12 April 2026
Beranda blog Halaman 42624

Kisruh PPP, Jokowi Lain Dimulut Lain Dihati

Jakarta, Aktual.co — Terkait kisruh PPP, Presiden Jokowi menunjukkan sikap lain di hati lain di mulut. Dalam foto yang diperoleh pertemuan yang dilakukan pada Rabu (15/10), Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair  didampingi Ketua DPP PPP Achmad Farial menemui Jokowi untuk memberikan informasi akan adanya Muktamar Islah PPP pada 30 Oktober 2014 mendatang.
Dalam pertemuan Jokowi menerima dengan hangat Mbah Moen, sampai-sampai Mbah Moen mendoakan Jokowi.
Namun, faktanya Presiden Jokowi memerintahkan Menkum dan HAM Yasonna H Laoly mengaku telah menyelesaikan konflik PPP dengan memberikan SK pengesahan terhadap kubu Romi.
Politisi PDIP ini mengatakan langkahnya mengesahkan kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy sebagai upaya menjalankan amanat Presiden Jokowi yang memintanya segera menyelesaikan masalah kepengurusan PPP agar tidak memperkeruh keadaan.
Hal itu sangat kontradiktif atas sikap ramah Jokowi saat menerima Mbah Moen.
Dari informasi yang digali Aktual.co, selain bertemu dengan Jokowi, Mbah Moen juga bertemu dengan Megawati. Dan Megawati merestui dan menginginkan bergandeng tangan dengan Mbah Moen bukan Romahurmuziy.
Megawati sendiri sangat nyaman dengan Mbah Moen karena ulama sepuh PPP. Sedangkan Romi lebih dekat dengan Wapres Jusuf Kalla.

Artikel ini ditulis oleh:

Achmad Hafisz Tohir Ketua Komisi VI DPR

Jakarta, Aktual.co — Rapat penentuan pimpinan komisi VI DPR yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto telah selesai dilakukan.
Dalam pemilihan pimpinan komisi VI DPR RI itu sendiri, Achmad Hafisz Tohir dari Fraksi PAN dipilih sebagai ketua komisi.
Sedangkan, posisi wakil ketua Komisi VI DPR diraih Dodi Reza Alex Noerdin (Golkar), Heri Gunawan (Gerindra), dan Azam Azman Natawijaya (Demokrat).
Dalam pemilihan pimpinan Komisi VI ini hanya dihadiri 28 anggota dari lima fraksi Koalisi Merah Putih. Rincian kehadiran Komisi VI ini adalah Golkar 8, Gerindra 7, Demokrat 5, PAN 5, PKS 3. Sementara dari fraksi PPP tidak ada satu pun hadir.

Artikel ini ditulis oleh:

IPO Soechi Lines Targetkan Modal Rp2,5 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pelayaran, PT Soechi Lines, Tbk hari ini melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Jumlah saham yang ditawarkan maksimal Rp2,5 miliar atau 30% dari seluruh jumlah saham dengan nilai per lembar saham Rp600-800.

“Itu harga yang kompetitif untuk calon investor dan intinya kami ingin berkembang,” ujar Go Damardi selaku Presiden Direktur di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (29/10).

Lebih lanjut dikatakan jika rencananya dana dari IPO yang terkumpul akan digunakan 50% untuk pembelian kapal melalui Entitas Anak guna memenuhi  kontrak-kontrak baru, 25% untuk pelunasan utang, dan 25% akan digunakan untuk modal kerja Entitas Anak.

Diketahui bahwa masa IPO ini akan dilakukan pada tanggal 24-26 November 2014 dan tanggal penjatahan 28 November 2014. Saham tersebut diharapkan dapat dicatat di Bursa Efek Indonesia pada 2 Desember 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Serah Terima Jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

Menteri ESDM baru Sudirman Said (kiri) SALING bertukar dokumen dengan Plt.Menteri ESDM Chairul Tanjung (kanan) dalam serah terima jabatan di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (29/10/2014). Menteri ESDM Sudirman Said menyatakan akan fokus kepada pengambilan keputusan strategis yang masih tertunda, serta akan berkoordinasi dengan dirjen serta pihak-pihak terkait untuk membicarakan alokasi subsidi BBM. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Badan Intelijen Korsel Tuding Korut Lakukan Penyadapan

Jakarta, Aktual.co — Korea Utara berusaha menyadap puluhan ribu ponsel di Korea Selatan tahun ini melalui aplikasi permainan.
Juru bicara Badan Intelijen Nasional Korsel mengatakan sekitar 20 ribu lebih ponsel pintar mungkin telah disadap oleh aplikasi yang telah dikirim ke situs Korea Selatan antara Mei hingga September.
Asisten Anggota Parlemen dari Partai Saenuri Lee Cheol-Woo, mengatakan,  Badan Intelijen Nasional Korsel telah bekerja sama dengan pemerintah dan pemilik situs untuk menghapus dan memblokir aplikasi yang menjadi alat penyadap. 
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan badan itu, terdapat lebih dari 75.000 upaya penyadapan oleh Korut terhadap instansi dan afiliasi Pemerintah Korsel dari 2010 hingga September tahun ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, para penyadap telah mengerahkan perangkat lunak dan virus yang dibawa melalui sejumlah email untuk menyerang jaringan-jaringan pada beberapa lembaga militer, bank komersial, instansi pemerintah, lembaga penyiaran televisi dan beberapa situs media Korea Selatan.
Berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan terkait serangan di dunia maya berskala besar, pelaku penyadapan tersebut berasal dari Korut.
Korut diyakini memiliki unit perang elit yang dijalankan melalui dunia maya dengan beranggotakan sedikitnya 3.000 personil, namun Korut membantah tuduhan tersebut dan menuduh balik Korsel yang membuat-buat insiden tersebut sebagai upaya meningkatkan ketegangan kedua negara.

Ingin Punya Anak, Pemulung Ini ‘Gagahi’ Anak Angkat

Malang, Aktual.co — Seorang pemulung berinisial Tmr (39) warga Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, terpaksa harus berurusan dengan polisi karena telah melakukan aksi pencabulan terhadap Mlt (16). Korban yang masih di bawah umur ini, tak lain adalah anak angkat Tmr yang sudah diadopsi sejak usia 3 bulan.
Kepala Bagian Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni menerangkan, tersangka sudah melakukan aksi bejatnya ini sebanyak 4 kali sejak awal Januari hingga Maret 2014.
“Awal kejadian pada tengah malam, saat korban tidur dibangunkan oleh tersangka lalu di ajak hubungan intim, tersangka mengancam korban akan bunuh diri bila tidak dilayani,” urainya.
Pada aksi pencabulan kedua, pertengahan Januari dan aksi ketiga pada Februari, tersangka melakukan pencabulan kembali. Namun, berbeda dengan aksi pertama, untuk aksi selanjutnya dia mengenakan kondom saat “mengeksekusi” korban.
“Aksi yang keempat kembali tersangka tidak menggunakan kondom kembali,” imbuhnya.
Tersangka berdalih, melakukan aksi cabul terhadap Mlt lantaran selama 17 tahun pernikahan dengan istrinya tidak mempunyai keturunan.
“Tersangka ini sudah izin ke istrinya agar punya keturunan dari anak angkatnya ini, dan istrinya menyetujui, itu dilakukan saat aksi pencabulan keduanya,” tuturnya.
Saat ini Mawar sedang hamil 6 bulan akibat perbuatan Tmr, namun, uniknya, istri tersangka ternyata juga sedang mengandung 4 bulan.
“Istrinya hamil, korban juga hamil, namun tersangka akan bertanggung jawab menikahi korban,” tandasnya.
Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 81 UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Berita Lain