6 April 2026
Beranda blog Halaman 42107

Berikut Kemeriahan HUT The Kmer’s

Padang, Aktual.co — Supporter Semen Padang, The Kmer’s merayakan hari jadinya yang ke-13 pada hari Jumat (14/11) kemarin. Supporter kebanggaan Semen Padang FC ini menggelar hari ulang tahunnya bertempat di Komplek GOR H Agus Salim, Kota Padang.
Ketua The Kmer’s, Dirjen Bule menyebutkan, bertepatan dengan hari jadinya tersebut, para supporter tidak hanya berseremonial dalam perayaan ulang tahun. Namun, dipastikan akan ada banyak kegiatan digelar oleh para pecinta Semen Padang FC tersebut.
“Untuk kegiatannya, telah kita mulai pada hari kemarin. Tidak hanya tiup lilin saja, kita bakal ada acara puncak pada hari Minggu (16/11) besok,” katanya di Padang, Sabtu (15/11).
Adapun acara puncak diantaranya terbagi dari tiga rangkaian yakni donor darah, aksi bersih pantai dan parade musik. “Ketiga kegiatan tersebut akan kita pusatkan di Taman Budaya Sumbar, Kota Padang,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial masyarakat. Seperti diketahui, sebagian masyarakat yang mengecap para supporter anakis, maka dengan kegiatan ini diharapkan dapat membuang pikiran tersebut.
“Kita ingin memberikan efek positif yang baik bagi lingkungan sosial. Ini juga memperlihatkan kita bahwa supporter itu tidak anarkis, tapi dekat dengan masyarakat,” tuturnya.
Selain itu, perayaan hari jadi tahun ini, The Kmer’s menangkat tema “Red Day’s in Paradise”. “Nantinya, parade musik akan dimeriahkan oleh perform dari 15 band di Sumbar,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Ancam Interpelasi Jokowi

Denpasar, Aktual.co — DPR akan menginterpelasi Jokowi jika perseteruan di DPR tak kunjung tuntas atau stagnan.  Polisi Partai Golkar, Aziz Syamsuddin menandaskan, pada saat pembahasan APBNP 2015 mendatang, DPR RI akan memanggil Jokowi. Jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak hadir, bukan tak mungkin DPR akan menggunakan hak interpelasi terhadap Jokowi.
“Nanti kita panggil Jokowi untuk pembahasan anggaran. Kalau tidak datang, kita panggil lagi. Kalau tidak datang juga kita interpelasi. Mungkin jadi presiden 1-2 tahun saja,” kata Aziz saat kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar, Sabtu (15/11).
Menurut dia, kalau situasi di parlemen stagnan antara KMP dan KIH, maka hal itu akan berdampak pada stagnannya pembahasan APBNP 2015. “Kalau pembahasan ini stagnan, akan berakibat pada pembahasan anggaran kementerian dan lembaga tidak jalan,” tegas Aziz.
Ketua Komisi III DPR RI itu melanjutkan, jika sudah demikian, maka hal itu mesti menjadi perhatian serius pemerintah dan parlemen. “Tentu kita akan menggunakan hak kita seperti hak bertanya, hak interpelasi yang menyebabkan konstitusi-konstitusi ini berjalan,” Aziz meyakinkan.
Menurut dia, dalam tempo satu atau dua tahun ke depan hal itu akan berdampak serius jika ketegangan politik di parlemen tak kunjung usai.
“Satu sampai dua tahun ke depan akan berdampak kalau terus begitu. Tentu pada saat pembahasan APBNP 2015. Ini bukan warning. Kita tidak mewarning. Kita sudah cukup dewasa. Orang masuk DPR itu kita asumsikan sudah matang. DPR ini bukan tempat untuk belajar,” tutup Aziz.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Jokowi Mau Jual Kekayaan Negara

Denpasar, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR RI, Abu Bakar Alhabsy mengeluarkan pernyataan keras terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, Sabtu (15/11), Abu bakar menyebut Jokowi akan menjual kekayaan negara.
Hal itu bermula kala ia bertanya asal Kalapas Kerobokan, Sudjonggo. “Anda asal dari mana Pak?” tanya Abu Bakar yang dijawab oleh Sudjonggo jika ia berasal dari Solo, Jawa Tengah.
Mengetahui jika Sudjonggo berasal dari Solo, maka Abu Bakar menyebut jika Sudjonggo ‘orang’ Jokowi. “Ini orangnya Jokowi. Jokowi itu diam-diam tapi menggigit. Sekarang kekayaan negara mau dijual,” kata Abu Bakar.
Ditemui usai pertemuan, Abu Bakar mengamini pernyataannya itu. Menurutnya, yang dilakukan Jokowi saat ini dalam bertindak tak ubahnya direktur marketing, bukan sebagai kepala negara. “Sesungguhnya yang dilakukan saat ini oleh presiden seakan-akan dia menjadi director marketing,” tuturnya.
Sebenarnya, Abu Bakar melanjutkan, potensi kekayaan alam Indonesia cukup besar. Ia berharap hal itu untuk dimudah diberikan pengelolaannya kepada bangsa lain. “Jangan dong dengan mudah. Sebab yang namanya keamanan, yang namanya security, potensi sumber daya kita harus mendapat penjagaan prioritas,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Pria berbadan gempal itu melanjutkan, jika hanya sekedar menarik investasi, maka akan banyak orang yang berebut menginvestasikan modalnya di Indonesia. Lantaran hal itu, ia menilai keamanan dan investasi itu harus dijaga dengan baik. “Sesungguhnya potensi alam kita, kekayaan alam kita yang begitu besar, itu harus kita prioritaskan untuk kepentingan dalam negeri kita,” harapnya.
Saat ini, ia menilai seakan-akan Jokowi akan mengobral habis potensi kekayaan Indonesia untuk dikelola bangsa asing. “Permasalahannya yang disampaikan beliau, polanya seakan-sakan beliau ini bukan presiden tapi seperti direktur marketing,” tutup Abu Bakar.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelarangan Motor Melintas HI Perlu Diimbangi dengan Angkutan Umum

Jakarta, Aktual.co — Kebijakan Pemprov DKI untuk melakukan pelarangan pengendara motor melintasi kawasan bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga kawasan Medan Merdeka Barat pada Desember mendatang perlu diimbangi dengan persediaan angkutan umum. Hal itu disampaikan pengamat transportasi Ellen Tangkudung ketika dihubungi Aktual.co, Sabtu (15/11).
Ia mengatakan ketersediaan angkutan umum harus diperhatikan. Pasalnya, jika menilik tujuan Pemprov DKI melakukan kebijakan tersebut selain untuk mengurangi resiko tingkat kecelakaan sepeda motor, juga untuk membuat masyarakat untuk beralih untuk menggunakan angkutan umum.
“Untuk melihat efektivitas kebijakan pembatasan sepeda motor tersebut bisa dilihat kalau masyarakat beralih ke angkutan umum. Oleh karena itu, Pemprov harus menyediakan angkutan umum yang memadai,” ujarnya.
Selain itu, ketersediaan angkutan umum juga sebagai kompensasi atas penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP). Ia mengatakan tidak semua pengguna kendaraan roda empat menyetujui ERP, dan membuka kemungkinan untuk beralih ke angkutan lainnya, seperti sepeda motor atau angkutan umum. Jika angkutan umum tidak diperhatikan ketersediaannya, maka bisa saja pengguna kendaraan roda empat akan beralih ke kendaraan roda dua seperti sepeda motor yang akibatnya malah menambah jumlah sepeda motor di ibu kota.
“Roda dua itu kan jumlahnya makin banyak, kalau misalnya tidak dilakukan pengalihan, ada ERP nanti pindah ke sepeda motor,” kata Ellen.
Selain itu, Pemprov DKI juga dihimbau untuk memperhatikan lahan parkir untuk sepeda motor yang terkena kebijakan. Apakah lahan parkir yang tersedia di gedung-gedung perkantoran di sekitar sudah mencukupi atau tidak. Tambahnya, sosialisasi juga perlu dilakukan agar masyarakat yang mengendarai sepeda motor dapat memahami dan memaklumi kebijakan tersebut dan nantinya kebijakan tersebut dapat berjalan dengan lancar karena sudah disosialiasikan dan sudah dipikirkan secara matang mengenai pelaksanaannya dan antisipasinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga BBM Naik, Masyarakat Lebih Pilih SPBU Asing

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR-RI PDI Perjuangan Effendi Simbolon mengatakan, kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai akan membuka pintu liberalisasi. Menurutnya, kenaikan tersebut akan ditunggu oleh pihak asing lantaran harga BBM di SPBU milik asing dengan pertamina hampir sama.
“Kita masih dikuasai asing, SPBU Shell dan Total masih tidur nyenyak, tapi nanti ketika harganya sama itu jadi pintu liberalisasi. SPBU asing akan tertawa,” ujar Effendi dalam diskusi bertajuk ‘bola panas BBM’ di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/11).
Dia menambahkan, saat ini SPBU asing tak peduli dengan isu kenaikan BBM tersebut. Namun, dengan adanya kenaikan BBM akan menguntungkan pihak asing karena cara hidup masyarakat Indonesia yang konsumtif.
“Tapi nanti ketika harga sudah sama, orang Indonesia sifatnya suka barang-barang asing. ini pintu liberalisasi, pasti masyarakat indonesia lebih memilih SPBU asing ketimbang SPBU lokal karena harganya sama” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Komisaris Pertamina: Harga BBM Bersubsidi Harus Naik

Jakarta, Aktual.co — Mantan Komisaris Pertamina Roes Aryawijaya mengatakan bahwa sudah semestinya harga bahan bakar minyak (BBM) naik. Menurutnya, kenaikan tersebut diperlukan karena subsidi BBM uang yang dianggarkan dari APBN langsung dibayarkan ke Pertamina.
“Harga BBM memang harusnya naik,” kata Roes dalam diskusi bertajuk bola panas BBM di Warung Daun, Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (15/11).
Dia menjelaskan, selama 10 tahun ini manfaat BBM yang masuk ke masyarakat kalangan menengah ke atas itu totalnya Rp100 triliun dan Rp30 Triliun untuk rakyat miskin.
“Subsidi BBM selama ini anggarannya dari APBN, itu langsung dibayarkan ke Pertamina,” ujarnya.
Roes berharap harus ada perubahan sistem setelah BBM tersebut dinaikan. Tujuannya, kata dia, agar rakyat harus dapat merasakan langsung manfaatnya.
“Naik BBM boleh, tapi sistemnya langsung ke rakyat miskin. Itu dibagikan ke rakyat miskin berdasarkan sistem perbankan seperti kartu Indonesia pintar, kartu Indonesia sehat dan kartu keluarga sehat” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain