11 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42232

Swedia Resmi Akui Negara Palestina

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Swedia melalui Menteri Luar Negeri Margot Wallstrom, Kamis (30/10), secara resmi mengakui keberadaan negara Palestina, kurang sebulan setelah pemerintah mengemukan rencana mereka.
“Hari ini pemerintah memutuskan untuk mengakui negara Palestina,” kata Wallstrom dalam sebuah pernyataan yang disiarkan harian Dagen Nyheter.
“Ini adalah langkah penting yang akan memperkuat hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” katanya.

Mbah Moen Tak Hadir, Ini Tanggapan Kubu Romi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Sekjen DPP PPP, Arsul Sani mengatakan jika Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair tidak akan hadir dalam acara muktamar PPP ke VIII yang diselenggarakan oleh kubu Suryadharma Ali (SDA).
Ia menyakini, seorang mbah Maimoen mempunyai sudut padangnya sendiri. Sebagai orang yang arif dan bijaksana beliau hanya berpegang pada Al Qur’an.
“Saya mencoba memahami, pemikirannya mbah Maimun sebagai ulama yang arif bijaksana, beliau beberapa kali kepada teman-teman mengatakan bahwa pegangan beliau itu ayat Al Qur’an yang berbunyi ‘saya taat kepada Allah, kepada Rasul dan taat kepada Pemerintah’,” ucap dia.
“Nah kalau pemerintah sudah keluarkan pengesahan itulah yg saya taati. Jadi prinsip legalitas itulah yang menjadi dasar dari sikap mbah moen itu,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Nurhayati, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf terpilih menjadi Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI periode 2014-2019.
Nurhayati terpilih melalui rapat paripurna pemilihan pimpinan BKSAP di Komplek Parlemen Jakarta, Kamis (30/10).
Sedangkan wakil ketua BKSAP adalah, Teguh Juwarno (PAN), Rofi’ Munawar (PKS) dan Meutya Viada Hafid (Golkar).
Pemilihan ini tidak dihadiri oleh fraksi dari Koalisi Indonesia Hebat (PDI-P, PKB, Nasdem dan Hanura) ditambah PPP.
Tugas BKSAP DPR RI;
1. Membina, mengembangkan dan meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama antara DPR dan parlemen negara lain, baik secara bilateral maupun multilateral. Termasuk organisasi internasional yang menghimpun parlemen dan/atau anggota parlemen negara lain.
2. Menerima kunjungan delegasi parlemen negara lain yang menjadi tamu DPR.
3. Mengkoordinasikan kunjungan kerja alat kelengkapan DPR ke luar negeri.
4. Memberikan saran atau usul kepada pimpinan DPR tentang masalah kerja sama antar parlemen.

Artikel ini ditulis oleh:

Membersihkan Rumah Sama Dengan Berolahraga di Gym

Jakarta, Aktual.co — Ahli kesehatan menyarankan kita untuk rutin melakukan kegiatan fisik dengan intensitas menengah selama 150 menit atau kegiatan fisik berat selama 75 menit per minggu. Ini dimaksudkan untuk menghindari kita dari risiko terkena penyakit jantung, kanker atau obesitas. 
Bagi Anda yang malas untuk pergi ke pusat kebugaran atau berolahraga di luar ruangan, maka Anda dibolehkan melakukan aktivitas lainnya demi mencapai sasaran 150 menit kegiatan fisik. Anda bisa melakukan pekerjaan rumah tangga secara teratur tiap minggu. 
Tim Trust Me I’m a Doctor (Percayalah, Saya Seorang Dokter) menguji hal ini dengan merekrut delapan orang relawan yang memiliki bentuk dan ukuran tubuh yang berbeda-beda dan memberikan kepada para relawan itu alat pemonitor aktivitas. Mereka kemudian diminta untuk melakukan berbagai pekerjaan di dalam dan di luar rumah.
Para relawan mulai dengan melakukan empat pekerjaan rumah yang biasa dilakukan: menyeterika, mengisap debu, mengelap (membersihkan debu) dan mengepel.
Tugas Ekuivalen MetabolismeSetelah para sukarelawan menyelesaikan setiap aktivitas, Dr Andy Blannin mengumpulkan data mereka dan menilai setiap kegiatan dengan skala dari satu sampai 10 berdasarkan yang disebut sebagai skor MET. MET (Metabolic Equivalent of Task) atau Tugas Ekuivalen Metabolisme merupakan ukuran energi yang dipakai per jam. Sebagai contoh, skor MET satu merupakan jumlah energi yang kita pakai saat menonton televisi.
Kegiatan apa pun yang mendapatkan skor di atas tiga merupakan kegiatan yang dianggap sebagai kegiatan menengah. Di atas enam berarti masuk ke kegiatan berat.
Menyeterika dan mengelap mendapat nilai MET alakadarnya yaitu masing-masing 1,3 dan 1,5. Mengisap debu dan mengepel -walaupun tidak masuk dalam cabang olahraga Olimpiade- mencatat skor di atas tiga MET, sehingga menjadikannya sebagai kegiatan dengan intensitas menengah. Ketika melakukan aktivitas ini para relawan membakar tiga kali lebih banyak energi daripada ketika mereka duduk-duduk saja.
Hampir mencapai targetPara relawan menghabiskan rata-rata 37 menit per minggu untuk melakukan pekerjaan dalam ruang, yang artinya mereka hampir mencapai seperempat dari target mereka dalam melakukan kegiatan fisik 150 menit.
Kemudian Trust Me I’m a Doctor pindah ke luar ruang untuk melihat seberapa banyak kalori yang dipakai saat melakukan pekerjaan di luar ruang seperti mencuci mobil, membersihkan kaca jendela, memotong rumput, atau mengurus tanaman.
Yang mengejutkan, semua aktivitas ini melampaui skor tiga MET. Membersihkan jendela mencatat nilai 3,1, menanam bunga 3,4, mencuci mobil 3,6 dan memotong rumput melambung sampai ke skor 4,4.
Para relawan mengatakan menghabiskan waktu rata-rata 72 menit per minggu melakukan kegiatan luar ruang. Jadi ketika dikombinasikan antara pekerjaan dalam dan luar ruang, mereka menghabiskan waktu mengagumkan: 109 menit!
Jika ditambah dengan enam menit jalan cepat per hari (skor MET 3-4, tergantung seberapa cepat Anda berjalan), maka Anda dapat mencapai 150 menit per minggu tanpa harus pergi ke pusat kebugaran. Dikutip dari laman berita Inggris, Kamis (30/10). 

Fary Djemy Francis Ketua Komisi V DPR

Jakarta, Aktual.co — Rapat paripurna pemilihan pimpinan Komisi V DPR RI di Komplek Parlemen Jakarta, Kamis (30/10) telah selesai dilakukan.
Politikus Gerindra Fary Djemy Francis terpilih menjadi ketua Komisi V DPR RI untuk periode 2014-2019.
Sedangkan wakil ketua komisi V adalah, Muhidin Mohamad Said, Michael Wattimena (Demokrat) dan Yudi Widiana Adia (PKS).
Dalam pemilihan ini tidak dihadiri oleh fraksi dari Koalisi Indonesia Hebat (PDI-P, PKB, Nasdem dan Hanura) ditambah PPP.

Artikel ini ditulis oleh:

OJK Optimis Asuransi Mikro Tingkatkan Keuangan Inklusif

Jakarta, Aktual.co —   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis program pengembangan asuransi mikro dapat menjadi salah satu pilar untuk meningkatkan akses masyarakat kepada produk keuangan (financial inclusion).

Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank II OJK Dumoly F Pardede mengatakan, sebagian perusahaan asuransi sebenarnya sudah memasarkan produk asuransi mikro, namun belum mampu memenuhi kebutuhan sebagian besar masyarakat.

“Masyarakat kelas menengah ke bawah belum sepenuhnya kenal asuransi, oleh karena itu kita kenalkan asuransi mikro, Masyarakat akan kenal polis, perjanjian, hak dan kewajiban, dan juga kenal perusahaan-perusahaan asuransi,” ujar Dumoly saat peluncuran Pasar Asuransi Mikro Indonesia di Bogor, Jawa Barat Kamis (30/10).

Oleh karena itu, lanjut Dumoly, OJK bersama dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), dan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), menyelenggarakan Pasar Asuransi Mikro Indonesia untuk meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap produk asuransi.

Rendahnya tingkat penggunaan produk asuransi oleh masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan segmen masyarakat tersebut dan tingkat pemahaman masyarakat mengenai asuransi.

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia Hendrisman Rahim mengatakan, bagi sebagian masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah, produk asuransi umumnya sulit dimengerti, susah diperoleh, mahal, dan lama proses pengurusannya.

“Hingga triwulan II-2014 masih terdapat kesan yang kurang tepat di masyarakat. Asuransi itu mahal, berbelit, kompleks dan diperuntukkan bagi menengah ke atas. Itu membuat jarak antara industri asuransi dengan masyarakat,” ujarnya.

Hendrisman berharap, pandangan masyarakat tentang asuransi dapat berubah ke arah yang positif dan melalui asuransi mikro dapat meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapatkan manfaat asuransi.

Saat ini, yang mendapatkan manfaat asuransi baru 11,37 juta orang atau 6,5 persen dari total penduduk Indonesia. Dengan program Pasar Asuransi Mikro Indonesia diharapkan masyarakat berpenghasilan rendah juga dapat menikmati dan mendapatkan perlindungan dari risiko atau ketidakpastian dalam hidup, kata Hendrisman.

AAUI, AAJI, dan AASI dengan dukungan dari OJK telah membuat produk standar asuransi mikro dan produk standar asuransi mikro syariah yang diluncurkan Kamis ini.

Adapun produk asuransi mikro AAUI yakni Warisanku, Rumahku, Stop Usaha Erupsi, Stop Usaha Gempa Bumi, dan Asuransiku. Produk asuransi mikro dari AAJI dan AASI masing-masing yakni Asuransi Mikro Penuh Cinta (Si Peci) dan Asuransi Mikro Syariah (Si Bijak).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain