17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42887

Di Istana, Prabowo Sebut Hatta Rajasa Cawapresnya

Presiden SBY menerima Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Kantor Presiden, Selasa (13/5/2014) petang. Keduanya melaporkan tentang rencana koalisi untuk Pilpres 2014. Aktual/rusman/presidenri.go.id

Penjajakan Koalisi

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung (kiri) menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan), di kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Selasa (13/5/2014). Akbar mengaku pertemuan tersebut sebagai langkah awal penjajakan koalisi sebelum diputuskan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar pada pertengahan Mei 2014 mendatang. Aktual/Tino Oktaviano

Rapimnas LDII

Menteri Agama Suryadharma Ali didampingi Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Abdullah Syam, saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional LDII di Jakarta, Selasa (13/5/2014). Selain mengevaluasi kinerja organisasi, Rapimnas yang digelar menjelang pemilihan Presiden ini digunakan LDII untuk sekaligus menyampaikan aspirasi dan program kerja calon presiden. Aktual/Tino Oktaviano

Aksi Massa Dukung Joko Widodo – Ryamizard Ryacudu Capres 2014

Sejumlah massa yang tergabung dalam Anak Kandung Indonesia Beratu mendeklarasikan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) – Ryamizard Ryacudu di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (13/5/2014). Massa tersbut menilai Jika PDI Perjuangan menunjuk Riyamizard Riyacudu sebagai cawapresnya bersama Jokowi, adalah tepat. Karena sosok Riyamizard yang dibutuhkan Indonesia saat ini. Selain bersih, Riyamizard diklaim mampu mengayomi masyarakat Indonesia. Aktual/Tino oktaviano

KPK Periksa Gubernur BI

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, saat memenuhi panggilan KPK di Jakarta, Selasa (13/5/2014). Agus Martowardojo dipanggil sebagai saksi terkait kasus Hambalang. Aktual/Tino Oktaviano

Che Guevara, Tokoh Revolusioner Pengidap Penyakit Asma



Jakarta, Aktual.co —Che Guevara atau Ernesto Guevara Lynch de La Serna, lahir di Rosario, Argentina, 14 Juni 1928 seorang pejuang revolusi Marxis Argentina dan seorang pemimpin gerilya Kuba yang lahir  dari keluarga berdarah campuran Irlandia, Basque dan Spanyol.

Sejak usia dua tahun Che Guevara mengidap asma yang diderita sepanjang hidupnya. Karena itu keluarganya pindah ke daerah yang kering, yaitu daerah Cordoba.

Pendidikan dasar ia dapatkan sebagian dari ibunya, Celia de la Serna. Pada usianya yang begitu muda, Che Guevara telah menjadi seorang pembaca yang lahap. Ia rajin membaca literatur tentang Karl Marx, Engels dan Sigmund Freud yang ada di ruang makan di rumahnya.

Memasuki sekolah menengah pertama pada tahun 1941 di Colegio Nacional Dean Funess, di sekolah ini dia menjadi yang terbaik di bidang sastra dan olahraga.

Che Guevara tergerak hatinya oleh para pengungsi perang saudara Spanyol yang ada di rumahnya. Juga oleh rentetan krisis politik yang parah di Argentina.

Krisis ini memuncak di bawah pemerintahan diktator fasis kiri, Juan Peron, seorang yang ditentang oleh Guevara.

Berbagai peristiwa tertanam kuat dalam diri Guevara, ia melihat sebuah penghinaan dalam pantomim yang dilakoni di Parlemen dengan demokrasinya.

Maka muncul pulalah kebenciannya akan politisi militer beserta kaum kapitalis dan terutama kepada dolar Amerika Serikat, yang dianggap sebagai lambang kapitalisme.

Pada usianya yang ke 39 tahun Guevara harus mengakhiri perjuanganya, dia tertangkap oleh tentara Bolivia pada 8 Oktober 1967 yang kemudian dijatuhi hukuman tembak sehari setelah penangkapannya, tepatnya yaitu pada tanggal 9 Oktober 1967.

Kemudian pada tanggal 12 Juli 1997 jenazahnya dikuburkan kembali dengan upacara kemiliteran di Santa Clara, di provinsi Las Villas, di mana Guevara mengalami kemenangan dalam pertempuran ketika revolusi Kuba.

Che Guevara menjadi legenda. Ia dikenang karena keganasannya, penampilannya yang romantis, gayanya yang menarik, sikapnya yang tak kenal kompromi dan penolakan atas penghormatan berlebihan atas semua reformasi murni dan pengabdiannya untuk kekejaman dan sikapnya yang flamboyan.

Ia juga idola para pejuang revolusi dan bahkan kaum generasi muda tahun 1960-1970 atas tindakan revolusi yang berani yang tampak oleh jutaan orang muda sebagai satu-satunya harapan dalam perombakan lingkup borjuis kapitalisme, industri dan komunisme.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Berita Lain