6 April 2026
Beranda blog Halaman 43030

Gasak Uang di Bank, Perampok Tunggu Polisi Menangkapnya

Jakarta, Aktual.co — Seorang tersangka perampok yang masih memiliki hati nurani menunggu pihak kepolisian untuk datang dan membekuknya di luar gedung sebuah bank di negara bagian Washington setelah menjalankan aksinya.
Pria berusia 64 tahun itu terlihat berjalan keluar dari Bank Banner di Bellingham sambil memegang uang hasil rampokannya dan menunggu polisi datang menangkapnya.
“Tersangka perampok yang kemudian diketahui namanya Richard Gorton, pada Selasa, terlihat masuk ke dalam Bank Banner dan memberikan secarik pesan kepada teller bank meminta uang tunai,” ujar juru bicara kepolisian Bellingham seperti dilansir Reuters, Rabu (15/10).
Gorton kemudian mengambil uang tunai yang diterima dari teller bank tersebut kemudian pergi keluar, namun bukannya meninggalkan lokasi kejahatannya, Gorton masih terlihat di luar gedung.
“Dia mengaku kepada petugas kepolisian bahwa ia telah melakukan sebuah tindak kejahatan dan menunjukkan bahwa ia menjadi sangat menyesal setelah ia berjalan keluar dari bank, “kata seorang polisi.
Petugas Polisi tersebut menambahkan bahwa Gorton memutuskan untuk menunggu polisi daripada lari dengan uang tunai hasil rampokannya.
Perampok sadar itu kemudian menghadapi tuduhan perampokan tingkat pertama dan ditahan di penjara Whatcom County untuk menunggu dakwaan.
Namun, jumlah uang yang berhasill dirampok oleh Gorton masih belum bisa diungkapkan oleh pihak kepolisian setempat.

Berbahaya bagi Orang Sekitar, Game Online Picu “Bullying” pada Anak

Jakarta, Aktual.co — Mungkin sebagian dari orangtua yang memiliki anak pecinta gamers, harus mulai memperhatikan game apa yang sering dan sedang anak Anda mainkan. Karena ini sangat berpengaruh dengan kondisi mental sang anak. 
Akhir-akhir inipun marak sekali peredaran game online yang mengandung unsur kekerasan yang mulai mempengaruhi sifat anak. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, game online tersebut memicu tindakan bullying pada anak.
Komisioner KPAI, Susanto, menjelaskan bahwa “Beragam game bermuatan kekerasan di dunia maya memicu anak melakukan tindakan serupa. Apalagi bagi anak-anak yang sudah mengalami adiksi game kekerasan, tentu akan sangat berbahaya. Bukan hanya dirinya, tetapi juga bagi orang sekitar.”
Untuk itu pemerintah diharuskan untuk tegas dalam menangani hal tersebut terhadap beredarnya game bermuatan kekerasan yang beredar secara bebas di internet. 
“Pemerintah juga perlu segera membuat kebijakan untuk mendorong pelibatan semua stakeholder mulai dari pengusaha, seniman, teknolog, akademisi, hingga mahasiswa untuk bersama-sama menyajikan karya-karya game kreatif berkonten pendidikan karakter,” imbuh Susanto.
Pemerintah harus bertindak cepat, karena jika tidak segera dilakukan, kita akan kehilangan masa depan generasi bangsa. Lebih baik meminimalisir hal-hal negatif seperti bullying pada anak.
Pihak KPI pun sudah mengambil langkah setelah beredarnya video kasus bullying yang dialami seorang murid perempuan di Sekolah Dasar (SD) di Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Kasus tersebut merupakan bagian terkecil dari fenomena yang ada, terlebih lagi kasus tersebut terjadi di sekolah yang notabene seharusnya bebas dari bullying.
“Sekolah harus membangun suasana belajar yang menyenangkan dan ramah untuk semua anak,” tegas Susanto kembali.
Maka dari itu orangtua harap waspada dan tegas pula terhadap anak-anak yang mungkin sedang terlena akan game yang dapat meruksak masa depannya.

KMP Akan Maksimalkan Potensi Sebagai Penyeimbang

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golongan Karya (Golkar), Akbar Tandjung (kedua kanan), Wakil Ketua DPR dari PKS, Fahri Hamzah (tengah), Tokoh aktivis Malari Hariman Siregar (kedua kanan) dan Aktivis 98 Bursa Zarnubi (kiri), saat diskusi seputar kepemimpinan Jokowi – JK di kantor Indonesia Democracy Monitor (INDEMO), Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2014). Akbar Tandjung mengatakan, hiruk pikuk pilpres Indonesia harus menjadi pelajaran bagi bangsa. Terjadinya hiruk pikuk tersebut karena calon presiden hanya ada dua. Sejak awal sudah head to head. Dan ada nuansa masyarakat terbelah. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Effendi Gazali: Warga Jakarta Kecewa Ditinggal Jokowi, Tapi..

Jakarta, Aktual.co —Pakar komunikasi politik, Effendi Gazali menilai banyak pihak yang tidak puas dengan dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di DKI Jakarta.
Ketidakpuasan, menurutnya, mencuat lantaran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang diharapkan memimpin selama lima tahun, ternyata akhirnya harus terpotong jadi dua tahun saja karena terpilih jadi presiden.
“Dengan agak jujur orang kurang cukup puas,karena kan orang mengharapkan mereka bisa menjabat selama 5 tahun, tapi lalu terpotong untuk naik tingkat nasional,” kata Effendi saat ditemui di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Rabu (15/10).
Meski kecewa, namun dia menilai sebagian masyarakat Jakarta juga membuktikan kerelaannya ditinggalkan Jokowi, yang terbukti dengan menangnya pasangan Jokowi- JK di Jakarta sebagai presiden terpilih. 
“Ketika ada pemilu dan di Jakarta juga menang, itu membuktikan orang merelakan (Jokowi),” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Antisipasi Banjir, Dua Waduk di Jakbar Dikeruk

Jakarta, Aktual.co — Dua waduk di Jakarta Barat, yaitu Waduk Peternakan Cengkareng dan Wijaya Kusuma Grogol dikeruk untuk mengantisipasi banjir.

“Waduk peternakan sudah pernah dikeruk, namun sekarang kembali dikeruk untuk mencegah banjir, sedangkan Waduk Wijaya Kusuma baru tahun ini dikeruk,” kata Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Barat, Pamudji di Jakarta, Rabu (15/10).

Dia menambahkan Jakarta Barat memiliki sembilan waduk yang seluruhnya berpotensi menimbulkan banjir bila tidak dalam kondisi normal. Karena itu, waduk-waduk itu harus dijaga agar tidak rusak, tidak tersumbat dan tidak dangkal.

Sedangkan kawasan yang paling rawan banjir berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya pada saat musim hujan berada di Kebon Jeruk, depan Kampus Trisakti, Jalan Arjuna Utara dan Tegal Alur Kalideres.

“Banjir di Tegal Alur itu paling sulit dikendalikan karena dipengaruhi air laut pasang,” ujarnya.

Selain melakukan pengerukan pada waduk, lanjutnya, upaya untuk mengantisipasi banjir juga dilakukan dengan membenahi saluran penghubung air dan pemeliharaan saluran lokal dalam rangka peningkatan kapasitas pendistribusian air.

“Usaha yang kami lakukan berdasarkan hasil kajian sudah cukup maksimal, namun kami tidak dapat menjamin banjir tidak terjadi lagi. Hasil kerja kami dapat dibuktikan pada musim hujan yang diperkirakan mulai terjadi pada akhir Oktober 2014,” ucapnya.

Pamudji mengemukakan seluruh kawasan yang rawan banjir dihuni oleh ribuan penduduk. Kawasan rawan banjir yang paling padat penduduk di RW 5 Kedoya Selatan Kecamatan Kebon Jeruk.

“Kami imbau warga mewaspadai banjir yang terjadi pada musim hujan, meski upaya pencegahan banjir sudah dilakukan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jelang Lengser, SBY Berkunjung ke Akmil Magelang

Jakarta, Aktual.co —  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelang berakhir masa jabatannya akan mengunjungi Akademi Militer (Akmil) Magelang yang telah mencetak dirinya menjadi perwira TNI Angkatan Darat.
Kepala Penerangan Hubungan Masyarakat Akmil Letkol Inf T. Gultom di Magelang, Rabu, mengatakan Presiden SBY akan berkunjung ke almamaternya di Akmil pada Jumat (17/10). “Beliau adalah alumnus terbaik Akmil 1973,” katanya.
Ia menuturkan saat berkunjung ke Akmil Presiden dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan jajaran TNI Kodam IV/Diponegoro dan para undangan lainnya.
Selain itu, Komandan Divisi Korps Taruna 1973 ini juga akan bernostalgia untuk memainkan genderang marching band Genderang Seruling Canka Lokananta Taruna Akmil.
Presiden juga akan meresmikan Museum Paviliun 5 di kompleks Akmil yang berisi koleksi sejumlah perlengkapan yang pernah digunakan Susilo Bambang Yudhoyono saat menjadi taruna Akmil.
“Sebagai taruna terbaik berhak menempati paviliun tersebut dan kini dijadikan Museum Paviliun 5,” katanya.
Berdasarkan pantauan, sejumlah petugas sedang menata ruang yang akan dijadikan museum tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain