12 April 2026
Beranda blog Halaman 430

Pasca Rapimnas, Bahlil Ungkap Golkar Bahas Dua Poin Penting

Jakarta, aktual.com – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menjelaskan saat ini pihaknya membahas dua poin penting dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar tahun 2025.

Salah satu poin pembahasan yang cukup krusial yakni mendukung penuh pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Target besar yang pertama adalah mendukung pemerintahan Pak Prabowo-Gibran dengan baik dengan program-programnya,” kata Bahlil usai membuka Rapimnas I Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/12).

Target tersebut, menurut Bahlil, harus direalisasikan dengan serius mengingat Golkar juga berada di dalam kumpulan partai koalisi pemerintah.

Dukungan itu bisa dilakukan dari jalan eksekutif yakni membantu kerja presiden dan legislatif yakni dengan mengawasi kinerja pemerintah.

Pembahasan ke dua, lanjut Bahlil, yakni soal persiapan Partai Golkar dalam kontestasi pemilu 2029 mendatang.

Dia menjelaskan, Golkar sudah menetapkan target-target kemenangan yang harus dicapai saat pemilu. Salah satunya yakni meningkatkan jumlah pendapatan jumlah kursi di legislatif.

“Kita sedang melakukan konsolidasi untuk meningkatkan persiapan agar pemilu 2029 kita bisa menambah kursi yang sekarang 102 bisa di atas 102 itu,” kata dia.

Bahlil melanjutkan, pembahasan dua poin itu akan dilakukan langsung di depan ratusan kader yang hadir pada Rapimnas I hari ini.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan seluruh jajaran Partai Golkar dapat menyatukan semangat dan visi untuk memastikan pemerintahan berjalan dengan kondusif dan berpihak kepada rakyat.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Menantu Donald Trump Rencanakan Rekonstruksi Gaza Jadi Resor Futuristik

Moskow, aktual.com – Menantu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jared Kushner, bersama utusan khusus AS Steve Witkoff, telah mempresentasikan draf rencana rekonstruksi Gaza berupa resor futuristik kepada para calon investor, demikian dilaporkan The Wall Street Journal.

Cetak biru resor futuristik yang diberi nama “Project Sunrise” disusun oleh Kushner dan Witkoff, berpotensi membuat Washington menanggung sekitar 20 persen dari sebagian biaya rekonstruksi Gaza selama periode sepuluh tahun, tulis surat kabar tersebut pada Jumat (19/12).

“Project Sunrise” menggambarkan Gaza sebagai sebuah kota metropolis berteknologi tinggi dengan resor mewah di tepi pantai, jalur kereta cepat, serta jaringan pintar yang dioptimalkan dengan kecerdasan buatan (AI).

Namun, draf rencana rekonstruksi tersebut tidak menyebutkan di mana 2 juta warga Palestina akan tinggal selama proyek berlangsung, menurut laporan surat kabar itu.

Kushner dan Witkoff disebut telah mempresentasikan draf proyek tersebut kepada para investor potensial dan pemerintah asing, termasuk Turki dan Mesir, tambah The Wall Street Journal.

Pada November, ekonom dari Unit Bantuan bagi Rakyat Palestina di Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), Rami Alazzeh, mengatakan bahwa proses pembersihan wilayah Jalur Gaza dari amunisi yang belum meledak dapat memakan waktu hingga 10 tahun.

Jika pembersihan puing-puing dilakukan pada kecepatan yang sama, dibutuhkan sekitar 22 tahun untuk sepenuhnya menyingkirkan puing-puing di Jalur Gaza, ujar koordinator program UNCTAD yang mendukung rakyat Palestina, Mutasim Elagraa.

Pada Oktober, Perwakilan Khusus Program Pembangunan PBB (UNDP) untuk Program Bantuan bagi Rakyat Palestina, Jaco Cilliers, mengatakan bahwa berdasarkan perkiraan UNDP, sedikitnya 50 juta ton puing harus dipindahkan dari Gaza.

Dia juga mengatakan bahwa rekonstruksi Jalur Gaza akan memerlukan dana sekitar 70 miliar dolar AS (sekitar Rp1.168 triliun).

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kolaborasi Misi Kemanusiaan, Sachrudin Lepas Tim Gabungan Pemkot dan Masyarakat ke Sumatera

Tangerang, aktual.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberangkatkan 59 personel Tim Bantuan Penanganan Bencana ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Tim gabungan yang terdiri dari personel Pemkot Tangerang dan relawan Lintas Komunitas Kota Tangerang ini diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan 12 kendaraan roda empat.

Pelepasan tim dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, dalam Apel Pelepasan Tim Bantuan Penanganan Bencana Sumatera di Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (19/12/2025).

Tim akan bertugas selama 14 hari, mulai 19 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pada penanganan kebencanaan serta penyaluran bantuan logistik dan bantuan tunai yang dihimpun dari Pemkot dan masyarakat Kota Tangerang.

Dalam arahannya, Sachrudin, menegaskan bahwa misi ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas antar sesama anak bangsa.

“Kolaborasi Pemkot dan masyarakat ini menunjukkan bahwa Kota Tangerang siap hadir, bergerak, dan berbagi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.

Sachrudin, juga mengapresiasi dedikasi seluruh personel serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, dan kekompakan selama bertugas.

“Dengan tim yang lengkap, terpadu, dan kompak, kita dapat memberikan bantuan secara menyeluruh, mulai dari penanganan kebencanaan hingga pendampingan sosial,” imbuhnya.

Ia juga turut mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat gotong royong.

Salah seorang relawan Lintas Komunitas Kota Tangerang, Inong, menyampaikan rasa syukurnya dapat terlibat langsung dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat bergabung dalam tim gabungan ini. Semoga kehadiran kami dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Ketua Yayasan Shakira Ramadan Kota Tangerang.

Sebagai informasi, tim ini merupakan lintas sektor, terdiri dari personel BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Sosial beserta TAGANA, BAZNAS Kota Tangerang, serta berbagai organisasi dan kelompok relawan masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

KJRI Turun Tangan, Pelajar Indonesia di Yordania Tetap Jalani Proses Hukum

Jakarta, aktual.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia disebut telah melakukan pendampingan dalam kasus penangkapan pelajar Indonesia berinisial KL di Yordania. Upaya yang dilakukan mencakup penyusunan laporan, kunjungan ke rumah keluarga, hingga pengiriman nota diplomatik kepada otoritas setempat.

Rita Endrawati, ibu dari KL, mengatakan perwakilan Indonesia telah bergerak sejak keluarga melaporkan penangkapan tersebut. “Mereka datang ke rumah dan bantu buat laporan,” ujar Rita.

Ia menyebut telah ada nota diplomatik yang dikirimkan, meski dirinya tidak mengetahui secara rinci tindak lanjutnya.
Meski demikian, Rita menilai ruang gerak KJRI dan KBRI terbatas oleh prosedur dan kewenangan.

Ia menggambarkan proses koordinasi yang berlapis antara perwakilan di luar negeri, Kementerian Luar Negeri, hingga instansi lain di dalam negeri yang membuat perkembangan perkara berjalan lambat. Rita menegaskan anaknya masih di bawah umur dan menimbang kondisi korban yang butuh perhatian khusus, memohon untuk lebih cepat tanggap.

Kondisi psikologis KL disebut terus menurun selama masa penahanan, sementara kunjungan hanya bisa dilakukan dua kali dalam sepekan. Rita juga menyampaikan kondisi kesehatan anaknya yang sempat mengalami kejang dan tremor.

Laporan kesehatan telah dikirimkan sejak awal penahanan, namun penanganan medis baru diberikan setelah kondisinya memburuk. Saat ini KL masih menjalani pengobatan.

Terkait kelanjutan perkara, Rita mengatakan jika proses berjalan baik, kasus tersebut diperkirakan dapat selesai pada akhir Maret 2025. Ia berharap pendampingan dari perwakilan Indonesia terus diupayakan secara maksimal dan tidak berhenti pada prosedur administratif.

“Jadi ya gimana, tolong lah jangan hanya diberi jawaban menunggu,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Pengamat: Anies Gabung Ormas Gerakan Rakyat, Sinyal Curi Start Pilpres 2029

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat wawancara doorstop di sela-sela acara talkshow Belfos 4.0 bertajuk "Kepemimpinan Revolusioner di Tengah Globalisasi", di Jakarta, Sabtu (11/1/2025).
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat wawancara doorstop di sela-sela acara talkshow Belfos 4.0 bertajuk "Kepemimpinan Revolusioner di Tengah Globalisasi", di Jakarta, Sabtu (11/1/2025).

Jakarta, Aktual.com — Bergabungnya Anies Baswedan sebagai anggota kehormatan Ormas Gerakan Rakyat dinilai sebagai langkah strategis untuk mencuri start menuju Pilpres 2029. Manuver ini dibaca sebagai upaya Anies membangun daya tawar politik lebih awal, di tengah semakin sempitnya ruang politik bagi figur di luar lingkaran koalisi besar partai.

Pengamat politik Arifki Chaniago menilai, keputusan Anies masuk ke ormas bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan sinyal kesadaran politik agar tidak mengulang pengalaman sebelumnya: kuat secara elektoral, tetapi lemah secara struktural.

“Ini langkah sadar bahwa politik Indonesia tetap bertumpu pada tiket partai. Anies sepertinya belajar dari pengalaman Pilkada Jakarta 2024, di mana ia kandidat kuat, tetapi gagal maju karena tidak mendapat dukungan partai,” ujar Direktur Eksekutif Aljabar Strategic itu, Jumat (19/12).

Menurut Arifki, keberadaan ormas dapat menjadi alat bargaining Anies dengan partai politik. Dengan membawa basis massa dan struktur sendiri, Anies tidak lagi hadir sebagai figur yang menunggu diusung, melainkan sebagai aktor yang memiliki nilai tukar politik.

“Ormas memberi posisi tawar. Anies bisa datang ke partai dengan kekuatan nyata, bukan sekadar popularitas personal,” jelasnya.

Lebih jauh, Arifki menilai ormas tersebut juga membuka opsi berkembang menjadi partai politik. Meski berisiko dan membutuhkan biaya politik tinggi, langkah itu dinilai sebagai skenario darurat jika pintu partai benar-benar tertutup.

Langkah Anies ini juga dinilai berkaitan dengan menguatnya wacana koalisi permanen antarpartai besar. Jika skema tersebut terwujud, ruang bagi tokoh di luar koalisi akan semakin sempit dan berpotensi membuat Anies kembali “puasa politik” di Pilpres mendatang.

“Koalisi permanen adalah alarm bagi figur non-elite parpol. Jika Anies tidak bergerak sekarang, ia bisa kembali berada di luar gelanggang bukan karena kalah suara, tetapi karena tidak punya kendaraan,” tegas Arifki.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa ormas bukan pengganti partai dalam sistem pemilu Indonesia. Tanpa arah politik yang jelas dan strategi jangka panjang, ormas berpotensi berhenti sebagai simbol konsolidasi loyalis semata.

“Ini langkah awal yang rasional. Namun efektivitasnya ditentukan oleh apakah ormas ini benar-benar menjadi alat tawar politik, atau hanya ruang konsolidasi pendukung,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Bongkar Praktik Mata Elang Digital! Komdigi Tindak Aplikasi Diduga Jual Data Nasabah

Jakarta, Aktual.com — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan data nasabah pembiayaan kendaraan bermotor yang beredar melalui aplikasi digital. Hingga saat ini, delapan aplikasi telah diajukan untuk penghapusan (delisting) dari platform digital karena diduga menyebarkan data objek fidusia secara tidak sah.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa langkah tegas tersebut diambil setelah dilakukan penelusuran terhadap praktik aplikasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas mata elang digital.

“Komdigi telah mengajukan permohonan penghapusan (delisting) terhadap delapan aplikasi digital yang berkaitan dengan praktik mata elang kepada pihak platform digital terkait, yakni Google. Saat ini, enam aplikasi di antaranya sudah tidak aktif dan dua aplikasi lainnya masih dalam proses,” ujar Alexander di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Alexander menjelaskan, aplikasi mata elang—seperti BESTMATEL—bekerja sebagai alat pendukung bagi debt collector untuk melacak kendaraan kredit bermasalah. Aplikasi tersebut memindai nomor polisi secara real time melalui basis data perusahaan pembiayaan, lalu membantu proses identifikasi, pengintaian, hingga penarikan kendaraan di lapangan.

“Data yang diproses mencakup informasi debitur, kendaraan, hingga ciri-ciri fisik, sehingga berpotensi melanggar prinsip perlindungan data pribadi,” ujarnya.

Terkait dugaan penjualan dan penyalahgunaan data nasabah pembiayaan kendaraan bermotor, Komdigi menegaskan penanganan dilakukan sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.

“Proses penindakan dilakukan melalui tahapan pemeriksaan, analisis, serta rekomendasi pemutusan akses atau penghapusan aplikasi berdasarkan surat resmi dari instansi pengawas sektor terkait, seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia,” jelas Alexander.

Ia menambahkan, untuk aplikasi lain yang belum diturunkan, saat ini masih dilakukan proses verifikasi lanjutan oleh pihak platform digital. Komdigi juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga keamanan ruang digital, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan komunikasi digital selama periode libur Nataru.

“Kami berkomitmen memastikan ruang digital tetap aman serta melindungi masyarakat dari praktik penyalahgunaan data pribadi dan aktivitas ilegal,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Berita Lain