1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 43580

Anggota DPR Malas Paripurna

Seorang anggota DPR asyik menelepon diantara puluhan bangku kosong, saat Rapat Paripurna, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/5). Paripurna yang membahas diantaranya mengenai pokok pembicaraan pendahuluan RAPBN tahun anggaran 2014, laporan Komisi V, Komisi XI dan Banggar soal hasil pembahasan penghapusan piutang secara bersyarat pada lima Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Mendengarkan pendapat fraksi dan pengambilan keputusan terhadap RUU usul inisiatif Baleg tentang Keuangan Negara menjadi UU DPR, hanya dihadiri 388 orang dari total Dari total 560. Aktual/Tino Oktaviano

PGSI Mendesak Presiden Evaluasi Kinerja Mendiknas

Sejumlah guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), melakukan aksi di gedung Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta, Senin (20/5). Dalam Rangka memperingati Hari kebangkitan Nasional para guru tersebut mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengevaluasi kinerja Menteri pendidikan nasional. Aktual/Oke Dwi Atmadja

Mengunjungi instalasi pengelolaan air bersih (IPA) I Palyja

Sejumlah siswa Sekolah Dasar menyaksikan salah satu proses di pusat instalasi pengelolaan air (IPA) I Palyja di Pejompongan, Jakarta, Jumat (17/5). Kunjungan para siswa SD tersebut untuk memperkenalkan pengelolaan air bersih dan meningkatkan kesadaran air bersih serta konservasinya sejak dini. Aktual/Tino Oktaviano

Peluncuran Mobile Refueling Unit

Dirut PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Hendi Prio Santoso (ujung kiri) dan Menteri ESDM Jero Wacik (tengah) melambaikan tangan saat peluncuran Mobile Refueling Unit (MRU) disela-sela HUT dari PGN di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (19/5). MRU merupakan fasilitas pengisian bahan bakar gas (BBG) yang dapat berpindah lokasinya sehingga dapat menjadi solusi pengisian BBG yang sering terkendala jarak dan lahan pembangunan. Aktual.co

Perusahaan Gas Negara Meluncurkan Mobile Refueling Unit di HUT Ke – 48

Jakarta, Aktual.co —  PT PerusahaanGas Negara (Persero) (PGN), Minggu 19 Mei 2013 telah melakukan penandatanganannota kesepahaman kerjasama pemanfaatan gas bumi dengan sejumlah lembagapemerintah dan swasta. Serta peluncuran 2 unit Mobile Refueling Unit (MRU) ataumobil pengisian bahan bakar gas secara mobile diluncurkan ditengah HUT PGN ke –48. Meski diluncurkan hari ini, operasional kendaraan itu baru dilakukantanggal 22 Juni 2013 bertepatan dengan HUT DKI Jakarta.

Penandatanganankerjasama dihadiri oleh Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso, Menteri ESDMJero Wacik, Sekretaris Jenderal Kementrian ESDM Waryono Karno dan Dirut PerumnasHimawan Arief Sugoto. Hendi Prio Santoso dalam sambutannya menjelaskan kerjasamaini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi diIndonesia. Kesepakatan ini merupakan komitmen PGN yang bersinergi denganberbagai pihak untuk perluasan pemanfaatan gas bumi dalam negeri sertamendukung Pemerintah dalam program konversi BBM ke BBG untuk transportasi.
Di sisi lain, tahun ini,wilayah Jabodetabek ditargetkan memiliki sekitar 20 SPBG guna meningkatkanprogram konversi BBM ke BBG. Saat ini, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG)yang sudah terbangun di Jakarta ada sembilan unit. Rencananya, Pertamina akanmembangun 2 SPBG tahun ini dengan dana sendiri, kemudian dengan APBN sekitar sembilanunit. Artinya, total SPBG yang akan dibangun tahun ini sekitar 11 unit.

Bupati Bojonegoro : Menyusun Satu Sinergi Migas Pemerintah dan Masyarakat

Jakarta, Aktual.co — Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, MSi menyatakan Regulasi Migas dirasa sudah cukup hanya perlu melaksanakan pengujian secara lokal dan nasioal. Regulasi perlu diukur efektifitasnya untuk menyelesaikan permasalahan sosial. Pemerintah daerah perlu melibatkan masyarakat dalam proses industri Migas.

Blok Cepu adalah ujian pertama bagi Bojonegoro terutama setelah reformasi. Blok Cepu memerlukan minimal 600 hektar dan itu perlu “ruangan” di dalam rakyat Bojonegoro. Blok Cepu berada ditengah masyarakat dan mereka harus turut serta agar sinergi berjalan sebaik-baiknya.

Dalam mengupayakan sinergi atara masyarakat Bojonegoro dan Migas adalah dengan menciptakan pendekatan sosial antara Pemerintah, Migas dan Masyarakat Lokal bukan dengan cara kekerasan.

Harapan dari masyarakat dan Pemerintah terhadap Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas terasa masih kurang. Karena masih perlu jenis komunikasi model ketiga antara Swasta, Pemerintah dan Masyarakat agar dapat duduk bersama demi menciptakan kerjasama yang baik.

Sementara, regulasi Migas terasa sangat cukup hanya perlu cara mengeksekusi untuk bisa duduk bersama menyelesaikan segala permasalahan dan menjadi solusi terbaik untuk bersama.

Berita Lain