2 April 2026
Beranda blog Halaman 42235

PSSI Tunjuk Direktur Teknik Asal Belanda

Jakarta, Aktual.co — PSSI akhirnya menunjuk seorang direktur teknik asal Belanda dan salah satu tugasnya adalah, membantu pengembangan Timnas Indonesia usia muda, termasuk Timnas U-19 yang saat ini sudah tidak dilatih oleh Indra Sjafri.

Meski telah menetapkan direktur teknik, Sekjen PSSI Joko Driyono belum mau membuka indentitas orang yang akan menjadi bagian maju mundurnya perkembangan sepak bola Indonesia, terutama untuk usia muda itu.

“Sebenarnya ada dari empat negara yang kemarin didiskusikan oleh PSSI yaitu Belanda, Jerman, Prancis dan Belgia. Sebelum diputuskan, kita juga melakukan fit and proper test,” kata Joko Driyono di Jakarta, ditulis Selasa (11/11).

Dengan ditunjuknya seorang direktur teknis, kata dia, PSSI akan segera melakukan koordinasi dan diskusi guna menjalankan program yang ada. Salah satu programnya adalah menentukan pengganti Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19.

Joko menjelaskan, pembicaraan terkait dengan penentuan pelatih maupun pembentukan Timnas Indonesia U-19 akan dibicarakan awal Desember nanti, setelah direktur teknik asal Belanda itu sudah tiba di Indonesia.

“Direktur teknik mulai aktif per 20 November,” kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.

Menggunakan jasa direktur teknik bukan yang pertama bagi PSSI. Sebelumnya beberapa nama, baik lokal maupun asing telah menduduki posisi tersebut. Untuk lokal, nama Sutan Harhara juga pernah menjadi bagian dalam pembentukan Timnas Indonesia dari berbagai level.

Khusus untuk Timnas Indonesia U-19 sesuai dengan rencana akan diturunkan pada Piala AFF 2015. Sebagai juara bertahan, Indonesia dituntut mempersiapkan diri dengan baik. Apalagi kejuaraan bergengsi ini akan digelar di Tanah Air.

Artikel ini ditulis oleh:

Aplikasi Pendeteksi “Pencegah Bunuh Diri” Ditarik dari Twitter

Jakarta, Aktual.co — Karena menimbulkan kekhawatiran yang serius, sebuah aplikasi yang dibuat oleh yayasan amal Samaritans akhirnya ditarik dari Twitter. Aplikasi ini untuk mendeteksi orang yang memiliki tanda-tanda akan bunuh diri. 
Aplikasi itu menggunakan algoritma untuk mengidentifikasi sejumlah kata kunci dan frase yang menunjukkan sejumlah orang yang dalam keadaan tertekan. Tapi dalam prakteknya, beberapa orang mengatakan bahwa aplikasi itu membuat mereka yang memiliki masalah kesehatan mental merasa lebih rentan.
Samaritans telah meminta maaf kepada “siapa saja yang secara tidak sengaja menyebabkan perasaan tertekan”.”Kami memutuskan untuk mencabut aplikasi itu saat ini untuk pertimbangan lebih lanjut,” ucap direktur kebijakan amal, Joe Pakis, dalam sebuah pernyataan.
“Perhatian utama kami tertuju pada orang-orang yang mungkin sedang berjuang untuk mengatasi kondisi kesehatan mental mereka,” jelasnya. 
“Kami sangat menyadari bahwa berbagai informasi dan pendapat, yang beredar tentang Samaritans Radar, telah menciptakan keprihatinan dan kekhawatiran bagi sebagian orang dan kami ingin meminta maaf karena secara tidak sengaja telah menyebabkan perasaan tertekan,” imbuhnya. 
“Kami tidak bermaksud seperti itu,” terangnya. Dikutip dari BBC, Senin (10/11). 

Effendy Simbolon Sebut Inisial ‘M’ Mafia Migas Baru

Jakarta, Aktual.co — Politisi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengatakan idealnya kriteria Dirut Pertamina, harus memiliki Intregritas, memiliki kemampuan manajerial, teknis, dan yang terpenting tidak dapat dipengaruhi oleh orang yang berinisial ‘M’.
“Seharusnya Dirut itu meski sudah ideal, memiliki kemampuan manajerial, berintegritas yang baik, dan juga tidak bisa dikendalikan oleh mafia khususnya yang bernama ‘M’,” kata Effendi kepada awak media, di komplek parlemen, di Jakarta, Senin (10/11).
Menurut dia, tidak ada gunanya jika Dirut Pertamina memenuhi kriteria ideal, tetapi tetap menjadi ‘boneka’ kepentingan segelintir orang yang mencari keuntungan pribadi. Karenanya, sambungnya, jauh lebih penting orang yang tidak bisa dikendalikan, meski memenuhi kriteria ideal itu.
“Karena itu, tidak pernah ada, maka itu jauh lebih penting dari pada kita, lebih baik cari orang bodoh, tetapi tidak bisa dikendalikan oleh ‘M’ tadi,” seru dia.
Namun, ketika ditanya soal inisial ‘M’ yang suka mengendalikan Dirut Pertamina itu? Pria yang lama duduk di komisi VII DPR itu, hanya tertawa sembari menjawab ‘Mafia’.
“Maka untuk apa, untuk insinyur permigasan itu banyak di Indonesia. Tetapi selalu hanya jadi bonekanya si ‘M’ ini aja terus, untuk apa? Mendingan kita mencari yang ngedablek yang tidak bisa dikontrol dan dikendalikan si ‘M’ ini, ‘M’ itu kan mafia,” seru dia sembari tertawa.
Namun, dirinya juga tidak menampik, ketika sempat disinggung jika Rini Soemarno yang menjabat menteri BUMN, bukan orang Jusuf Kalla. Akan tetapi, orang yang berinisial ‘M’.
“Lebih pas lagi itu, your right, itu terjadi deal,” pungkasnya sembari tertawa dan mengakhiri sesi wawancaranya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Ramalan Cuaca Kota-kota Besar Indonesia Untuk Hari Ini

Jakarta, Aktual.co — Berikut ini adalah ramalan cuaca se-Indonesia berdasarkan informaasi yang dihimpun dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah kota-kota besar di Indonesia untuk hari Selasa (11/11).
Cuaca Hujan Ringan dengan suhu sekitar  22 – 36° akan terjadi di kota Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Batam, Padang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bengkulu, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, Gorontalo, Palu, Ternate, Ambon, Jayapura, Sorong, Biak, Manokwari, Mataram, Serang, Yogyakarta dan Surabaya.
Sementara cuaca Hujan Sedang dengan suhu 23 – 35° akan terjadi di kota Pontianak, Jakarta, Bandung dan Semarang.
Dan untuk kondisi cuaca Berawan dengan suhu sekitar 23 – 34° akan terjadi di kota Bandar Lampung, Manado, Makassar, Majene, Merauke, dan Denpasar.
Sedangkan cuaca Cerah Berawan dengan suhu sekitar 23 – 36° akan terjadi di sekitar kota Kendari, Kupang dan Sumbawa Besar.

Nasib Pemain dan Pelatih Arema Ditentukan Akhir November

Jakarta, Aktual.co — Nasib para pemain dan pelatih Arema Cronus, bakal dicoret atau dipertahankan untuk memperkuat tim pada kompetisi musim 2015, ditentukan pada akhir November ini, setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Media Officer Arema, Sudarmaji, mengatakan rencananya manajemen, pemain dan pelatih akan bertemu dan bertatap muka sekaligus evaluasi hasil kompetisi musim 2014 pada pekan ini juga.

Namun, katanya, untuk menentukan pemain siapa saja yang patut dipertahankan atau dicoret, tergantung rekomendasi dari pelatih, sedangkan pelatih tergantung manajemen.

“Kami masih menunggu hasil evaluasi dari tim pelatih. Dari evaluasi itulah kami akan menggelar rapat dan evaluasi total untuk mengambil tindakan selanjutnya, termasuk menentukan siapa saja pemain yang layak dipertahankan, tak terkecuali pelatih,” tegasnya di Malang, Jawa Timur, Senin (10/11).

Sementara Pelatih Arema, Suharno, mengaku dirinya saat ini masih dalam tahap menyusun laporan evaluasi sekaligus pertanggungjawaban.

“Tim pelatih akan berdiskusi untuk menentukan rapor pemain karena masing-masing pelatih punya catatan sendiri, lalu nanti akan kami gabung menjadi satu sebagai laporan resmi kepada manajemen,” ujar Suharno.

Sebenarnya, Suharno masih sangat ingin dipertahankan oleh Manajemen Arema untuk musim depan, sebab masih banyak yang ingin dilakukan demi prestasi Arema.

“Saya tidak tahu bagaimana nasib saya kelak di Arema, semuanya sudah ada yang mengatur dan yang jelas laporan ini harus diselesaikan secepatnya dan kalau nanti dipertahankan, dengan senang hati saya terima,” tegasnya.

Sebelumnya CEO Arema, Iwan Budianto menyampaikan jika komposisi tim tidak akan banyak berubah atau hanya sekitar 20 persen saja pemain yang dirombak, artinya 80 persen masih tetap dipertahankan untuk mengarungi kompetisi musim depan. Bahkan, ada kemungkinan tim pelatih pun juga akan dipertahankan.

Pada musim kompetisi 2014, kiprah Arema terhenti di babak semi final setelah dihentikan Persib Bandung di Stadion Jakabaring Palembang dengan skor 3-1, yang akhir tim asal Bandung itu melaju ke babak final dan merengkuh juara tahta tertinggi kompetisi di Tanah Air musim 2014.

Sementara runner up diraih Persipura Jayapura dan Arema berada di posisi ketiga bersama Pelita Bandung Raya (PBR) sebagai semifinalis.

Artikel ini ditulis oleh:

Info Cuaca Untuk Anda di Wilayah Jabodetabek

Jakarta, Aktual.co — Sebelum memulai hari ini, ada baiknya untuk mengetahui info tentang ramalan cuaca yang dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk hari Selasa (11/11), untuk wilayah Jabodetabek. 
Kepulauan Seribu di pagi hari akan berawan, di siang hari hujan ringan dan malam hari akan berawan.
Jakarta Utara di pagi hari akan berawan, di siang hari hingga malam hari akan mengalami hujan ringan.
Jakarta Pusat di pagi hari akan cerah berawan, di siang hari hingga malam hari akan hujan ringan.
Jakarta Selatan di pagi hari akan cerah berawan, di siang hari akan hujan sedang dan malam hari akan hujan ringan.
Jakarta Timur di pagi hari akan berawan, di siang hari hingga malam hari akan mengalami hujan ringan.
Jakarta Barat di pagi hari cerah berawan, di siang hari hujan sedang, di malam hari hujan ringan.
Depok di pagi hari cerah berawan, di siang hari hujan sedang, di malam hari hujan ringan.
Tangerang di pagi cerah berawan, di siang hari hujan sedang, di malam hari hujan ringan
Bekasi di pagi hari berawan, di siang hari hingga malam hari hujan ringan.
Bogor di pagi hari cerah berawan, di siang hari hujan sedang dan malam hari hujan ringan.

Berita Lain