yang asli.

Rencanannya, acara tersebut akam dihadiri oleh Karyono Wibowo dari Indonesian Public Institute, Salamudin Daeng selaku pengamat ekonomi, dan Aditya Iskandar dari Suropati.

“Mengundang untuk hadir dalam diskusi terbatas aktifis dan konfrensi Pers, Menjawab Rencana kenaikan BBM: Tolak! Bertempat di Bakoel Koffie Cikini, Jakarta,” tulis pesan singkat yang diterima wartawan Aktual, Minggu (16/11).

Untuk diketahui Pasal 33 UUD 1945 ayat 3 berbunyi ” Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan
dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”.

Namun pada kenyataannya saat ini, ada pihak-pihak tertentu yang justru mendominasi kekayaan alam Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain