3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42961

Peringatan Hari AIDS Internasional

Sejumlah Masyarakat melakukan kampanye saat memperingati Hari AIDS Sedunia di Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (1/12/2013). Persatuan Anggota Muda Obstetri dan Ginekologi (PAOGI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menggelar berbagai acara seperti pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat umum dan pengumpulan donasi untuk program pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Aktual/Tino Oktaviano

Masyarakat Serbu SPBU untuk Pasang RFID

Petugas PT Pertamina (persero) memasang radio frequency identification (RFID) gratis di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2013). PT Pertamina (Persero) menargetkan pemasangan alat monitor bahan bakar minyak di Jakarta selesai pada Desember ini. sudah ada 53 SPBU di Jakarta yang melayani pemasangan RFID. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ternyata baru 1 persen atau sekitar 40.000 unit dari 4 juta target kendaraan di seluruh DKI Jakarta yang terpasang RFID. Aktual/Tino Oktaviano

Jakarta International Kite Festival

Seorang peserta menerbangkan layang-layang saat mengikuti acara Jakarta International Kite Festival XIX di Lapangan sektor timur, Monas, Jakarta, Sabtu (30/11/2013). Jakarta Festival Layang-layang bertaraf internasional ke 19 kembali hadir tahun ini. Dengan bertemakan “Jakarta Baru Jakarta Kita” Acara ini menghadirkan 150 pelayang berasal dari 15 provinsi di Indonesia dan 18 negara. Selain itu pengunjung dapat mengikuti workshop pembuatan layangan dari kertas dan plastic bekas. Aktual/Tino Oktaviano

Partai yang Bernuansa Islam Bisa Raih 25 Persen Suara

Dari kiri ke kanan, Budayawan Ridwan Saidi, Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini, Sekjen PPP Romahurmuziy, Ketua DPP Hanura Saleh Husin, Pengamat Politik Universitas Mercu Buana Heri Budianto dan Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait, saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk “Nasib Parpol Nasionalis & Parpol Agamis di Pemilu 2014” Cikini, Jakarta, Sabtu (30/11). Koalisi partai Islam bisa meraih 25 persen suara pada Pemilu 2014. Lima partai tersebut adalah Partai Keadilan Sosial, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Aktual/Tino Oktaviano

Megawati dan Jokowi Jawab Tantangan Kepemimpinan Menuju Bangsa Pemenang

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri (dua kanan), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri), dipersilahkan duduk oleh Ketua Dewan Guru Besar UI Prof Dr dr Biran Affandi SpOG (kanan) saat akan menjadi pembicara dalam Serial Seminar Dewan Guru besar Universitas Indonesia (DGB UI) yang bertajuk ‘Indonesia Menjawab Tantangan Kepemimpinan Menuju Bangsa Pemenang’ di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Sabtu (30/11/2013). Selain Megawati, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo juga turut menjadi pembicara dalam seminar tersebut. Seminar itu dilaksanakan sejak 26 November hingga 30 November 2013. Aktual/Tino Oktaviano

Dahlan, Gita Adu Gagasan Di UI



Jakarta, Aktual.co —Dewan Guru Besar Universitas Indonesia kembali menghadirkan tokoh-tokoh nasional dalam perhelatan seminar yang bertema “Indonesia Menjawab Tantangan : Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang”. Pada kesempatan kali ini, tokoh yang dihadirkan merupakan peserta konvensi Partai Demokrat yaitu  Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.
Dalam materi pidatonya Dahlan menyoroti tentang rumitnya birokrasi di Indonesia, birokrasi yang panjang dan berbelit justru yang menghambat pembangunan di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan Dahlan untuk menyederhanakan birokrasi guna mempercepat pembangunan, tetapi tindakanya tersebut terbentur dengan peraturan. 
Mantan Dirut PLN itu juga berencana mengembangkan listrik biomass untuk daerah-daerah terpencil di Indonesia. Proyek biomass tidak akan dikerjakan oleh PLN, karena menurut Dahlan, PLN sudah terlalu besar tanggung jawabnya. Kelebihan listrik berbasis biomass ini menjadikan masyarakat tidak hanya sebagai konsumen melainkan juga sebagai produsen.
Materi pidato Gita Wirjawan lebih menitik beratkan pada mental rakyat Indonesia dan ekonomi Indonesia kedepan. “Mental bangsa Indonesia sebagai bangsa pemenang harus ditanamkan pada rakyat Indonesia, supaya tidak minder dalam komunitas Internasional. Faktor yang membuat rakyat Indonesia kurang percaya diri dikarenakan dompetnya tidak ada isinya,” Ujar Gita dengan nada semangat. 
Gita juga memaparkan potensi ekonomi Indonesia kedepan, dalam 20 tahun mendatang kekuatan ekonomi Indonesia akan berada pada tingkat 7 besar dunia. Dengan posisinya itu, Indonesia akan mampu mempengaruhi geo politik Internasional. 
Mantan Banker itu juga menyinggung tentang persepsi masyarakat yang menuduh dirinya neolib, padahal sebenarnya dia kena getahnya saja. “Kebutuhan daging sapi dan kedelai yang tidak mampu dipenuhi produksi dalam negeri, sehingga terpaksa harus impor untuk stabilitas harga,” Jelas Gita.

Berita Lain