Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali salat Jumat bareng di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2014). Prabowo dan SDA kompak mengenakan kemeja putih. Aktual/Ist
Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali salat Jumat bareng di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2014). Prabowo dan SDA kompak mengenakan kemeja putih. Aktual/Ist
Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali salat Jumat bareng di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2014). Prabowo dan SDA kompak mengenakan kemeja putih. Aktual/Ist
Bandung, Aktual.co — Banyak pendaki yang memandang sebelah mata gunung-gunung di daerah Bandung. Ada saja alasan yang dipakai sehingga gunung-gunung di Bandung menjadi prioritas kedua atau bahkan ketiga dalam setiap rencana pendakian.
Sebut saja gunung-gunung di Bandung yang tingginya tidak sampai 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sehingga, pendaki lebih memilih gunung lain di Pulau Jawa. Padahal, tidak ada aturan baku dan tertulis yang mengatakan, bahwa seorang pendaki dianjurkan mendaki gunung di atas ketinggian 3.000 meter diatas permukaan laut.
Alasan lain yaitu kurangnya literasi soal gunung-gunung di Bandung. Alhasil, wawasan publik soal gunung di Bandung pun minim.
Namun, hal itu tak berlaku bagi komunitas Jelajah Gunung Bandung (JGB). Sejak terbentuk, sekitar dua tahun lalu, JGB kerap berpetualang di gunung-gunung Bandung. Hingga akhirnya, JGB menggelar gathering.
Pepep, salah satu penggiat JGB mengatakan, gathering perdana JGB dilangsungkan tahun lalu, di Tegal Panjang. Nah, untuk gathering tahun ini, JGB mengambil lokasi di Gunung Kendang, Kabupaten Bandung. Acara tersebut digelar dua hari, mulai 10 hingga 11 Mei 2014.
Ngaruwat gunung menjadi penting di tengah massifnya eskplorasi gunung hutan menjadi budaya populer. Selain menjadi wadah silaturahmi penggiat alam bebas, gathering JGB II disisipi pemahaman soal konservasi. Jadi, naik gunung tidak sekedar naik, tapi juga harus melestarikan alam.
Di temu akbar JGB II, program konservasi dilakukan melalui bersih-bersih gunung. Jadi, tidak boleh ada sampah yang tertinggal. Semua harus dibawa kembali ke kota.
Capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai sepakat berkoalisi dengan memberikan dukungan terhadap pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano
Capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai sepakat berkoalisi dengan memberikan dukungan terhadap pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano
Capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai sepakat berkoalisi dengan memberikan dukungan terhadap pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano
Capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai sepakat berkoalisi dengan memberikan dukungan terhadap pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano
Capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai sepakat berkoalisi dengan memberikan dukungan terhadap pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano
Capres dari PDI Perjuangan Joko Widodo (kanan) bersama (kanan-kiri), Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mengangkat tangan saat pendeklarasian Capres Jokowi di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Ketiga partai sepakat berkoalisi dengan memberikan dukungan terhadap pencapresan Joko Widodo pada Pilpres 9 Juli mendatang. Aktual/Tino Oktaviano
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Anggoro menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang menghadirkan delapan saksi yang tiga orang berasal dari anggota DPR dan lima dari Departemen Kehutanan. Aktual/Tino Oktaviano
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Anggoro menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang menghadirkan delapan saksi yang tiga orang berasal dari anggota DPR dan lima dari Departemen Kehutanan. Aktual/Tino Oktaviano
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Anggoro menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang menghadirkan delapan saksi yang tiga orang berasal dari anggota DPR dan lima dari Departemen Kehutanan. Aktual/Tino Oktaviano
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Anggoro menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang menghadirkan delapan saksi yang tiga orang berasal dari anggota DPR dan lima dari Departemen Kehutanan. Aktual/Tino Oktaviano
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Anggoro menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang menghadirkan delapan saksi yang tiga orang berasal dari anggota DPR dan lima dari Departemen Kehutanan. Aktual/Tino Oktaviano
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan, Anggoro Widjojo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Anggoro menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang menghadirkan delapan saksi yang tiga orang berasal dari anggota DPR dan lima dari Departemen Kehutanan. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN yang juga calon presiden dari konvensi Partai Demokrat Dahlan Iskan (kiri) bersama Pakar Komunikasi Politik UI Effendi Gazali (kanan) menjadi pembicara dalam Diskusi Padepokan Demi Indonesia di Jakarta, Rabu (14/5). Diskusi tersebut mengangkat tema "Pilpres 2014 : Berkoalisi atau Berkualitas". Dahlan berharap, hasil konvensi besok berjalan sewajarnya dan tidak menyimpang dari hasil tiga lembaga survei yang sudah ditunjuk oleh panitia komite konvensi PD. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN yang juga calon presiden dari konvensi Partai Demokrat Dahlan Iskan (kiri) bersama Pakar Komunikasi Politik UI Effendi Gazali (kanan) menjadi pembicara dalam Diskusi Padepokan Demi Indonesia di Jakarta, Rabu (14/5). Diskusi tersebut mengangkat tema "Pilpres 2014 : Berkoalisi atau Berkualitas". Dahlan berharap, hasil konvensi besok berjalan sewajarnya dan tidak menyimpang dari hasil tiga lembaga survei yang sudah ditunjuk oleh panitia komite konvensi PD. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN yang juga calon presiden dari konvensi Partai Demokrat Dahlan Iskan (kiri) bersama Pakar Komunikasi Politik UI Effendi Gazali (kanan) menjadi pembicara dalam Diskusi Padepokan Demi Indonesia di Jakarta, Rabu (14/5). Diskusi tersebut mengangkat tema "Pilpres 2014 : Berkoalisi atau Berkualitas". Dahlan berharap, hasil konvensi besok berjalan sewajarnya dan tidak menyimpang dari hasil tiga lembaga survei yang sudah ditunjuk oleh panitia komite konvensi PD. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN yang juga calon presiden dari konvensi Partai Demokrat Dahlan Iskan (kiri) bersama Pakar Komunikasi Politik UI Effendi Gazali (kanan) menjadi pembicara dalam Diskusi Padepokan Demi Indonesia di Jakarta, Rabu (14/5). Diskusi tersebut mengangkat tema "Pilpres 2014 : Berkoalisi atau Berkualitas". Dahlan berharap, hasil konvensi besok berjalan sewajarnya dan tidak menyimpang dari hasil tiga lembaga survei yang sudah ditunjuk oleh panitia komite konvensi PD. Aktual/Tino Oktaviano
Menteri BUMN yang juga calon presiden dari konvensi Partai Demokrat Dahlan Iskan (kiri) bersama Pakar Komunikasi Politik UI Effendi Gazali (kanan) menjadi pembicara dalam Diskusi Padepokan Demi Indonesia di Jakarta, Rabu (14/5). Diskusi tersebut mengangkat tema “Pilpres 2014 : Berkoalisi atau Berkualitas”. Dahlan berharap, hasil konvensi besok berjalan sewajarnya dan tidak menyimpang dari hasil tiga lembaga survei yang sudah ditunjuk oleh panitia komite konvensi PD. Aktual/Tino Oktaviano
Dari kiri ke kanan, Kordinator Badan Pekerja Indonesia Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, Anggota DPD Dapil Jawa Tengah/Penggugat Hasil Pileg 2014 Poppy Dharsono, dan Ketua Komite I DPD Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat Alirman Sori menjadi pembicara dalam diskusi "Dialog Kenegaraan" di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Mereka menyoroti seputar potensi sengketa Pemilu Legislatif 2014 pasca pengumuman hasil Rekapitulasi Nasional oleh KPU serta dihubungkan dengan banyaknya pengaduan dan pengajuaan gugatan caleg ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas pelanggaran yang terjadi di sejumlah daerah. Aktual/Tino Oktaviano
Dari kiri ke kanan, Kordinator Badan Pekerja Indonesia Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, Anggota DPD Dapil Jawa Tengah/Penggugat Hasil Pileg 2014 Poppy Dharsono, dan Ketua Komite I DPD Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat Alirman Sori menjadi pembicara dalam diskusi "Dialog Kenegaraan" di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Mereka menyoroti seputar potensi sengketa Pemilu Legislatif 2014 pasca pengumuman hasil Rekapitulasi Nasional oleh KPU serta dihubungkan dengan banyaknya pengaduan dan pengajuaan gugatan caleg ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas pelanggaran yang terjadi di sejumlah daerah. Aktual/Tino Oktaviano
Dari kiri ke kanan, Kordinator Badan Pekerja Indonesia Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, Anggota DPD Dapil Jawa Tengah/Penggugat Hasil Pileg 2014 Poppy Dharsono, dan Ketua Komite I DPD Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat Alirman Sori menjadi pembicara dalam diskusi "Dialog Kenegaraan" di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Mereka menyoroti seputar potensi sengketa Pemilu Legislatif 2014 pasca pengumuman hasil Rekapitulasi Nasional oleh KPU serta dihubungkan dengan banyaknya pengaduan dan pengajuaan gugatan caleg ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas pelanggaran yang terjadi di sejumlah daerah. Aktual/Tino Oktaviano
Dari kiri ke kanan, Kordinator Badan Pekerja Indonesia Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, Anggota DPD Dapil Jawa Tengah/Penggugat Hasil Pileg 2014 Poppy Dharsono, dan Ketua Komite I DPD Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat Alirman Sori menjadi pembicara dalam diskusi "Dialog Kenegaraan" di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Mereka menyoroti seputar potensi sengketa Pemilu Legislatif 2014 pasca pengumuman hasil Rekapitulasi Nasional oleh KPU serta dihubungkan dengan banyaknya pengaduan dan pengajuaan gugatan caleg ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas pelanggaran yang terjadi di sejumlah daerah. Aktual/Tino Oktaviano
Dari kiri ke kanan, Kordinator Badan Pekerja Indonesia Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, Anggota DPD Dapil Jawa Tengah/Penggugat Hasil Pileg 2014 Poppy Dharsono, dan Ketua Komite I DPD Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Barat Alirman Sori menjadi pembicara dalam diskusi “Dialog Kenegaraan” di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). Mereka menyoroti seputar potensi sengketa Pemilu Legislatif 2014 pasca pengumuman hasil Rekapitulasi Nasional oleh KPU serta dihubungkan dengan banyaknya pengaduan dan pengajuaan gugatan caleg ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas pelanggaran yang terjadi di sejumlah daerah. Aktual/Tino Oktaviano